Mr Matrix

Mr Matrix
Pembebasan Kaisar.


__ADS_3

Pagi itu terjadi kegemparan di dalam istana Kaisar.


Seorang gadis yang di bawa secara paksa oleh putra mahkota kemarin, tadi mal hilang di rebut orang,sedangkan sang jendral utama negeri itu yaitu jendral Cen Thai Long bel juga kembali ke istana setelah mengejar penyusup tadi malam.


Sedari tadi malam,sang putra mahkota selalu marah marah,sumpah serapah setiap saat berhamburan keluar dari mulut nya.


Seribuan prajurit telah di siagakan di sekeliling istana itu,menjaga dari segala kemungkinan yang akan terjadi.


Sedangkan Kaisar Thio Wen Zhuo juga tidak banyak berbeda dengan sang putra mahkota, sedari pagi buta sudah marah marah tidak karuan,bahkan banyak para pelayan dalam istana yang terkena sasaran kemarahan dari sang Kaisar,bukan cuma Omelan dan caci maki, tetapi juga tamparan dan tendangan.


Ketika mata hari mulai naik,tiba tiba sekelompok masyarakat mengantarkan sang jendral Cen Thai Long ke istana.


Setelah di tahan di gerbang istana beberapa saat,untuk melakukan pemeriksaan,karena melihat yang di bawa oleh masyarakat itu sang jendral yang terluka parah,beberapa orang prajurit segera membawa tubuh sang jendral kedalam komplek istana.


Betapa terperanjatnya sang kaisar melihat jendral utamanya yang paling tinggi ilmu dan tingkat kultipasinya,kini pulang dengan tangan dan kaki kanan yang sudah tidak ada lagi.


"Jendral Lung,siapa yang melakukan ini semua heh, katakan lah siapa yang melakukan ini kepada mu?"tanya sang Kaisar Wen Zhuo dengan sangat marahnya.


Belum lagi sang jendral menjawab,dari pintu gerbang berjalan beberapa orang memasuki halaman komplek istana Kaisar.


"Akulah yang telah melakukannya,aku cuma memberi kalian peringatan saja,bahwa kejahatan kalian sudah sampai pada batas akhirnya!"kata Alex sambil terus melangkah mendekat kearah sang Kaisar.


"Heh kurang ajar,siapa kau bocah usil,kau kira diri mu siapa heh!,regu panah,cepat habisi mereka semuanya!"teriak sang kaisar.


Duaratus prajurit panah segera melesatkan anak panahnya kearah Alex dan istrinya serta pengawalnya itu.


Tetapi tanpa ada satupun yang sempat melihat bagai mana cepatnya Alex bergerak,tiba tiba semua anak panah itu berbalik arah dan menghantam tuannya sendiri hingga dua ratus Prajurit panah itu berjatuhan serentak dengan dada tertembus anak panahnya sendiri.


Sang kaisar terkejut bukan main melihat kenyataan itu,tanpa sempat melihat kapan bergeraknya,dua ratus Prajurit panah pun di buat tidak berdaya sa sekali.


Nampak berjalan di belakang Alex beberapa orang wanita cantik jelita, beberapa diantaranya adalah putri Mei Yin, Yun Yun,dan Dewi Suhitra.


"Ayah itulah gadis yang akan kujadikan istri ku itu ayah,ada bersama mereka juga si putri ****** mu itu ayah, bekerja sama dengan mereka,bunuh mereka semuanya ayah,dan rebut kembali calon istri ku itu!"kata putra mahkota pangeran Thio Seng Kuan.


"Ha ha ha ha,dengarlah oleh kalian semuanya,hari ini pengadilan segera di buka,yang tidak ku ijinkan pergi,maka tidak ada satupun yang boleh pergi dari sini,putri Mei Yin dan kau Yun Yun, cepat cari selir itu dan seret kesini,serta bawa juga sang pangeran sakit itu kesini sebagai saksi hidup dari kekejaman sang selir iblis itu"kata Alex.


Sang putri Mei Yin dan Yun Yun pun segera pergi kedalam istana itu.


Sang Kaisar awalnya berniat mau merah besar,tetapi begitu menggerakkan badan nya dan ternyata dia tidak bisa bergerak sedikitpun,kini dia sadar bahwa yang berada di depannya ini adalah lawan yang tidak bisa mereka anggap remeh.


Berulang kali dia berusaha bergerak ataupun membuka totokan nya,tetapi tetap saja hasilnya nihil.


Sang putra mahkota dan ke empat orang jendralnya pun mengalami nasip yang sama pula,diam seperti patung tanpa bisa bergerak sedikit jua pun.


Tidak terlalu lama,putri Mei Yin datang dengan memapah tubuh seorang pemuda yang sekujur badannya penuh dengan koreng berbau tidak sedap.

__ADS_1


"Apakah kau pangeran Xiu Huan?"tanya Alex.


Pemuda malang itu tidak mampu berkata kata lagi, hanya menganggukkan kepalanya saja.


Tiba tiba di tangan Alex muncul sebuah cawan kecil bertutup dan terbuat dari batu berlian yang berkilauan.


Alex membuka tutupnya,dan Dewi Amarila segera menuangkan air putih kedalam cawan kecil itu.


Cawan kecil itupun tiba tiba berkerlap kerlip cahaya warna warni yang indah.


Setelah cahaya itu pudar, Dewi Amarila segera menyerahkan cawan itu ke tangan sang pangeran Xiu Huan dan menyuruhnya meminum air cawan itu hingga habis.


Tanpa berpikir panjang lagi,sang pangeran pun segera meminum air putih di dalam cawan kecil itu,baginya racun atau obat sama saja,dia akan tetap berterimakasih.


Setelah menghabiskan air putih dari dalam cawan kecil tadi,tiba tiba tubuh sang pangeran bercahaya warna warni seperti cahaya cawan tadi.


Tetapi kini cahaya di tubuh sang pangeran menjadi lebih padat karena bercampur dengan asap hitam berbau sangit.


Ketika cahaya warna warni bersama asap hitam tadi hilang,terlihat kini tubuh sang pangeran sudah utuh seperti sedia kala,seolah olah tidak pernah terjadi sesuatu dengan tubuhnya.


Alex kembali menyimpan cawan berliannya kedalam gelang penyimpanannya.


sementara itu, putri Mei Yin berlari kearah sang kakak dan memeluk tubuh sang kakak dengan haru.


"Kakak !, syukur lah kakak bisa pulih kembali seperti sedia kala,bahkan sekarang wajah kakak menjadi semakin tampan saja kak"kata putri Mei Yin sambil meneteskan air matanya.


"Tuan inilah sang selir itu tuan,ibunda dari pangeran Seng Kuan itu" kata Yun Yun sambil menyerahkan tubuh sang selir yang juga sudah kaku kena totok itu.


Alex menatap kearah selir sang kaisar,lalu beralih ke arah kaisar bergantian,lalu tersenyum mengejek.


"Ha ha ha ha,bangsa Iblis Asura memang tidak habis habisnya membuat ulah di dunia manusia, mata orang lain boleh kalian tipu,tetapi tidak dengan mata ku,kalian sepasang Iblis Asura yang sebenarnya bersaudara kandung tetapi melakukan hubungan badan sehingga sehingga membuahkan keturunan sedarah,sekarang katakan dimana Kaisar yang asli kalian sembunyikan "kata Alex tidak lagi dengan basa basi.


"Ha ha ha ha,kau memang benar,kami adalah bangsa Iblis Asura,kau tidak bisa memaksa kami,silahkan kau cari sendiri bila memang kau seorang Dewa "kata kaisar jelmaan dari Iblis Asura.


"Baiklah bila itu kehendak mu"kata Alex.


Baru saja ia selesai berucap,tiba tiba seorang jendral ambruk ke tanah dengan kepala yang putus.


"Bagai mana kaisar palsu,katakan atau tidak?"tanya Alex .


"Tidak!,aku tidak mengatakan apa apa!"kata sang kaisar palsu jelmaan Iblis Asura itu.


Baru saja dia berkata seperti itu,sebuah kepala seorang jendralnya kembali jatuh ketanah berikutnya di susul dengan tubuhnya.


Tetapi memang sebangsa iblis,mana bisa memiliki setia kawan, hingga habis keempat orang jendralnya,tetap saja dia bungkam.

__ADS_1


"Baiklah kaisar palsu, karena jendral mu sudah habis maka kau tahu siapa berikutnya yang akan ku korbankan bukan ?"tanya Alex dengan nada mengejek.


Namun diluar dugaan,sang kaisar palsu pun tetap bersikeras.


"Kalau kau pikir aku perduli dengan si dungu itu,kau salah anak muda,aku tidak perduli dengan ancaman mu itu" kata sang kaisar palsu.


"Tunggu!,tunggu!,jangan bunuh anak ku,biar ku katakan bahwa kaisar yang asli dia sembunyikan di dalam cincin di jari tangannya itu"kata selir.


Baru saja selir itu bicara,terdengar suara jeritan dari sang kaisar palsu karena jari tangannya tiba tiba putus dan di tempatnya Alex sedang menimang sebuah cincin ruang ber dimensi besar atau cincin kelas satu.


Alex mengeluarkan seorang lelaki tua kurus dari dalam cincin ruang itu,dengan rupa yang memang sama persis dengan kaisar palsu.


Putri Mei Yin dan pangeran Xiu Huan segera mendekati lelaki tua kurus itu dan memeluk tubuhnya, "ayah kenapa ayah sampai seperti ini ayah?"tanya putri Mei Yin


Sang Kaisar Thio Wen Zhuo memeluk putrinya dengan erat, "maapkan ayahanda putri ku,ini semua karena kesalahan Ayahanda yang tergoda oleh seorang wanita, tanpa melihat siapa dia, maapkan ayah putri ku" kata sang Kaisar Thio Wen Zhuo sambil menyeka air matanya.


Alex menggerakkan tangannya seberkas energi sangat kuat menghantam leher sang Kaisar palsu itu sehingga kepalanya terbang karena terputus dari tubuhnya.


Setelah menyelesaikan sang Kaisar palsu itu, Alex segera membebaskan pangeran Seng Kuan dan selir cantik itu.


"Kalian kembalilah ke dunia kalian dan jangan coba coba kembali ke tempat ini,karena disini adalah tempat kerabat ku dan di bawah perlindungan ku"kata Alex.


Dari dalam istana berjalan seorang wanita cantik setengah tua dengan pakaian seorang Ratu.


Kaisar Wen Zhuo memandang wanita itu dengan tatapan penuh penyesalan, "Ratu, maapkan aku,karena ulah ku kalian semua mengalami kesulitan, maapkan aku Ratu ku" kata Kaisar Wen Zhuo sambil berjalan kearah sang ratunya.


Ketika berpapasan dengan pangeran Seng Kuan,tanpa di duga secepat kilat pangeran Seng Kuan menarik tangan sang Kaisar serta mengalungkan sebilah pedang kecil di leher sang Kaisar.


"Kalian boleh saja bersenang senang dengan kemenangan kalian,tetapi sang kaisar ini akan tetap bersama kami,ayo ibu kita pergi"kata pangeran Seng Kuan.


Dengan tertawa kemenangan,sang selir menarik tangan putra nya untuk masuk kedalam istana bersama sang kaisar yang tidak berdaya.


Namun baru saja berjalan beberapa langkah,tiba tiba tubuh keduanya roboh ketanah dengan kepala yang terputus.


Setelah mereka tewas, barulah bentuk tubuh mereka berubah ke bentuk aslinya,tubuh bersisik biru dengan sepasang tanduk di kepala mereka dan tubuh agak berlendir.


Begitu pula empat jendral yang telah tewas berubah menjadi mahluk hijau bersisik dan berlendir.


Dengan perasaan sangat haru,sang ratu Lilian, putri Mei Yin,pangeran Xiu Huan berpelukan dengan Isak tangis tertahan,apa lagi melihat tubuh sang Kaisar yang kurus kering tinggal tulang berbalut kulit saja.


Hari itu pemerintahan dipegang oleh sang pangeran dan ibunda Ratu.


Siang itu di ruang tengah istana keKaisaran setelah makan siang,terjadi pembicaraan ringan.


"Yun Yun!,mulai sekarang kau bukan lagi dayang ku,yang mengurus segala ***** bengek keperluan ku, kau sekarang pengawal pribadi ku,dan saudara ku,yang menemani ku kemanapun aku pergi,kau bersedia kah?"tanya putri Mei Yin kepada Yun Yun bekas dayang nya itu.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2