Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Yuan


__ADS_3

“Kam-kamu beruntung benget nona, kam-kamu bisa menikahi Zou yang sangat perhatian, meskipun wajahnya dingin tapi hatinya baik.” Sahut Ying yang sedari tadi menatap hal itu. Bolehkah ia cemburu? Ahh,


“Benar. Sampai-sampai istrinya dibawah kesini. Takut Rindu ya...” Yuan Tersenyum jenaka menatap Qiradan kaisar Zauhan.


“Tapi wajar saja. Nona Qiqi sangat cantik yaa..” Sahut Jozu dan langsung menapatkan tatapan tajam dari kaisar Zauhan..


Kaisar Zauhan tak suka orang lain memuji Qira. apalagi pria, dia tak suka. Sama sekali tak suka. Ia memberikan piring Qira kembali dan tersenyum manis.” Makan...” Itu ancaman atau perintah, Qira tak tau, tapi ia tersenyum senang. Setidaknya setiap orang disisinya itu perhatian kepadanya.


“Tapi, pakah kau memiliki selir Zou? “ Tanya Jozu disela-sela makan.


“Pasti. Lihat wajahnya yang rupawan itu, bagaiana bisa ia melewatkan kesempatan memikat perempuan-perempuan cantik. Tinggal lirik gadis mana yang ia suka lau langsung bisa menjadi selir, apa lagi dia berkerja diistana kerajaan kita. “ Ucap Jozu.


Mendadak atmosfer menjadi kaku. Kaisar Zauhan diam menatap mereka dengan tatapan membunuh, sedangkan Qira berhenti makan. Mendadak ia tak selera makan jika berkata tentang selir. Qira berdiri dari duduknya. “Aku mau keliling desa.” Ucapnya lalu pergi.


“Biar aku temani..” Sahut kaisar Zauhan menahan tangan Qira.


Qira memetikkan api ditangan kaisar Zauhan yang sama sekali tak terihat oleh orang-orang namun sangat dirasakan oleh kaisar Zauhan, sontak kaisar Zauhan melepaskan tangan Qira. “Aku hanya ingin sendiri.” Ucapnya dingin lalu pergi.


“Tap..”


“Zou..” Ren menggelengkan kepalanya memperingatkan.


“Nanti dia diserang bagaimana? Bagaimana jika dia diculik?” Tanya kaisar Zauhan membentak.


Sontak saja Ren terkekeh.” Bahkan aku kalah darinya. kau taukan dia itu beda.” Ren mengulum senyumnya.


“Jangan memujinya. Cukup aku saja memuji jika dirinya itu berbeda.” Kaisar Zauhan mendengus kesal. Matanya melirik Jozu yang tampak pias.


Jozu meneguk salivanya kasar.” Ma maaf. Karena aku, istrimu marah.” Gumamnya tak enak hati.

__ADS_1


“Jo jozu memang suka blak-blakan jadi orang. Suka tak sadar diri dia. Jangan marah sobat..” Yuan mulai menepuk punda kaisar Zauhan untuk melunakkan situasi.


Sedangkan kaisar Zauhan memilih kembali duduk, ia tak mau ribut ataupun berdebak dengan Qira saat ini. apalagi dia sedang didesa orang.


Ia harus mencari tau titik permasalahan lalu.menyelesaikan.


....


Berbeda dengan Qira. dia sekarang sedang didepan rumah itu. Qira menendang sesaknya dingin dengan kekesalan dihatinya yang menggebu.” Ennyahlah kalian para pria brengs*k. Bisanya mau menikahi banyak wanita, namun tak mau berbagi wanita.” Omelnya kesal.


Kakinya melangkah tak tau arah, karena sudah malam, membuat suasana sangat sepi. Qira sama sekali tak takut dengan racun udara ini. darahnya racun. Yang ditakutkan saat ini hatinya kenah racun. “Kenapa pria bisa menikahi banyak perempuan sedangkan perempuan tak boleh menikah dengan banyak pria? Apa mereka pikir aku mau disentu dengan pria yang sudah disentu dengan perempuan lain.” Gumam Qira kesal.


“Mau mereka memberiku dunia sekalipun aku tak sudih menikahi pria banyak istri, tak sudih. Aku tak mau disentu dengan pria kotor dan menjijikan. Menjadikan perempuan sebagai kesenangan dan kepuasan.” Ia mengusap wajahnya kasar.” Kalo sampai aja aku punya suami yang berani punya istri baru nanti. Aku rendam celana dalamnya dengan cabe Dewa(Cabe setan) Kukeringkan dan ku paksa ia memakainya, biar mati tu kesenangannya.” Lanjutnya sembari menendang udara.


Qira tersenyum miring saat membayangkan kaisar Zauhan menahan panas saat memakai celana dalam racikannya. Tapi setelahnya ia menggeleng.” Bodoh. jangan sampai aku mencintai seorang raja, aku tak akan sudi dimadu atau pun didua kan.” Seorang kaisar itu memiliki kewajiban memakmurkan rakyat, seperti kaisar Zauhan, ketika ada lamaran dari putri kerajaan lain, ia mau tak mau harus terima, jika tidak terima maka dikatakan tak sopan ataupun penhinaan. Jika ia hanya memiliki satu istri. Maka satu istri itu akan terancam karena banyaknya mata-mata ataupun kemunafikan antara orang-orang dikerajaan.


“Hay Qira..”


Yuan tersenyum . tapi senyumnya itu membuat Qira seperti Dejavu. Sebentar..


sebentar.. Yuan? Bukankah Yuan marga dari keluarganya kerajaan Langit. Lii Yuan? Seluru keluarganya memakai marga itu bukan?. Qira membelalak saat ingat. Yaa, lalu apa hubungannya? Atau jangan-jangan?


“Aku diutus oleh Zou mengikutimu. Katanya aku mengetahui jalan dihutan sini, jadi harus menjagamu.” Ia menaik turunkan alisnya sebari tersenyum.


Qira tersenyum sinis sembari berjaan kembali.” Tak usah membohongiku. Aku tau kau bohong.” Jangan lupakan jika Qira bisa membaca Fikiran orang.


“Aku tidak bohong.” Elak Yuan mengikuti langka Qira.


Qira berhenti menatap tajam Yuan.” Aku tak suka kebohongan, apalagi jika mengatakan dua kali. Tolong ingatkan jika AKU TIDAK SUKA KEBOHONGAN.” Meskipun aku sendiri suka bohong untuk kebaikan.’ Lajunya dalam hati.

__ADS_1


Yuan tersentak saat Qira berteriak. Qira dingin dan juga tegas. Ia juga ganas dan juga bringas membuat ia meneguk saliva kering. Badan kecil dan mungin ini bagaikan kucing hutan. Imut namun berbahaya.”Ak akku mengikutimu karena kaisar Zauhan menyuruhku untuk memanggil tabib Yaoyao.” Jawabnya jujur.”Tapi tadi sudah ku beritahu pada tabib Yaoyao. Tapi aku memutuskan mengikuti kamu, aku melihatmu berjalan sendiri. Disini berbahaya, karenanya saja mengikuti kamu. Jad jad jadi karena itu saya menggunakan nama suamimu, takut kau menolakku.” Ia mendesah kasar, wajahnya menampakkan tak enak hati.


Qira mendelik. Ia menarik tangan Yuan membuat Yuan terkejut. Ia terseret oleh Qira. ternyata kekuatan Qira tak bisa diragukan lagi, tubuhnya yang jauh lebih besar bisa diseret olehnya?” Ma mau kemana?” Tanyanya takut.


Qira menarik Yuan sampai dipohon besar. Qira menatap wajah Yuan intens. “Siapa kau sebenarnya?” Tanya Qira To The point. Ia yakin jika Marga itu tak kebetulan. Karena apa? Karena Yuan sangat mirif dengan Xian Lii kaka pertamanya, apakah mereka gembar? Umur mereka sama. Hanya saja Yuan ini kumal sedangkan Xian Lii pembersih dan mulus. Secara mereka berbeda tempat hidup. Bagaikan kubangan dan istana. Bagaimana ikan Koi yang hidup diempang dan ikan Koi diaquarium terawat?


“Mak maksudmu? Apakah kau mengira aku penghianat? Demi Dewa, aku bukan penjahat.” Ia menyentak tangan Qira.


Qira berdecih.” Bukan itu. Cekk.” Qira menggigit kukunya, bagaimana bisa ia bertanya. Apakah kau kakakku? Apakah kau keluargaku? Apakah ia nampak seperti orang bodoh bertanya seperti itu.” Temani aku melihat desa ini. sepertinya malam-malam disini sangat indah.”


Alibi Qira.


Yuan menghela nafas, sepertinya ia percaya.” Ayoo. Aku menemanimu. Tapi jangan ketempat mereka yang sakit ya.”


“Kenapa?”


“Sakit mereka mudah tertular. Ayoo, aku punya tempat indah disni.” Ia menarik tangan Qira pergi.


Qira mengikuti jalan Yuan, mereka melewati gelapnya desa, tak ada rumah yang menghidupkan lilin, desa ini desa mati. sudah tak ada aktivitas lagi. Lumpuh total. Bagaimana bisa kaisar Zauhan tertingal sejauh ini untuk desanya.


“Sudah berapa lama kau menikah dengan Zao?” Yuan memecahkan pikiran Qira.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2