
Heppy reading....!
Cap.... panah itu tepat mengenai satu bidiknya. Dan itu menghasilkan tepuk tangan dari lima bocah yang ada disebelahnya. Dan itu membuat sang empuh terkekeh geli disana. Mereka bagaikan anak ayam saja. Sangat kompak dan serentak.
Mereka sekaranf berada ditamab belakang rumahnya Zauhan dan sedang belajar memanah dengan Keynam namun selalu aja ada yang suka kalo cewwk cantik y..
“Wah.. ibu-kakak sangat keren..” Ujar Heqi dengan antusias. Jarak antara anak panah dengan titik pajang sangat jauh apalagi itu bergerak sedit absrak tapi ibunya hanya butuh satu kali tembak saja. Ia sangat kagum akan keakhlian ibunya.
“Iya... ayo ajari kamu ibu.. kami juga mau..!!” Ujar dari Kenzo semangat dikalah itu. “Ayah bahkan tak pernah mengajari kami tentang belajar bidik panah. Bagaimana bisa kami sehebat ibu. kami ingin disini saja menadi anak ibu.. sudah cantik. Manis, baik, pandai masak dan lagi sangat kuat..” Ujar dari kenzu dengan polosnya menatap Qira penuh binar.
Takk..” Au.. kenapa kau menjitak kepalaku? Sakit tau..!” Ujar Kenzu dikalah kepalanya yang besar itu di jitak oleh sadaranya disamping. Ia memerikan tatapan bermusuhan.
.
“mana bisa ganti ibu seperti tu...!” Ketus kembaranya dengan sinis.” Kau ada-ada saja. Jikapun kau mau ibu Qiqi menjadi ibumu, aku tanya padanya mau tidak menampung anak sebandel dirimu...” Ujarnya lagi dengan nada ketusnya. Ia ta terima ibunya direndahkan. Tak termakasih sekali Kenzu jadi anak. Sudah dilahirkan malah minta ibu baru.. keterlaluan.
“Sudah kalian ini...!! Ibu-kakak tu adalah ibu kami. sudah kondratnya. Mau kalian berdebat samai bibirk alian berbui. Suara kalian habis. Maka kalian akan tetap menjadi anak bunda Maoxi. Tak bisa diganti paham...1!” Celetuk Lingling malas dikalah melihat sadaranya itu berkelahi.
Qira menggeleng menatap anak nya itu... “Kalian mau oba? Ayo coba.. sini bu ajarkan kalian..” Ujarnya dengan lembut lalu memberikan mereka pana itu. Ia mengajarkan mereka dnegan telaten.” Mu ibu.. ayo kami mau belajar..!!!” Pekik mereka seangat lalu mendekati Qira.
Qira yang dibuat sperti itu pun mengajarkan mereka dnegan gemes. Semuanya pandai dan mudah dalam memdalami ilmu panah, terlebih lagi Heqi dan Qeqe namun. Mereka bagai titisan dirinya sa Zauhan asli.. sungguh mereka sangat baik dalam memanah, hanya satu kali arahan mereka tetap saja bisa dan bisa. Itu cukup membuat Qira kagum akan kemampuan anak-anaknya. Sedangkan Kenzu dan Kenzo tak kalah lihat dari mereka. Mereka juga sangat lihai san semangat membuat mereka sangat bagus dalam permainan.
“Aduh Lingling.. kamu tarik busurnya pakek tenaga dong.. ini kenana panahnya malah terbang keberlawanan arah..!”! Teriak dari Heqii menatap saudarinya itu dengan tatapan tajam.
Sedari tadi memang hanya Lingling yang belum paham akan juga tak mengerti. Anak panahnya selalu saja jatuh ketanah padahal belum meluncur, anak panahnya akan jatuh dibawah kakinya. Macam mana pula ini. ia bahkan nampak rak memliki tulang saat ni.
“Lingling... kenapa seperti ini? tulangmu sangat lunak ternyata..!!” Ujar dari Qira sedikit kesal melihat satu satunya putrinya itu. Ia tak suka dengan gaa hidup Lingling yang super malas dan lelet ini. bagamana bisa ia menadi penerusnya Qira nanti?
Sedangkan Lingling memang tak bisa.” Busurnya terlalu berat dan besar bu. Jadi aku tak mampu menarik dan menahan busurnya..” Adu lingling pada Qira tentang pendapatnya dia mau mengaduh sedari tadi tapi tak punya bkti.
Qira berdecak.” Semanin bagus busur maka semakin berat besar itu sayang... Semakin berat maka sasaran kita semakin mematikan. jadi jangan salah lo..!!” Ujar dari Qira memperingati.
Lingling tak mau dengar, dia memilih duduk disalah satu pohon besar disana.” Ibu capek.. kau tak sangup jika begini teris. sumpah aku lelah..” Teriaknya dengan antang sembari mengipasi wajahnya nampak bagai anak ingusan saja.
Qira mendengus “Ayolah Lingling.. Bela diri itu perlu.. jika kau suatu hai nanti diancam bahaya, maka ka bisa melewatnya tanpa meminta bantuan orang lain. belajar lah belah diri supaya kita bisa melindungi diri kita... karena kita harus bida menjaga diri tanpa laki-laki..!” Ujarnya dengan lembut.
Lingling mengggeleng lmeah.” Kan adaibu ada kakak dan ada ayah yang akan melindungiku. Jadi jika nanti aku terkena masalah kalian ada yang menolongku.. jadi aku lebih baik tidur saja..” Katanya dengan malas lalu tidur dibawah pohon.
Qira menatap anaknya dengan memijitkan pelipisnya. Sedangkan Heqi sekarang berlari “Hey kalian mau kemana?” Teraiknya dengan Heqi dan lain yang brelarian menjauhi tenpat latiha. Bar saja tiga pluh menit mereka latihan. Masa sudah kabur-kavur aja si..
“Ibu mereka mau menyentuhku.. padahal mereka baru saja memegang kotoran.. bu.. kyak..!” Teriak Heqi dengan eras disaat Kenzi dan Kebzo mengejarnya dengan telapak tangam kosong. sedangkan Qeqe sibuk dengan busurnya. Hanya satu anaknya yang waras berarti.
__ADS_1
“Qeqe sudah paham? Apa ada yang mau ibu jelaskan hm?” Tanyanya mendekat tapi anaknya uma mejawab dengan deheman membuat ia berdess dan menatap anaknya sinis.
Nggak ada kursu nggak jadu.. Semua anaknya aneh.. Qeqe bahkan sangat diminta bagai es kutup. Aa karena dulu ia hamil ketika ia berada dies kutup? Ata apa ini? tapi Qira menghela nafas saja karena memang tak mau cari maslaah..
“Zauha...! Ini anak siapa sii? Kenapa naak-anakmu sangat kacau?” Gumanya menatap anak-anaknya itu. Semuanya sok berkuasa didepan anak-anak kelasnya dan mereka nampak sangat sok. Kexuali Linging yang membungkukkan badannya karena rasa kantik sama kayak authur yang saat ni.
Menahan kantuk demi kalian wkwkwk.
Sedamgkan Zahan hanya terkekeh disana bersam long Wey. Mereka menikmati Qira dan lainnya dengan gemas ia tak habis fikir, bagaimana bisa bisa memiliki anak-anak yang aneh seperti itu? Sikap sikap mereka sangat berbeda beda membuat Qira tak habis fikir, apa saat mereka bayi Qira lupa membagi gen ya? Kecerdasan dan tata hudung? Akh terserah deh. Capek gue..!!”
,,,
“Apa? Apa aku tak salah dengar?” Gumam dari Kenzi kamarnya saat melihat burung merpati pembawa surat itu menyampai kan pesan dari ayahnya. Ia tak menyangkah jika ayahnya megatakan jika Qira masih hidup. Ia sangat berharap akan hal itu tapi ia tak mau sakit hati karena terlalu berharap.
bisa jadikan ayahnya hanya membiat ia berharap saja? atau ayahnya hanya mimoi belaka saja... Dan merasa mimpi jadi nyata.. Entahlah.. yang pasti Kenzi tak akan pecaya jika belum melihatnya secara pasti..
“Ada apa yang mulia? Kenapa kau teriak teriak dimalam hari seperti ini hmm?” Tanya dari sosok perempuan dismapingnya lembut. dia menatap suaminya dengan alis terangkat.
Sedangkan Kenzi yamg disapapun menatap istrinya sedu.” Ini rahasia untuk kita. Apa kau mau berjanji supaya tak menyebarkanya pada orang lain?” Tanyanya dengan sendu dan istrinyapun mengangguk patuh lalu duduk disisi suaminya.
Kata ayahnya. Kaisar Long wey Jika Qkabar Qira yang hidup lagi tak boleh diberi tau tau pada siapapun.. Ini rahasia sangat penting dan harus ia jaga.
Kenzi memberikan kertas itu ada Maoxi membuat permaisuri Maoxi menatap kertas itu dengan kening mengerut. “ Ini adalah surat dari ayah..” Kata dari Kenzi dengan lembut.” Dia bilang Qira sudah kembali hidup dan dia sekarang ada dirumahnya..” Ujarnya semangat. ia bahkan menitihkan air mata bahagia saat ini. bahagia sekali rasanya mendengar kabar itu.
Tak disadari Kenzi jika sosok disebelahnya itu menatapnya dengan tatapan sendu.” Apa kau bahagia mendengar kabarnya yang mulia??” Tanyanya dengann nada lembut.
Kenzi tersenyum lebar. Sangat lebar saat ini menandakan ia sangat bahagia.” Lebih dari kata bahagia... kau tau.. aku sangat bahagia, bahkan aku tak pernah sebahagia ini..!” Ungkapnya dengan kejujuran. Namun ia tak sadar kejujuran itu sangat menyakitkan batin istrinya.
Maoxi menatap suaminya murung. Namun Kenzi belum peka. Kenzi malah mengambil satu gulungan disana yang tak lain adalah lukisan Qira dengannya yang sedang bermain.” Dia temanku satu satunya yang tak memanggilku dengan sebutan yang mulia. Dia sangat sombong dan baik..!” ceritanya dengan polos.
Kenzi semakin menceritakan kehidupanya membuat sosok diseblahnya itu murung. “ Dia mengajariku ilmu pedang karena aku dulu hampir mati karena tak pandai dalam beladiri. Dia sangat datar dan juga sangat manis.. dia mebuat hidup keluargaku berwarna.. ayah berubah. semuanya berubah membuat aku tau bagaimana rasa bahagia sesungguhnya..” Lanjutnya dengan semangat.
Tak ia sadari hati permaisuri terasa ditikam harimau saat ini, ribuan panah menusuk hatinya, ia bahkan menahan supaya tak menangis. Siapa yang bahagia dikalah suaminya memuja perempuan lain didepannya? Siapa yang ikshlas saat suaminya membangakan gadis lain didepan matanya? Tak ada yang ilas sama dengan permaisuri Maoxi.
Untunglah Kenzi peka karena mendengar ada isak lolos dari mulut istrnya. Ia mendekat lalu memegang pundak istrnya. “kenapa kau menangis? Apa ada yang menyakitimu hm?” Tanyanya dengan tulus dan lembut..
Permaisuri mengangguk. Ia meletakkan tangan Kenzi didadanya.” Disisni sangat sakit saat mendengarmu memuji dan menceritakan gadis lain didepanku yang mulia... sangat sakit rasanya..” Ujarnya memukul dadanya sendiri. Ia tak mampu menahan isaknya namun masih tetap ia tahan sampai yang ia bisa tahan saja.
Kenzi merasa bersalah saat ini. “Maafkan aku Mao.. aku tak bermaksud melukaimu.. aku hanya bercerita tentang hidupku dengannya dulu.” ujarnya dengan gugup. Ia tak peka dan tak punya perasaan batinnya.
Permaisuri Maxoi tetap menangis membuat Kenzi memeluk istrinya itu. “Apa kau akan mengejarnya dan kembali pada cintamuYang mulia?” Tanyanya dengan nada bertanyanaya ia cukup takut bertanya hal ini tapi ia kepo akan jawabannya ..
__ADS_1
“Apa kau mengizinkannya?” Yanya kebzi dengan lembt dan itu membuat permaisurinya menangis lebih kencang.
“Kenapa kau tampah menangis? Apa kau salah bicara?” Tanyanya dengan lembut lagi. Ia mengusa punggung istrinya dengan sayang.
Permaisuri Maoxi menganguk “ salah seharusnya kau jawab tidak.. kau tak akan menduakanku dan mencari gadis lain.. itu jawabannya yang benar..!” ketusnya dengan nada sinis. Ia memukul dada bidangnya kenzi beberapa kali.
Kezi terkekeh. “Dia sudah memiliki anak Mao.. bagaimana bisa aku bersamanya.. Apa lagi ia punya suami yang menantinya selama ini. aku tak akan mau jadi pelakor...” Ujarnya jujur lagi. Ia menahan tangan permaisurinya itu dengan lembut supaya tak memukul dadanya lagi. Ia menatap permaisurinya sendu.
“Jadi jika dia tampunya anak dan suami kau akan bersamanya begitu?” Tanya pemaisuri sewot saat ini mata Kenzi nyalang.
Kenzi menganggu polos.” Mungkin akan kunikahi... pasti seprtinya...” Ujarnya terkekeh dengan apa yang ia ucapkan. Ia memang akan menikahi Qira jika ia tak punya anak atau suami. Bahkan meksipun Qira punya anak sekalipun ia akan tetap menikahi Qira jika ia mau. hanya saja pertanyaannya Qira mau atau tidak saat iini?
Permaisuri memukul Kenzi keras membuat kenzi menatap permaisuri Maoxi datar “ Kau sunggu keterlaluan yang mulia.. nikahi saja, pergi sana..!” Ujarnya merajuk lalu melepaskan pelukannya pada suaminya itu ia merajuk.
Kenzi menahan permaisurinya itu namun diepis oleh permaisuri Maoxi. “Hey kau menjawa dengan jujur pertanyanmu. Tapi jika aku berbohong kau juga akan marah bukan? Kau tau. Kadang kejujuran memang menyakitkan tap jujur lebih baik dari pada berbohong yang membuahkan rasa manis namun pada penyatannya akan membawa racun..” Lanjutnya dengan bijak. Ia sudah bijak semenjak menjadi raja ya...
“Tapi bisa kah kau menjawa dengan tak menyakitiku? Ka-“
“Syut...” bibir pemaisri ditutup dengan telunjuknya kakak Kim lembut. “Kau tau.. yang aku jawan tadi itu jika Qira mungkin masih sendiri dan dia mau.. dan pada kenyatannya dia tak akan mau dan kamit ak akan bersama..” Ujarnya lembut.” Dan kau hanya bertanya tentang perasanku dengannya. Kenapa kau tak bertanya perasanku padamu saja hm?” Tanyanya lembut namun permiasuri menggeleng dan menjawab. “ Aku takut da kau sampai detik ini saja tak pernah mengatakan jika kau mencintaiku..” Ujarnya menicit.
Kenzi mengheala nafas” Ku sudah menjadi bagian dari nafasku Maoxi. Ibu dari anak-anakku da seterusnya akan seperti itu sampai pada anak kita yang ketiga akan lahir kau akan tetap menjadi ibu anakku. Bahkan sampai keberaapun..” Kenzi memeluk maoxi sayang.” Lau akan menjadi satu-satunya dalam hidupku. Takkan ada gadis lain selain dirimu yang akan berada sisisiku..” Ujarnya sayang.
“Dulu Qira pernah berkata padaku.. jika dia diberi pilihan menikahi pria memiliki istri banyak namun kaya dan tampan atau menikahi pria biasa saja namun setia pada satu perempuan. Maka dia menjawab dia akan menikahi pria biasa saja tapi setia. Karena didua atau ditigakan itu sangat sakit.. dan aku tak mua kau merasakan sakit dihatimu karenaku.. aku ingnn kita bahagia selamanya.” uUjarjya sendu .
"Aku tak akan pernah kenduakanmu Maoxi..." I a.mengecup kepala Maoxi sayang " Qira memang ada dihatiku.... Tapi kau juga ada disini..." Ia menunjukkan dadanya saat ini. " Kalian punya ruang masing masing dalam hatiku.." Ia mengecup kepala maoxi sayang.
"Aku mencintaimu ratuku...."Ujarnya sayang.....
Maoxi mendengar itupun tersenyun lebar...
.
.
.
.
.
.
__ADS_1