
“Apa dia kakakmu? Bahkan dengan sakit ia lebih tampan darimu.” Ketus Leon.
“Bisakah kau diam!” Jawab Wolf ketus. “Setidaknya aku lebih tampan darimu..”Lanjutnya.
“Mimpi saja kau.” Jawab Leon tersenyum sinis. Sebenarnya Leon hanya ingin mencair suasana hati Wolf. Ia tahu Wolf saat ini sangat bersedih. Tapi jika kakak Wolf lebih tampan itu benar adanya.
“Apakah sama sekali tak ada obatnya Wolf?” Tanya Leon.
“Aku juga tak tahu.” Jawab Wolf sedih. “Yang aku tahu, ia harus selalu dihangatkan supaya ia tak kembali membeku dan meninggal. Karena itu ia harus ditempat yang panas."
Dahi Qira dan lainnya sudah bercucuran oleh keringat. Tempat ini sangat panas untuk orang yang normal. “Tapi. Apakah penyihir itu benar ada. Ku kira Itu hanya mitos.” Tanya Qira.
“Dia memang ada. Tapi ia tak akan hidup bersama manusia. Lagian juga aku sampai sekarang tak tau mengapa ayahku bisa membunuh anak mereka. Jika tidak, ia tak akan mungkin memasuki portal dunia lain.” Jawab Wolf.
Qira menyeka keringat didahinya. Ia menyentu wajah kakaknya Wolf. Itu sangat ingin” Siapa namanya Wolf?”
“Namanya Lider Kim kau bisa memanggilnya kakak Kim.” Jawab Wolf.
Qira merenung akan Suatu hal.. “Harus Selalu panas?” Gumamnya. Ia mulai mencari-cari cara. Ia tak kan mungkin hidup seperti ini terus. Lebih baik mati dari pada hidup tapi mati.
Mata Hijau Kim terbuka. Matanya bertemu dengan mata coklat Qira. Sontak membuat Qira menjauhkan tangannya dari wajah Kim. “Sepertinya aku punya ide.” Ucap Qira gugup. Seperti orang yang ketahuan mencuri.
Kim sama sekali tak bisa bicara. Tubuhnya tak bisa digerak. Ia hanya menatap Wolf dan Lainnya.
“Apa kau bisa mengobati kakakku Qira?” Tanya Wolf bahagia.
Qira termenung sebentar. Lalu menganggukkan kepalanya.”Aku tak tahu akan berhasil atau tidak. Aku pernah mencobanya sekali kepada kakek Liu. Semoga saja bisa.” Ucap Qira.
Wolf mendorong Leon yang berada disamping Qira Untuk menjadi lebih dekat, karena menurutnya Leon bagaikan dinding pemisa harapan. Sontak Leon terjungkang.
“Apa yang kau lakukan!” Teriak Leon menggema. Membuat para prajurit diluar masuk.
“Siapa kalian!!” Teriak mereka. Tapi matanya membelalak menatap Wolf. “Salam Yang mulia. Mengapa My Lord disini?” Ucapnya gugup.
Sedangkan perajurit lainnya sudah mengepung kediaman Kim karena mengira penyusup.
“Aku hanya mengunjungi kakak ku. Apa tak boleh?” Ucapnya Tegas.
__ADS_1
“Tapi, yang mulia—“
“Diamlah..! atau kalian akan ku hukum.” Teriak Wolf.
Karena pengepungan kediaman Kim terjadi membuat heboh dalam kerajaan. Lolongan serigala dimana mana. Berita itu masuk kedalam telinga kaisar Georgue. Sontak membuatnya pergi kekediaaman Kim. Berita itu juga masuk ketelinga seluruh keluarga Kim. Semua orang takut jika penyusup itu adalah Corlous.
“Ada apa ini?” Suara wibawa itu membuat semua orang tertunduk hormat.
Wajah Wolf pias. Ia tau jika ayahnya akan marah besar akan hal ini. ruangan ini tak boleh dimasuki siapapun kecuali keluarga kekaisaran. Tapi ia membawa orang luar!. Dan itu sama sekali tak dikenali oleh ayahnya.
“Ayah.” Ucapnya gugup...
Wajah kaisar memerah menatap anaknya. “Lancang kau membawa orang asing kedalam kediaman kakakmu tanpa sepengetahuanku!!” Teriaknya.
Qira terdiam menatap hal itu. Ia tahu jika kaisar Georgue sangat marah. Bisa-bisa Wolf yang menjadi imbasnya. “Maaf paman. Tapi kami hanya ingin melihat kakak Kim. Mungkin kami bisa membantu.” Jawab Qira tenang.
“Lancang kau!. Tau apa kau anak kecil!. Penjaga. Bawa putra mahkota kedalam penjara.” Teriaknya.
Wajah Qira terkejut akan hal itu. Ia tau jika kaisar sangat menyayangi Kim. Tapi bukan berarti menghukum Wolf seperti ini. beberapa perajurit maju memegang Wolf. “Ayah. Maafkan aku. “ Gumamnya memohon.
“Tunggu..!” Ucap Qira tegas. Semua orang menatap Qira. “Jangan tangkap Wolf. Aku akan membantu mengobati kakak Kim. Tapi jangan hukum Wolf. Ia sama sekali tak bersalah.” Ucap Qira tenang.
“Apa yang bisa kau lakukan? Jika kau tak bisa mengobati anakku. Maka akan ku pastikan kau mati ditanganku..!” Teriak kaisar Geourgue.
Qira sama sekali tak mempedulikan semua pertanyaan mereka. “Suruh seluruh perajuritmu keluar dari sini. Hanya kau dan keluarga Wolf saja yang boleh ada disini.” Ucapnya.
“Apa kau takut ?” Tanya Geoergue sinis.
“Lakukanlah” Ucap Qira tegas.
“Sudahlah. Mungkin ia bisa mengobatinya. Aku ingin melihat cucuku kembali hidup.” Ucap Pria paru baya berbaju putih polos. Kakeknya Wolf.
Kaisar Georgue membulatkan mata. Baru kali ini ia dibentak!. Dan itu gadis kecil!. Tanpa pikir panjang ia menyuruh seluruh orang keluar ruangan kecuali ia dan beberapa orang. Ada ibu Kim, adik laki-laki Wolf, nenek dan Kakeknya Wolf
Sebenarnya Qira tak tau apa ini bisa berkhasiat atau tidak. Tapi jika Kim harus selalu dihangatkan. Bukankah itu berhubungan dengan api?. Ia memiliki beladiri api. Ia bisa membuat inti atau kehidupan api yang bisa ditanamkan ditubuh seseorang. Itu akan membuat orang selalu merasa panas dan akan mati dalam kepanasan. Tapi inti api ini memerlukan tenaga dalam.
Inti api yang akan Qira buat bukanlah inti api yang biasa ia buat dengan mudah. Ia harus menggabungkan inti api dengan api abadi.
__ADS_1
Dulu ia pernah melakukan itu dengan kakek Liu sekali, ia berhasil. Tapi membuat inti api abadi itu harus mempertaruhkan nyawanya. Saat ia mencoba dulu saja ia tak sadarkan diri selama 3hari.
Inti api abadi itu terlarang atau bisa mengambil tenaga dalam terlalu besar karena ia harus menyerap api atau inti lava dari 7gunung api dunia. Karena itu, ia harus memaksimalkan tenaganya untuk menyeimbangkan inti api dari 7gunung tersebut supaya tidak tebentur atau diambil semua. Jika ia mengambil seluruh inti api dari gunung. Maka gunung itu akan menjadi tidak aktif lagi, dan jika itu beerbenturan dengan api lain, maka taruhannya adalah hancurnya sebuah dunia. Karena itu. Inti api abadi ini tak bisa dilakukan sembarangan. Dan taruhannya adalah nyawa..!
Qira mulai mendekat dengan Kim. Ia perihatin kepada Kim. Jika ia tak bisa bergerak saat umurnya 15tahun. Berarti ia lumpuh atau hidup segan mati tak mau itu selama 13tahun. Ia akan melakukan sekuat tenaga untuk membantu Kim. Meskipun itu taruhannya nyawanya sendiri. Ia terlanjur menyayangi Wolf. Ia akan mlakukan apapun untuk melihat kebahagiaan orang yang menyayanginya setulus hati.
Qira mulai duduk dan melipatkan kakinya disamping Kim. Mata Kim selalu mengawasi Qira. “Tenanglah. Aku akan berusaha melakukan apapun untukmu.” Ucap Qira.
Seluruh orang menatap Qira tegang. Qira mulai mmembuat lingkaran ditangannya, ia berkonsentrasi dan mulai menyerap kekuatan Apinya. Seketika Api didalam kediaman itu mengelilingi Qira.semua orang terkejut akan hal itu. Kaisar Gourgue mundur beberapa langkah. Termasuk Loen.
“Qira..” Teriak Leon. Ia baru sadar apa yang akan dilakukan Qira. Ia tau ilmu ini. karena Qira selama ini bersamanya. Mana mungkin ia tak tau apa yang membuat Qira tak sadarkan diri saat latihan dulu.
“Tenanglah Leon.” Ucap Qira memejamkan matanya. Ia tak ingin Leon menghentikannya.
Wajah Leon pias. ia tak menyangkah jika Qira akan mempertaruhkann nyawanya sendiri. Ia hanya berdoa semoga Qira akan baik-baik saja.
Sudah sepulu menit berlalu Qira mengumpulkan tenaganya dan mengumpulkan energi inti api 7gunung. Sekatang muncul Api hitam bercampur Merah ditengah lingkaran tangannya. Semakin lama api itu semakin membesar sebesar bunga mawar, warnanya bercampur orange, merah dan Hitam semua orang menatapnya tak percaya. Mereka sama sekali tak tau apa yang dilakukan Qira.
Qira mulai terbatuk darah. Darah sebagar keluar dari bibir mungilnya. Tapi sama sekali tak membuatnya gagal dalam konsentrasi.
“Qira...!” Teriak Wolf dan Leon serentak.. tapi mereka sama sekali tak bisa mendekat karena api mengelilingi Qira.
Lagi-lagi Qira mengeluarkan Darah segar dari bibirnya. Dadanya terasa sesak saat ini. Tubuhnya sakit, tubunya sudah lemah. Tapi ia harus melanjutkannya. Sebelum api itu membentuk seperti sebuah permata merah yang kecil.
Semua orang menatap Qira tegang. Leon sudah menangis menyuruh Qira berhenti. Sedangkan Wolf menenangkan Qira. “Tenanglah. Qira tidak apa-apa.” Ucap Wolf yang tak tau apa-apa. Ia tak tau jika mempertaruhkan nyawanya.
“Dia mempertaruhkan nyawanya Wolf. Dia tak bisa melakukan ini!” Teriak Leon. Seketika Wolf menegang. Ia menatap Qira bersalah.
Tapi belum sempat ia menghalangi Qira. Qira sudah berhasil membuat Permata Inti abadi murni. Dengan tenaga yang masih ada Qira mengarahkan permata itu kedada Kim. Mata Kim membulat. Inti api itu sangat sakit. Jantungnya terasa remuk. Tapi lama-kelamaan tubuhnya yang dingin menjadi hangat, bagaikan bungkahan es menjadi cair.
Qira memejamkan matanya merasakan sakit sekujur tubuhnya. Ia harus menahan supaya Inti api itu berjalan sempurna. Saat inti api itu menyatuh dalam tubuh Kim. Qira memuntahkan banyak darah tepat terkenah dada bidang Kim dan pingsang.
“Qiqi...!” Teriak Wolf dan Leon serentak.
Seketika Api yang mengelilingi Qira jatuh dan mati. Wolf dan Leon mengguncang Tubuh Qira yang berlumbur darah.
“Qira...!” Gumam Kim. Ia sudah bisa bicara meskipun lemah. Ia membangunkan tubuhnya. Semua orang terkejut saat melihat Lider Kim sudah bisa menggerakkan tubuhnya. Begitu juga Wolf dan Leon.
__ADS_1
Tapi yang menjadi permasalahannya sekarang Qira...