PLEASE, LOVE ME, JANDA

PLEASE, LOVE ME, JANDA
SERATUS DELAPAN PULUH SATU


__ADS_3

“Sudahlah, Dika jangan menggoda adikmu terus”  tegur Clayandra sambil tersenyum dan


menggelengkan melihat tingkah kedua kakak beradik itu.


Qiandra dan Dika serentak menoleh ke arah Clayandra, ingatan mereka sama sama kembali ke puluhan tahun silam.  Dulu, wanita paruh baya ini juga yang selalu melerai mereka bahkan dengan kata kata yang sama.  Dika tersenyum bahagia, lalu merengkuh tubuh Qiandra dengan erat, “Aku sangat


merindukan semua tingkahmu, tetaplah menjadi adik kecilku sekalipun ada laki laki itu di sisimu” ucapnya pada Qiandra.


“Kakak!!!” seru Qiandra dalam pelukan sang kakak, membuat Dika melonggarkan pelukannya takut Qiandra merasa sakit akibat pelukannya.  “Jangan menyebut suamiku seperti itu, dia adikmu juga” sungut Qiandra lagi.


“Oh, astaga Feli, kakak kira kamu merasa sakit karna pelukan kakak” seru Dika dengan nafas lega, “Tidak perlu kamu membelanya agar kakak menghormatinya, karena kamu akan melihat bagaimana nanti kesulitannya menerima kakakmu ini” lanjut Dika dengan tersenyum smirk.


Dika sangat tahu bagaimana Dean selalu bertindak teramat sangat posesif pada Qiandra.  Bahkan kedua sahabatnya saja tidak bisa mendekat pada Qiandra tanpa tatapan tajam laki laki itu.  Dika tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi laki laki itu saat melihat istri yang begitu dipujanya ini


bermanja manja pada laki laki lain.


“Tentu saja dia akan menerima kakak dengan baik” sahut Qiandra yang merasa sangat yakin kalau Dean bisa menerima kehadiran Dika.  Jawaban Qiandra mengundang senyum ketiga orang dalam ruangan itu, karena mereka semua sangat yakin kalau Dean tidak akan bisa bersikap seperti itu.


“Sebaiknya sekarang kita fokus untuk menyusun rencana bagaimana menyelesaikan semua masalah ini” Chris akhirnya membuka suara menyela perdebatan ringan diantara keluarga itu.


Qiandra menganggukkan kepalanya, “Paman benar, kita harus menyusun rencana, sejujurnya aku memang masih belum terlalu jauh mengenal keluarga Dean, bahkan bertemu daddy Walt saja baru beberapa kali dan masih bisa dihitung dengan jari.  Keberadaan Risty disana membuat Dean benar benar enggan membawaku untuk bertemu dengan keluarganya di kastil mereka” sahut Qiandra.


“Jadi, kamu belum mengenal keluarga besar Dean?, bagaimana bisa kamu memutuskan untuk menikah dengannya tanpa tahu bagaimana keluarganya” tanya Dika dengan kening berkerut.

__ADS_1


“Kakak akan merasakan nanti saat kakak sudah jatuh cinta, maka tidak ada hal yang akan bisa mncegah keinginan kakak untuk memiliki, apalagi hanya masalah pengenalan keluarga” dengus Qiandra membuat Dika seketika terdiam.


“Jadi, kamu benar benar tidak mengenal satupun keluarga Dean selain ayahnya” tanya Chris memastikan pada Qiandra.


“Aku kenal beberapa saja saat perayaan pernikahanku yang berakhir dengan traedi itu.  Yang aku tahu, seluruh keluarga Dean yang masih ada di kota ini masih tinggal di kastil, sedangkan yang lain sudah menyebar dimana mana menjalankan anak perusahaan.  Menurut Dean, mereka memang


memutuskan untuk beralih pada dunia bisnis dengan tetap mempertahankan beberapa


hak istimewa sebagai keluarga kerajaan.  Dan


sampai saat ini, mereka tetap berpegang teguh pada tradisi keluarga istana, bibi Dean bahkan sudah mengatakan siap mengajari aku untuk memahami semua tradisi keluarga kerajaan” sahut Qiandra.


“Mengajarimu?, memangnya mengapa dia mengajarimu, bukankah istana punya semua kitab tentang itu” tanya Chris dengan kening sedikit mengerut.  Chris memang sudah lama mempelajari tentang keluarga Dean secara diam diam.  Laki laki paruh baya ini berusaha mencari celah untuk bisa menembus dinding kokoh keluarga Zacharias yang membuat keluarga kerajaan itu benar benar terbentengi


“Iya, mengajariku, masalah kitab, Dean juga sudah memberikannya padaku, tapi menurut bibinya, itu tidak cukup.  Beliau menganggap aku harus mengetahui segala sesuatunya dengan lebih detail lagi, tidak hanya kulit luarnya saja seperti yang tertulis dalam kitab kitab itu” sahut Qiandra.


“Dan mengapa kamu harus” tanya Dika.


“Karena menurut beliau akulah yang akan menjadi ratu selanjutnya setelah posisi itu lama kosong sejak kepergian ibunda Dean” sahut Qiandra lagi.


“Apakah sebegitu tidak dianggapnya kehadiran wanita yang menjadi istri ayah Dean itu, sampai kamu yang baru masuk dalam keluarga itu sudah dianggap sebagai calon ratu” tanya Chris lagi yang merasa heran dengan jawaban Qiandra.


Sepengetahuan Chris, Risty masih sangat muda, dan jika bukan karena masalah kemarin, maka Chris berpikir jabatan ratu akan bertahan lama di tangan Risty.  Karena pengangkatan seorang ratu hanya bisa dilakukan saat ratu yang ada telah meninggal.  Sementara Risty masih muda dan tampak sangat sehat, jadi tidak mungkin dia akan meninggal dengan cepat bukan, kecuali ada yang memang ingin membinasakannya.

__ADS_1


Qiandra tersenyum mendengar pertanyaan Chris, “Paman benar, Risty memang tidak pernah dianggap oleh keluarga Zacharias, dari yang aku tahu, Risty tidak pernah diangkat menjadi ratu, jadi jabatan ratu sudah lama kosong sejak meninggalnya ibunda Dean.  Risty benar benar tidak dianggap oleh keluarga Dean, walau seperti itu dia tetap


punya kekuasaan penuh dalam kastil itu.  Hal ini pula lah yang membuat seluruh keluarga Dean membencinya, karena wanita itu benar benar mengucilkan dan menganggap seluruh keluarga Dean tidak berarti apa apa” sahut Qiandra.


“Bagaimana bisa Tuan Walt tidak mengangkat Risty, bukankah wanita ini telah berhasil merebut hati Tuan Walt, lalu apa yang membuatnya tidak mau mengakui wanita ular itu” masih Chris merasa penasaran.


“Hal yang sama juga masih menjadi tanda tanya untuk kami, kami sendiri sungguh tidak memahami alasan Daddy Walt.  Entah kalau Dean menyembunyikan dari aku, tapi begitulah yang aku tahu” ucap Qiandra.  Wanita cantik ini memang sempat bertanya tanya dalam hatinya tentang hal itu, namun dia belum terlalu jauh memikirkannya, hingga saat ini Chris mengingatkan dirinya.


“Tunggu dulu” Dika tiba tiba menyela pembicaraan Chris dan Qiandra yang sepertinya bisa sangat sinkron sejak tadi.  Sementara Dika dan Clayandra menatap keduanya dengan kening sedikit berkerut.  “Paman, bagaimana paman bisa begitu banyak tahu tentang keluarga Zacharias” tanya Dika yang tidak bisa menahan rasa penasarannya.


Chris menghembuskan nafas sesaat, lalu dia menatap Clayandra dengan penuh kasih, “Maafkan aku, Sayang” ucapnya sambil menatap wanita paruh baya itu, membuat semua yang ada disitu merasa semakin bingung.


“Katakan saja, aku percaya apapun yang kamu lakukan tanpa sepengetahuan diriku, semuanya pasti untuk kebaikanku” ucap Clayandra dengan tulus.  Jawaban Clayandra melegakan hati Chris, dia sebenarnya khawatir Clayandra akan marah padanya.


“Aku melanggar janjiku padamu, aku memang menyelidiki keluarga Zacharias dengan diam diam.  Aku tetap berusaha mencari tahu kebenaran dibalik semua kejadian yang terjadi beberapa puluh tahun yang lalu.  Namun, sama seperti Dika yang selalu menemui tembok tebal, aku juga tidak bisa


menembus pertahanan keluarga itu” jelas Chris pada akhirnya yang membuat


Clayandra membelalakkan matanya.


“Kamu, ....., oh astaga, mengapa kamu melakukan itu, kamu tahu kan sebesar apa bahayanya untukmu dan juga keluarga kita” seru Clayandra yang terkejut dengan penjelasan Chris.  Memang dulu dia sudah meminta Chris jangan lagi mengungkit apalagi menyelidiki masalah itu.  Selain


Clayandra tidak sanggup mengenang kembali peristiwa itu, dia juga merasa terancam jika menyentuh keluarga Zacharias.

__ADS_1


__ADS_2