Mr Matrix

Mr Matrix
Buah Kesombongan.


__ADS_3

Kedua orang yang sedang asik mengobrol sambil adu mulut itupun terhenti dari adu mulut mereka,ketika masuk sepuluh orang pengawal berseragam hitam hitam dengan muka yang menyeramkan.


Bahkan ada beberapa pengunjung yang langsung mengakhiri acara makan mereka, membayar lalu cepat cepat pergi dari situ.


Setelah para pengawal itu masuk,tidak lama dibelakang mereka masuk empat orang anak muda seumuran,usia sekitar dua puluh lima tahunan.


Setelah mengedarkan pandangan mata keseluruh pengunjung rumah makan itu,kemudian mereka mendekati meja yang terletak bersebelahan dengan meja Alex.


Karena disitu ada dua orang sedang asik makan,maka salah seorang dari Empat orang pemuda yang sepertinya tuan muda kota itu,tanpa permisi menyapukan tangannya diatas meja itu,sehingga bertumpahanlah makanan yang ada diatas meja itu ke lantai.


Rupanya tidak cukup sampai disitu,pemuda itu kemudian memukul wajah dua orang yang tadi makan di meja itu hingga tersungkur kelantai.


"Pergilah sebelum nyawa mu yang pergi!"kata sang pemuda tadi.


Dengan terseok Seok kedua orang itupun pergi setelah membayar semua biaya makan yang baru mereka cicipi sedikit itu.


Setelah kedua orang laki laki tadi pergi,sang pengawal menyuruh pelayan rumah makan itu untuk melap meja bekas tumpahan makanan tadi.


Ke empat pemuda itupun langsung duduk di kursi dekat dengan para istri Alex duduk.


Makanan pesanan Alex pun datang,mereka semua makan tanpa memperdulikan orang orang yang baru datang tadi.


Pemuda arogan tadi rupanya sengaja membikin gara gara agar bisa menghajar Alex,dia langsung berdiri dan tangannya kembali disapukan kemeja didepan Alex sehingga semua makanan Alex menjadi tumpah kelantai.


Alex sengaja memang tidak berbuat apapun karena ingin melihat apa yang akan diperbuat oleh pemuda arogan tadi.


Keempat pemuda beserta sepuluh orang pengawalnya itu tertawa terbahak bahak melihat makanan Alex yang tumpah kelantai dan sebagian mengenai bajunya.


Alex bangkit ber diri,sambil tersenyum dingin dia berkata, "jilat lah makanan ku yang sudah kau tumpahkan tadi bila masih mau menjadi manusia!!"...


Keempat orang pemuda tadi jangankan gentar mendengar gertakan Alex,malahan mereka merasa itu satu hal yang sangat lucu,sehingga mereka tertawa terbahak bahak kian nyaring.


"Sekali lagi ku katakan,cepat jilat makan ku yang telah kau tumpahkan tadi bila kau masih mau menjadi manusia!!"kata Alex mulai meninggi.


Ha ha ha ha,hei budak hina,kau kira kau siapa?, tidakkah kau tahu aku siapa?"tanya pemuda itu dengan nada sombongnya


"Aku tidak perduli kau siapa,bahkan kaisar dewa langit saja berani menghina ku,akan kubuat dia bersujud menjilat telapak kaki ku,apa lagi cuma pemuda tidak bermoral seperti kau"ucap Alex.


Mata pemuda itu kini mulai memerah karena marah kepada Alex,apa lagi dia merasa harga dirinya runtuh dihadapan para wanita bawaan Alex itu.


"Hei kalian,patahkan kaki dan tangan budak hina ortu,lalu bawa semua gadisnya itu kekediaman ku,aku akan bersenang senang malam ini dengan enam orang bidadari cantik jelita, setelah ini aku akan pensiun dari laki laki nakal dan hidup baik baik bersama mereka selamanya,mereka memang jodoh ku"kata pemuda itu.


Kesepuluh pengawal berkepandaian tinggi itu bergerak kearah Alex untuk mematahkan kaki dan tangan nya.

__ADS_1


Tetapi ternyata mereka cuma menghayal didepan Alex,karena tanpa terlihat oleh siapapun juga,Alex bergerak dan tahu tahu sepuluh orang pengawal itu telah buntung kaki dan tangannya semua.


Sebelum mereka menyadari semuanya, ternyata kedua kaki mereka semuanya butung sebatas lutut dan kedua tangan mereka juga buntung sebatas siku.


Semua orang yang ada di dalam rumah makan itu menjadi gempar seketika setelah melihat kesepuluh orang yang paling mereka takuti selama ini harus tumbang tanpa terlihat siapa yang melakukannya.


Rintihan dan erangan terdengar dari mulut kesepuluh orang pengawal berkepandaian tinggi itu.


"Aku tidak pernah berkata kata sampai dia kali,baru kali ini aku memberi kesempatan kepada orang lain hingga dua kali,ku pastikan setelah hari ini,tidak ada lagi arogansi di kota Rutay ini,kau sudah ku beri kesempatan dua kali, tetapi kau melepaskannya,maka jangan salahkan aku bertindak kejam,karena aku memang tuan kejam, kau salah alamat dengan membuat masalah dengan ku,meskipun kau berlutut,hukuman ku tidak akan berubah"kata Alex dengan murkanya.


Dia sudah tidak senang sedari awal melihat tuan muda kota itu karena sikap arogansi dan sombong nya itu,kini dengan ditumpahkannya makanannya kelantai dan dia ditertawakan, membuat kemarahannya memuncak.


Sementara semua istrinya tetap melanjutkan makan nya seperti tidak terganggu dengan kejadian itu.


Bahkan mereka bercanda dengan kejadian itu.


"Kakak lihatlah kambing bau yang satu ini tidak sadar kalau sebentar lagi kaki dan tangannya juga bakalan putus seperti semua pengawalnya,dia salah cari musuh kak!"kata Dewi Paraditha.


"Kalau kakak tidak memotong kaki dan tangannya,maka biarlah aku yang akan melakukannya,aku benci dengan orang yang sudah berani berbuat kurang ajar dengan suami ku"kata putri Helena mengeluarkan kekesalan hatinya.


Pemuda itu memang semenjak kecil tidak pernah mengalah,maka baginya minta maap merupakan sesuatu yang sangat memalukan sekali.


"Kau pikir aku takut dengan gertakan mu,cobalah bila kau mau seluruh keluarga mu kami bantai,kami utusan dari negeri Nirwana yang di wakilkan ke kota ini,sekali kau berani mengusik kami,maka kaisar Nirwana akan turun tangan membasmi kau dan keluarga mu"kata pemuda itu tersenyum mengancam.


Namun kali ini dia benar benar salah pilih musuh, bukannya takut dengan ancaman itu,Alex justru semakin bersemangat untuk menyiksa pemuda itu karena berhubungan dengan kaisar tanah Nirwana.


maka dengan sekali berkelebat,pemuda itupun mengalami nasip yang sama dengan para pengawalnya.


Kedua kaki pemuda itu buntung sebatas dengkul dan kedua tangannya juga buntung sebatas siku.


Sungguh tidak terbayangkan di dalam mimpi sekalipun jika dirinya yang suka Gonta ganti pasangan,siapa saja yang dia suka tinggal rebut itu pada akhir cerita menjadi manusia cacat seumur hidupnya.


Suara jeritan dan tangisannya dari awalnya nyaring,hingga akhirnya suaranya hampir hilang karena terus menjerit.


Alex menatap ketiga orang pemuda yang tadi bersama dengan tuan muda kota itu, "hei kalian apakah warga negeri tanah Nirwana juga?"tanya Alex.


Dengan tubuh yang menggigil gemetar,ketiga orang itupun menggelengkan kepalanya, "tidak tuan muda,kami warga asli kota Rutay ini".jawab ketiga orang tadi.


"Kalau begitu kalian warga paling bodoh yang aku temukan,kalian menghamba kepada penjajah,orang orang yang telah menduduki negeri kalian,dan memperhinakan warga mu sendiri,seharusnya kalian juga harus mati, tetapi untuk kali ini kalian aku bebaskan, tetapi bila kita bertemu dengan cerita yang sama,maka jangan harap kepalamu masih bertengger di tubuh mu,ingat itu,bawa tuan muda mu pergi, katakan kepada tuan kota mu bahwa waktunya sudah sangat dekat,dewa Yamadipati akan mendatangi kediamannya,dia boleh saja lari dari kota ini,tetapi tidak bisa lari dari karma buruknya"kata Alex sambil menendang salah satu dari pengawal yang sudah buntung kaki dan tangannya itu.


Tubuh pengawal itupun melesat keluar dari pintu rumah makan itu selanjutnya menghilang diatas atap rumah penduduk.


Tiga orang pemuda itupun segera menggotong tubuh temannya yang kini telah pingsan itu keluar dari rumah makan itu.

__ADS_1


Setelah ketiga orang pemuda itu pergi,Alex segera makan,karena selagi tadi dia sibuk menghajar pemuda itu,Dewi muyimaeva memesankan makanan untuknya kembali.


Setelah selesai makan, putri Annchi segera membayar semua harga makanan yang telah mereka pesan tadi.


Alex melangkah pelan keluar dari rumah makan itu seakan tanpa beban sedikitpun juga.


Dia sebenarnya sengaja memperlambat langkahnya karena yakin buntut pertikaian tadi pasti sampai kepada tuan ketua kota.


Karena hari belum terlalu sore,Alex sengaja berhenti dipinggir alun alun kota Rutay,dibawah sebatang pohon yang rindang.


"Kakak,apakah kita menunggu tuan ketua kota kak?"tanya putri Helena.


"Ya,,aku rasa dia pasti akan datang kesini, apalagi kudengar dari dari orang orang,ilmunya cukup tinggi,melihat anaknya ku aniaya, kubikin cacat,aku yakin dia pasti akan kesini untuk menuntut balas"jawab Alex dengan tenang.


"Dia akan mengerahkan semua prajurit nya untuk menangkap kita,aku yakin itu"kata Dewi Paraditha sambil duduk disisi Alex menyodorkan sepotong ubi bakar ke mulut Alex.


tidak jauh dari tempat mereka duduk,tukang jual ubi bakar sedang asik membakar ubi pesanan istri Alex yang lain.


"Biarlah kita lihat apa yang akan dilakukan oleh tuan ketua kota itu,bila memang dia membawa pasukannya,maka tidak ada salahnya pembersihan kita lakukan seperti waktu kita di kuil pertama kali sampai di benua ini dulu kan"kata Dewi muyimaeva.


"Ya tidak ada salahnya pembersihan kita mulai dari sini,siapa saja yang berhaluan dengan kaisar negeri Nirwana,maka hukumannya adalah mati,bila ingat kakak Giok Lin sekarang dimana,ingin rasanya aku membantai habis seluruh pasukan kaisar negeri Nirwana itu "kata putri Annchi geram.


"Ya kaisar tanah Nirwana memang sudah sangat banyak menimbulkan bencana dan huru hara di mana mana bahkan di dunia lain di semesta ini" kata Dewi muyimaeva.


Seperti dugaan sebelumnya,dari kejauhan terlihat rombongan prajurit yang di pimpin oleh seorang kepala pasukan sedang berjalan menuju tempat mereka.


Alex segera menyuruh membayar harga ubi bakar yang mereka makan,dan menyuruh tukang ubi itu segera berlalu dari tempat itu.


Tukang ubi itu yang melihat iring iringan rombongan prajurit bersenjata lengkap sedang menuju kearah mereka,segera buru buru merapikan gerobak dagangannya dan secepatnya berlalu dari situ.


Didepan iring iringan pasukan kota Rutay, sekitar enam ratus orang prajurit itu berdiri pimpinan pasukan seorang komandan yang tinggi dan gagah, sedangkan di samping komandan pasukan itu,dengan menunggang seekor kuda putih gagah,nampak seorang laki laki tinggi besar dengan kumis dan jenggot yang subur terurus berpakaian mahal dan nampak amat congkak diatas kudanya.


Yang berjalan paling depan adalah pasukan panah,di ikuti pasukan tombak,baru pasukan pedang di paling belakang.


Tuan ketua kota yang awalnya nampak sadis,setelah melihat semua istri Alex,kini menjadi cengar cengir seperti kambing melihat pasangannya.


"Hei anak muda,apakah kau yang sudah membuntungi tangan dan kaki anakku?"tanya tuan ketua kota dengan galaknya kepada Alex.


"Kurang a**r,cepat kau buntungi kaki dan tangan mu,sesudah itu pergi dari kota ini dan tinggalkan semua istri mu,karena mereka telah menjadi milik penguasa Nirwana" kata tuan ketua kota dengan congkaknya.


"Ha ha ha ha,ujung ujungnya,kau sama saja dengan a*j*ng buntung tadi pak tua, menghendaki istri orang, tetapi tidak mengapa pak tua,kuberikan kau kesempatan satu kali, kau boleh memilih lawanmu dari salah seorang istri ku,siapa saja silahkan pilih,bila dalam lima jurus kau bisa mengalahkannya,maka semua istriku menjadi milik mu,tetapi bila dalam lima jurus kau tidak mampu mengalahkannya,maka nyawa mu yang akan kami cabut,bagai mana?" tawar Alex kepada tuan ketua kota.


*********

__ADS_1


__ADS_2