Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Hancur


__ADS_3

Langkah kaki Qira tegas mendekati Xavier, matanya datar namun menghanyutkan...” Qira... Jangan, dia hanya menjebakmu, dia licik..!!” Seru Zoulan pada Qira namun sama sekali tak Qira hiraukkan.


“Qira.... Kenapa kau seperti ini?”kaisar Long Wey menatap Qira. Gadis kecil yang baik hati sekarang sangat tega meninggalkan mereka demi hidup bersama manusia jahat. Apa kematiannya membuat otaknya bergeser? Atau hatinya menjdai gelap? Hatinya sakit, lebih sakit saat sadar jika ia akan mati.


Semuanya tercengang. Terkejut akan ucapan Qira, mereka tak menyangkah akan pilihan Qira. apakah Qra sudah jahat? “Kau mau mereka hidup atau mau mereka mati hm? Sekarag ada ditanganmu Qira..!!” Tawar Xavier berada disamping Qira,


Qira membalikan tubuhnya menatap semua orang, “Aku mau mereka mati..!!” Ujar Qira tegas.


“QIRA... Qiqi..!!” Benta mereka semua dikalah mendengar pilihan Qira.


Qira menyeringai. Dan....


Clas...


Qira menyerang secara tiba tiba


Sayangnya tangan Qira ditahan dikalah pisau yang berlumbur darah itu mengarah kejantung Xavier. Tanganya ditahan oleh Xavier. Mata mereka sama-sama tajam menatap satu sama lain. tangan Qira digengamnya begitu erat membuat aliran darah Qira mendadak terhenti.


Sial... rencana dan jebakan Qira gagal. Tanganya ditahan oleh Xavier dan ia dalam bahaya. Xavier menatap Qira dengan seringaian jahat.” Kau mau menipu ku gadis kecil?” Tanyanya mengerihkan. “Kau kira aku diangkat menjadi ketua itu karena apa ha? Sudah pasti aku lebih licik darimu... Rubah kecil..!!” Lanjutnya sinis.


Yang lain diam. mereka tak tau jalan pikiran Qira, tadi saja mereka kira jika Qiqi akan membunuh mereka, ternyata Qira licik, namun sekarang mereka takut Qira akan mati dan mereka tak bisa berbuat apa-apa.


Krak...


Qira..!

__ADS_1


Tangan Qira patah hanya karena dicengkram dan itu mampu membuat mereka terbelalak. Qira? ia sama sekali tak merasakan sakit namun ia mampu merasakan tangannya melemas. Jantungnya terpacuh begitu kuat karena ia hanya punya satu pilihan.


Matanya melirik lengan kiri Xavier untuk mengelabuhi peglihatannya., sebenarnya ia punya pilihan yaitu, membumi hangsukan semua klan bermata bitru, dan syarat kedua yang ia sepakati dengan dewa adalah 2. Ia harus mampu mengalahkan klan manusia bermata biru, semuanya harus supaya kejadian ini tak terulang lagi, namun jika ia masih tak mampu, terpaksa ia harus melakukan kelemahan dari ketuaya, yaitu kematian Xavier.


Tanda dibahu Xavier itu ada tato bergambarkan mata berwarna biru, dan diatasnya tertulis Bluerose, itu adalah inti dari klan manusia bermata biru, jika itu ditancap dengan pisau yang Qira gunakan. Mata semua manusia bermata biru akan mati. dan termasuk dirinya sendiri, sebab dirinya juga dari kaum bermata biru, pilihannya ada ditangan Qira. mati bersama dengan enam kerajaan, atau membunuh klannya dan juga DIRINYA SENDIRI..


Bugh....


Qira menedang perut Xavier namun ditahan Xavier. Sungguh kekuatan Xavier tak mampu diremehkan lagi. Xavier menahan kaki Qira dan,


Krak..


kembali terdengar suara patahnya kaki, dan kali ini bukan patah, melaikan remuk. Kaki Qira remuk dengan cengkeraman dari Xavier. Xavier menyeringa keji dikalah itu.


Sedangkan Qira sudah mampu merasakan sakit. Meksipun ia kebal, bukan berarti ia tak bisa merasakan sakit jika itu terjadi dianggota dalam, tanganya sudah melemas dan nyilu. Sekarang kakinya remuk namun ia tak berteriak.


Calp...


Qira jatuh berdimpu dengan dada yang baru saja terkena anak panah dari Wouncu... suara teriakan kakak Kim dan lainya terdengar nyilu ditelinganya. Saat Xavier mendekat ia menatapnya diam. semua orang disana menggeleng karena Xavier membawa pedang, “Jangan.. Jangan bunuh Qira...!!” Teriak Zauhan keras dengan tubuhnya yang ia usahakan supaya bisa bergerak.


Xavier mendeci.. ia mengarahkan tanganya dipedang lalu menariknya sampai keatas kepala. “Aku sudah tak punya saingan lagi untuk menjadi pemimpin, bersiaplah mati Qira...!!!” Ia menghunuskan pedangnya.


Namun tubuh Xavier terpental dikalah tubuhnya diterjang kaisar Zauhan. kaisar Zauhan bisa bergerak namun dengan gerakan lemah. Lalu ia memeluk tubuh Qira lemah.” Bunuh aku saja.. jangan dia..!!” Ujarnya.


Xavier tergelak kencang menatapnya. “ Mana kaisar iblis? Mana kaisar yang katanya sangat hebat? Hahaha.. ternyata kalian hanyalah hama dan parasit. Tak lebih dari seekor kucing..!!” aku bunuh saja kalian semua..!!!” Lanjutnya lagi.

__ADS_1


Qira tak diam saja. Ia membalikan tubuh kaisar Zauhan lalu berdiri. Gumaman kaisar Zauhan menahanya terdengar namun tak ia hiraukan. Kakinya pincang dikalah ini, tangan kanannya sudah tak dapat ia gunakan, hanya mampunyai tangan kirinya saja. Apa lagi ia sudah terkena anak panah. Ia maju dengan tegasnya lalu melentangkan tanganya.” Bunuhlah aku..!!!” Ujarnya kencang membuat semua orang diam tak bisa melakukan apapun. Efek racun itu sudah merusak organ mereka, darah mereka terasa tak berjalan lagi. Namun satu hal yang mereka tak bisa pungkiri. Mereka merasa tak berguna untuk Qira.


Xavier mengangguk. Ia mengarahkan pedangnya dan menebas kepala Qira dengan pedangnya. Dan


Calp...


Bukan Qira yang ditebas. Melaikan lambang dari kaum Bluerose. tato itu bersinar terang dikalah itu.


Qira....!! Qiqi..!!” Gumam Kaisar Zauhan. kaisar Alexo. Kaisar Long Wey.. dan semua yang ada disana. mereka merutuki diri sendiri karena tak bisa menahan dan membantu Qira. mereka terasa ta berguna sama sekali, argh. Bagaimana bisa?


“Apa yang kau lakukan Argh..!!!” Teriak Xavier lalu menancapkan pedangnya dijantung Qira membuat Qira memuntahkan darahnya. Namun Qira tak meringis, melainkan tersenyum. Jantungnya memang sudah hancur bukan?"Kau bunuh diri...!"


“Argh...!!!” Teriakan dari kaum Bluerose sudah terdengar. Mata biru mereka bersinar dikalah itu, begitu juga dengan Qira. namun Qira tak berteriak, ia hanya diam merasakan sakit sekujur tubuhnya. Ia akan musnah saat ini juga..!!


“Qira...!!” Ujar kaisar Zauhan lemah. Mereka sudah bisa merasakan jika tubuh mereka bisa digerakkan. Racun itu sudah lepas dibwah angin membuat mereka mendekati tubuh Qra yang bercecer darah. Sedangkan Qra hanya tersenyum menatap mereka.


“Maafkan aku Kek. Maafkan aku kakek Liu, maafkan aku kakek Suke.. aku tak mau mereka mati karena keserakahan kaum kita..!!” Gumam Qira menatap kakek Liu dan kakek Suke yang tergeletak. Ada yang bertanya kenapa Qira tau kakek Suke? Karena sudah diberi tahu oleh Dewa.


Kakek Liu dan kakek Suke tersenyum.” Tak apa Cucuku.. Lagipula aku juga sudah lelah dimuka bumi ini..!!” Ujar kakek Suke sendu. Ia merindukan istrinya dan ia bersyukur jika ia akan mati. sedangkan kakek Liu pun juga sama. Ia tersenyum haru pada Qira yang mau mengorbankan dirinya untuk orang banyak. Ia salut.


Tubuh Qira dipeluk erat oleh mereka. Sama seperti ramalan itu, namun sekarang bukan semua orang yang mati. melainkan dirinya. Dirinya yang akan pergi.


Clas....


Pedang dijantungnya ditarik paksa oleh kaisar Zauhan. tanganya gemetar dikalah Qira meringis sakit.

__ADS_1


“Arhgh.. mati kau. Mati kau..!!!” Teriak kaisar Long Wey menebas pedangnya kekepala Xavier yang sudah melemah, tubuhnya sudah seperti dicincang oleh kaisar Long Wey dan juga Alexon.


Sedangkan Liang Lii dan Xian Lii juga tak kalah berutalnya. Ia menghancurkan semua tubuh Wouncu dan juga yang lainnya sampai pada mereka sudah tak kuat berdiri lalu terjatuh dengan lutut yang bersimpu. Mereka gagal melindungi Qira.


__ADS_2