
Para pasuan lima kerajaan ditambah kerajaan Barat kalah talak membuat Qira mengerang. Saat ini Qira dapat meihat jika yang bertahan hanyalah para pasukan Iblis dan juga setengah dari pasukan sebelumnya. Sedangkan yang lain jua cukup kualahan.
Perdana mentri Wouncu cukup kuat, namun jika dibandingkan oleh kakak Kim, kakak nKim cukup kuat membat ia kalah, sedangkan yang lainya cukup keteteran. Sebab kemampuan manusia bermata biru memang diluar kendali, dapat membaca fikiran lawan, bisa merasakan dan mampu membaca gerakan orang lain.. ahhkk, diibaratkan ujian namun sudah diberi contekan, ya tinggal jawab. Seperti itulah mereka saat ini.
Namun saat ini Qira cukup kualahan melawan Xavier, meskipun tangan Xavier satunya lumpuh, namun kekuatanya cukup kuat, bahkan sangat kuat membuat Qira yang tak bertenaga menjadi semakin tak berdaya.
Slap... tangan Qira terkena tebasan dari pedangnya membuat ia menatap Qira dengan seringaian.
Qira menajamkan matanya menatap Xavier. Namun dengan cepat Xavier menghentakkan kakinya lalu membuat kobaran api mengelilingi Qira dan menampar Qira. qira dengan cepat melakukan gerak membuat lingkaran angin, namun karena tenaganya yang sudah terkuras membuat anginnya lemah.
Brus.... apinya Xavier terpadam saat kaisar Zauhan menghempaskan pedangnya, dan itu membuat Qira selamat. Ia mampu membuat api itu terbela. Bagaimana bisa? Tentu bisa, kan dinovel haha..
“Kau tak apa Qira?” Tanya kaisar Zauhan khawatir lalu mendekati Qira ia menatap luka tangan Qira ngeri, saat ia ingin menyentu, tangan Qira terlebih dahulu menepisnya. Hatinya getir, merasakan jika Qira membencinya. Padahal bukan karena Qira benci. Tapi karena Qira tak mau kaisar Zauhan terluka karena darahnya.
.
Darahnya?
Aha...!! Qira punya ide cemerlang. “ Apa yang kau lakukan Qira?” Tanaya kaisar Zauhan terkejut dikalah Qira menaruh pedangnya dilengan yang berdarah. Lalu menatap Xavier tajam.
__ADS_1
“Ouch.. kaisar yang malang, mencintai gadis ini, tapi cintanya bertepuk sebelah tangan.” Xavier menyeringai dihadapannya kaisar Zauhan yang menatapnya elang.” Dan kau. Gadis cobdoh. Masih mau bersama dia, padahal dia egois, apa kau masih mau dengannya? Dia sudah membunuhmu..!!” Ia mencoba menjadi kompor didua manusia berbeda jenis itu.
Qira memutar bola mata malas. “ Munafik... seharusnya kamu malu, menjelekkan orang lain, padahal dirimu jauh lebih jelek, cihh, dasar, manusia tak tau diri..” Ujarnya sinis.
Xavier mengepalkang tangnnya. Sepertinya sudah tak ada waktu bermain. Ia mulai mendekati Qira dengan pedangnya. Ia menerang Qira dan kaisar Zauhan secara bersamaan. Qira tak keberatan dan kaisar Zauhan merasa senang.
Mereka seimbang. Namun karena kaisar Zauhan kuat dan Xavier licik, membuat kaisar Zauhan kalah juga, sebab Xavier mengeluarkan racun dibalik bajunya lalu menebarnya dengan ilmu anginnya. Untunglah itu racun yang membuat seseorang hanya lumpuh dua jam, bukan racun membunuh sebenarnya. Kenapa Xavier menabur bubuk itu? Sebab ia mau membunuh dengan tanganya sendiri, bukan dengan bubuk itu. Namun sayangnya Qira tak bisa dikendalikan oleh bubuk itu, jangankan racun. Qira sebenarnya adalah manusia beracun, atau bisa dibilang racun berjalan, bagaimana bisa? Bisa dong, kalian sudah baca dicapter sebelumnya bukan? Ahhkk. Baru kali ini Qira berterimakasih pada selir Mei yang dulu sering meracuninya, ternyata berguna saat ia sudah besar seperti sekarang.
Bugh...
Bahu Qira diterjang oleh Xavier membuat Qra terduduk disisi kaisar Zauhan yang sudah melumpuh. Bukan hanya kaisar Zauhan, tapi juga pada seluruh pasukannya, termasuk Zp
“Ada apa dengan tubuh kita..!!!” Teriak kaisar Xing karena tubuhynya mendadak tak mampu digerakkan.
“Hahaha.... berhenti..!!” Teriak Xavier membuat pasukannya berhenti untuk membunuh pasukan Qira. mereka tertawa sinis dikalah semuanya mendadak menjadi lumpuh. apakah mereka akan mati?
Qira menatap mereka nanar. “Kau lihat Qira... Kematian mereka berada ditanganku. Jadi apa pendapatmu.. kaumku..” Ia menekan kata ‘kaumku; Benarkan jika Qira kaum bluerose? mata biru? Xavier meneringai dla melihat Qira yang sudah menatap seluruh orang. “Aku memiliki pilihan untukmu., karena kau kaumku. Kau bisa hidup lebih lama lagi, tapi kau harus memihak kepada kami. tapi jika kau masih didalam pihak mereka, maka kau juga akan mati bersama merea. pilihan ditanganmu..!!” Ujarnya membuat semua orang mematung.
Qira menatap semua orang disana.”Semakin lama kau berfikir, semakin rusak sistem tubuh mereka, sebab itu racun pecair tukang..” Ia terkekeh membuat Qira menatanya kesal. Xavier tak tau saja jika Qira tak lumpuh, ia tak tau jika Qira ta mempan dngan racun.
__ADS_1
“Qira... jangan.. jangan mendengarkan dia,,, dia itu licik, aku tau kau adalah perempuan yang paling baik diantara perempuan lainnya..” Ujar Wolf lemah menatap Qira. tubuh mereka sudah terdampar ditanah dengan sakit disekujur tubuh.
“Apa yang aku dapatkan jika aku berada dikaummu..!!” Pancing Qira membuat mereka semua terkejut.Apakah Qira tertarik dengan tawaran jahat itu?
“Qira...!!!” Suara Zoulan membentak membuat mereka semua menjadi bungkam.
Xavier mendekati Qoira yang sedari tadi disamping kaisar Zauhan. “Kau bisa menjadi tangan kananku. Kau kuat dan kau sangat cocok dikaum ku. Aku yakin jika kau akan menjadi perempuan terhebat didunia ini. “Ujarnya manis.” Tapi sepertinya aku memiliki satu pilhan lagi untukmu, yaitu... Mati..!!” Ia berkedip polos membuat mereka mengernyit bingung.
“Maksudmu?” Tanya Qira tenang.
Xavier tersenyum jahat.” Kau mati. Maka mereka hidup kembali. Bagaimana?” Tanyanya. pilihannya adalah jika Qira ingin semua orang hidup, maka Qira yang harus mati.
“Tidak Qiqi.. jangan..!!!” Teriak kaisar Zauhan dan lainya.” Nakk. Jangan... jangan mati lagi..!!” Mata Qira melirik kaisar Alexon yang berbicara lirih. sedangkankaisar Long Wey memilih menggeleng saja.
“Aku tau Qiqi. Kau bisa memilih yang tebaik. Aku mempercayaimu..” Inilah yang Qira suka dengan kakak Kim. Ia tau jika kakak Kim sangat tak ingin ia mati, tapi ia adalah orang pertama mendukung pilihannya, kakak Kim itu diibaratkan air ditubuh Qira. Qira api dan kakak Kim air, ia memadamkan kobarannya dan Qira mampu membuar air itu hangat. Mereka saling melengkapi.
“Kau gila Kim..!!” Bentak Leon membuat kakak Kim sendu.” Jika Qira mati, maka aku juga akan mati dan kami masih akan tetap bersama..!!” Ujarnya sedih didalam hati, namun itu mampu dibaca oleh Qira yang bisa membaca pikirannya.
Qira mendadak berdiri, dan itu mampu membuat Xavier terkejut. Ia kira Qira lumpuh.” Aku memilih berada dipihakmu.. aku tak mau mati konyol hanya untuk orang lain, aku masih mau hidup bahagia..!!” Ujarnya lantang tanpa keraguan, isi kepalanya kosong saat ini, tak ada yang tau isi kepalanya termasuk Xavier. Sedangkan Qira mampu membaca isi kepala Xavier..
__ADS_1
Semuanya tercengang. Terkejut akan ucapan Qira, mereka tak menyangkah akan pilihan Qira. apakah Qira sudah jahat?