Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
penyambutan tamu 2


__ADS_3

.


.


.


Semua tamu menatap Qira dengan terkejut. Bahkan keluarga kerajaan menunduk malu akan hal itu. Kaisar adalah orang yang harus dihormati!. Bahkan titahnya bersifat mutlak, Dan Qira mengabaikan hal itu.


Kaisar Fang menatap Qira dengan terkejut. Ia mengerutkan alisnya.


'Apa yang harus ia lakukan?' Batinnya


"Ah maaf kaisar Fang. Putri saya sangat tidak sopan." Ucap Alexon menatap khawatir Kaisar Fang.


Qira tak mempedulikan mereka. Ia menatap orang orang yang turun dari kereta. ia sama sekali tak tau mana yang kaisar Iblis dan mana kaisar Dewa. Ia hanya mengamati sekitar sambil memakan makanannya.


"Qira kau harus menundukan kepalamu. Mereka adalah orang yang sangat dihormati." Ucap Juang Lii. ia menunduk sambil menarik lengan baju Qira.


"Mengapa aku harus tunduk? " Qira mengerutkan keningnya "Mengapa nama kerajaannya sangat aneh?" Tanyanya lagi.


Rombongan kaisar Iblis dan Kaisar Dewapun berjalan maju menatap kaisar kaisar yang berdiri kokoh di samping Qira. Seluru orang tunduk kecuali mereka. Yang menjadi perhatiannya adalah gadis kecil yang memeluk toples kue. Mulut kembung yang berisi makanan. Ia juga berbicara kepada pria yang lagi menunduk hormat yaitu Juang Lii. Saat Kaisar Alex mengangkatkan tangannya semua orang mendongak untuk berdiri normal.


'Siapa dia? ' Batinnya .


"Mereka memiliki sejarah. Mengapa kerajaan itu dinamakan kerajaan iblis, Karena kerajaan itu terkenal kejam akan semua hal, Semua perempuan disiksa disana. Mereka menganggap perempuan adalah manusia yang tak berguna. Tapi itu dulu! sebelum kaisar yang sekarang memimpin. Kerajaan itu sekarang memiliki peraturan yang jauh lebih manusiawi.


"Dan kerajaan dewa itu adalah kerajaan yang dulunya dipimpin oleh seorang kaisar yang tak dapat memiliki anak. Sehingga ia berdoa kepada dewa supaya bisa memiliki keturunan, dan doanya terkabulkan. Seluruh istri dan selirnya bisa mengandung. Ia memiliki 4putra dan 1putri. Tapi anak mereka harus tinggal dikerajaan Dewa selama dari berumur 5tahun sampai 15ahun. Anak anaknya sangat tampan dan cantik. mereka ada dihadapanmu." Jawab Juang Lii panjang kali lebar.


Qira mengalihkan pandangannya kepada orang orang dari kerajaan itu, mereka memang sangat tampan'


Kaisar dari kerajaan Iblis menatap Qira dengan tatapan tajam. Sebab Qira terang terangan menatapnya, meskipun sekarang semua orang sudah berdiri tapi tak satupun yang berani menatapnya setajam itu. Begitu pula Yang lainnya. Termasuk kaisar Dari Kerajaan Dewa.

__ADS_1


Qira menatap mereka datar. Sampai ia bisa merasakan niat membunuh yang sangat kuat dari sekitar tempat tersebut. Ia berhenti mengunya makanannya dan fokus pada sekitarnya.


Ternyata itu dari salah satu dari tamu. Qira menatap pria itu dengan intens. Pria yang menatap Qira terkejut. Faktanya tatapannya dibalas tatapan tajam. Ia belum pernah ditatap seberani itu oleh orang lain. Terlebih itu adalah perempuan.


"Terimakasih kaisar Xing dari kerajan Iblis dan kaisar Lixen dari kerajaan Dewa karena sudah menerima undangan kami." Kaisar berbicara keras dan lantang.


"Suatu kehormatan kami kaisar Yuan." Ucap kaisar Lixen dan kaisar Xing.


"Silakan duduklah. kalian pasti sangat lelah." Ucap kaisar Alex. Semua kaisar berjalan Menuju kursi yang sudah disediakan, Begitu juga dengan yang lain. Sedangkan Qira, Guang lii dan Juang Lii memilih duduk didekat putra mahkota.


"Dimana putri putrimu Yuan? " Tanya kaisar Xing. Ia sebenarnya penasaran kepada Qira. Apa lagi dengan penampilannya. Ia bahkan berani berdiri disamping kaisar Fang dan juga kaisar Alex. Apa ia putri dari salah satu mereka? Tapi pakaiannya?.


"Putri putriku sedang sakit. Jadi tak bisa menyambut kalian. Hanya putriku Zhu Qira yang bisa hadir." Ucapnya sedih.


"Putri Zhu Qira? Aku baru tau jika kau memiliki putri yang bernama itu." Kaisar mengerutkan alisnya menatap kaisar Alex. selama ia mengunjung kerajaan Langit ia sama sekali tak tau ada putri selain Liang dang Ken.


"Dia memang tak pernah aku perkenalkan dan hadir dalam acara kerajaan."


Tab...


"Hey! kau menghabiskan kue ku." Teriak Qira sambil menepuk punggung tangan Juang Lii. Ia tak menyadari jika ternyata teriakannya menyita perhatian.


"Aku hanya makan sedikit. Gege Lii yang menghabisinya." Ucap Juang Lii sambil mengelus punggung tangannya.


"Kenapa aku? " Tanya Guang Lii. Mulutnya penuh dengan kue.


"Lihatlah Qira. Mulutnya penuh dengan kue mu." Juang Lii menunjukan pipi Guang Lii.


Gleb...


Guang Lii menelan paksa kue yang masih belim hancur sepenuhnya dimulutnya. Ia tersenyum dengan Qira yang menapilkan giginya. Giginya penuh dengan Coklat.

__ADS_1


"Fhuuuu. Ahahhahah. Lihatlah Gege Lii. bahkan gigimu penuh dengan Coklat." Juang Lii tertawa terbahak bahak. Qira pun ikut tertawa melihat hal itu.


"Guang Lii kau sunggu mengemaskan." Ucap Qira. Ia mecubit pipi Guang Lii dengan tangan kecilnya dan sedikit menggoyangkannya.


"Oh ayolah. Aku juga ingin kau cubit seperti itu." Ucap Juang Lii manja. Ia cemburu melihat Qira berlaku kasih pada kakaknya.


"Auuuu. mengapa kau mencubitku begitu keras. " Teriak Juang Lii. Qira mencubit Pipi nya dengan sedikit lebih keras dari Guang Lii.


"Kau sungguh menggemaskan saat cemburu. Ternyata aku punya dua kakak yang sangat pencemburu." Ucap Qira. Guang Lii dan Juang Lii yang di sebut kakak menjadi bahagia. Bukankah itu pertanda jika Qira sudah ingin menerima mereka.


Berbeda halnya dengan putra mahkota Xian. ia menatap hal itu dengan cemburu sekaligus sedih. Ia kakak kandungnya tapi ia sama sekali tak sedekat itu.


"Ehmmmm. Bisakah kalian diam. Lihatlah semua orang menatap kalian." Ucapnya sedikit serak.


Qira berali menatapnya. tatapannya menjadi dingin. Ia memandang sekitar, memang benar ternyata. Bahkan kaisar dari tetangga juga menyaksikan mereka.


"Kau sungguh beruntung memiliki anak yang penuh kasih kaisar Yuan." Ucap kaisar Lexen.


"Apa dia putri Zhu yang kau sebut tadi?" Tanya kaisar Xing.


"Kalian semua benar. Mereka anak anakku, Aku juga sangat bahagia akan hal itu." ada senyum getir dibibirnya. Ia menatap Qira dan kakak kakaknya yang bermain tak memandang tempat.


'kapan kau akan membuka hatimu untukku Qira? ' Batinnya. Ia sangat berasa bersalah kepada Qira. Ia sungguh ayah yang buruk.


"Apa kami mengganggu kalian?. oh ayolah kami tak bermaksud." Ucap Juang Lii menatap Putra mahkota.


"Kalian sudah besar. Bersikaplah dengan sopan." Ucap putra mahkota dingin.


"Sudahlah Juang Lii." Ucap Guang Lii.


Putra mahkota menatap mereka dingin. Ia sama sekali tak suka melihat mereka akrab. Jika kalian bertanya dimana Zian dan Zain. mereka berada disamping ibunya selir Dong.

__ADS_1


"Kaisar Awan telah tiba." Teriak kasim menggema...


__ADS_2