
“Zoulan. Bagaimana bisa kau kemari?” Tanya kakek Liu pada Zoulan yang sedang membuka ikatan ditangan kakek Suke dan kakak Kim.
“Aku diberi tahu oleh Leon dan Qira..” Jawabnya jujur.
Mata Wolf membulat. “Qira? Qira masih hidup?” pertanyaan itu serentak dengan kakak Kim. Wajah mereka Penuh binar bahagia.
Zoulan menganguk.” Cepat kita bantu Qira. dia sedang dalam bahaya.” Ujarnya lalu mengarahan pedang ibisnya kerantai ditangan kakek Liu dan lainya, sedangkan Via sedari tadi hanya diam saja, semejak ia diperkosa, ia memang tak memiliki aura untuk hidup, ia bagaimana mayat hidup saja..
“Kim, bantu Via untuk berdiri, dia tak sanggup berdiri, sedabgkan Wolf juga sedang sakit..” Ujar kakek Suke pada kakak Kim.
Kakak Kim menatap Via nanar.” Maaf kek, ada hati yang harusku jaga.” Ujarnya lembut.
Mereka mengerjab lembut tak paham, sedangkan Zoulan mendengus lalu membantu Via untuk bangkit. “Menyusahkan saja.” Gumamnya, ia tau jika kakak Kim memikirkan hati Qira, sebab ia pernah mendengar dari mulut Qira tentang kaak Kim yang sempurna, ternyata benar. Kakak Kim yang ia banggakan memang patut dibanggakan.
...
Mata mereka memerah karena banyak pasukan yang tumbang akibat anak panah berapi dari kaum bluerose. ada ratusan orang yang mati disana, namun tak menyurutan semangat Qira dan lainnya. “Biarkan kali ini aku yang memimpin pasukan..!!” Ujar Qira keras, nafasnya naik turun, tubuhnya masih diatas tubuh Leon sang singa,
Perempuan memang jarang seali memimpin, karenanya Qira meminta izin. Namun setelah Qira mengatakan itu, ada ratusan manusia bermata biru datang dengan peralatan perangnya. Tunggangan mereka? Mereka menunakan kuda bermata biru, dan ada ratusan monster berbentuk Zuzu.
Menyeramkan, dan itu mampu membuat yang lain terkejut.
“Akhirnya kalian keluar juga..!!” Decap Qira sinis,.
“Siapa mereka Qiqi?” Tanya Kenzi disamping Qira.
“Mereka lah yang harus kita bunuh, merekalah musuh sebenarnya.” Teriak Qira tegas membuat mereka paham.
__ADS_1
“Serang..!!!” Dari seberang suara itu mengemea membuat yang lain mulai berperang. Mereka sibuk dengan lawan masing-masing, sedangkan Qira turun dari Leon dan ikut dalam berperang, ia melawan monter berbentuk Zuzu, lumayan muda baginya, tapi tidak bagi yang lain, sebab pasukan manusia bermata biru sangat ahli dan lihai dalam berperang.
Belum mereka bergerak, mereka sudah mati ditangan pasukan manusia bermata biru, pasukan mulai menipis, sedangkan pasukan manusia bermata buru hanya kehilangan beberapa saja, sebab melawan Long Wey dan lainya.
Qira yang baru saja menghabiskan tiga monster menatap sekeliling. Memang sangat tak adil saat ini, pasukan lima kerajaan kalah talak membuat ia harus memutar otak, disini yang bisa diandalkan hanya dirinya, para kaisar dan pangeran, itu saja saat ini Guang Li dan Jin Yu sudah tumbang.
“Awas...!!!” Kaisar Xing menghempaskan pisau yang hampir mengenai tubuh Qira membuat Qira sadar dari pemikirannya.
“Hati-hati nak.” Ujar kaisar Xing lembut.
Qira tersenyum tulus. Lalu melompat.” Leon..!!” Teriak Qira lalu menaiki tubuh Leon. Ia berdiri disana membuat semua mata tertuju padanya. Ia menghentakkan kakinya lalu menulas berputar, ia membuat para pedang mengarah pada manusia bermata bitru membuat setengah dari mereka mati tertancap pedang. Hanya tersisah separuh dan tenaga Qira melemah, bayangkan saja, ia baru bangun dari tidur panjangnya. “Sial..!”! Gumamnya, ia kira mereka akan mati dengn satu kali serangan, tapi teryata tidak, ia lupa,jika manusia bermta biru rata-rata kebal.
“Bagaimana ini Qira?” Tanya kaisar Zauhan pada Qira. karena banyaknya pasukan terkena api, jika pasukan mereka hanya mampu menebas satu kepala, maka kaum bluerose sekali tebas daat lima kepala, satu kali mengayunkan tangan saja mereka dapat membakar sepuluh pasukan membuat mereka tak setabil, meskipun jumlah mereka sedikit.
Guar.,...!!!” Semua dikejutkan dengan sosok yang gelap dilangit. Qira mendongak melihat apa itu, mata mereka mengerjab tak yakin. Itu adalah naga.
Naga itu turun dengan kakek Liu, kakek Suke, Wolf dan juga kakak Kim. Qira tersenyum menatap kakak Kim, sedangkan kakak Kim berlari dan memeluk Qira erat. Ia tak menyangkah sosok yang sudah dua minggu ini tidur lelap sekarang bangkit. “Qiqi.. aku merindukanmu..!!!” Ujarnya serak.
Qira? ia membalas pelukan kakak Kim, namun matanya tertuju pada sekitarmya, ia harus jeli meski dalam keadaan haru.” Kak, nanti saja, kita harus meawan mereka..!!” Ujar Qira sembari menghadang anak panah yang mengarah pada mereka.
Kakak Kim melepaskan pelukanya lalu merubah tubuhnya menjadi serigala besar. dengan seperti ini, mereka mungkin bisa melawan kaum bluerose. “Xavir..!!! Keluar kau pengecut....!!” Teriaa Qira membuat mereka terkejut, dari mana Qira tau Xavier?
Qira melompat lalu melempar pisau kecil menuju atas membuat Xavier yang melihat itu terkejut. Ternyata Qira tau jika ia sedang menonton. “Jika kau tak mau keluar, maka kau adalah pecundang besar..!! hanya berani berlindung dikaki pasukanmu. Keluar jika tidak, aku akan mengangapmu adalah banci..!!!” Teraik Qira mebuat ia mengepalkan tanganya.
Tak menunggu lama Xavier dengan emosinya keluar dari tepat persembunyian dan turun dengan jubah kebesaran berwarna biru tua itu. Rambut ikalnya berterbangan membuat siapapun terkejut. Dan Qira? ia tersenyum melihat sekitar, Xavier gagah dan berani teryata, meski ia sudah tua,
“Beraninya kau menantangku..!!!” Ujar Xavier terkekeh sinis.
__ADS_1
Qira? ia bahkan membusungkan dadanya tinggi. “Kau bahkan sangat lucu Xavier. Berlindung dikaki pasukanmu. Mari lawan aku, supaya kau tau apa itu kuat sebenarnya.” Tantang Qira
“Qira..!!” Ujar kakek Liu mengeleng, ia tau jika kekuatan Xavier jauh diatas Qira, dan itu mampu membuatnya khawatir, Qira cucunya, sedangkan naga yang ia kendalikan duduk anteng dengan mata yang merah, kakek Suke menatap dalam diam.
Xavier menatap Qira menyeringai.
Slap... Api yang ia lempar pada Qira membuat Qira melompat dan Xavier tertawa.” Jika kau mati, aku tak tangung jawab gadis manis. Mari kita bermain.” Ujarnya lalu mendekati Qira.
Qira tersenyum manis.” Serang..!!!” Ujar Qira tegas membuat mereka kembali perang.
Disana Xavier menatap Qira dalam, sedahkan kaisar Zauhan? ia melawan salah satu pasukan terkuat bernaga Eglan kaki kiri Xavier, Kakak Kim melawan perdana mentri Wouncu, dan lainya melawan pasukan lainnya, pasukan monster dan manusia bermata biru,
Zoulan? Ia menaiki naganya lalu menyerang dari atas membuat banyak pasukan mati akibat uap dari naga itu, bahkan ada yang mencair karena tersembur apinya. Zoulannlah yang paling santay saat ini, tak perlu tenaga dan tak perlu susah paya. Pasukan Zoulan sekarang sudah bergabung dan membantu pasukan lima kerajaan.
Serigala iblis melawan monster, sedahkan pasukan berbentik manusia melawan manusia bermata biru, dan mereka saat ini seimbang. Namun Qira?
.
.
.
.
Sebenarnya aku kira bakal udah End dipart ini
.nyatanya belum hehee. maaf kyun..
__ADS_1