Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Penjelasan


__ADS_3

Happyreading.....


Salam dari author ya....


.


.


.


Saat ini Qira sudah berada ditengah tengah keluarganya. Ia bahagia sekali saat ini karena memang inilah yang ia impikan selama ini, bersama keluarga sederhananya dan behagia selama-lamanya, tak butuh hal lain, cukup bersama mereka saja.


Saat ini mereka sedang berada dimeja makan untuk menikmati sarapan pagi setelah tangisan haru terjadi.


“Um.. pasti yang masak Qirakan?!!! “ Ujar dari kaisar Long Wey saat menyicip masakan diatas meja itu dengan mata binarnya. Dia yakin yang masak pasti Qira. tak ada yang bisa masak seenak ini kecuali Qira putri kesayanganya ini.


“Iya.. pasti dong..!! Ini memang masakan putriku. Masakan putriku tak akan ada duanya..” Ujar selir Xia dengan sombngnya. Ia membanggakan putri angkatnya yang entah ia rasa sudah menjadi putri kandungnya tersebut.


Qira terkekeh mendengarkannya.” Hey dia juga puriku..!!” Ujar dari permaisuri Fang tak mau kalah. Ia menatap selir Xia dengan tatapan sinisnya yang membuat selir Xia tertawa terbahak-bahak. Bukanya takut atau musuhan tapi memang sudah menjadi kebisaan mereka memperebutkan Qira..


“Sudah.. akukan memang anak kalian... dan pastinya memang masakanku tiada duanya. Akukan memang putri Zhu Qira Han yang hebat..” Ujar Qira sombong dengan dagu yang terangkat seperti biasa..


“Um.. sombngnya enggak hilang ternyata..” Ujar kaisar Long Wey membuat yang lain tertawa terbahak-bahak. Mereka tak bisa menahan ledak tawa dan bahagia saat ini barang seujung kuku sekalipun. sungguh, kebahagiaan mereka sudah berlipat ganda semenjak kedatangan Qira.


“Masakan kakak-ibu memang sangat enak. Sunguh, ini pertama kali aku merasakan masakan seenak ini..” Ujar Heqi dengan bahagianya memakan ayam bakar. “Apalagi ayam bakarnya.. ummmm aku mau makan ini setiap hari ya ibu-kakak..” Ujarnya bahagia. ia memang sangat bahagia ibunya ada disini.


"Jadi masakan ayah selama ini tidaknegitu hm?" Tanya Zauhan dengan alis terangkatnya. Ia menatap anaknya yang mengangguk polos dengan jujurnya membuat ia mendengus sebal. Tak bisa bebohong sedikit saja kah


Qira mengernyit begitu juga dengan yang lain. “Ibu-kakak? Kenapa seperti itu? Kenapa tidak ibu atau bunda saja. Tanpa ada kakaknya?” Tanya Qira dengan nada cemprengnya. Dia bahkan menaikkan satu alisnya. Bukan karena ia tak sayang Heqi tapi memang pada dasarnya suaranya cempreng dan kebiasannya.


Heqi meletakkan tulang ayamnya diatas piring lalu menggeleng.” Sudahku katakan. Ibu-kakak terlalu cantik menjadi ibuku. cocoknya jadi kakak atau istriku. Tapi ya mau bagaimana lagi, ibu-kakak ditakdirkan menjadi ibuku. Jadi sayang kalo aku panggil ibu. karena ibu-kakak masih sangat cantik dan muda.” Ujarnya bagaikan pemuda dewasa saja.


“Hey mana bisa begitu.. dia itu ibumu anak nakal.. apa yang kau bicarakan..!” Ketus Zauhan cemburu. Bagaimana bisa anaknya ini menginginkan istrinya menadi istrinya juga. Hallla, msih kecil saja sudah menjadi saingan, bagaimana ini?.

__ADS_1


“Yang dikatakan Heqi benar ayah.. jadi jangan marah, salahkan saja kenapa ibu-kakak sangat cantik.. kan kami jadi suka.. aku bahkan lupa dia ibuku..” Ujar Qeqe angkat bicara pada ayahnya.


“Apa dia bukan ibu kami sebenarnya he? Katakan sebenarnya ayah, apa ayah hanya takut jika kami merebutnya? Tenanglah, kita akan bicarakan ini baik-baik dan bicara dan bersaing secara sehat..” Lanjutnya dengan bahasa bagai raja saja. dan itu membuat Qira terkekeh, anaknya sudah besar.


“Haiss.. apa yang kau bicarakan Qeqe? Dari mana kau mempelajari hal itu?” tanyanya Zauhan jengkel, baru kali ini ia sejengkel ini pada anaknya.” Dan dia ibu kalian, ibu yang mengandung dan melahirkan kalian (Meskipun tak normal). Ayah tidak bohong dan lagi kenapa dia cantik. Kalian saja tampan, jika ibu kalian jelek pasti kalin juga jelek...!"


Lah benar juga...


" jadi hormati dia jadi ibu kalian dan berhenti berharap dia menjadi istri kalian, karena dia itu istri ayah. ISTRI AYAH INGAT..!!” ujarnya menekan kata terakhir membuat yang lain memutar bola mata malas. Ayahnya serakah dan pecemburu...


“Dasar cembruan.” Ketus dari Heqi membuat yang lain terkekeh. sedangkan Lingling masih makan dengan tenang sesekali menikmati wajah cantik Qira yang menurutnya tak biasa. Seperti ada banyak pesona yang mampu memikat siapapun supaya bisa menatapnya. Ia kagum akan ibunya sendiri.


Apa dia bisa secantik ibunya suatu saat nanti? Batinnta


“Kau mau nambah makannya Lingling?” Tanya Qira kepada anaknya. Dia sudah berkenalan pada anak-anaknya tadi, jadi dia sudah tau siapa nama lengkap mereka dan panggilan mereka. Dan betapa terkejutnya Qira dikalah tau jika anak-anaknya mengunakan marganya, dan Zahan biasa saja karena katanya ‘Han’ juga marganya. Jadi disatukan saja.


Lingling menggeleng.” Aku bisa ambil sendiri jika mau.. karena maskan ibu sangat lezat. Jadi sulit bagiku untuk memilih makanan mana yang ingin ku tambah.” Ujarnya dengan menggemaskan membuat Qira mengelus kepalanya. Qira lebih banyak tersenyum hari ini.


“Jadi bagaimana bisa kau kembali hidup Qiqi?” Tanya kaisar Long Wey yang sedari tadi penasaran. Dia tak bisa membendung rasa pensaranya lagi membuat ia menanyakan hal ini langsung pada Qira. sekarangkan lagi santay dan makan.


“Aku tak tau apa yang kau lewati sejujurnya. Tapi aku yakin semuanya yang terbaik.” Ujar Long Wey dengan lembut.” Tapi caritakan saja kenapa bisa kau hidup kembali dan datang ketengah tengah kita disini. Hanya itu saja.” Ujarnya. Jika dipandang dari balik orang ynag hidup dimuka bumi, siapa yang percaya jika mayat bisa hidup kembali? Itulah yang mereka pikirkan. Bagaimana bisa mayat hidup kembali, bahkan tubuh yang sudah dimakan angin?


Qira menatap Zauhan dengan tatapan lembut.” Semua berawal dari Zauhan membunuhku..” Ujar Qira membuat Zauhan terkejut sekaligus menatap Qira dnegan tatapan rasa bersalahnya. “ Aku kembali kedimensiku, dan itu memnag khusus permintaan maaf oleh keluargaku disana untukku.” Ujarnya jujur lalu menghela nafas.


“Andai kakak Kim tak merawat tubuhku dikalah itu. Pastinya aku tak akan mungkin berada disini bersama kalian, andai dulu tubuhku sudah dibakar karena kematianku. Pastinya aku tak akan datang diperperangan itu.” Ujarnya lagi dan itu semakin menyudutkan Zauhan. bolehkah Zauhan cemburu? Tapi semua yang dikatakan Qira benar. Ia terlalu sibuk berfikir Qira main belakang dan selingkuh padahal ia sendiri tau jika Qira mencintai orang lain bukan dirinya. Ia terlalu egois dikalah itu.


“Aku membuat perjanjian antara Dewa dan diriku. Aku boleh kembali diperperangan dengan satu syarat, membunuh dan memenangkan perperangan, dan jika aku tak mampu maka aku harus membasmi seluruh kaum ku Bluerose, dan menjadikan aku kaum Bloue rose terakhir. Tapi ketika aku harus menghanguskan kaumku, aku juga akan hangus dan harus meniggalkan anak-anakku bersama ayahnya.” Ujar Qira menatap anak-anaknya yang mulia menyimak. Anak-anaknya menatap Qira penuh haru.


Qira menahan senyum kelutnya. “Disana aku tak mati karena kesepakatanku aku bisa hidup kembali jika aku sudah mengabdi kepada langit selama tujuh belas tahun, dan akan bereingkarnasi kembali ditubuh orang lain, tapi ternyata ada yang mebuat kesepakatan pada salah satu dewa membuat aku kembali diberi pilihan.” Ujar Qira lagi sembari menatap Lingling penuh makna.


“kau menjadi pelayan? Kenapa?” Tanya Long Wey. Dia tak ikhlas anaknya menjadi pelayan orang. Ia tak mau Qira lelah dan capek.


Qira menatap ayahnya tersenyum.” Disana aku bisa memilih menjadi Dewi atau menjadi pelayan.” Ujarnya mengungkapkan kebenaran.” Tapi jika aku memilih menjadi dewi disana maka aku tak bisa lagi kembali kebumi dan bertemu dengan kalian dan anak-anakku, tak bisa memeluk kalian dan anak-anakku. Sedangkan keinginanku adalah ingin berada ditengah-tengah kalian semua. Jadilah aku menjadi pelayan, karena jika aku sudah mengabdi disana ku bisa kembali berengkarnasi ditahun berikutnya yang seharusnya sepuluh tahun lagi. “Ujarnya lagi menatap yang lain....

__ADS_1


“Kesepakatan apa yang kau lakukan sehinga kau bisa kembali kesini?” Tanya Zauhan dengan sedihnya. Qira sudah menjalankan hidup dnegan berat selama ini. demi orang sekitarnya dan kebahagiaan orang-orang sekitarnya.


Qira menatap Zauhan dengan tatapan sulit diartikan.” Itu rahasia...” Ujarnya terkekeh.” Semuanya rahasia anatara aku dan langit. Tapi yang terpenting sekarang aku berada ditengah-tengah kalian, meksipun aku harus membagi waktu dari langit dan bumi... jadi tak ada masalah selain aku dan kalian kembali bersama.” Ujarnya denga bahagia. senyumnya mengembang sempurna.


“Katakan satu kesepakatan kalian. Aku ingin tau..” Ujar Zauhan dengan keinginan tahunya. Ia takut kesepakatan itu mencekik kehidupan Qira.


Qira menghela nafas.” Itu kesepakaranku Zau. Dan kau tak akan mengerti, lagipula ini urusanku dengan langit. Dan pada intinya sekarang aku adalah penduduk langit bukan lagi bumi. Meksipun aku bisa bebas bertemu dengan kalian disini.” Ujarnya lagi.


Zauhan dan lainya menatap Qira dengan tatapan nanar begitu banyak pengorbanan Qira untuk mereka. Apakah Qira manusia berhati dewa? Dan itupun membuat anak-anak Qira menunduk sedih. Ternyata ibu mereka yang mereka anggap tak menyayangi mereka menjalani hidup penuh lika –liku hanya untuk memenuhi kebahagiaan mereka. Bertemu dengan mereka disini. Kenapa rasanya sesak sekali


..


Ditempat lain.. sosok yang sedang menatap langit, tatapannya sendu dan juga penuh keharuan, mencari bintang yang berkijar dan meneranginya. Ya.. saat ini sudah malam, sedangkan dia memilih menatap langit dibawah langit yang luas dan bintang yang bertaburan. Ia memejamkan matanya karena rasa sesak didadanya. Ia belum bisa melupakan titik dimana ia bisa melupakan sosok Qira.


Lalu ia merasakan dimana jeri lentik yang memegang lembut wajahnya membuat ia membuka matanya. Matanya menatap kesamping dan hal itu membuat ia merasakan jantungnya berdetak dua kali lebih cepat. “Qira..” Gumamnya dengan serak. Ia merasakan


.


.


.


.


Aku tu mau doble up. Tapi yaa gimana hehe...


.


.


.


Udah mau habis yaa..

__ADS_1


Nggak kerasa.. tinggal bonus kehidupan kakak Kim dan cerita bahagianya lagi. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa...


__ADS_2