
“Andika, tenangkan dirimu, memukul dan menghajar Dean tidak akan menyelesaikan masalah apapun, ingat Feli” seru Chris yang berjuang mati matian menahan Dika. Sementara Dean sama sekali tidak bergeming, seolah dia siap untuk menerima setiap pukulan dari Dika.
“Apa lagi yang perlu diselesaikan, bajingan ini sudah mengakui semuanya, semuanya sudah sangat jelas” seru Dika.
“Lalu apa dengan menghajar Dean, kamu bisa memperbaiki semuanya, apa kamu tidak memikirkan nasib Felicia, hah” seru Chris tak kalah keras.
“Felicia juga tak mungkin mau hidup dengan laki laki yang telah membunuh kedua orang tuanya” seru Dika.
“Lalu bagaimana kamu hidup dengan nama keluarga yang telah dicap sebagai pengkhianat, hah, apa kamu bisa menyandang nama ayahmu, atau kamu akan terus menerus bersembunyi dibalik nama Mahardika” seru Chris.
Mendengar kata kata Chris, Dika seolah tersentak, “Tidak, Daddy tidak mungkin berkhianat, Daddy tidak mungkin menjadi pengkhianat” ucapnya dengan suara sedikit lemah.
“Jika kamu berpikir demikian dan kamu yakin, maka kamu harus bisa membuktikannya, dan cara satu satunya adalah melewati Dean” ucap Chris juga dengan nada yang lebih
rendah.
“Tapi, Paman .....” desah Dika lemah.
“Duduklah, semuanya sudah berlalu, apapun yang kita lakukan tidak akan membuat kedua orang tuamu hidup kembali. Yang harus kita
pikirkan saat ini adalah bagaimana memulihkan nama baik mereka, karena sama
seperti dirimu, aku juga sangat yakin kalau Tuan Kenrich tidak mungkin melakukan hal sehina dan serendah itu” ucap Chris yang ampuh membuat Dika terkulai dan langsung duduk di salah satu kursi terdekat.
Dean dan Dika sama sama terdiam, mereka berdua tenggelam dalam pikirannya masing masing. Hingga beberapa saat kemudian, Chris kembali memecah keheningan yang sempat tercipta. “Dean, apa keluargamu tidak menyimpan kecurigaan atas kesalahan
pelaksanaan perintah yang mulia King Zac” tanya Chris pada Dean.
“Seperti yang aku katakan tadi, Kakek memang ingin mengusut semua yang terjadi, mengapa sampai bisa mereka memusnahkan semua orang yang dicurigai sebagai pengkhianat itu. Namun, Kakek tidak sempat
melakukannya saat itu, dan saat keadaan sudah kondusif, entah mengapa Kakek
__ADS_1
memutuskan untuk menutup semua kejadian itu dan menjadikannya sebagai rahasia
besar keluarga kami” sahut Dean.
“Dicurigai, jadi belum terbukti kalau semua orang itu pengfkhianat” tanya Chris lagi.
“Kalau bukti bukti mereka berkhianat ada dan sangat lengkap, tapi sesuai aturan kerajaan
seseorang terbukti bersalah kalau dia telah mengakuinya di hadapan sidang kerajaan, sepanjang yang bersangkutan masih membantah, maka harus dikumpulkan
bukti bukti lagi sampai yang bersangkutan tidak bisa membantah lagi” jelas Dean.
“Dean, ketahuilah, aku adalah mantan kepala pelayan sekaligus tangan kanan Tuan
Kenrich Hamilton, hal ini hanya diketahui oleh Tuan Kenrich dan Nyonya saja, tidak ada yang beliau sembunyikan dariku, termasuk keberadaannya sebagai salah satu penasehat utama raja. Oleh sebab itu aku sangat yakin kalau beliau tidak mungkin melakukan pengkhianatan, dan sampai saat terakhir, beliau tetap tidak percaya kalau Yang Mulia yang memerintahkan untuk menghancurkan beliau” ucap Chris dengan yakin.
“Lalu, apa yang harus aku lakukan, Paman, aku tidak mungkin menghapus begitu saja nama keluarga Hamilton dari daftar pengkhianat” desah Dean.
“Aku tidak perduli urusan pengkhianat atau tidak, yang aku inginkan hanya membalas
“Semua ini harus dibuka kembali, agar kita semua bisa tenang dan menghadapi masa depan dengan lebih baik. Tidak ada prasangka dan keragu raguan tentang siapa yang salah, siapa yang bertanggung jawab dan siapa pelaku sebenarnya. Dan kamu Dika, pembalasan dendam tidak akan ada akhirnya, yang lebih penting sekarang adalah
kita bekerja sama memulihkan nama baik Hamilton, sehingga baik kamu maupun
Felicia bisa kembali menyandang nama Hamilton” ucap Chris mengabaikan kata kata
Dika.
“Membuka kembali kasus yang sudah dibekukan oleh raja terdahulu tidak akan mudah, Paman, apalagi aku sudah sangat lama tidak kembali ke istana dan aku juga belum di nobatkan secara resmi menggantika Daddy, sehingga hak dan wewenangku masih belum penuh. Tapi mungkin aku akan mencoba menghubungi orang orang di istana dan menanyakan kemungkinan itu pada mereka” ucap Dean.
“Tidak, Dean, jangan melibatkan banyak orang, sementara ini kita benar benar tidak tahu siapa saja yang terlibat dalam kejadian itu. Kami khawatir ada orang yang memang berusaha menghancurkan dan memusnahkan para pendukung kerajaan dengan cara ini. Jika mereka mengetahui kamu membuka kembali kasus ini dan ada keluarga korban yang masih hidup maka ada kemungkinan mereka akan menutup semua akses untuk membongkar kasus ini dan tidak menutup
__ADS_1
kemungkinan mereka akan mengincar nyawa istrimu dan juga dirimu sendiri jika mereka merasa terancam” jelas Chris panjang lebar.
“Lalu bagaimana, kita tidak bisa membuka apapun tanpa kembali ke istana dan membongkar semua berkas dalam ruang rahasia itu” tanya Dean dengan kening berkerut.
“Apakah ada orang yang benar benar bisa kamu percaya di dalam istana itu” tanya Chris lagi.
“Terus terang selain Daddy, aku hanya percaya pada kepala pelayan saja, karena kepala pelayan itu adalah orang yang sudah melayani keluarga kerajaan sejak lama” sahut Dean.
“Jika begitu jangan mengatakan apapun pada kelapa pelayan, karena kita tidak tahu
keterlibatannya di masa lalu. Apa kamu
pernah kembali ke istana baru baru ini” sahut Chris sekaligus bertanya pada Dean.
“Aku sudah sangat lama tidak masuk ke istana, terakhir kali adalah saat aku memperkenalkan Qiqi pada Daddy, dan itupun hanya sebentar, setelah itu aku tidak pernah lagi ke sana” sahut Dean.
“Jika begitu, kamu bisa kembali kesana dengan menyamar terlebih dulu, agar kamu bisa mengetahui sifat dari masing masing pekerjamu disana” ucap Chris lagi.
“Tidak mungkin aku menyamar masuk kesana, mereka pasti akan mengenalku, Paman” sahut Dean.
“Biarkan aku yang masuk dan menyamar” sahut Dika tiba tiba, membuat Dean dan Chris segera menoleh kearahnya. “Mereka tidak mengenal aku, dan Dean bisa menjelaskan secara mendetail keadaan istana yang dia
ketahui. Kita tidak punya pilihan lain,
jika bukan Dean maka hanya aku yang mungin untuk menyamar. Bukankah kita semua tidak ingin masalah ini sampai diketahui orang lain, bukan” tanya Dika.
“Tapi, hanya aku yang bisa masuk ke ruang rahasia” sahut Dean.
“Tidak masalah, Dean, biarkan Dika mengenal suasana dalam istanamu dulu, sehingga dia dapat menilai mana yang bisa dipercaya dan mana yang tidak. Jadi kurasa apa yang diusulkan oleh Dika itu sangat masuk akal dan bisa kita pertimbangkan” sahut Chris lagi.
Dean tertegun beberapa saat, “Aku tahu ini bertentangan dengan aturan kerajaan, tapi demi menyelamatkan istri dan anakmu yang juga ratu dan calon penerus kerajaanmu,
__ADS_1
maka aku rasa kamu bisa mengabaikan aturan yang ada. Lagi pula Dika bukanlah orang lain, dia adalah kakak iparmu, yang artinnya dia juga bagian dari keluarga kerajaan dan berhak masuk ke dalam sana” ucap Chris berusaha meyakinkan Dean.
Akhirnya, Dean dengan berat hati menyetujui kesepakatan mereka itu. Dean sendiri tidak punya jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Dean hanya berharap semua ini akan membuahkan hasil yang dapat membuka kebenaran dari kejadian tragis di masa lalu.