Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Mulai dari awal lagi


__ADS_3

Permaisuri maoxi menatap Qira dengan tatapan manisnya. Ia tau jika Kenzi sangat menyayangi Qira karena itu ia membiarkan saja kenzii yang melupakan kehadiranya saat ini. Kenzi bahkan sedari tadi tak juga berhenti bercelote mengingatkan masa lalu nya dengan Qira. sedangkan Qira tak kalah hebo dan bahagianya.


Namun Qira yang sadar akan tatapannya permaisuri Maoxi yang terbakar cemburupun menghnetikan pembicarannya kepada Kenzi. Ia tersenyum tipis pada permaisuri Maoxi.. “ Kenapa kau memakai cadar Qiqi? Apa wajahnya sekarang sudah jelek?” Tanya kenzi tanpa berperi kemanusiaan. Namun sebenarnya ia bercanda.


“Jika aku sudah jelek kau tak mau main denganku lagi begitu?” tanya Qira dengan sinis lalu mendengus.” Kua jahat sekali Kenzi..!!” Ujar Qira membuat Keblnzi tergelak kencang... Kenzi suka dengan Qira yang marah, sebenarnya ada rasa keraguan didadanya didepannya ini Qira atau bukan. Tapi ia tepiskan karena rasa senangnya sudah menguasainya.


Qira menatap Maoxi “ Tapi Istrimu sudah sangat cantik.. jadi tak perlu aku cantik juga.. nanti takutnya kau berpaling dari istrimu. Kan bisa jadi kalian akan berperang kembali untuk memperebutkanku...” Qira bercanda membuat Kenzi terkekeh...


Maoxi hanya tersenyum ramah.”Tentu saja istriku cantik..”Kenzi merapatkan tubuh Moaxi kedekapan tubuhnya.” Jika ia tak cantik, pastinya kami tak akan memiliki anak yang tampan-tampan bukan? Dan lagi sekarang di mengandung putri kami. Pastilah putriku secantik istriku..” Kenzi mengecup pipi Moaxi mesra membuat Qira terkekeh. ia ingin melihat ini serai tadi. Memang benar... ia menginginkan keharmonisan dan kebahagiaan orang sekitar..


Ia ingin Kenzi dan Maoxi bahagia dengan pernikahan mereka.


“Ih.. malu tauk.!” Permaisuri yang sedari tadi ngambek sekarang malu-malu kuceng... ia memukul dada bidang Kenzi sedikit gemulai membuat kenzi terkekeh. tapi setelahnya ia memeluk Kenzi erat karena ingin menampakkan pada Qira jika kenzi miliknya. Ia sudah tak jahat lagi kog. Tenang saja.


Yaa. untung bukan Qira yang nabok. bisa bayanginkan apa yang akan terjadi?


“Jadi bagaimana bisa kau hidup kembali Qira?” Tanya permaisuri Maoxi yang sedari tadi diam saja. Ia sudah mulai angkat bicara dikalah moodnya sudah membaik. Hanya dengan kecupan dan pelukan. Dasar perempuan.. mudah sekali dibujuknya bukan? Jadi ini rahasianya kenapa perempuan suka sakit hati?


Qira mengeleng.” Ada banyak hal yang harus aku tutupi akan hal itu.. aku tak bisa menceritakannya. Maaf.” Perjanjian Qira dengan langit memang begitu. Tak bisa diketahui orang lain. dari wajahnya. Matanya dan ada banyak lainnya. Tak ada yang boleh tahu jika dia adalah Qira dan seorang dewi. Yang pastinya sekarang dia bukanlah Qira yang dulu. Tapi sekarang ia memiliki banyak batasan dalam hidup.


Kenzi mengangguk saja... seteahnya terjadilah perbincangan antara mereka. Sebenarnya ada banyak yang ingin ditanya kenzi dan Maoxi pada Qira. bagaimana bisa ia kembali hidup mengapa memakai cadar? mengapa matanya hitam dan yang terakhir mengapa Qira menggunakan hanfu putih yang sangat cantik. Biasanyakan Qira suka menggunakan baju lak-laki, bukan baju perempuan. Qira lebih cocok menjadi laki-laki sebenarnya menurut mereka. Tapi lagi-lagi Qira tak bisa mejawab ada batasan yang besar dihidupnya. Dan hanya dia dan langit yang tahu. tapi tak masalah, ia cukup bahagia saat ini.


Setelah kemarin kenzi datang. Ia membawa Kenzu dan Kenzi. Sedangkan kaisar Long Wey dan istri-istrinya terpaksa ikut karena ingin mempersiapkan suatu hal.. mereka mendapatkan masalah disalah satu desa, disana ada pemberontakan dan pemisahan antara kerajaan membuat kaisar Long Wey harus turun tangan. Jadilah ia harus rela pulang sementara.


Sedangan sosok Qira yang sekarang sedang memasak makanan. Ia lebih suka masak masakan modern, seperti pek-empek. Ya.. disini banyak ikan sungai. Ia suka membuat pek empek, tek wan dan sebagainya. Dia memang sangat menyenangi semua hal semaca itu membuat anak dan suaminya betah.


Dipagi ini pilihkan menu makannya jatuh pada bakso ikan bakar. Lalu sob ikan putih yang ia dapatkan disungai didekat rumahnya, ada juga sup tulang rusah yang didapatlan Zauhan kemarin ketika dia berbiru. Qira juga masak dendeng dan sebagainya. Ia suka masak karena anak-anaknya sangat antusia dikalah memakan makannya. Memang benar. Semangat seorang ibu itu beda dnegan semangatnya yang dulu. Sekarang kebahagiaannya itu jatuh pada anak-anaknya. Buka lagi pada kebebasan.

__ADS_1


Pov Zauhan..


Matahari mengintip dari luar jendela membuat mataku berperang denga sinarnya... itu membuatku mengerang tak suka. lu ulur tanganku mencari sosok disisiku. Sosok yang sudah menemaninya beberap hari ini tidur. namun tempat itu sudah kosong membuat aku mendengus. pasti sekarang Qira sudah bangun. Padahalkan dia mau masak bersama.


Aku memaksakan diri untuk bangun supaya bisa membantu Qira masak. Biasanyakan aku yang suka memasak sebelum adanya Qira. bangun dipagi hari memasak semua makanan untuk anak-anak kami. menyuci baju mereka dengan bersih sampai pada mengendong Lingling. Tapi semenjak adanya Qira, semuanya berubah, aku merasa ada yang mengantikan posisiku. posisi digeser dengan mudah oleh Qira.


Apa kalian pikir aku suka? Tentu tidak, karena aku suka Qira bergelayut manja saja ditanganku. Memelukku dan merengek untuk menerima apapun yang ia inginian, memberi apapun yang ia butuhkan. Tapi lagilagi aku harus sadar. Jika yang aku nikahi ini, ibu dari anak-anakku in berasal dari perempuan yang luar biasa.. membuat dia menjadi luar binasa ...


Sosok yang aku cari sekarang berada didepan mataku. Dia sedang memotong beberapa bawang dan itu cukup mengangguku. Dia dari belakang saja masih kelihatan sangat cantik. Akh. Qira membuatku mabuk,. semakin dekat aku dengannya, maka semakin harum bauh dari tubuh Qira menyerbak kehidungku. lavender kesukaannya.


Aku melingkarkan tanganku diperut rampingnya sosok wanitaku itu dan aku bisa merasakan sebenarnya jika dia sangat tegang.” Kau sedang apa hm?” Tanyaku dengan sara khas bangun tidurku.. aku mencium belakang lehernya karena memang disana yang bisa kugapai dan meletakkan kepalaku dicengkuk lehernya.


Pov Author...


Sedangkan Qira? Qira merasakan dentum jantungnya lebih terasa dan lebih membunca. Qira menghunuskan nafasnya lega dialah mendengar jika itu adalah suaminya sendiri”kau ini mengagetkanku saja..” Ujar Qra memukul tangan Zauhan yang melingkar diperutnya. “Kau tak lihat aku sedang apa hm? masih bertanya pula kau..!!” Ujar Qira menepis tangan itu. Kepalanya harus miring saat ini karena kepala Zauhan yang merajlsa lelah disisinya. Akh.. dasar tak tau diri bukan? Sudah nebeng meletakkan kepala sekarang lasak pula...


Sedangkan Qira mendengus sebal.” Aku ingin masak. Bentar lagi anak-anak akan bangun.. bagaimana bisa kau memeluk ku seperti ini? bagaimana jika anak-anak melihat nanti?” Tanya Qira dengan sebal. Karena menjelaskan pada anak-anak itu adalah hal yang paling sulit baginya. Iya.. salah sedikit saja akan salah langka nantinyakan.


Zauhan mendengus. Ia mencium leher Qira dengn basah. “Maafkan aku Qira.. karena aku kau menjadi seperti ini maaf..” Gumam Zauhan yang bisa didengarkan oleh Qira... “ Andai aku tak membuatmu hamil dan menghadirkan mereka. pasti sekarang kau bisa bersatu dengan cintamu.. maafkan aku yang egois dan jahat ini..” ujarnya merasa bersalah.


Qra meletakkan piasau itu diatas meja lalu membalikan tubuhnya. Ia menatap wajah Zauhan dengan lantang saat ini lalu menangkup wajah Zauhan, bisa ia lihat mata Zauhan yang sayu menandakan jika ia mengatakan itu semua dari hati. hati yang paling dalam, ia tau semuanya tak ada kebohongan dimata Zauhan, ia tahu dan ia yakin itu. Namun ia mengejla nafas lagi. “ Semua bukan kesahaanmu Zauhan.. tak ada kesalahanmu.. tapi semua ini adalah takdir. Takdir yang memang aku sebagai pelakon utamanya..” Ujarnya menjelaskan.


Zauhan menggeleng.” Andai aku tak menikahimu secara diam diam, dan andai aku tak menintaimu dan memaskamu menerimaku.. semuanya tak akan terjadi. Sekarang aku ikhlaskan dirimu dengan kekasihmu. Aku mau kau hidup bahagia bersamanya. Aku tak apa menghidupkan tiga anak kita disini sendiri..” Ia mengelus pipi Qira dengan lembut. “ Dengan adanya kau dihidupku hanya sesaat itu sudah cukup Qita..” Ujarnya lagi dengan legah.


Ditinggalkan selama tujuh tahun membuat Zauhan banyak sadar. Ia yang dulu memaksa dan egois sekarang tidak lagi, ditambah adanya tiga anak kembarnya membuat ia harus tau apa itu tangung jawab, apa itu menyayangi dengan ikhlas dan apa namanya merelahkan dan ikhlas. Ia juga diajarkan tentang ketulusan sebenarnya dan cara mencintai tanpa harus memiliki. Baginya. Qira dan kenangan saja sudah cukup. Tapi jika adanya Qira maka semuanya akan lengkap. Tapi ia tak oleh egois bukan? Jujur saja.. Zauhan tau betapa sakitnya Qira meninggalkan cintanya demi drinya. Ia tau betapa sesaknya Qira meningalkan orang yang ia cintai.


Dari mana ia tau? Ia merasakannya sendiri. Dimana ia mencintai Qira tapi Qira malah mencintai sosok lain, tak bisa memiliki hatinya tapi hanya memiliki tubuhnya. Bahkan tubuhnya saja ia susah menggapainya. Ia hanya memilki tiga anaknya sebagai pengikatnya saat ini.

__ADS_1


Qira mengeleng menatap Zauhan.” Hey.. Lihat aku..!” Ujarnya saat melihat mata Zauhan yang menutup dengan air mata yang mengalir. Qira tersenyum dikalah mata itu terbuka.” Kau ayah dari anakanakku..” Qira mulia berdialog dengan isi hatinya” Kau rawat mereka, kau beri apa yang mereka inginkan. Sampai kau melepaskan tahtamu demi anak-anak kita.. apa menurtmu aku wanita jahat yang meninggalan seseorang yang sudah mengorbanan nyawanya demi diriku? Apa aku sejahat itu dimatamu hmm?” Tanya Qira dengan lembut.


Zauhan menggeleng dengan kerasnya.” Bukan begitu..” Ujarnya memegang pundak Qira dengan satu tangan. satunya lagi dipinggang.” Tapi aku ingin kau bahagia. kau bisa menjenguk anak-anakmu.. dan kau bisa bersama orang yang kau cintai.. tapi aku hanya minta satu.. kau tua boleh memisahkanku dengan mereka bertiga..” Ujarnya dengan sayu..


Qira terkekeh.” Aku tak segila itu Zauhan. hilang beberap tahun lalu kembali hanya untuk mengambil anak-anakku. “ Ia menghela nafas terlebih dahulu.” Cinta tak harus memiliki.. cinta tak harus melengkapi. Tapi cinta harus jika syukuri supaya kita tau indahnya rasa cinta... jika cinta yang harus memiliki itu namanya obsesi, jika cinta yang harus diiklaskan itu adalah cinta yang tak pasti.. cinta yang sesunguhnya ketika kita mempertahankan cinta yang ada digenggaman kita..” Ujarnya.


Ia mengelus rahang tegas Zauhan yang sebenarnya lebih gagah dan tampan dari kakak Kim, hanya saja kakak Kim lebih ceria dan memiliki hati malaikat. “ Mungkin dengan adanya tiga kurcaci kita itu daalah pengikat kita. jika mereka tak ada. Maka ku tak jamin aku akan kembali...” Ia meletakkan kepalanya didada bidangnya Zauhan dan memeluknya.” Terimakasih karena sudah mencintai aku dan anak anak kita.. terimakasih karena sudah merawatnya sedemikian rupa..”


Zauhan membalas pelukan Qira.” jadi kau tak akan pergi Qira?” Tanyanya mengelus kepala Qira sayang.


Qira mendongak menatap Zauhan.” Apa kau masih meragukannya?” Tanyanya dengan alis yang terangkat.” Aku sudah mengikhlaskan kakak kim. Karena kami memang tak bisa ditakdirkan bukan? Aku akan tetap disini karena aku mencintaimu.. dengan keikhlasanku.. dengan kekuatanmu, dengan perjuanganmu dan dengan pengorbananku. Kurasa cinta tanpa alasan akan kalah dengan semua alasanku mencintaimu Zauhan..” Ujar Qira sedikit manja.


Zauhan terkekeh. ia mencium puncuk kepala Qira. senyumnya sangat lebar.” Terimakasih Qira.. karena kau sudah menerimaku. Terimakasih karena sudah melihat pegorbananku dan terimakasih karena sudah melihat perjuanganku.. terimakasih sudah mencintaiku dengan rasa sykur dan ikhlas. semuanya sudah sangat cukup.” Ujarnya dan mencium kening Qira dengan basah dan cukup dalam.


Qira menganguk. Lalu Zauhan melepaskan pelukannya membuat Qira menatap Zauhan dengan alis terangkat.. Zauhan berlutut dikaki Qira dengan gaya kaki satu ditekuk dan satu tangan kedepan, disana ada cincin giok putih yang menandakan jika itu adalah cincin turun temurun dari generasinya raja kerajaan Barat.. “Aku ingin memulia semuanya lebih nyata dan lebih baik dari sebelumnya.”


“Aku tau.. dengan pertemuan awal kita sangatlah jelek, kau yang menyangkah dirimu mata-mata membuat au membencimu. Menikahimu saat kau tak sadarkan diri, mengikatmu supaya kau selalu ada disisiku. semuanya terlalu buruk untukku ingat.” Ia menghela nafas sejenak karena merasa ada sesuatu yang berat itu keluar dari dadanya. “ Sampai pada aku memaksamu mencintaiku padahal kau mencintai orang lain, memfitnahmu berselingkuh kepada kekasih dan cintamu sendiri. pahala akulah orang ketiga sebenarnya.. semuanya terlalu buruk.. sampai pada aku lebih lebih rendah dari pada hewan sekalipun.. yaitu membunuhmu dengan tanganku sendirinya..”


“Disisni Aku Zauhan ingin megatakan padamu Qira... aku ingin memulainya dengan yang baru.. awal yang buruk itu kita kubur dalam dalam dan kita mulai dengan cara baik.. aku ingin kita menikah lagi apakah kamu menikah denganku dan bersaksi pada Tuhan dan dewa dengan bersama, sama sama sadar dan sama sama menikmati kebahagiaan kita?” tanyanya mendongak menatap manik mata Qira.


Manik mata Qira memberikan manik yang sayu.. ia bahagia dikalah Zauhan ingin memperbaiki semuanya. Karena pertemuan dan perjalanannya dengan Zauhan sangatlah banyak, tak ada yang baik dan tak ada yang istimewa, diisii dengan keributan keributan dan selalu keributan. Semuanya terlalu buruk untuk dirinya dan Zauhan ingatkan.


.


.


.

__ADS_1


Tinggalkan jejk ya sayang..


__ADS_2