Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Anak panah dari siapa?


__ADS_3

Qira memamerkan surat itu didepan burung itu. Lalu berjongkok.“Aku ingin kau mengantar suratku. Ah, kau ajak temanmu satu lagi ya. Nanti aku akan memberimu daging yang banyak, bagaimana?” Tawar Qira.


“Kau tak membohongikukan?”


“Tidak. Aku menepati janjiku.” Jawab Qira.


Elang itu kembali terbang, sontak bokong Qira terangkat. “Clakkkk...” suara elang itu memekakkan telinganya. Beberapa menit kemudian datang satu burung elang yang sebesarnya. Ia kembali turun didepan Qira.


senyum Qira mengembang indah. Ia mengikatkan suratnya dikaki elang didepannya. Masing-masng satu di kaki kanan mereka. “Kau antarkan surat ini kekerajaan awan. Dan kau kekerajaan langit. “ Bisik Qira ditelinga Elang itu.


“Baiklah. Tapi kau berjanji bukan?” Tannya elang yang Pertama.


Qira tersenyum. “Kalian tenang saja. Kalian nanti tunggu disana sebentar, aku ingin surat itu dibalas, kalian harus menunggu surat itu ada balasannya. Dan jika ada yang mengikuti kalian, kalian harus lari,” Jelas Qira.


Elang itu mengepakkan sayapnya. “Baik. Kami pergi.” Ucapnya angkuh.


“Hati-hati.” Teriak Qia. Qira mengambil pisau dari balik hanfunya. Benar dugaannya, ada yang mengincar burungnya. Ia sudah memprediksi jika ia dilepas bukan berarti bebas.


Cling...


Suara anak panah itu terbentur oleh pisau Qira.


Qira melempar pisau itu sekuat tenaga, untunglah pisau itu tepat sampai saat panah itu hampir membunuh elang pembawa suratnya. Panah dan pisau itu jatuh ketanah, jatuh didepan Qira tepatnya. Dengan gerak santai Qira mendekat dan mengambil panah itu.


Ia melempar anak panah itu kesumbernya. Cap... panah itu mengenai ranting pohon. “Aku tak menyukai seorang pecundang. “ Teriak Qira lantang. Ia berbalik untuk pergi dari sana.


Orang yang menggunkan panah itu sudah pergi bagaikan angin. Seketika pula Qira mengejarnya secepat angin.


Slap...


1jam


2jam


Qira dan seseorang itu sudah berlari jauh sampai kesebuah hutan. Qira sudah bisa menggenggam tangan kokoh seseorang itu. Dengan cepat Qira menariknya.

__ADS_1


Seseorang itu menggunakan cadar hitam. Mata Qira menyipit menatap orang tersebut, belum sempat ia mengenalinya, seseorang itu menyerang Qira. Qira berputar untuk menghindar.


Tidak sampai disana, seseorang itu menyerang Qira bertubi-tubi. Setelah tak dapat melukai Qira, ia menyerang Qira dengan pedang disamping pinggangnya.


Slap..


Slap..


Dengan lihai Qira menghindar. Qira saat ini masih menggunkaan hanfu permaisuri, membuatnya sedikit tak leluasa. Tepat saat pedang itu meruncing didagu Qira. Senyum tipis Qira mengebang. Tangan kanannya bergerak mengeluarkan ilmu anginnya.


Bugh..


Seseorang itu menabrak pohon. Ahkk... teriakannya menggemah dihutan itu. Dapat Qira ketahui jika dia adalah seorang pria. Tidak sampai disitu, Qira juga mengayunkan tangannya mengeluarkan ilmu apinya dicadar pria itu.


Blarr...


Ah... teriakan pria itu menggema lagi. Tapi teriakan ini bisa dikatakan teriakan kaget. Saat itu juga ia menarik paksa cadar itu untuk terkepas, kurang dari satu detik saja cadar itu tak dibuka, maka bisa dipastikan jika wajahnya akan tercium api buatan Qira.


Qira tersenyum tipis. Dapat ia pandang, jika pria itu adalah adik kaisar Zauhan. Meskipun Qira tak tau, tapi pria ini adalah pria yang juga ada didereten kerajaan. Sebenarnya Qira tak tau berapa saudara kaisar Zauhan, tapi yang lebih ia pertanyakan. Apakah ayah dan ibu mereka tak merindukan mereka? Mengapa mereka memilih tinggal jauh dari anak-anaknya? Bukankah setiap orang tua mau hidup dengan ana-anaknya dimasa tua?


Pria itu menatap Qira terkejut. Sepertinya ilmu angin yang Qira gunakan terlalu besar, sehingga menyebabkan pria itu memuntahkan darah. Ada jejak darah diwajahnya. “Siapa kau sebenarnya. Kau bukan Ming Zu...!” Teriaknya.


Qira mendekati pria itu. “Kapan aku mengatakan namaku Ming Zu?” Tanya Qira angkuh.


“Saat sayimbara.!”


Qira tersenyum sinis. “Sepertinya telingamu sudah sangat kotor. Apakah mulutku berucap namaku Ming Zu? Kalian saja yang tak bertanaya kepadaku.”


Pria itu bangkit. Ia memegang pinggangnya yang sangat sakit karena terkenah pohon. Jantungnya masih bergoyang hebo akibat api yang hampir menyerag wajah tampannya. “Apa tujuanmu?” Tannyanya.


“Tujuanku itu tak ada huubungannya kepada kalian. aku hanya mencari kebahagian, tapi kalian culik aku keneraka ini.” Ucap Qira benci. Ia berjalan meninggalkan Pria itu.


“Tu tungguu...” Teriaknya. Ia mengikuti jalan Qira.


Qira berhenti tanpa berbalik. “Apa kau masih ingin mengajakku bertarung?” Tanya Qira. Pria ini bukanlah tandingan Qira, menggunakan pedang saja ia tak mampu.

__ADS_1


“Ti tidak. Siapa namamu?” Tannyanya gugup.


Qira sama sekali tak menjawab, ia memilih bejalan mendahului pria itu. “Namaku Wexyi. Kua bisa memanggilku pangeran Wex.”Ucapnya mengenalkan diri.


Qira mendengarkannya, tapi ia sma sekali tak berhenti dari jalannya. Pangeran Wex pergi mengambil pedang dan panahnya yang masih tergeletak ditanah, buru-bur ia mencari Qira. “Tunggu aku....” Teriaknya lagi.


Pangeran Wex berlari mengikuti Qira yang sudah sedikit jauh. Qira mendesah dan berhenti.


“Akhirnya kau mau menungguku.” Ucap pangeran Wex saat ia sudah berada dijajaran Qira. Qira menatap pangeran Wex tajam.” Ini dimana? Tunjukan jalan pulang.” Ucap Qira.


Dia kesinikan memang mengejar pangeran Wex, ia bahkan terkalu pokus sehingga tak melihat arah jalan yang ia tempu. Ia juga belum pernah melewati jalan ini sebelumnya.


HALLO PARA PEBACA QIRA. SINI AUTHOR JAWAB PERTANYAAN YANG SEDIKIT BUMING DARI NOVEL INI YA HEHE.


READER : KAK MAKSUD KAKAK QIRA KUMAL NAMUN MASIH CANTIK ITU KAYAK GIMANA? TERUS BAGAIMANA IA BISA CANTIK KALO KUMAL? MENGAPA KAISAR ZAUHAN BILANG KALO QIRA ITU AURAHNYA BEDAH, BAJUNYA, GERAKNYA DAN JALANNYA BAGIKAN BANGSAWAN, KAN QIRANYA KUMAL.


QIRA : DASAR AUTHOR NGGAK ADA AKHLAK...


AUTRHOR: HEHE, GINI SEMUA. MAKSUD AUTHOR ITU GINI.QIRA ITU KAN DALAM PERJALANAN YANG ABAB SEBELUMNYA, ALASANNYA MEMANG ADA. MULAI DARI NGGAK BISA MANDI AIR LAUT, NGGAK KETEMU SUNGAI. KARENA ITU IA NGGAK MANDI BEBERAPA HARI. DAN KETIKA IA SUDAH SAMPAI DIKERAJAAN INI KAN MEREKA SUDAH MENDAPATKAN PENGINAPAN, PASTI DONG QIRA MANDI,


NAH KALO KAISAR BERKATA JIKA QIRA ITU KUMAL, KARENA MEMANG PERTEMUANNYA dengan QIRA AWALNYA KAN MEMANG QIRA BARU SAMPAI DIKERAJAAN BARAT, PASTILAH IA SEDIKIT KUMAL ATAU NGGAK TERLALU BERSIH, KARENA BAJU YANG IA GUNAKAN ITU, BAJU YANG IA BAWA DALAM PERJALANAN ITU LO...



KALO NANYA, EMANG QIRANYA NGGAK KUMAL LAGI? KALIAN INGAT NGGAK KALO QIRA SUDAH BELI BAJU DI FESTIVAL, KAN DISANA KAKAK SUDAH JELASKAN JIKA QIRA MEMAKAI BAJU BARU DIKERAJAAN BARAT. DIA JUGA PASTINYA MANDI, KALIAN INGAT BAB TRAGEDI ‘TANDA KISS WOLF?’ LAGIAN JUGA MAKSUDNYA AURAH QIRA ITU BERBEDA. MESKIPUN QIRA SEPERTI ITU, TAPI AURAH BANGSAWAN YANG QIRA BAWAH ITU SANGAT KENTAL. KALIAN TAU ARTIS CANTIK? MESKIPUN DIA PAKEK BAJU MURAH SEKALIPUN BAKAL TETAP CANTIK BUKAN? SEPERTI ITU JUGA QIRA.


MESKIPUN QIRA PAKEK BAJU YANG MURAH SEKALIPUN, GAYA SEPERTI PRIA SEKALIPUN. TAPI AURAH DAN WAJAHNYA TAK BISA DIBOHONGI JIKA DIA ORANG BUKAN SEMBARANGAN. DITAMBAH ILMU QIRA DAN CARA QIRA BERBICARA, BERJALAN. ITU SANGAT TEGAS DAN MENCERMINKAN PEMIMPIN. Gitu maksudnya....


...


ITU AJA DARI AUTHOR. JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN TERUS NYA.


MAAF KARENA TELAT POST, SOALNYA AUTHOR MEMANG LAGI BANYAK BANGET TUGAS. MAAF BANGET YA KALO BAB INI RADA NGGAK BAGUS ATAU NGGAK MENARIK. JUJUR SAJA OTAK AUTHOR RADA NGGAK BISA JALAN AKIBAT TABRAKAN SAMA TUGAS WKWK.


TINGGALIN JEJAK OKE...

__ADS_1


__ADS_2