
Dengan tatapan tajam Qira. Aura pemimpin bertebar seakaan mengikuti Qira membela Jalan menuju kerajaan langit...
Butuh waktu sekitar 2jam dia sampai di kerajaan langit.
Tab...
Ia melompat dari kudanya dan berjalan menuju gerbang besar didepannya. Gerbang itu dijaga dua pengawal menggunakan baju merah prajurit khas Kerajaan langit. yaitu merah berpaduan hitam.
"Maaf nona ada keperluan apa anda kemari? " Tanya prajurit A itu melihat Qira yang ingin masuk. Mereka menghalang dengan tombak di hadapan Qira.
Qira yang saat itu dengan gaya biasa hanya. menggunakan baju Hitam bersulam emas berbentuk bunga ceri( hadia dari kaisar Awan) serta rambut yang di cepol atas tanpa perhiasan.
"Saya ingin bertemu dengan kaisar kalian! " Ucap datar Qira, masih dengan emosi yang mendidih tapi terpaksa ia tahan. Ia takut Shu Jin yang menjadi imbasnya.
"Memangnya kau siapa? sampai sampai mau bertemu dengan kaisar... " Ejeknya.
"Beri jalan atau mati! " Ucap Qira dingin.
"Hey! gadis kecil kau mau mengancam kami!, " Jawab Prajurit B yang satunya lagi.
Srabb..
Dengan lincah Qira bergerak dam mencekik salah satu prajurit itu dan mengangkatnya...
"Lepaskan temanku..!"
Arghh.... To to tolong...! " Ucap prajurit A yang di cekik dengan susah payah.
"Beri jalan atau mati! " Ucap Qira lagi.
Prajurit yang melihat temannya dicekik mengeluarkan pedangnya dan menyerang Qira.
Srab......
Pedang itu menyerang Qira. Tapi Qira lebih dulu membalikkan prajurit A yang dicekik nya kedapannya, Ia jadikan perisai diri.
Dug...
Kepala prajurit A itu menggelinding dibawa kaki prajurit B.
Prajurit B yang melihat itu ketakutan, Dengan mata marah yang membara ia menyerang Qira, tak sempat ia menyerang....
Slab...
Belati Qira sudah tertancap tepat didadanya...
Dengan tatapan tajam, Wajah datar, Aura yang ia bawah bagai dewi kematian bercampur pemimpin..
Tab..
Tab..
Tab...
__ADS_1
Ia berjalan menuju ke Aula istana, tapi ia sudah di kepung ratusan prajurit yang menodong nya dengan pedang, wajah Qira sama sekali tak berubah, Jika ia ingin mengalahkannya, Ia pasti dengan mudah Melakukannya. Tapi dia tak ingin melukai banyak orang yang sama sekali tak bersalah.
"Siapa kamu!? " Tanya salah satu prajurit.
Penyusup...
Penyusup...
Teriakan dimana mana di Kerajaan langit.
"Saya ingin bertemu dengan raja kalian! " Ucap tegas Qira.
"Ada keperluan apa kau sampai ingin bertemu dengan raja kami?. Memangnya kau siapa?. " Ujarnya.
"Saya tak punya banyak waktu dengan kalian.!. Panggil saja raja kalian, Bilang ada orang yang ia undang untuk menemuinya..." ujar Qira.
Aula Kerajaan....
Diaula kerajaan sedang mengadakan rapat mengenai kerajaan langit. Semua mentri dan jendral berada dalam acara itu. Tapi tiba tiba rapat itu dikacau oleh prajurit.
"Lancang!. Zhen sudah bilang bahwa rapat ini tidak bisa diganggu,!" Tegas kaisar langit.
"Aa ampun yaa yang mulia, ta tapi diluar ada yang ingin bertemu anda, dia bilang bahwa anda mengundangnya! " Jawabnya ter bata batanya.
"Siapa yang berani bikin keributan di kerajaan!. Zhen tidak ada mengundang siapapun! " Ujarnya tegas.
"Sebaiknya kita tunda dulu rapat ini yang mulia, kita juga belum memulai rapat..." Sahut salah satu mentri.
Kaisar yang memimpin seluru orang yang ada di aula untuk keluar. mereka ingin melihat siapa yang berani mengacau.
****
Seorang pemuda berjalan dengan tegap, baju emas berkibar menuju ke arah Qira yang masih dikepung prajurit, berita ia memasuki istana sudah menyebar disetiap sudut ruangan Kerajaan...
"Siapa kamu?. Ada perlu apa kamu di sini?" Tanyanya.
Entah mengapa, Qira melihat pemuda ini, darahnya seakan akan mendidih tapi bercampur dengan kesedihan, ia menahan itu semua dengan memberi ekapresi datarnya dan berucap. " Saya ingin bertemu dengan ALEXON Lii YUAN!..!" Ucap Qira dengan lantang, Suara itu masuk di telinga Kaisar yang sekarang sudah berada dibelakang pemuda tadi.
"Lancang kau!. Beraninya memanggil nama Kaisar seperti itu. prajurit bunuh dia! " Ucap pemuda itu marah.
'*Ma*ta biru? apa dia Zhu Qira anak ku?. apa dia benar benar masih hidup? tapi Mengapa dia tidak mirip seperti dulu? bagian tubuhnya tak ada yang patah?. Apa aku ditipu oleh pembunuh bayaran itu? " Batin kaisar.
Hiyaaa........ mereka menyerang Qira tapi
"Tunggu....! " Teriak Kaisar menghentikan prajurit.
Semua orang menatap kaisar dan menunduk hormat. "Hormat kepada ayahanda, tapi dia sudah kurang ajar! " Ucap pemuda itu. Pemuda itu adalah putra mahkota kerajaan langit, Yaa diaa adalah kakak kandung Zhu Qira han bernama Xian Lii Yuan.
"Siapa kau?. Mengapa kau mengacau Kerajaanku? " Tanya kaisar tegas mencoba menutupi keterkejutannya..
"Saya? Anda lupa?".
"Hennn" Qira mengangkat sudut bibir kirinya membentuk senyum sinis " Dimana mommy? " Lanjut Qira lantang.
__ADS_1
"Zhen tak. mengenalmu!. Dan siapa itu mommy..? " Tanya kaisar.
"Dimana Shu Jin....! " Teriak Qira tegas.
dug....
Jantung kaisar seperti di gebuk ribuan orang mendengarnya.
'iyaa. Dia pasti Qira!. Mata baru itu hanya milik mendiang istriku. dan anakku! tidak ada yang lain' Batin kaisar.
"Dimana Sopan santunmu terhadap Ayahmu....! " Teriak kaisar marah karena Qira tak menghormati nya.
Putra mahkota mendengar itu tak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya. Bahkan seluru perdana mentri bertanya tanya.
'siapa gadis ini?, apa kaisar berselingku? ' Batin mereka.
"Siapa dia ayah.?" Tanya Xian lii heran.
"Dia adikmu Zhu Qira Han! " Jawab Kaisar datar.
lagi lagi putra mahkota tak bisa berkata kata lagi. Ia juga sangat membenci adiknya itu! karna Qira ia kehilangan Ibunya dan menjadi orang yang kurang kasih sayang, ia selalu diam ketika Qira dipukul, Dibully, bahkan disiksa oleh saudara saudaranya dan ibu tirinya, bahkan ia juga membuly dan menyiksa Qira.
Jika Qira memengingat itu Semua, jangankan melihat muka orang orang krajaan Langit. Menyebut namanya saja membuat ia ingin membumi hangus kerajaan ini. Tapi lagi lagi dia bukan orang yang tega!, Dia bukan orang jahat!.
"Ayah....?! " Tanya Qira sambil tertawa terbahak bahak " Hahahhahaha Ayah? " Ujar Qira tersenyum sinis
kaisar melihat tawa itu bisa melihat Amarah, sedih bercampur menjadi satu ' apakah tak ada cinta? rindu? atau sayang? ' Fikir kaisar
"Dalam mimpimu saja aku tak akan Menganggapmu ayah..!" Teriak Qira
Dur....
Entah mengapa Kaisar seperti disambar petir siang bolong...
"Dimana ShuJin Cepat katakan!. Kau harus tau!. Bahkan kakiku tak sudi mengijakkan kaki di kerajaan ini!..." teriak Qira menggema.
"Lancang!, Cepat tangkap dia" Ujar kasim yang ada di belakang kaisar menatap Qira marah.
Qira yang di tangkap hanya diam. Dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Ayahnya.
Tapi ternyata ayahnya hanya melihat saja, Putra mahkota hanya memberi ekspresi datar.
"Cambuk dia Seratus kali cepat....! " Ucap kasim itu tegas.
Clabb....
Cambuk itu melayang ke arah Qira, tapi hanya mendarat di udara dan di tangkap Qira. Dengan mudah Qira mengambil Cambuk itu dengan Sekali hentakan.
"Saya kesini untuk menjemput orangku!. bukan berurusan dengan kalian! " Ucap Qira dingin.
"Lancang. cepat masukan dia dalam penjara bawah tanah! " Sahut Putra mahkot marah. Wajahnya merah menahan Amara yang memuncak.
"Tunggu! ".
__ADS_1