Mr Matrix

Mr Matrix
Ni Ang Sui.


__ADS_3

Singa Padang pasir memandang kearah Alex, di dalam hatinya heran,padahal pemuda itu sedikitpun tidak memiliki kultipasi,tetapi gerakannya sangat cepat dan mengherankan.


Hati Singa Padang pasir sedikit goyah memikirkan hal itu,tetapi tingkatan kultipasi nya juga sudah sangat tinggi, tidak ada alasan baginya untuk mundur,ditambah lagi bila dia mengingat penderitaan sang putra,dendam didalam hatinya semakin membuncah.


Dengan rasa yang sangat jumawa, Tan Hau atau Singa Padang pasir menatap kearah Alex dengan tatapan kebencian yang amat sangat.


"HM ternyata kau boleh juga anak muda,tetapi sayang sekali,yang kau hadapi saat ini adalah Singa Padang pasir yang sudah kenyang memakan asam garam nya pertarungan,ck ck ck, kau salah menilai anak muda"kata Tan Hau dengan perasaan jumawa.


"Tidak ada gunanya berbicara dengan mu,lebih baik kau buktikan ucapan mu,dan aku akan membuktikan ucapan ku,kita lihat ucapan siapa yang akan terbukti,ucapan ku atau omong kosong mu,ayo majulah,bila perlu kalian berdua maju sekalian"tantang Alex .


Laki laki plontos berkaki kayak itu langsung maju kedepan, "maap tuan ketua kota, biarkan saya yang memberikan pelajaran adat kepada pemuda ini,supaya dia tahu diri bila berbicara" kata laki laki berkaki katak itu.


"Baiklah Kai,majulah dan bungkam mulut lancang pemuda itu"kata Tan Hau atau Singa Padang pasir sambil menunjuk kearah Alex .


Laki laki berkaki seperti kaki bebek atau juga seperti kaki katak ini maju dengan melompat seperti katak pula.


Tiba tiba tenggorokan laki laki itu menggembung seperti balon yang besar,dan setelah nafasnya di keluarkan,terdengar suara,


"Krok kok,pung!" mirip suara katak.


Dari dalam mulut manusia katak itu tiba tiba meluncur lidahnya yang sangat panjang sekali.


Lidah itu langsung membelit tubuh Alex dan menariknya masuk kedalam mulut manusia katak itu.


Sebenarnya Alex bisa saja menghindar,tetapi dia ingin melihat seperti apa jurus katak itu.


Setelah tubuh Alex ditelan bulat bulat oleh sang manusia katak itu, kini Singa Padang pasir tertawa terbahak bahak, karena dia tahu bahwa kini tubuh Alex sedang di proses didalam lambung manusia katak dan seluruh ilmu nya akan diserap oleh manusia katak itu sendiri.


"Ha ha ha ha,sayang sekali dia harus mati seperti itu,tetapi ya sudahlah,itulah akibatnya berani menentang ku!"serunya dengan suara girang.


Sang Singa Padang pasir terus tertawa terkekeh kekeh sambil memuji sang manusia katak.


Tetapi tawanya tidak berlangsung lama,karena tiba tiba tubuh sang manusia katak bersinar kehijauan dari dalam perutnya,sedangkan sang manusia katak melolong dan menjerit setinggi langit menahan rasa nyeri yang luar biasa di bagian perutnya.


Nyala kehijauan dari dalam perut manusia katak semakin lama semakin terang dan semakin panas pula.


Akhirnya kulit perutnya mulai retak,dan semakin lama semakin membesar retaknya.


Begitu pula dengan manusia katak,semakin lama semakin tersiksa,bahkan kini dia tidak lagi malu untuk menangis dan meraung raung menahan sakit dan siksa yang luar biasa.


"Ampun Dewa!,hamba mohon ampuni hamba,cabutlah nyawa hamba tetapi jangan siksa seperti ini Dewa!"teriak sang manusia katak itu sambil meraung menangis kesakitan yang luar biasa.


Tiba tiba perut manusia katak menjadi robek robek dari dalam dan cahaya kehijauan itu memancar keluar.

__ADS_1


Salah satu cahaya yang keluar itu menghantam perut sang Singa Padang pasir sehingga sang Singa Padang pasir terpelanting sejauh sepuluh depa,dengan dantian yang sudah remuk tak tersisa lagi.


Dari dalam perut sang manusia katak yang sobek, memancar keluar cahaya yang semakin lama semakin banyak dan membentuk tubuh seorang pemuda berwajah cantik.


Alex menatap sang Singa Padang pasir yang kini sudah seperti kelinci Padang pasir,tanpa kultipasi apapun juga.


Setelah dantiannya dihancurkan Alex ,kini tingkat kultipasinya pun terhempas menjadi manusia biasa,tanpa kultipasi dan kekuatan apa pun juga.


"Aku sengaja menghancurkan dantian mu,menghabisi kepandaian mu,meruntuhkan kultipasi mu,tetapi belum membunuh mu,agar kau menyaksikan ucapan ku tadi omong kosong atau sebuah peringatan,ini berlaku juga bagi siapapun yang ragu ragu dan mengira ucapan ku cuma bualan orang mabuk saja,maka lihatlah hari ini kebenarannya!" kata Alex langsung menyambar tangan Oiy Tan Hau dan melesat di keremangan matahari petang.


Dirumah kediaman ketua kota sang Singa Padang pasir,seorang wanita cantik berusia setengah abad,dengan dandanan serba glamor dan perhiasan yang sangat mencolok.


Sambil memegang kipas dari emas murni,sang istri dari Oiy Tan Hau ini sedang menantikan sang suaminya pulang membawa kepala Alex .


Ditangan kanannya terdapat tongkat dari kayu yang keras, sedangkan tangan kirinya memegang kipas emas dan sibuk dikipaskan ketubuh nya walau tidak panas.


"Huh,hari sudah hampir malam,tetapi orang tua sialan itu belum juga kembali kerumah,katanya Singa Padang pasir, Singa apanya bila meringkus seorang pemuda banci saja tidak mampu,awas nanti kau bila pulang,akan ku cambuk tubuh mu hingga babak belur,masa ku suruh menangkap seorang pemuda saja tidak becus!"gerutunya tidak karuan.


"Pletok!".


Tongkat ditangan kanan wanita cantik itu dipukulkan ke kepala salah seorang pembantu nya.


Pembantunya itu langsung ambruk dengan kepala yang rengkah mengeluarkan darah.


Semua pembantu rumah tangga ini bekerja dengan upah cuma nasi putih satu piring,ingin lari pun percuma,karena tingginya tembok dan penjaga yang banyak serta ganas itu.


Disebuah dipan dari kayu berukir sangat indah, terlihat berbaring seorang pemuda dengan sebelah mata tertutup perban dari kain.


Pemuda itu tidak henti hentinya mengerang kesakitan,karena mata kanannya telah pecah oleh Alex tadi sore.


"Tio er sudahlah,jangan mengerang terus,kepala Amak terasa mau pecah mendengar keluhan mu itu,tunggulah hingga apah mu datang,dan kau bisa mencongkel mata pemuda itu untuk menggantikan mata mu" kata wanita cantik itu menghibur putra nya.


Sebenarnya seluruh penduduk kota Tabla ini tahu,bahwa Ni Ang Sui sang istri ketua kota ini,jahatnya tidak kalah dengan sang suami dan anaknya,bahkan mungkin melebihi nya.


Banyak para pemuda tampan yang tewas sia sia cuma karena hasutan dan fitnahan dari Ni Ang Sui ini.


Sudah menjadi rahasia umum jika Ni Ang Sui ini mata keranjang dan haus laki laki.


Sehingga setiap ada laki laki tampan,entah itu prajurit nya sendiri,atau rakyat biasa,Ni Ang Sui ini akan membuat berbagai alasan untuk bisa bercinta dengan pemuda itu,kalaupun ditolak,maka fitnah dan hasutan akan mencelakai pemuda itu.


Bahkan ada rumor bahwa sang putra adalah hasil perjinahannya dengan sang kepala pasukan prajurit kota.


Memang kecantikan dari Ni Ang Sui ini sangat sulit dicari banding nya di kota itu,apalagi diusianya yang ke limapuluh ini,dia masih seperti gadis dua puluh lima tahunan saja.

__ADS_1


Ni Ang Sui ini berasal dari keluarga miskin di daerah Utara Padang api,karena kecantikannya maka Oiy Tan Hau meminang nya.


Saat itu usia Ni Ang Sui baru dua puluh tahun dan Oiy Tan Hau sudah tujuh puluh tahun,tetapi pisiknya masih seperti lelaki lima puluhan tahun saja layaknya.


Karena sebenarnya Ni Ang Sui ini seorang yang lahir dalam kemiskinan dan bercita cita ingin menjadi orang kaya, maka ketika lamaran itu datang, langsung di terima olehnya.


Remang petang sudah datang,semburat cahaya kuning terlihat disebelah barat,ketika pintu gerbang rumah kediaman ketua kota roboh hancur berantakan.


Padahal gerbang itu terbuat dari bahan pilihan yang sangat kuat dan keras.


Seorang pemuda dengan wajah sangat cantik terbang masuk kedalam komplek kediaman sang Singa Padang pasir dengan menjinjing sang Singa Padang pasir itu dengan tangan kirinya.


Setelah melihat siapa yang datang, tiba tiba tubuh Ni Ang Sui seperti kehabisan tenaga, jantung di dalam dadanya terasa seperti ingin melompat keluar dari sarangnya.


Dengkul Ni Ang Sui langsung lemas dan celananya juga langsung basah.


Penyakit mata keranjang nya kumat tiba tiba tanpa bisa terkendali lagi.


"Oh Dewa,rupanya kau datang berkunjung kekediaman hamba, bisakah kita tidur bersama malam ini tuan"kata Ni Ang Sui mulai meracau tidak karuan.


Celananya yang basah, sudah tidak dihiraukannya lagi,apa lagi sekedar sang suami tua nya itu.


"Bruaak!".


Tubuh Oiy Tan Hau dilemparkan Alex begitu saja kehadapan Ni Ang Sui dan Oiy Tio Yi.


Tetapi Ni Ang Sui yang sudah gila asmara itu tidak lagi menghiraukan putra apalagi suami tua nya itu.


Dia berlari kearah Alex dengan maksud ingin menubruk tubuh Alex.


Tetapi setelah tinggal beberapa langkah lagi,tiba tiba tubuh Ni Ang Sui terlempar kebelakang sejauh sepuluh tindak karena terkena serangan dari salah satu istri Alex yang sedari tadi sudah tidak senang melihat kelakuan wanita cantik itu.


Semua orang yang ada disitu menjadi heran, padahal mereka dengan jelas melihat Alex tidak melakukan apapun,tetapi entah mengapa tiba tiba tubuh Ni Ang Sui bisa terlempar jauh.


Ni Ang Sui mendarat di atas kepala sang putra dengan pantat terlebih dahulu.


Kontan saja muka sang putra basah terkena cairan dari pakaian Ni Ang Sui.


"Meme,maapkan aku tidak berhasil membalas dendam putra kita,kini kultipasi ku sudah hilang dan dantian ku dihancurkan pemuda itu, aku kini hidup menjadi manusia yang cacat meme,maapkan aku"ratap mantan Singa Padang pasir itu dengan sedih.


Ni Ang Sui bangkit berdiri menatap kearah Oiy Tan Hau dengan sinis, "aku sudah tidak membutuhkan mu orang tua,tidak apa apa kultipasi mu hilang,kau boleh tinggal disini sebagai pembantu atau pergi sebagai tamu, silahkan pilih orang tua, sekarang yang aku inginkan cuma bersama pemuda itu,hidup bersamanya selamanya, masa bodoh dengan mata segala"kata Ni Ang Sui gelap mata karena cinta asmara dan na*si bi*ahi.


Muka Oiy Tan Hau melongo mendengarkan kata kata istrinya itu, dahulu sang istrinya itu selalu bermulut manis dan menyatakan cinta kasih sayang selalu, tetapi kini semuanya sudah berubah dalam sekejap mata saja.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2