
Setelah mendengar saran dari putri Helena tadi, akhirnya Alex mempersiapkan dirinya dengan jurus sembilan langkah Dewa tingkat tiga serta ilmu meringankan tubuh tingkat dewa nya.
Tubuh Alex bergerak secepat kilat menekan tombol di pintu samping tangga,sebelum tombol itu kembali ke keadaan semula,ia bergerak secepat kilat pindah ke pintu kanan,setelah menekan tombol di pintu kanan,kembali bergerak secepat kilat kepintu kiri.
Setelah menekan tombol di pintu kiri,akhirnya Alex bergerak ke arah pintu depan dan menekan tombol pintu depan sebelum semua tombol kembali ke posisi semula.
Ternyata cara kali ini benar,itu terbukti dengan pintu depan yang berderak terbuka.
Setelah melewati lorong yang panjang,akhirnya mereka tiba di sebuah ruangan persegi empat yang luas.
Kini disekeliling ruangan terbuat dari batu yang memancarkan cahaya putih kebiruan,sehingga ruangan tidak lagi seperti lorong yang gelap,tetapi kini sudah terang benderang.
Dari jauh nya jarak dan banyaknya anak tangga,mungkin sekarang mereka sudah berada di perut gunung yang paling tinggi yang mereka lihat tadi.
Di tengah ruangan ada sebuah kolam kecil, dengan sebuah batu menyembul di tengah tengah kolam seperti miniatur sebuah pulau, dan di pulau itu ada sebuah cawan dari berlian yang berisi air yang sangat bening.
Sedangkan dipinggir kolam ada sebuah batu giok lagi berdiri dengan guratan guratan dan gambar gambar aneh di situ.
"Apakah kalian tahu apa maksud dari guratan guratan itu?"tanya Alex kepada semua istrinya.
Semuanya menggelengkan kepalanya tidak mengerti,termasuk Dewi Muyimaeva dan Dewi Lunar Jena yang berteman sejak kecil serta pengetahuannya lebih luas pun tidak bisa mengartikan maksud dari guratan di batu giok itu.
"Aku tidak mengerti arti guratan diatas batu itu kakak,pengetahuan ku tidak sampai kesana"jawab Dewi Muyimaeva sambil menggelengkan kepalanya.
Begitu juga dengan Dewi Lunar Jena serta Dewi Amaria,semua menggelengkan kepalanya .
"Baiklah kalau begitu,aku akan mencari tahu dari Matrix saja"kata Alex.
Sebuah layar hologram monitor pun muncul dihadapannya dengan berbagai data.
Alex mengklik data di layar monitor cuma dengan kehendaknya saja.
Akhirnya sejumlah data yang terlihat seperti cahaya memasuki kepala Alex.
"Ini hurup monolik dari bangsa Muria yang hidup lima puluh juta tahun yang lalu sebelum kepunahan bangsa Muria yang tidak diketahui penyebabnya itu, kemajuan mereka sama seperti kita saat ini"kata Alex sambil memperhatikan isi guratan guratan itu.
Dewi Muyimaeva, Dewi Lunar Jena dan Dewi Amaria memandang takjub kepada Alex yang pengetahuannya begitu luas.
__ADS_1
Sedangkan yang lainnya cuma memandang sang suami dengan terpesona.
"Lalu apa isi tulisan itu kak?"tanya Dewi Paraditha penasaran.
"Sepertinya cuma sebuah cerita saja"kata Alex sambil meraba guratan itu yang begitu halus, seolah guratan itu dibuat dengan jari tangan orang.
"Pada jaman dahulu kala,dimana yang ada belum lagi ada,yang pertama di buat oleh sang kehendak suci adalah air,dimana roh suci dari air ini diletakan dalam cawan berlian,air ini bernama air suci kehidupan,dimana energi dari air ini meliputi semesta raya ini,dari air tercipta buih yang kemudian menjadi tanah, dan diletakan di sebuah cawan berlian pula,itulah cikal bakal tanah yang ada di semesta raya ini, tanah ini bernama tanah suci kehidupan yang energinya meliputi seluruh semesta raya ini, dan dari tanah menghasilkan uap dan dari uap menjadi udara yang menjadi cikal bakal udara kita sekarang ini, udara ini bernama udara suci kehidupan yang di letakan di sebuah cawan terbuat dari berlian,dari udara inilah tercipta unsur api yang menjadi cikal bakal api sekarang ini,api ini bernama api suci kehidupan yang juga diletakan didalam sebuah cawan terbuat dari berlian,barang siapa yang nantinya bisa menguasai salah satu unsur ini,maka semesta raya akan tunduk dibawah telapak kakinya, tetapi itu tentu saja harus manusia pilihan sang kehendak suci sendiri yang di bentuk oleh berbagai masalah dan penderitaan,serta berhati suci dan bersifat mulia, keempat cawan itu diletakan oleh sang kehendak agung di berbagai alam semesta raya ini,bila kau terpilih, maka kau akan menemukannya tanpa sengaja kau mencarinya, dan yang sengaja mencari dengan nafsu dan ambisi,pasti akan mendapatkan kehancuran dan kebinasaan seperti bangsa Muria yang musnah binasa karena memperebutkan salah satu unsur suci itu" Alex membaca isi guratan itu dengan seksama hingga akhir guratan.
Kini pandangan mata mereka semuanya tertuju kepada cawan cantik di tengah telaga kecil itu.
"Ambilah kak,jemput lah takdir mu,mungkin ini memang sudah di atur oleh sang kehendak suci" kata Dewi Muyimaeva sambil memegang tangan Alex.
"Aku tidak tahu caranya, apakah harus ku minum air itu?"tanya Alex.
Dewi Muyimaeva dan Dewi Lunar Jena tidak menyahut,cuma mengangkat bahunya saja.
Alex melangkah perlahan mendekati telaga kecil di tengah ruangan itu.
Karena kecilnya bentuk miniatur telaga itu, sehingga tidak perlu terjun ke air untuk mengambil cawan berlian di atas pulau miniatur itu.
Tetapi begitu tangan Alex sudah hampir menyentuh cawan itu,secara ajaib air di dalam cawan itu melayang keudara membentuk satu sosok seorang laki laki setengah tua dengan muka nampak teduh serta menyejukkan hati.
"Hamba Sui Tian air suci kehidupan,siap melayani tuan dengan menyatukan roh hamba pada roh tuan,tubuh hamba kepada tubuh tuan"kata wujud semu dari roh air suci itu.
Kemudian secawan air suci kehidupan itu melesat memasuki tubuh Alex dari bagian dadanya.
Setelah air suci kehidupan,yang merupakan air abadi itu memasuki tubuhnya,tiba tiba tubuh Alex menjadi limbung hampir jatuh tersungkur,kalau saja tidak ada Dewi Amaria yang secara reflek merangkul tubuh sang suami,niscaya tubuh Alex akan terbanting ke lantai.
Melihat tubuh Alex yang terjatuh tidak sadarkan dirinya,para istrinya yang lain segera menggotong nya menuju tempat yang agak nyaman.
Dewi Muyimaeva segera memeriksa tubuh sang suaminya itu serta memijat di beberapa bagian tubuh nya,hingga tidak lama kemudian Alex langsung tersadar dari pingsannya.
Alex merasa ada gejolak energi yang luarbiasa besar di dalam tubuhnya,andai saja dantiannya bukan dantian dewa samudra,niscaya tubuhnya akan meledak menjadi serpihan kecil kecil sangkin besarnya energi yang masuk kedalam tubuhnya .
Kini seluruh urat di tubuh Alex membesar sebesar ibu jari dewasa,dan seluruh otot otot nya membengkak seperti mau pecah.
Untuk beberapa saat,Alex harus mengendalikan energi besar yang memasuki tubuhnya, itulah energi dari roh air suci kehidupan,energi luar biasa besar yang merupakan awal energi kehidupan cikal bakal dari energi alam lainnya.
__ADS_1
Setelah beberapa saat lamanya,barulah Alex dapat mengendalikan energi besar didalam tubuhnya itu,beberapa ledakan energi terjadi didalam tubuhnya, memacu dantiannya untuk membuat ledakan pembesaran beberapa kali,dan hal itu membuat tingkat kultipasinya meningkat beberapa puluh kali hingga melewati tingkat dewa Agung gung.
Diatas tingkat dewa Agung,masih ada tingkatan lagi,yakni tingkat tak terukur.
Dikatakan tingkat tak terukur,karena tidak ada satupun mahluk yang mampu mencapai tingkat itu,karena merupakan ketentuan sang kehendak suci, bahwa dewa agung adalah tingkatan maha tinggi yang dapat dicapai mahluk.
Baru Alex lah satu satunya mahluk yang bisa melewati tingkat dewa agung itu.
Kini tubuh Alex memancarkan cahaya putih, hijau, biru, ungu, kuning, jingga, merah dan coklat seperti pelangi yang memancar keluar dari dalam tubuhnya.
Sedangkan dibelakang nya nampak seratus sayap berwarna-warni sangat indahnya,seolah olah dialah seorang dewa agung yang sangat indah wujud penampakannya.
Belum lagi mukanya yang menjadi Beratus ratus kali lipat lebih tampan dari semula, dengan paras seperti pemuda dua puluh tahun, wajah yang abadi selama nya.
Melihat penampakan sang suaminya sekarang,yang pertama kali memeluk nya adalah Dewi Paraditha,istri Alex yang seorang Dewi termuda serta termanja dari semua saudaranya yang lain.
Karena Dewi Paraditha memeluk tubuh Alex disaat Alex sedang menampakan wujud aslinya,maka secara tidak terduga,tubuh Dewi Paraditha tersedot kedalam tubuh Alex pula,sehingga kini rupa Alex berubah ada sedikit aura kecantikan disana.
Melihat Dewi Paraditha tersedot kedalam tubuh Alex,Dewi Amaria yang berada didekat Dewi Paraditha segera menggapai tangan Dewi Paraditha,tetapi malang justru tubuhnya sendiri ikut tersedot
Kini paras Alex kembali berubah menjadi lebih cantik lagi tetapi tetap dengan tubuh seorang laki laki.
"Jagad dewa!!,ini adalah ilmu legenda para dewa suci,yaitu ilmu dewa Agung semesta,ilmu untuk menyatukan seluruh istri nya kedalam satu tubuh,ilmu ini bisa membuat sang pemilik tubuh menjadi lebih kuat berpuluh puluh kali lipat dari kekuatan semula, dan ilmu ini di berikan sang kehendak suci kepada satu orang dewa Agung yang menjadi pimpinan dari semua Dewa Agung,tidak ku sangka justru suami ku lah yang terpilih menjadi tuan dari ilmu ini"teriak Dewi muyimaeva sambil berlari memeluk tubuh sang suami dan akhirnya hilang didalam tubuh suaminya.
Sekali lagi wajah Alex berubah bentuk menjadi lebih cantik lagi.
Putri Annchi yang sedari tadi bengong seperti tidak percaya,tiba tiba melesat memeluk tubuh sang suami dan akhirnya hilang tertelan tubuh suaminya itu .
Melihat hal itu,akhirnya satu persatu para istrinya melakukan hal yang sama pula,hingga semua istrinya menyatu di dalam satu tubuh sang suami nya.
Kini delapan kepala, delapan kehidupan, delapan energi besar, bersatu dalam satu tubuh, membuat tubuh itu menjadi sangat kuat luar biasa.
Bukan hanya itu saja,kini tubuh Alex adalah satu satunya lelaki tertampan sejagat semesta raya ini, tubuhnya tubuh pria atletis,tetapi wajahnya seperti wajah seratus orang bidadari yang dijadikan satu.
Apa lagi dengan kekuatan dan ilmunya,menjadi berpuluh puluh kali lipat dari semula.
Mereka memang melihat dengan mata Alex, berpikir dengan kepala Alex,bergerak dengan tubuh Alex,tetapi tetap saja beberapa tubuh yang disatukan dalam satu tempat.
__ADS_1
...****************...