Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Terilihkah?


__ADS_3

“SYAIMBARA AKAN DIMULAI.


DALAM SYAIMBARA INI. AKAN ADA PERTUNJUKAN BAKAT DARI PARA PESERTA.


SETELAHNYA AKAN ADA SYARAT YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PARA PUTRI PESERTA. YAITU.


HARUS BISA MENARI.


HARUS BISA MEMAINKAN MUSIK


HARUS BISA MENYULAM


HARUS BISA BERSIKAP ANGGUN DAN LEMBUT.


HARUS BISA BERSYAIR ATAU BERPUISI.


HARUS BISA MEMBACA DAN MENULIS.


HARUS BISA MEMASAK.


HARUS PINTAR.


HARUS BISA MENYENANGKAH KAISAR.


HARUS BISA MENYELESAIKAN SEMUA TANPA CACAT.


DEMIKIAN PERSYARATANNYA. SEMUA PESERTA DIPERSILAKAN BERSIAP DIRI.


Qira menatap mereka terkejut. Sudah dipastikan seluruh kriteria itu Qira akan menjadi gadis paling bodoh. Sedangkan gadis-gadis lain sudah berbisik-bisik bahagia. mereka bahkan tersenyum malu memandang kaisar Zauhan.


‘*Gadis bodoh itu hanya memalukan diri saja.’


‘Apa yang dilakukan gadis bodoh itu*’


Bisik-bisik menyakitkan hati itu terdengar merdu ditelinga Qira. Qira hanya menguap dan melirik. Matnya bahkan meneliti setiap sisi kerajaan dengan kagum.


Semua yang dilakukan oleh Qira tak luput dari mata kaisar Zauhan. Ia tau jika Qira bukan anak perdana mentri Wouncu. Ia tak tau motof semua itu. Ia bahkan mengira dan mencurigai Qira sebagai mata-mata kerajaan lain. Dengan tingkah Qira seprti orang bodoh, kuat, menyusup dan menyamar menjadi putri perdana mentri. Matannya yang mengawasi ditail setiap sisi kerajaan membuatnya sangat yakin hal itu.


PERTUNJUKAN BAKAT DIMULAI...


Teriak kasim mebuat para gadis heboh mengambil barisan terdepan. Mereka bahkan sudah mengganti baju yang lebih cantik dari tadi. Sedangkan Qira masih duduk diposisinya. Karena ia dianggap gadis bodoh. mereka hannya mendiaminya saja. Cek, yang dodoh disini siapa sebenarnya?.


Mulai dari menari, bernyanyi, bermain musik, brsyair. Semua pesserta memberikan pertunjukan terbaiknya. Sampai pada satu gadis yang Qira kenali. Bukan kenal, tapi pernah bertemu.


Gadis itu sekaramg sedang tampil menari. Bajunya bahkan sangat seksi menampakkan benda pusaka yang menjulan tinggi didadanya, wajahnya Full make up. “Apa kalian ingat gadis itu?’ Tannya Qira kepada Wolf dan Leon yang mengunyah makanan ringan.


Wolf dan Leon menatap arah pandangan Qira. “Bukankah gadis itu adalah gadis yang masuk danau itu?” Tannya Wolf.

__ADS_1


“Benar., dia gadis sombong itu.” Sahut Leon.


“Cih menjijikkan.” Ucap Wolf.


Sebenarnya Wolf dan Leon bukanlah anti perempuan. Tapi karena mereka sangat mengagumi Qira. Maka mereka hanya akan mencari gadis yang sama seperti Qira, yang berani dan berhati mulia. Ia juga menjadi serigala tanpa batas ketika menyangkut hal yang ia tak sukai atau menyakiti hal yang menurutnya berharga. Ya mereka akan menikah dengan gadis yang seperti Qira. Tapi apakah ada?


Suara riuh tepuk tangan bergemuruh. Mata gadis yang tampil itu bertemu dengan mata Qira, Qira hanya memberi senyum smirk dan menantang. Sedangkan gadis itu mengeram marah dalam hati. Ia tak lupa memberi hormat kepada kaisar Zuahan.


"Qira. Seluruh gadis sudah tampil. Hannya kau yang belum.” Ucap Leon.


“Benar kah?” Tannya Qira tak percaya. Saat Leon ingin menjawab. Kasim sudah memanggil Qira.


“Putri kedua perdana mentri Wouncu dipersilakan menunjukan bakat.” Ucapnya lantang.


‘cih apa gunanya gadis bodoh itu’


Dia datang untuk memaluhkan dirinya.


‘bahkan bajunya sangat jelek’


Bajunya juga baju laki-laki. Aku bahkan tak tau jika ia seorang putri’


‘Dia pasti akan ditendang oleh kaisar’


Sahut menyahut gibah antara putri. Sedangkan Qira berdiri dari duduknya. Ia menatap Wolf dan Leon sekilas dan melangkah.


“Kakak. Kau pasti bisa.” Ucap satu gadis. Ia adalah gadis yang tadi mendukung ayahnya.


“Aku tak punya bakat.” Akhirnya Qira memilih jujur.


“Sudah ku katakan. Dia gadis bodoh.” Ucap Perdana mentri pertahannan mengejek.


“Memang. Aku tak butuh menjadi pintar jika kepintaranku, aku gunakan untuk menjatuhkan orang lain.” Jawab Qira lantang.


“Apa maksudmu.!” Bentak perdana mentri pertahanan.


“Apa maksudku? Kau bahkkan tak tau maksud ucapanku? Lantas dari mananya kau pintar!” Jawab Qira sinis.


‘*apakah dia memang bodoh?’


‘mengapa ia seperti orang yang pandai?”


‘dia bukan gadis bodoh*’


Sahut-sahut terjadi lagi.


“Jika kau pintar. Tunjukanlah bakatmu.” Ucap salah satu pria dijejeran keluarga kekaisaran.

__ADS_1


“Sudahku katakan. Aku tak bisa. Aku hanya bisa bermain pedang. “ ucap Qira keceplosan.


“Gadis bermain pedang? Apa kau waras?” Tannyanya. Dia adalah adik dari Zauhan yang bernama. Zauyan.


“Aku memang gadis tak waras. Jadi jangan ganggu aku, biarkan aku pergi dari sini.” Sahut Qira. Tapi seketika...


Slapp...


Sauara pedang melayang menujuh arah Qira. Dengan sigap Qira menghindar. Semua orang berteriak histeris akan hal itu.


Dengan cepat Qira mengeluarkan pisau dari balik bajunya. Ia mulai menangkis dan menahan pedang yang jauh lebih besar dari pisaunya. Tapi itu bukanlah hal yang terlalu sulit baginya.


Ting...


Slap...


Sahut menyahut suara itu, semua orang menahan nafas, Qira tak bisa menyerang. Karena memang tak sebanding dengan pedang itu. Qira tak kehabisan akal. Ia meleyang dan mengambil pedang dari salah satu prajurit dengan cepat. Prajurit itu bahkan terkejut dan tak sadar akan hal itu.


Ada senyum smirk diwajah Qira. Ia mulai mengayunkan pedangnya dan melawan secara seimbang.


Clang..


Clang...


Pria itu menyerang Qira santai. Ia bahkan berwajah datar. Begitu juga Qira. Senyum pria itu mengembang.


Tag...


Entah bagaimana cara ia menghentikan Qira. Ia menyentu akupuntur Qira dan memeluk pinggang Qira.


“Aku sudah memilih calon istriku. Dan dia pilihanku..!” Ucapnya datar. Ya dia adalah kaisar Zauhan


“Hey. Apa maksudmu. Aku tak mau menikah denganmu. Lepaskan aku..!” Teriak Qira. Ia sama sekali tak bisa bergerak, bahkan menggerakkan telunjuknya saja ia tak mampu.


“Kau yang masuk dan datang. Jadi kau tak berhak mendapatkan pilihan.” Ucapnya dingin.


“Zauhan...” Ucap ayahnya yaitu kaisar terdahulu. Ia juga sangat terkejut saat melihat Qira yang bisa menyeimbangi permainan putranya. Apa benar dia bodoh?


“Jangan sakiti Qiqi...” Teriak Wolf.


Zauhan sama sekali tak mendengarkan orang-orang yang meneriaki namanya. Entah apa yang ia lakukan sampai membuat Qira tak sadar dan diam. ia memopong tubuh Qira pergi menumju suatu tempat.


Sedangkan Wolf dan Leon ditahan oleh para prajurit. “Jangan bertindak gegabah.” Ucap Wolf kepada Leon. Leon saat itu ingin menyerang dan membantu Qira.


“Qira. Bagimana dengannya.” Ucap Leon panik.


“Kita harus tetap menyamar menjadi pengawalnya untuk bisa mengawasinya disini. Jangan bodoh. kita tidak akn bisa mengalahkan mereka.” Ucap Wolf.

__ADS_1


Leon menahan marahnya. Semua yang diucap Wolf benar. Ia tak bisa seperti itu. Mereka harus melakukan strategi yang bagus dan difikir matang atas kebodohan yang Qira lakukan.


Kaisar Zauhan membawa Qira kedalam kediamannya. Ia meletakkan Qira dengan pelan diatas kasur. Mata dinginnya menatap wajah damai Qira. “Siapa kau sebenarnya? Aku tak akan melepaskanmu sebelum aku tau kau siapa.” Guamanya.


__ADS_2