Mr Matrix

Mr Matrix
Chong Taijin.


__ADS_3

Pagi itu di rumah Chong Taijin (pembesar Chong) terjadi kegemparan luar biasa.


Chong Taijin adalah perwakilan kaisar Nirwana yang ditugaskan di satu daerah dudukan untuk mengawasi pemerintahan di daerah tersebut.


Taijin biasanya di bantu oleh seorang Ciangkun (perwira) yang mengepalai beberapa komandan pasukan.


Empat orang pemuda mengabarkan kalau tuan muda Cao ji tewas di bunuh orang di taman kota.


Chong Taijin sangat murka mendengar putra semata wayangnya tewas dibunuh orang di sudut taman kota.


Dipanggilnya perwira Yao Zhi atau Zhi Ciangkun untuk menghadap kepadanya.


Ruang depan kediaman Chong Taijin sudah hambur kaut tidak karuan karena Chong Taijin mengamuk,membanting apa saja yang dia temukan,bahkan seorang petugas rumah tangganya juga terkena imbas kemarahannya, hingga babak belur.


Sedangkan Shao Nie istrinya terus saja menangis dan menjerit histeris memanggil manggil Cao ji sang putra.


Tidak berapa lama,para prajurit yang ditugaskan menjemput jasad Cao ji tiba dengan membawa jasad putra Chong Taijin pulang.


Menatap jasad sang putra,jeritan Shao Nie, istri Chong Taijin bertambah nyaring, seakan akan ingin merobek langit,sambil mengeluarkan sumpah serapahnya.


"Chong Taijin,kau seorang Taijin laknat,ketika putra mu tewas,kau cuma bisa mengamuk di rumah, menghancurkan semua barang barang,sementara diluar sana, sang pembunuh putra mu tertawa terbahak bahak melihat tingkah mu,huu huu huu,dasar suami laknat kau chong,cari pembunuh putra ku itu,lalu siksa dia sampai mati!"teriak Shao Nie istri Chong Taijin sambil menangis .


Dari arah luar kediaman Chong Taijin,masuk seorang laki laki berperawakan tinggi besar,memakai jubah perwira,dengan usia kira kira enam puluhan tahun yang di iringi beberapa orang prajurit pengawalnya.


"Chong Taijin, Yao Zhi datang menghadap"kata perwira itu sambil menjura sesaat.


"Zhi Ciangkun,kenapa ini bisa terjadi?, kenapa sampai putra ku bisa tewas terbunuh sedang kau tidak tahu,apa yang kau kerjakan selama ini Zhi Ciangkun?"bentak Chong Taijin nyaring kepada Zhi Ciangkun.


"Chong Taijin,hati hati kalau kau bicara,aku memang bertugas mengamankan pemerintahan kaisar Nirwana,tetapi bukan buntut putra mu,yang setiap waktu harus mengekori pantat putra mu,lagi pula putra mu itu tidak pernah kau didik Budi pekerti baik,selama ini selalu kau didik dia dengan kemanjaan, guyuran harta benda dan kemewahan,sekarang baru kau mengerti hasil dari pada didikan mu itu Chong Taijin "kata Zhi Ciangkun tersulut amarahnya.


"Kau,,,kau menentang ku, cari pembunuh putra ku dan seret kehadapan ku, kalau tidak,kau akan ku laporkan kepada kaisar,bahwa kau menentang tugas dari ku, sama saja kau menentang kaisar,karena aku wakil kaisar di negeri ini" kata Chong Taijin mengancam Zhi Ciangkun dengan wewenang dari kaisar.


"Bruak!!"...


Sebuah meja hancur terkana tendangan dari Zhi Ciangkun hingga menabrak dinding.


Setelah menendang meja hingga hancur,Zhi Ciangkun berpaling kearah ke empat orang pemuda yang tadi bersama tuan muda Cao ji.


"Kalian ikut bersama ku, dimana peristiwa itu terjadi?"ajak Zhi Ciangkun kepada mereka.


"Baiklah Ciangkun,kami akan ikut dengan Ciangkun"kata ke empat orang pemuda itu .

__ADS_1


Dengan membawa serta seratus prajurit,Zhi Ciangkun pergi kearah taman dimana terjadinya peristiwa tadi.


Setelah menyelidiki tempat kejadian dan menanyakan sebab musabab terjadinya peristiwa itu,akhirnya Zhi Ciangkun manggil beberapa orang mata mata yang disebar diseluruh kota Rembulan itu.


"Apakah kalian melihat seorang pemuda berwajah sangat cantik,yang di kenal orang dengan sebutan pemuda kayangan itu?"tanya Zhi Ciangkun kepada semua mata mata.Hampir semua mata mata melaporkan melihat pemuda kayangan itu,dan terakhir seorang mata mata melaporkan bahwa pemuda itu sedang berada di pinggir danau Rembulan.


Zhi Ciangkun bersama seratus orang prajurit segera bergerak menuju ke pinggir danau Rembulan untuk mencari keberadaan Alex.


Setelah berjalan cukup lama,akhirnya mereka sampai di pinggir sebuah danau Rembulan ,dan benar saja,di bawah sebuah pohon yang rindang,terlihat seorang pemuda sedang berbaring diatas rerumputan.


"Itulah orangnya Ciangkun,itulah pemuda yang telah memukul kepala tuan muda hingga otaknya terhambur Ciangkun"kata salah satu orang pemuda teman dari tuan muda Cao ji sambil menunjuk ke arah Alex.


Alex sebenarnya tahu kedatangan mereka mulai dari mereka sejauh seribu langkah dari nya,tetapi dia pura pura tidak tahu,terus saja berpura pura tidur.


Zhi Ciangkun tertegun menatap wajah Alex, seumur hidupnya,bahkan sejarah orang orang terdahulu,tidak ada seorang pemuda laki laki berwajah luar biasa cantik jelita nya,baru sekarang dia melihat secara mata kepala sendiri.


Walaupun dia laki laki normal,tetap saja jantungnya berdetak kencang seakan mau keluar dari sarangnya, menatap wajah pemuda di depannya yang cantik jelita luar biasa itu.


Bahkan seribu wanita cantik dijadikan satu, masih belum bisa menandingi satu persen dari kecantikan wajah pemuda di depannya itu.


"Ah,tidak tidak,aku laki laki tulen,masa jatuh cinta kepada seorang laki laki pula"batin Zhi Ciangkun bergejolak.


Namun bagi Zhi Ciangkun, tugas negara diatas segala galanya.


Alex membuka matanya dan menoleh kearah Zhi Ciangkun.


"Ciangkun,apakah kau ingin membawa ku ketempat Chong Taijin?,tanpa kau ajak juga aku akan kesana, karena aku paling benci dengan segala urusan yang tersangkut dengan kaisar negeri Nirwana itu,dan segala kaki dan tangan kaisar Nirwana, harus ku potong satu persatu"kata Alex datar seakan tidak ada kebencian atau kasihan dalam kata kata itu.


Tetapi mendengar itu, entah firasat apa?,tiba tiba jantung Zhi Ciangkun berdetak kencang,seakan ada ancaman serius di dalam kata kata itu.


"Ada dendam apa sehingga kau begitu membenci sang Kaisar?, dan sudahkah kau mengukur diri dan kemampuan sehingga dengan begitu percaya dirinya kau mau menentang sang kaisar?" tanya Zhi Ciangkun.


Alex bangkit berdiri sambil tertawa manis, tertawa ala Dewi muyimaeva nya timbul, karena memang sekarang tubuh Alex adalah satu tubuh dengan delapan kepribadian.


"Kau tahu atau pernah mendengar baru baru ini tentang kaisar Yuan dan keluarga nya yang di tawan sang kaisar tanah Nirwana?,nah mereka adalah keluarga ku, perlu ku ingatkan kepada mu wahai Ciangkun, kesalahan sang Kaisar nirwana adalah mengajakku bermusuhan,dan itu menjadi kesalahan terbesarnya serta kesalahan terakhir nya, setelah ini,dia tidak akan bisa lagi untuk berbuat salah,karena pengadilan akhirat sudah dibuka" jelas Alex sambil berjalan mendekati Zhi Ciangkun.


"Kaisar Yuan?dari Fangkea dunia Bulan biru?" .


Satu persatu ingatan Zhi Ciangkun mulai berputar kembali,seperti kisah yang diulang kembali .


Beberapa tahun yang lalu,seorang pendeta datang ke istana untuk memperingatkan sang Kaisar Nirwana agar menghentikan kegemarannya menduduki negeri orang lain,apa lagi bersangkutan dengan negeri di Bulan biru ,karena menurut penglihatan sang pendeta, itulah yang bisa memicu kemarahan seorang Dewa nya Dewa, bila itu terjadi, maka negeri Nirwana akan tinggal sejarah yang kelak akan dilupakan umat manusia.

__ADS_1


Kehancuran negeri Nirwana ditandai dengan datangnya seorang dewa maha sakti berujud seorang pemuda berwajah cantik jelita melebihi cantiknya ratu bidadari di kayangan yang datang menunggang seekor kuda api emas yang bisa terbang.


Karena tidak senang dengan ramalan dan nasehat sang pendeta itu, Kaisar nirwana tanpa belas kasihan langsung memenggal kepala sang pendeta.


Tetapi setelah sang pendeta itu mati, terdengar suara sang pendeta yang mengutuk sang Kaisar,bahwa kelak sang kaisar akan mati dengan lebih menyakitkan serta memalukan,kehancuran itu terjadi ditandai dengan terjadinya gerhana matahari dua kali dalam satu bulan.


Setelah suara sang pendeta itu hilang, kewarasan sang kaisar berangsur angsur seperti menghilang,sifat iblis nya kian hari kian nyata terlihat,namun semakin hari,sang kaisar semakin resah,seolah olah dewa Yamadipati sudah membelai tengkuknya.


Semenjak saat itu, seluruh negeri tundukan diperas habis habisan, pajak di naikan seratus persen,uang nya digunakan untuk menambah banyaknya prajurit hingga bertambah jutaan orang lagi.


"Zhi Ciangkun,kenapa kua bengong,apakah kau tahu tentang kaisar Yuan itu?"tanya Alex dingin.


Mendengar suara Alex, Zhi Ciangkun dan seluruh prajurit merinding bulu tengkuknya.


"A. aku tidak me mengerti apa yang kau katakan,karena aku sudah lama bertugas di negeri Penahang ini"kata Zhi Ciangkun berdusta.


"Aku tidak perduli kau tahu atau tidak tahu,karena kau adalah kaki dan tangannya kaisar biadab itu,maka kau tetap akan ku potong potong"kata Alex sambil tersenyum.


Kali ini senyumnya tidak semanis dan se indah tadi, tetapi terasa sangat mengerikan sekali,seperti senyuman Dewa Yamadipati melihat calon mangsa nya.


"Para prajurit semuanya, cepat ringkus pemuda gila ini segera,agar kita bisa secepatnya menyerahkannya kepada Chong Taijin!"seru Zhi Ciangkun yang mengira bahwa Alex adalah pemuda biasa yang gila tetapi secara kebetulan punya wajah cantik.


Seratus prajurit itupun segera bergerak mengepung Alex.


Namun dengan tenangnya Alex memutar tangannya,seberkas cahaya putih dari pedang cahaya berkelebat, membabat setiap tubuh yang berada dalam jangkauannya.


Perlu di ingat bahwa pedang cahaya ini bisa memanjang hingga sejauh ratusan langkah, tergantung dari energi yang di kerahkan.


Cuma dengan sekali tebasan saja,semua orang yang berada di situ,termasuk keempat pemuda tadi sudah tersungkur dengan perut yang terburai putus.


Mata Zhi Ciangkun sempat mendelik,tetapi cuma sekejap saja, nyawanya pun melayang karena dia juga termasuk salah satu orang yang terkena sabetan pedang cahaya hingga perutnya putus.


Sekali melompat,tubuh Alex sudah hilang dari pandangan mata.


Kini Alex sedang berjalan memasuki halaman rumah kediaman Chong Taijin.


Para prajurit yang mencoba untuk menahan nya, tumbang beterbangan dengan tubuh hancur berantakan.


Bahkan prajurit panah pun tidak ada artinya dihadapan Alex.


Melihat kenyataan itu,para prajurit yang tersisa,segera berlari kabur menyelamatkan dirinya masing masing.

__ADS_1


Suasana halaman rumah kediaman Chong Taijin yang tadi ramai hiruk pikuk,kini tiba tiba Siti seperti kuburan,karena semua prajurit yang tersisa,pergi melarikan diri masing masing.


...****************...


__ADS_2