Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Menuju akhir


__ADS_3

Pasukan serubu iblis meluncur kehutan istananya kaum Bluerose, dipimpin langsung oleh raja mereka, yaitu Zaoulan. Dengan gerak cepat Zoulan harus segera melepasan para temannya Qira kesepakatan mereka sudah dilafaskan tadi. Qira sudah pergi duluan dak oa bertugas menghancurkan kerajaan manusia bermata biru itu.


Kesepakatan jika ia harus menyelamatkan Wolf dan lainya, sedangkan Zoulan sendiri tak tau yang mana Kakek Suke dan yang mana Kakak Kim, memikirkan itu mampu membuat Zoulan sedikit pusing. “Sepertinya tak ada cara lain selain menghancurkan ruang bawah tanahnya dan berteriak memanggil nama Wolf itu, mungkin dia akan mengajuhkan diri...” Ujarnya putus asa.


Karena merek kaum iblis, jadi mereka datang lebih cepat dari pada manusia, jika jalanya Qira kesana harus menghabiskan waktu satu hari, maka ia bisa sampai dalam waktu satu jam, sebenarnya bisa satu menit jika memang keturunan iblis asli, tapikan Zoulan bukan keturunan Iblis asli. Ia hanya anak angkat dari raja iblis, anaknya raja iblis? Ada. Namun sedang tak berada disini, katanya.


“Istana diserang...!!!!” Teriak para penjaga diluar gerbang. Mereka gelagapan dikalah melihat pasukan serigala bermata merah yang artinya pasukan iblis, ada beberapa manusia juga yang berbentuk mengerihkan, wajah yang penuh darah, taring yang panjang dan juga mata yag sangat besar.


Inilah Zoulan, ia tak suka main belakang, ia menyerang lewat depan, toh apa gunanya lewat belakang? Lagipula ia akan menghancurkan klan ini. klan Bluerose terlalu banyak menimbulkan masalah, jadi mereka harus musna sampai keakarnya, tapi jangan untuk Qira, meskipun matanya yang biru itu tak membuat Qira jahat, hanya saja ‘sedikit; sombong.


“Hancurkan apapun yang ada...!!” Teriak Zoulan lalu memasuki istana, tangannya memegang pedang merah, ia memasuki istana tanpa kesusahan sama sekali, sesekali prajurit menyerangnya, namun tak ada yang dapat melawannya, sekali tebas kepala mereka melayang dan tak bersatuh lagi dengan leher mereka.


“Dimana ruang bawah tanyanya?” Gumam Zoulan ditengah kekacauan, ia tak memiliki banyak kerabat, yang lain hanya bawahan membuat ia bekerja dan mencari sendiri dimana ruang bawah tanah. Tak mau membuang waktu, ia mencari jalanan dan mengobrak abrik apapun yang ada.


Sampai pada ia menemukan satu rumah kecil, rumah itu sudah ditutup oleh dedaunan menjalar yang sangat rimbun, tak mampu buatnya melihat dimana pintunya.


Namun pirasatnya mengatakan jika dibalik dedaunan itu ada pintu kecil membuat ia mendekat, saat ia mau menyibakkan dedaunan itu.


Slap... ia dikejutkan dengan puluhan ular disana. Ia hampir dipatuk ular uang berbisah, warnanya hitam kental, katanya ular ini sangatlah neracun, apakah itu benar? Ia tak tau, tapi ia harus memasuki ruangan itu. katanya racin ulat itu hahlna lebih mematikam dari ular kobra.

__ADS_1


Slap.. slap.. slap...


tanpa menunggu waktu Zoulan langsung menebas seluruh kepala ular disana, yang Zoulan terkejut adalah, ular itu semuanya bermata biru, memang benar, klan ini cocok dibilang klan biru, sangat fanatik dengan mata berwarna biru. Apa bagusnya? Hanya menyombongkan apa yang Tuhan beri. Sombong itu ketika kita yang mencipatakan sedangkan orang lain tak mampu menciptakan sebagai mana yang sudah kita ciptakan, benarkan?


Pintu terbuka membuat Zouhan melangkah masuki, tanpa ragu ia memasuki lorong gelap itu, lorong yang lembab dan berair, banyak lumut dan juga air yang menetes disekitar terowongan, bau amis air pun tercium pekat “Kim... Wolf... Dimana kalian?” Teriaknya mengema disana. Ia tau jika Wolf juga ditahan dari Leon, karenanya ia tau, ia kan pernah bertemu dengan Wolf.


“Wolf.. Dimana kau?!!!” Teriaknya lagi, namun sesaat setelahnya ada puluhan prajurit menahannya membuat ia mengayunkan pedangnya


Bukannya sombong namun pada faktanya belum pedang itu menyentu kulit mereka, kulit mereka sudah tercabik dan terpental. Begitu mudahnya dan segitu kuatnya kah? Maka jawabannya iya..


Slap.. slap.. slap... jebakan disana pun memasuki Zoulan membuat ia menepisnya dengan pedang. Ia masih melanglah dan menebas setiap ada prajurit yang menyerangnya, tak ada takut dan jjijik.” Wolffff...” Teriaknya berkali kali.


Mata Wolf mengerjab dikalah mendengar namanya dipangil. “Ada yang memanggilku?” Gumamnya pada kakek Suke dan kakek Liu mereka sat ini sedang bertapa entah apa yang mereka lakukan, itu untuk apapun Wolf tak peduli, ia tadi hanya tidur.


Mendadak saja senyujm Wolf mengembang.” Zoulan..!!! kami disini.!!” Teriaknya..” Kita bisa selamat..!”! Seru nya lagi senang pada kawanannya.


“Tenanglah Wolf. Lukamu makin paran nanti jika kau meloncat seperti sipanse itu..!!” Dengus kakak Kim saat melihat pergelangan tangan adiknya yang sudah luka sekarang berdarah kembali, padahal sudah mau kering.


“Kakak kita bisa keluar..!!” Serunya senang menatap kakak Kim, ia tau jika kakak Kim itu sangat menyayanginya. Kakak Kim itu sangat baik dan juga tulus menjadi kakak saja ia sangat baik, apa lagi menjadi serang suami?

__ADS_1


Sontak saja Zouhan berhenti dikalah mendengar suara Wolf menyahut ucapannya.” Kalian dimana??!!!” Tanyanya berteriak lagi.


Seruan senangnya Wolf kembali membunca.” Kami disini. Bantu kami..!!” Teriaknya sekuat tenaga, ia tak mau mati konyol disini, dan semoga Zoulan bisa menyelamatkan mereka.


“Tunggu..!!! Teriakkan namaku terus, supaya aku tau dimana kau berada..!!” Teriaknya lagi dan kembali berlari mencarinya.


Disana sudah tak lagi ada prajurit, sudah dibasmi habis oleh Zoulan, sedangkan kekacauan diluar tak mempengaruhi apapun, “Zou... Zou.. Zou..” Teriak Wof membuat Zoulan menajamkan telinganya untuk melacak sumber suara. Ia menatap kanan dan kiri lalu kembali melaju, dan ia berhenti di sebuah ruangan yang isinya adalah tahanan yang sangat gelap. Disana ada banyak pasang mata yang menatapnya kebanyakan dari mereka sangat kurus, bahkan disekitar mereka banyak tengkorak disekitar merea membuat Zoulan yakin, jika itu tengkorak tahanan yang sudah mati, sadis memang. Apa lagi bau busuk yang sangat membuat perut melilit membuat Zoulan mau munta. Bauh busuk bangkaiii bercampir pesing membuat ia pening bukan kepalangan..


Namun ia harus tahan. Ia mengedarkan pandanganya sembari menahan nafas” Tolong.. Tolong..!!” Raung mereka yang ditahan, tangan mereka menjulur penuh permohonan pada Zoulan membuat Zoulan merasakan betapa pedihnya mereka, tubuh penuh luka akibat cambukan, dinginnya malam tanpa selimut. Dan lebih parahnya mereka tak diberi makan berhari hari membuat mereka ingin mati saja.


“Zoulan...!!” kami disini..!!” Teriak Wolf membuat lamunan Zoulan terbuyar lalu bergegas mendatangi mereka. Ia menatap mereka yang jumlahnya lebih dari empat orang. Mereka berlima.” Kau membantu kami? bagaimana bisa?” Tanyanya heran,” Apa Leon yang sudah mendatamgimu?” Tanyanya lagi.


Namun tak didengar oleh Zoulan. Ia langsung menebas sel tahanan itu membuatnya langsung terputus. “Pedang legenda.. pedang naga raja iblis..!”! Gumamnya kakek Suke membuat yang lain megerjab, sungguh luar biasa.


.


.


.

__ADS_1


Mau langsung AND? sebenarnya bisa. tapi gue sebagai author masih kasih alur yng memikirkan suatu hal yang nggak bakal orng yang hanya baca sesenangan dan yang lain pikirin. masa Qira langsung datang? bukankah kita udah tau jaraknya? huuu faktanya itu juga harus dilihat tapi tenang


hanya dua EPs aja kaykanya lagi hehe.. atua mau Ektra Part nanti? nantilah ya kita diskusikan. jngn lupa jejak ya...


__ADS_2