Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
putra mahkota kerajaan langit


__ADS_3

“Apa kau sedang mengkhawatirkanku?” Qira menggoda pria itu. Ia sedikit kesal karena pria didepannya memberi perhatian dengan wajah datar. ‘Itu sama sekali tak cocok!’


“Apa kau kurang perhatian?”Tanyanya lagi.


Qir berdecak sebal mendengar itu. Ia melepaskan jubah pria itu dan memberikannya kepada pria itu “Aku tak membutuhkan perhatian. Ambillah.” Ucap Qira. Ia melangkahkan kakinya ntuk meninggalkan pria yang menyebalkan itu. Tapi tangannya dicekal oleh pria itu, membuat Qira berbalik dan menabrak dada bidang laki laki itu.


‘Ternyata tragedi ini memang nyata. Bukan hanya ada diFTV ’ Batin Qira. Ia menatap mata Pria itu dengan tajam. Tatapan pria itu seperti menarik waktu yang berputar. Ia merebut paksa keinginan Qira untuk memberontak. Qira bahkan tak sadar jika tangan pria itu melingkar sempurnah dipinggangnya. Pria itu memeluknya!.


‘Apa yang dilakukan pria ini!’ Batin Qira.


“Jika kau tak ingin ku pakai jubahku. Maka aku sendiri yang akan menghangatkanmu.” Ucapnya dingin. Deru nafas pri itu menerpa wajah Qira. Nafasnya terasa hangat berbaur dengan bau Mind yang menenangkan. Sesaat Qira terhipnotis, tapi ia buru buru sadar akan hal itu.


“Apa yang kau lakukan?. Cepat lepaskan aku! “Qira berteriak dan memberontak. Tapi pria itu sama sekali tak bergeming. Kekuatan Qira menjadi tak leluasa karena pelukan itu begitu erat. Tapi jika bisa berkata jujur, itu sangat nyaman dan hangat.


Pria itu tersenyum tipis melihat Qira yang memberontak “Bahkan aku tak tahu namamu. Dasar pria laknat.” Qira memakinya dengan kaki yang berusaha menginjak pria itu.


Pria itu terkejut menatap Qira yang menginjak kakinya secara kasar. Ia menggigit bibirnya untuk tidak brteriak.


‘*Si*al, bahkan ia sangat kuat’ batinnya.


Qira melangkah menjauh dari pria yang memeluknya dan berucap “Jangan mencari masalah denganku. Enyah kau dari hadapanku....” suara cempreng Qira membuat pria itu setenga mati menahan senyumnya. Ia menatap punggung Qira yang menjauh dengan iringan makian untuk dirinya dari bibir mungil Qira.


Pria iu menggeleng. Wajahnya kembali datar. ‘*Ap*a kau melupakanku Qira’ batinnya.


....


“Leon, ayo kita berangkat...” Qira sudah siap dengan penampilannya untuk mengikuti pertandingan. Didepannya ada Leon yang baru selesai menggunakan tusuk rambut yang terbuat dari giok hitam.


“Sudah. Ayo...” Ucap Leon. Ia menggenggam tangan Qira. Tapi matanya terhenti menatap hanfu berwarna mencolok ditangan Qira, hanfu itu berwarna pink menyala yang dipadukan dengan rok berwarna biru laut. ‘bukankah Qira tak menyukai hanfu’ Fikir Leon. “Hanfu itu untuk apa?” tanya Leon.

__ADS_1


“Oh. Nanti kau lihat saja, ayo.” Ucap Qira. Ia menarik tangan Leon semangat.


Mereka menyelusuri jalan dengan semangat. Sesekali Leon dan Qira bermain dan saling menggoda. Itu memancing semua perhatian orang. Siapa Pria yang didekat Qira?’ begitula mungkin pertanyaan orang-orang yang belum pernah melihat Leon.


Tapi mereka tak menanggapi semua hal itu. Mereka memasuki lapangan yang sudah dimasuki banyak orang. Qira menarik paksa tangan Leon menuju para kaisar dan pangeran. Itu membuat semua orang bingung. Tapi ada satu orang yang berwajah pucat melihat Qira. Bahkan wajahnya seperti tak dialiri darah saat melihat tangan kanan Qira ada satu hanfu yang berwarna mencolok.


Ia menyembunyikan kepalanya dipundak kaisar Xing. Kaisar melihat putranya yang seperti ketakutan melihat Qira berjalan mendekat mengerutkan keningnya. “Ada apa Jin Yu?” ucapnya.


“Sttt. “ Pria itu adalah putra mahkota kerajaan iblis. Ia bernama Jin Yu. Bahkan ia menyerusuk seperti kucing yang ketakutan dibelakang ayahnya.


Qira tak tahan untuk tidak tertawa melihat tingka Jin Yu. Ia menarik paksa jubah Jin Yu. Ia menarik pundaknya seperti kucing kecil yang digendong ibunya “Sudah cukup waktu bersembunyinya kucing jantan kecil.” Suara Qira penuh ejekan. Dan itu membuat semua kaisar terkejut ‘kucing jantang kecil’ Dia calon raja Qira bin Jubaedah!.


“Ayah tolong aku.” Ucap putra mahkota dengan Ayahnya kaisar. Kaisar membelalakkan mata melihat tingka abstrut putranya merengek seperti anak kecil yang meminta perlindungan. Ia menatap Qira yang tertawa terbahak bahak sambil memegang perutnya. “Ada apa ini?” tanyanya menatap Qira.


“Tanya saja pada putra kecilmu.” Ucap Qira.


“Ada apa ini Jin Yu?” Ia menatap Jin Yu yang masih menyembunyikan kepalanya dibelakang kaisar Xing.


“Siapa menyuruhmu menggunakan hanfu.” Tanya kaisar Xing.


Jin Yu tak menjawab. Kaisar Xing menatap Qira yang masih tertawa melihat tingkah putra mahkota kerajaan iblis. “Ternyata putra mahkota kerajaan iblis tak semenakutkan yang ku kira. Seperti nama kerajaannya.” Ucap Qira ringan. Ia menarik lengan Jin Yu kasar. Membuat sang empu mau tak mau terlonjat, karena kekuatan Qira bukan main main.


“Cepat!. Atau aku akan mengatakan kepada semua orang jika kamu seorang pecundang yang tak mau menempati perjanjian yang ia buat sendiri.” Ucap Qira dengan sedikit berbisik. Tapi matanya menunjukan sorot mata yang mengancam.


Bukannya marah Jin Yu menatap Qira memegang tangan Qira dan merengek “Oh ayolah putri. Kita batalkan saja ya perjanjian itu. Aku tak mau, aku tak mau menggunakan hanfu, aku seorang pria. Jika itu terjadi apa kata dunia.” Ucapnya memohon.


Semua orang menatap hal itu heran. Apa apaan ini?


“Sebenarnya ada apa ini Qira?” Tanya kaisar Alex yang sudah tak tahan melihat tingkah mereka berdua.

__ADS_1


“Kami melakukan perjanjian. Lebih Tepatnya dia.” Qira mengarahkan telunjuknya kewajah Jin Yu. “Dia ber—“ Belum sempat ia menjawab tapi mulutnya ditutup rapat oleh tangan Jin Yu “ Ayolah. Kita batalkan saja.” ia masih merengek.


Susah payah Qira melepaskan tangan Jin Yu, saat tangan itu terlepas Qira dengan berteriak mengatakan “ Kalian tau jika putra mahkota kera-“ Mulutnya kembali dikunci rapat oleh tangan Jin Yu “Baiklah. Aku akan melakukannya.” ucapnya kesal. Itu menciptakan senyum geli Qira keluar.


Dengan ringan Qira mmberi hanfu ditangannya kepada Jin Yu. “ Apakah tak ada yang lain.” Jun Lii memberi wajah penyesalan yang mendalam diwajahnya saat melihat wajah Qira menggeleng. ‘cih” ia menggerutu sepanjang jalan yang diikuti oleh Qira dibelakangnya.


...


“Oh ayolah. Aku sangat malu.” Jin Yu merengek saat tangannya ditarik paksa oleh Qira. Leon hanya menggelengkan kepala ,melihat tingkah mereka berdua.


“Cepatlah. Bukankah ini kau yang meminta kucing kecil jantan.” Ucap Qira sederamatis mungkin. Wajah Jin Yu memerah malu. Ia menggunakan baju yang Qira berikan. Baju itu sangat mencolok, ia berniat untuk keluar dari ruangan. Tapi alam berkehendak lain, secara paksa Qira menyeretnya keluar kediamannya. Semua orang mulai dari para pelayan, kasim, putra putri . Semua menatapnya dengan tawa yang ditahan. Ini adalah penghinaan terbesar sepanjang sejarahnya.


Wajah kaisar Xing memerah melihat putranya diseret Qira memasuki lapangan dengan menggunakan hanfu pink bercampur biru. Sedangkan Qira menggunakan baju laki-laki, bukankah dunia sudah terbalik?


Suara tawa kaisar kaisar serta semua orang pecah menatap Jin Yu yang diseret paksa oleh Qira. Bahkan saudara saudara Jin Yu membuat hurup O besar di bibir mereka.


“Aayo kita duduk disini.” Ucap Qira santai, ia mengabaikan wajah malu yang kental diwajah Jin Yu. “Oh ayolah. Kau harus ingat, ini perjanjian kau yang meminta.” Ucap Qira.


“Dasar gadis jadi-jadian...” Jin Yu melengos dan duduk disamping Qira dengan wajah yang mereh semerah cabe merah.


Qira mengulum senyum akan hal itu. “Kakak, mengapa kakak menggunakan baju ini. Ini baju perempuan...” Salah satu adik pria Jin Yu bertanya dengan polosnya kepada Jin Yu.


“Diam kau.” Ucap Jin Yu.


Semua orang menatap Jin Yu dngan tawa yang pecah. “Aku bilang Diam!” Yeriak Jin Yu. Semua orang menahan tawa setengah mati saat diteriaki Jin Yu.


“PERTANDINGAN BEBAS DIMULAI” Suara kasim tegas menyita perhatian para tamu disana. Sumua peserta sudah bersiap siap akan pertandingan ini.


Qira hanya duduk manis. Karena semua persiapan dan pendaftaran sudah dilakukan oleh Leon. “Heyy. Aku ingin membuat taruhan lagi kepada mu, bagaimana?” Jin Yu menatap Qira dengan sedikit sombong.

__ADS_1


“Katakan...” Ucap Qira ringan. Ia menyilangkan tangannya didadanya.


__ADS_2