Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Rencana


__ADS_3

Sosok itu menampilkan raut penyesalan yang mendalam.”Aku mendidik Qira menjadi watak yang menawan. Watak yang awalnya ceria dan baik hati menjadi dingin namun berhati mulia. Aku menanamkan sifat-sifat yang akan membuat siapapun kagum padanya. Belum lagi aku mengajarkannya ilmu api dan angin yang tak ada siapapun yang memilikinya.”


“Semua itu sudah direncanakan semua. Mulai dari Qira yang bertemu dengan kaisar Long Wey dari kerajaan Awan. Kau pikir siapa yang menaburkan wabah dikerajaan awan, saat kaisar Wey yang hampir dibunuh. Itu kami yang sudah merencanakanya....”


“Kau ingat bukan Leon?, saat itu aku memberi apel untuk Qira? apel yang berlandaskan untuk keluarganya? Itu diberikan untuk kaisar Long Wey dan Kenzi yang sedang lapar bukan?” Leon diam mengingat kejadian setahun lalu itu.


Ada yang ingat kah? apa udah lupa semua?


Saat dimana Qira diberi buah apel untuk keluarganya dari kakek Lue. Tapi Qira berikan pada kaisar Long Wey. “Kau pikir itu hanya kebetulan? Tidak...! Aku yang merencanakan hal itu, aku yang membuat Qira menarik dimata kaisar Long Wey membuat ia jatuh cinta pada gadis kecil yang dingin sekaligs lembut.(Es krim kwkwk)


Sosok itu terkekeh dengan keadaan yang ada.” Pertemuan Qira dan kaisar Long Wey yang sombong dan juga disegani. Bersifat dingin terhadap semua orang. Itu semua kami yang merencanakannya..! hingga puncaknya Qira masuk diistana dan dikenali seluruh kerajaan ditanah ini?”


Ia menatap Wolf dan Leon yang diam saya yang masih tak percaya.”Kalian pikir semua tu hanya takdir itu semua sudah direncanakan sedari Qira dibangkitkan...”


“Jangan membual...! Apa yang kau mau ha?” Bentak Wolf keras..


Dia terdiam. “ Aku tak membual. Semua itu kenyataan. Dan beberapa bulan lagi akan terjadi puncaknya. Yaitu perang darah dan kehancuran..!” Ucapnya dingin membuat jantung Wolf dan Leon mencelos.


Leon merasakan jantungnya jatuh ditempatnya. Apakah itu menang benar? Tapi semua yang dijelaskan oleh kakak Lue benar semua. Ia yang awalnya bertemu Qira yang bersifat ceria sekaligus dingin dan semenjak ia bertemu dengan kakek Lue membuat ia berbeda. Banyak kejadian jangal, mulai dari Qira yang semakin menarik dimata orang lain.


“Jika kalian tak percaya. Kalian tunggulah dua tiga minggu mendatang. Seluruh kerajaan akan datang kesini. Mereka akan berperang untuk memperebutkan Qira. termasuk Kakak-kakaknya.. dan juga kaisar Zauhan..”


Dughh..


Perasaan Wolf dan Leon semakin campur aduki. Saat mendengar cerita itu, mereka bagaikan dihantam batu besar dipundak merek. Mata merea bahkan memanas.” Tidak mungkin. Banyak gadis didunia itu. Mengapa mereka sampai mau memperebutkann Qira?”


Kakak Lue tersenyum. “ Karena Qira sudah mengambil hati mereka.”


“Tidak mungkin hanya seperti itu...!” Bentak Wolf yang masih tak percaya akan kenyataan yang ia dengarkan.


Kakek Lie menghembus nafs kesal. susah menjelaskannya memang.” Mata Qira itu kami buat menjadi hipniotis. kalian tak sadar jika hidup Qira menjadi lebih berharga dari diri kalian sendiri? Kalian pikir itu berjalan begitu saja? Manusia itu munafik. Tak ada cinta yang tulus. Seperti kalian, apakah kalian bisa berpaling dari Qira? apakah kalian tega menyakiti Qira? tidak..! Karena rongga hati kalian sudah ada nama Qira.. Dan semua itu karena kamu.. Kami yang membuat siapapun menatap dan mengagumi Qira akan luluh dan kami yang membuat semua orang tergila-gila pada Qira.” Jelasnya.


Wolf dan Leon tak mengerti. Mereka menggeleng mendengar penjelasan itu.” Tidak mungkin. Cintaku pada Qira tulus...!” Bentak Leon..


“Iya... Aku menyayangi Qira memang dari hatiku...!” Sahut Wolf tak terima.


Kakake Lue menganguk.” Aku tau. Kalian memang tulus, sangat tulus. Jadi karena itu, mari bantu aku merubah takdir... “


“Tunggu.. Tunggu.. Aku masih tak mengerti. Bisakah kau jelaskan kembali..” Ucap Leon pusing.


“Ternyata kau memang bodoh ya...”


“Aku polos, bukan bodoh...”


“Polos dengan bodoh itu beda-beda tipis... “ Ketus kakek Lue.


“Jelaskan saja lagi..” Jawab Leon kesal.


“Masih ada waktu untuk merubah takdir. Aku tak mau cucuku terjadi hal yang buruk, bantu aku untuk melindungi Qira. bantu aku supaya tujuan mereka tak tercapai,” Ia diam sejenak.


“Kenapa kau mau melawan takdir jika memang kau yang merencanakan semua itu?” Tanya Wolf.


“Karena aku menyesal. Andai aku tau jika gadis yang kami bangkitkan itu Qira cucuku. Aku tak mungkin membiarkan hal itu terjadi. Aku.. Aku tak mau cucuku terjadi apa-apa. Aku menyayanginya. Aku mau menebus semua kesalahanku pada putriku..” Jawab kakek Lue tulus.


“Mengapa tidak kau saja batalkan semua tujuan dari kalian itu.. ! Kau bisa membatalkannya bukan?” Ketus leon..


“Tidak bisa. Kami sudah merencanakan semua ini selama dua tahun dan hanya menunggu beberapa bulan lagi untuk kehancuran yang akan datang. Jadi aku tak bisa melawan lagi, aku tak bisa menghentikan rencana yang hanya menunggu hasil..” Jawab kakak Lue sendu.


“Jangan membuall...!”


“Aku serius. Jika aku membual, aku tak mungkin berada disini dan mengatakan hal ini pada kalian..!” Bentaknya.”Kalian tak tau seberapa hancurnya aku ketika tau jika aku mengorbankan cucuku sendiri, kau tak tau bagaimana rasanya saat aku sendiri yang ada dibelakang kehancuran cucuku.”


Bugh..


“Sialan kau..! Dasar kakek tak berguna.. bugh.. bugh... bugh..” Wolf memukul kakek Lue berutal. Ia sudah menahan amarahnya sedari tadi dan tak terluapkan.


Kakek Lue tak membalas membuat Wolf semakin gencar.” Aku tak menghentikanmu untuk memukulku. Aku tau aku salah, tapi jika aku mati, maka tak ada harapan untuk Qira keluar dari permainan ini..!” Kakek Lue menahan tangan Wolf.


Sebenarnya Wolf buanlah tandinganya. Tapi rasa bersalahnya saat tau jika selama ini ia membuat cucunya bermain api merasakan sesak dihatinya. Belum lagi cucunya dilahirkan dari putrinya. Ia yang putrinya anak kedua dari dua saudaranya. Ia pergi karena tau jika sang ayah jahat, yang merencanakan kehancuran seluru kerajaan dan membuat bangsa Roseblue bangkit. Dendam kaumnya yang sangat jahat membuat ia pergi tak mau dijadikan tumbal karena parasnya.


Yaa. Dulu kakek Lue pernah menawarkan putrinya Zhizhi untuk menjadi umpan, tapi dengn tegas putrinya menolak dan kabur. Tapi takdir sedang mempermainkan mereka. Tak terkena putri Zhizhi namun terkena pada cucu mereka.


“Lalu apa yang harus kita lakukan saat ini?” Tanya Leon yang hanya diam saja sedari tadi.

__ADS_1


bugh..


Wolf memukul satu kali lagi kakek Lue lalu bangkit. Kakek Lue diam karena tak merasakan sakit ditubuhnya. Yaa, dia kebal seperti Qira. karena itulah dia diam sedari tadi.


“Kita sudah tak bisa menahan hal itu terjadi. Karena mereka sudah menyebarkan berita jika Qira berada dikerajaan Barat. Bisa aku pastikan jika mereka sekarang sedang bersiap-siap untuk kemari dan meminta Qira secara baik-baik. Karena merka takut dengan kaisar Zauhan yang terkenal kaisar terkuat... “


“Maksudmu kita akan berperang?”


Kakek Lue mengangguk.” Hanya tingal tunggu tangal perangnya. Jika diprediksi mungkin hanya satu buan lagi. “


“Mengapa mereka harus berperang? Mengapa mereka memilih perang?” Tanya Wolf tak habis pikir. Bisakah bicara baik-baik saja.


Kakek Lue menggeleng.” Semua sudah diatur sedemi kian rupa oleh Tuan Lokyu,,,, “


“Dengan cara?” Tanya Wolf.


“Dengan cara memfitnah kerajaan Barat dan menghasut mereka semua membuat perang. Perang ini akan menjadi sejara terbesar untuk kita nantinya...”


“Lalu mengapa tidak kau batalkan saja rencana tuanmu itu...!” Bentak Wolf.


Kakek Lue menghela nafas.” Tidak semuda itu. Jika aku ketahuan, maka tak ada kesempatan untuk Qira dan semua selamat. Hanya dengan mengikuti rencana mereka dan membuat mereka puas tapi iita mempersiapkan semuanya dengan baik. “


“Bagaimana caranya menghentikannyya?” Tanya Leon percaya tak percaya.


“Dengan cara....”


Kakek Lue memberikan rencananya pada Leon dan Wolf. Muai dari mereka harus menjadi kuat dan sangat kuat. Memberi mereka rencan auntuk kedepanya membuat merka menjalankan semuanya dengn senang hati. Demi Qira...


Of flashback...


“Ayo kita latihan... Demi Qira...” Ucap kakek Lue sebagai guru mereka.


Sejujurnya Wolf dan Leon percaya dan tidak percaya pada kakek Lue. Karena mereka yang tak pernah bertemu dengan tuan Lukyu sebagai ketua kaukmm buerose dan juga semua cerita kelicikannya. Bukankah ini juga bisa menjadi tak tik semata?


Tapi mereka tetap bkajar bela diri untuk Qira..


Ya...


......


Qira melunturkan senyumnya. Ia menggeruk tengkuknya lalu menggigit bibir bawahnya. Ia harus jawab apa? “An annu.. tad tadi aku bertemu dengan temanku didesa ini untuk berpamitan, besok pagikan kota pulang...” Qira mengangguk beberpa kali dengan alis yang dinaik turunkan.


Kaisar Zauhan memicingkan matanya. Ia tau jika Qira menyembunyikan sesuatu. “Pria atau perempuan?” Tanyanya. Kaisar Zauhan. ia mendongak karena tingi yang berbeda.


“Pria..” Qira menyengir lagi membuat kaisar Zauhan menahan emosi.


Kaisar Zauhan sebenarnya tak melarang untuk Qira bermain sana sini. Tapi beda halnya jika Qira bersama laki-laki. Ditambah tanpa pamit terlebih dahulu. Apakah Qira tak tau jika kaisar Zauhan sangat khawatir.


Kaisar Zauhan mau berteriak., marah dengan menyuarakan emosinya. Tapi ia ingat tempat. Ia tinggal dengan banyak orang dirumah ini, tidak mungkin bukan mereka berkelahi? Apa kata tetangga nanti jika melihat suami istri itu bersiteru.


Kaisar Zauhan mengibaskan baju kedinginanya lalu melangkah pergi dari hadapan Qira supaya tidak meledakkan emosinya membuat Qira diam.


“Zau.. Kau marah padaku?” Tanya Qira mengekori Kaisar Zauhan yang tidak menjawab membuat Qira makin yakin jika kaisar Zauhan marah besar.


Qira memelas.” Zauu.. ayolah jangan marah padaku..”


Kaisar Zauhan berhenti. Ia menatap Qira dengan mata yang kabut akan amarah. Sedari sore ia mencari Qira kesana kemari. Dan ternyata orang yang ia khawatirkan sedang bersama orang lain.” Apa marahku itu penting bagimu?” Tanya kaisar Zauhan..


Qira mengangguk.” Ka marah menyeramkan...” Cicit Qira bagaikan anak kecil. Yaa, dia hanya mempolos-poloskan saja dirinya supaya dapat pengampunan.


“Jika begitu katakan siapa pria yang bisa mengambil hatimu itu padaku...!” Kaisar Zauhan memegang bahu kiri Qira untuk memperdekat posisinya.


Qira yang dibuat seperti itu mendongak. Ia menggigit bibir bawahnya.” kenapa? Apa kau mau berteman denganya juga?” Tanya Qira.


Kaisar Zauhan menarik satu sudut bibirnya. Ia mendekatkan kepalanya kepada Qira membuat Qira menjauhkan kepalanya dari kaisar Zauhan. kaisar Zauhan mendekatkan bibirnya ditelinga Qira membuat Qira merasakan geli..


“Kau ingat bukan perkataanku sebelumnya? Jika ada pria yang menarik perhatianmu. Maka dia akan aku buat. ‘Mati’” Ia menekan kata mati dengan jelas membuat Qira meremang.


Jujur semenjak Qira melakukan hal itu pada kaisar. Qira sering merasa geli. Disentu saja geli, seperti ini. kaisar yang berbisik dengan bibir yang hampir menempel ditelinganya membuat dirinya gagal fokus. Kecuali kata ‘Mati’ membuat ia menganga. “Maksudmu apa..?!” Tanya ira hampir berteriak.


Kaisar Zauhan merenggu pinggang Qira secara erat. mematung.


Kaisar Zauhan merapatkan tubuhnya lau kembali berbisik.” ‘Karenanya. Kau harus berfikir sebelum berbuat.” Kaisar Zauhan menjauhkan tubuhnya membuat Qira diam.

__ADS_1


Qira merasakan jika kaisar Zauhan menahan emosinya. Apakah dia memang besalah? Dimana salahnya? Apakah dia salah jika bermain dengan pria? Hanya berteman..!


“Yang mulia... Apakah kau tidak apa-apa?” Tanya Ren takut. Ia mendekati Qira dengan wajh cemasnya membuat Qira mengernyit.


Qira menatap Ren “ Aku tidak apa-apa..”


Nafas Ren terdengar jelas karena legah. Ia bahkan mengelus dadanya.” Kau tak tau bagaimana kaisar Zauhan mencemaskanmu yang mulia. Dia bahkan belum makan sedari siang tadi, saat kau hilang. Apalagi saat ia melihatmu sedang berpelukan dengan pria lain...” Ucap Ren,


Dugh..


Hatai Qira mau copot. “Di dia melihatku?” Tanya Qira bodoh.


Zou mengangguk.” Aku pikir kau akan dibunuh malam ini. ternyata tidak.”


Qira berdecp..” Kau ini setengah-setengah memanggilku yang mulia... kadang kau saja kadang yang mulia. Panggil saja Qiqi..” Qira memanas.” Ceritakan mengapa ia bisa ingin membunuhku?” Tanya Qira kepo.


Zou melirik kiri dan kanan, serasa aman. Ia tbarulah menjelskan.” Kau gadis pertama membuatnya cemas, kau gadis pertama yang membuatnya khawatir nadan kau gadis pertama yang membuatnya jatuh cinta... Kaisar Zauhan mungkin selalu dingin bersamamu. Dia hidup bagaikan manusia normal, tapi kau tak tau saja, jika dia kaisar kejam, tak punya ampun. Jadi, sebelum kau meneyesal, tolong jaga sikapmu..” Ren pergi setelahnya.


“Hey.. Kau beum selesai bercerita...!” Qira mendengus kesal.


Qira merasa bersalah membuat ia melangkah kekamarnya dengan kaisar Zauhan. disana ia melihat kaisar Zauhan yang sedang menutup matanya dengan tangan. Tidur dengan gaya coolnya membuat Qira mendengus.” Tidur saja pakai gaya..”


Qira mendekat lalu menggigit bibit bawah bagian kanannya untuk menghilangkan gugup. Ia bagaikan istri yang baru ketahuan selingkuh saja.”Zau,,, Kau masih marah padaku?” Qira menaiki ranjang lalu duduk besila didekat kaisar Zauhan.


Kaisar tak bergeming membuat Qira tak gentar. Ia mendekatkan wajahnya pada wajah kaisar Zauhan.” Zauu... Jangan marah, ayolah, aku hanya berteman dengannya...”


Kaisar Zauhan bahkan seperti tak bernafas membuat Qira mendengus. “Za... Jangan marah, ayolah. Aku akan memberikan apapun untukmu supaya kau tak marah..” Putus Qira.


Kaisar Zauhan mengangkat tangan dari matanya lalu menarik tubuh Qira membuat sang empu terjatuh diatas dada bidangnya. Ia memeluk Qira erat dan meletakkan kepala Qira didadanya.” Zau... Ja jangan.. “


Qira merasakan njantungnya lari marathon. Bagaimana pula ia harus berposisinya seeprti ini. “Zau.. Kepala dan pinggangku sakit jika tidur seperti ini.” Cicit Qira.


Kaisar Zauhan melatakkan Qira disampingnya lalu memeluknya erat. Ia meletakkan kepalanya didada Qira lalu sedikit menyerusuk mencari kenyamanan dan kehangatan membuat Qira membulatkan mata.


Tolong jangan dengar jantungku...!


“Zau.. Apa-apaan kau ini, jangan seperti ini...”


Kaisar Zauhan semakin memeluk Qira layaknya guling ternyaman, dengan kepala ia benamkan didada Qira.” Jangan bergerak... Jika tak mau membuatku marah.”


Qira menahan nafas. Ia harus menetralkan jantungnya. Kaisar Zauhan ini memang benar-benar ya...! Kau tak marah lagi padaku? Memang apa hubunganya pelukan dengan marah?”


Kaisar Zauhan menghirup aroma tubuh Qira.”Aku harap dalam pelukanmu amarahku akan mereda. Aku tak mau memukul ataupun menyakitimu difisikmu. Apalagi menggoreskan luka dihatimu. Karenanya. Sebagai pengganti amarahku maka sebagai penggantinya dengan memelukmu dengan nayaman.”


Sial..


Jantung Qira semakin berdebar karena kaisar Zauhan. “Amarahku tak sepenting dirimu Qira. jangan lakukan lagi kesalahanmu. Karena belum tentu diesok hari aku bisa memaafkanmu atau orang itu.. Aku mencintaimu.” Gumamnya lalu memeluk Qira erat.


Qira harus menahan diri untuk kesehatannya. Bagaimana bisa kaisar Zauhan membuat dirinya bagaikan guling. Tapi mengapa ia tak bisa menolak? Ia bahkan merasakan nayaman dipekukan Zauhan.


Kaisar Zauhan tersenyum tipis saat mendengar jantungnya Qira sedang berlomba lari. “Jantungmu jatuh...”


Qira berdecap. “Karenamu itu..”


Kaisarr Zauhan terkekeh lalu kembali mencari zona nyamanya. Sedangkan Qora mencari tempat tidur dengan nyamam. Ia bahkan tak sadar jika meletakkan kepalanya diubun-ubun kaisar Zauhan.


Pada akhirnya kemaran kaisar Zauhan diberi obat oleh pelukan oleh Qira. Malam yang menjadi saksi akan kebesamaan mereka yang membuat setiap insan akan merasakan sesak akan dua insa ini...


“Zou sangat manis ya Sun..” Ucap Yuan pada Ren yang juga mengintip.


Seperti yang kalian tebak, jika Ren mengikuti kaisar Zauhan dan Qira karena takut jika Qira akan dibunuh atau ditindak lanjuti oleh kaisar Zauhan. tapi nyatanya ia harus mengusap dada agar sabar..


Ahh, pemandangan yang sangat menyakitkan bagi kaum jomblo..


.


.


.


.


.

__ADS_1


**Like. komen and Vote ya...


cie... kemarin ada yang bisa tebak kalo kakek Lue jahat haha..... Apakah sudah bisa ditebak akhir ceritnya**?


__ADS_2