
Sedangkan Lliang Lii dan Xian Lii juga tak kalah berutalnya. Ia menghancurkan semua tubuh Wouncu dan juga yang lainnya sampai pada mereka sudah tak kuat berdiri lalu terjatuh dengan lutut yang bersimpu. Mereka gagal melindungi Qira.
Qira merasakan jantungnya sakit. ilmu anginnya sudah hilang dibawah langit. Sekarang sudah tak ada lagi Qira yang kebal. Tubuhnya remuk saat ini membuat ia merasakan sakit sekujur tubuhnya. Lalu ia merakan pelukan hangat dari kakak Kim membuat ia menjatuhkan keningnya didada hangat itu. “Kak..” Gumamnya pelan... serak karena menahan sakit.
Kakak Kim menangkup pipi Qira yang sudah berumuran darah itu.” Ada apa Qira? Ayo kita obati lukamu..!!” Ujarnya gemetar membawa Qira berdiri dengan tangan yang sudah melemah. namun Tangan itu sudah tak dapat ia sentu, tubuh Qira seakan ingin menghilang. Sama seperti yang lainnya.
Semua kaum Bluerose sudah menjadi abuh, hanya tersisah Qira disana. Yang memang diberi waktu untuk berpamitan. Sesuai permintaannya pada dewa.
“Kak..” Qira menumpahkan keristalnya. “ Aku tau kak, kau mencintaiku. Tapi cintamu kepadaku hanya sebatas kakak kepada adik bukan kepada kekasih. “ Ujarnya pelan.” Kau merawatku karena dulu aku yang mengbatimu kan? Kak, jangan merasakan jika kau mencintaiku sebagai kekasih. Tapi cintamu hanya karena kau menganggapku adikmu, adik yang telah hilang dan adik yang sudah menyelamatimu..!!” Lanjut Qira lemah. Ia kembali merasakan lemah didadanya. “Aku mohon. Lupakan aku dan hidup bahagialah dengan perempuan lain, aku tak mau kau bersedih karenaku kak. Aku tak mau. aku mohon..!!” Ujarnya lirih membuat kakak Kim kembali memeluknya lembut. Air mata mereka jatuh karena tak kuat.
Lalu Qra melepaskan pelukan itu, dikalah ia melihat kaisar Zauhan yang memalingkan wajahnya dari Qira. Air matanya jauh dengan tangan yang terkepal. Ia gagal, seharusnya dulu ia tak membunuh Qira, seharusnya ia tak memisahkan mereka, dan sekarang ia menyesal. Sumpah demi langit dan bumi. Dia adalah manusia yang paling menyesal dimuka bumi ini. sunggu..!! ia mau mati saja rasanya.
Kenapa Qira belum mati juga? sebab ia diberi waktu lebih. Sedangkan dunia masih kelam bagaikan malam, kaum Bluerose sudah mati ditangan Qira. dan juga kakek Liu dan kakek Suke. Semuanya hangus tanpa sisah.
Leon dan Wolf? Mereka memukul tanah terus sedari tadi, sebab Qira akan kembali pergi. Lemas sudah jantung mereka. “Wolf.. Leon.. kemarilah. Apakah kalian tak mau mengucapkan saa8m perpisahan padaku?” Tanya Qira padanya membuat mereka berhamburan memeluk Qira.
“Kakak... ayah.. peluk aku..!!” Ujar Qira membuat semuanya memeluk Qira. terkecuali kaisar Zauhan. Zoulan. Kenzi? Ia tak mampu memeluk tubuh Qira. Jin Yu bahkan memeluk Qira dan kaisar Xng niga memeluk Qira sayang..
Zoulan? si raja iblis itu menangis mentapnya. Ia mendongak mentap langit karena malu. Masa raja iblis memangis?
Sudah hampir habis waktu Qira membuat tubuhnya hampir hilang dan hampir menjadi abu.
Saat itulah ia melepaskan pelukannya lalu menatap kaisar Zauhan.” Aku memiliki kenang kenangan.. kemarilah Zauhan..!!” Ujarnya lemah membuat kaisar Zauhan menatapnya penuh binar. Kaisar Zauhan mendekat dengan ingus yang naik turun. Meksipun ia raja,ia masih tetap ingusan jika menangis. Jangan salah. Jika tidak percaya, tanya saja dengan Lee Min Ho yag memerankan peran Raja diFilm terbarunya..
“ Ayo kita berobat..!!” Ujarnya pelan mengelus tangan Qira dengan lembut.” Maafkan aku..!!” Bibirnya bergetar dengan air mata yang menetes karena tak tahan. Jantungnya seakan diremas saat ini. karena semua yang terjadi sat ini karena dirinya. Menurutnya, padahal bukan.
__ADS_1
Qira mekepaskan genggaman itu lalu memegang perutnya. Setelahnya tiga cahaya berwarna biru keluar serentak dengan Qra yang meringis. “Lindungi mereka. Sebab aku meyakinkan mereka padamu Zauhan. mereka anakmu..!!” Ujar Qira tersenyum senang.
Rahang kaisar Zauhan jatuh saat ini juga. Ia emegang cahaya yang berbentu batu keristal itu, disana ada anaknya? Anaknya? dan isinya ada tiga? Bagaimana bisa? Ia kembali menangis histeris.
Termasik yang lainnya. Mereka menangis karena mendengar itu. Tangan Qira terulur mengelus pipi kaisar Zahan. “Jaga anak kita. dan aku mencintaimu Zauhan. aku mencintaimu..!!!” Ujarnya membuat kaisar Zauhan memeluknya erat. "Sampaikan pada mereka jika ibunya sangat menyayangi dan mencintai mereka...! Maaf karena tak bisa menjaga mereka."
“Dewa..!! jangan ambil Qira... biarkan dia ada disisiku. Biarkan dia..!! jangan ambil dia..!!!” Teriak kaisar Zauhan lentang bertepatan dengan Qira merasakan tenggorokannya kelu. Nafasnya hilang dengan ada rasa yang terasa dicabut dalam dirinya.
Semua bayangan ia kecil dianiaya oleh orang tuanya modern. Masa kecil Qira didunia kuno. Lalu bagaimana ia tertawa dan juga kaisar Zauhan yang mencintainya. kaisar Long Wey yang menjadi ayahnya. Kakak kim yang tulus. Semuanya terlalu manis untuk ia kenang dan ia ingat. Matanya terpejam disaat itu serentak dengan tubuhnya yang terkulai.
Dna disaat itu juga langit yang gelap mulai menjadi terang. Para pasukanpun bersimpuh untuk penghormatan. Mereka ikut menangis saat ini.
Tubuhnya Qira menghilang dari pelukan kaisar Zauhan. Tubuhnya mejadi abu sama seperti yang lainnya. Kaisar Zahan sekarang hanya memeluk angin saja. Air matanya jatuh dengan derasnya lalu berteriak bagaikan orang gila. Ia ditinggalkan dan Qira menyatakan cinta, meskipun ia tau jika Cinta yang Qira ucapkan itu bukan cinta yang sesungguhnya. Qira mengucapkan itu karena Qira ingin membuatnya bahagia. Qira tetap.mencintai kakak Kim.
Kaisar Long Wey juga menangis histeris. Keinginan membunuh kaisar Zauhan lenyap dibawah angin. Bagaimana bisa ia membunuh ayah dari cucunya. Tak mungkin ia biarkan cucunya hidup tanpa ayah, cukup tanpa ibu saja.
Kakak-kakak Qira pun diam sembari menatap cahaya ditangan kaisar Zauhan. anak dari Qira. bagaimana bisa Qira hamil? Mereka mengutuk diri karena tak becus menjaga Qira.
Kaisar Zauhan menatap ananya itu. “Ayah janji akan merawat kalian nak. Kalian adalah alasan kenapa ayah hidup saat ini..!!” Ujarnya gemetar lalu memeluk cahayayang tak berbentuk itu
Andai saja Qra tak memberikan cahaya yang berupa anaknya itu, sudah pasti ia akan bunuh diri. Ahkkk... Terimakasih Qira yang sudah memberi kenangan yang indah..
--TAMAT---
.
__ADS_1
.
.
Assalamu’alaikum semua..
dibaca dulu yaa....
Hoho..
Alhamdulillah novel PUTRI ZHU QIRA HAN selesai juga. Maaf ya jika tamatnya enggak sesuai yang kalian inginkan dan tak seindah yang kalian inginkan. Aku tau pasti banyak yang tak setuju akan kematian Qira. tapi mau bagaimana lagi? Ini yang terbaikkan?
Ucapan terimakasih buat semua para pembaca Qira. mulai dari awal sampai akhir... apa lagi yang selalu komen dan nyemangatin aku. Aku ngucapin terimakasih banget, bekat kalian aku bisa Tamatin cerita pertama aku disini dengan senang hati. 😊😊
Dicerita ini banyak banget yang aku kasih pelajaran. Sebenarnya karakter Qira memang aku buat sombong. Soalnya sudah banyak tentang gadis polos nan baik hoho. Mau cari sensasi lain saja hoho...
Disini juga aku banyak banget pengalaman menulis, mulai dari yang enggak tau mulai jadi banyak tau, mulai dari kometar orang lain buat aku paham jika komentar kita itu adalah alasan mood naik untuk menulis. Sakitnya dikeritik tapi membangun aku untuk kembali bangkit.
Cerita ini jauh dari kata baik dan jauh dari kata sempurna, tapi bersyukur karena masih ada yang mau baca dan bilang ini novel Favoritnya. Kalian bat aku semangat tauk..😘😘
Aku juga mau ngucapin mohon maaf ya kalo aku ada salah. Dan mungkin aku akan kasih ekstra part ya buat kalian, tergantung perminaan sii, kalo banyak yang minta aku kasih, kalo engak ya sapai sini saja.
Tentang Cerita baru? Aku mau bikin cerita baru, tapi enggak tau sii, ceritanya Squel dari PUTRI ZHU QIRA HAN, saja atau cerita dari ananya Qira? ah,, aku nggak tau deng.. tapi aku bakal kasih info looh dicerita ini. jadi jangan di UnFav dulu oke..
Sudah akh salam dari Qiranya. Wassalmualaikum....
__ADS_1