Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Munujuh Akhir


__ADS_3

Denting pedang terdengar memekakkan telinga, semua sibuk dengan lawan tanpa memikirkan kawan, hidup atau mati ada ditangan kita, mau hidup, maka harus membunuh lawan, jika mau mato, mudah, tiggal diam dan nikmati.


Namun jika dalam perperangan melakukan hal semacam itu. Maka kita adalah orang yang sangat egois. hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain. sebab, jika mau menang. Maka harus ada kekompakan dan harus saling melindungi, Jika hanya memikirkan diri sendiri. Maka sampai matipun tak akan menang dan kita tak akan maju. sebab dunia butuh kekompakan dalam membangun, bukan keegoisan dalam setiap orang.


Jika mu egois. Maka mati sajalah, sebab dunia tak butuh sampah...! Iya... Sampah, tak berguna dan hanya memikirkan diri sendiri. Dunia dicipatakan untuk bersama bukan untuk diri sendiri...


Layaknya Kenzi sekarang yang sedang melawan kaisar Zauhan, ia sudah tak kuat menahan lagi, padahal mereka baru berperang , mungkin baru menghabiskan dua puluh menit, tapi ia sudah kehilangan tenaga, bahkan ditubuhnya sudah gores banyak luka.


Bugh... tubuhnya terpental jauh saat kaisar Zauhan berhasil menerjangnya. Dengan gerak cepat kaisar Zauhan menancapkan pedang diperut Kenzi yang sdah terkapar. Tak ada kewarasan lagi dipikirannya, yang ada hanya haus darah.


“Kenzi.!!!” Teriak kaisar Long Wey, tanpa memikirkan lawan, ia langsung menebas kepala lawannya cepat dan berlari melindungi anaknya ia harus menyelamatkan putra kesayanganya, sebab ia melihat tubuh putranya terpental tadi.


Claang...


Pedang kaisar Zauhan berdetang dengan pedang kaisar Long Wey mata kaisar Long Wey menatapnya tajam membuat kaisar Zauhan membalasnya tajan.” Bangkit Kenzi..!!!” ujar kaisar Long Wey membuat Kenzi meringsut dan bangkit.


Sedangkan kaisar Alexn juga ikut mendekat dan membantu kaisar Long Wey untuk membunuh kaisar Zauhan. “Pembunuh!" Gumamnya membuat ia langsung menyerang kaisar Zauhan ari samping. Tapi faktanya kaisar Zauhan sangat kuat.


Ia hanya menghentakkan kaki saja sudah membuat semua pasukan berhenti merasaan gempa bumi. Matanya merah dikalah ia dicap sebagai pembunuh. “Aku memang membunuhnya, tapi ak tak salah..!! aku mencintainya.!!” Teriaknya lalu menebas kepala kaisar Aexon dan Long Wey membabi buta ini sudah diluar dari dirinya.

__ADS_1


Namun disis lain Lian lii melawan banyak perajurit dan maju untuk bertemu dengan kaisar Zauhan namun ia tak sadar jika dari jarak jauh ada sosok dimana menepatkan ia sebagai target. Anak panah mengarah pada kepalanya dan.


Cap... clang.


Anak panah itu ditepis oleh pisau dari seberang..” HENTIKAN PERANG INI.!!!” dan suara itu mampu menghentikan perperangan.


Semua mata menatap asal suara, disana ada Qira dan Leon. Leon yang sudah berdarah dibeberapa bagian tubuhnya, dengan Qira yang berhanfu pitih, rambut diikat ketas membuat ia tampak cantik. Ditambah tubuhnya dibanjiri keringat, tatapan mata birunya tajam menatap sekitarnya. Nafasnya memburu saat ini. ia menatap Lian Lii yang menatapnya terejut ya,, dia yang melindungi Lian Li..


“Qira...!!!” Teriak mereka. Kisar Alexon. Kaisar Long Wey, kakak-kakak Qira. semuanya menatap Qira haru. Sedangkan kaisar Zauhan mendadak menjadi kaku, ia bahkan tak berkedip menatap Qira. tubuhnya gemetar karena terkejut.


Qira menatap ayahynya kaisar Alexon dan kaisar Long Wey, tubuh mereka sudah penuh dengan darah, namun tatapannya teralih pada anak panah yang meluncur menuju kaisar Long Wey membuat ia melompat dan melindungi kaisar Long Wey mereka terguling ditanah membuat siapapun terperangah.


“Qira..!!” Gumam kaisar Long Wey memeuk Qira erat. Ia menangis didepan Qira tanpa malu dengan gelarnya seorang raja.” Kau benar inikan? Qira, ayah tak mau kau pergi, ayah menyayangi Qira..” Gumamnya. Ia bahkan tak peduli dengan lukanya dan sakitnya ia terjatih dari uda.


Qira merasakan hangat dilehernya, ia juga merasa hangat dihatinya. “ Ayah. Aku sudah bilang, aku gadis kuat, jangan menangis, kau tak malu melihat semua orang menatapmu.. nanti wibawahmu jatuh!!” Goda Qira, ia tak mau menangis dan tak mau mellow.


“Biarkan saja..” Ujarnya membuat Qira terkekeh. sedangkan kaisar Alexon menatap anaknya sendu, anaknya bahkan memeluk kaisar Long Wey dan tak menatapnya, sesak sekali rasanya.


Qira bangkit dari sana membuat perang itu terhenti dan menatap kelanjutannya.” Kita salah..!! Ini bukanlah salah kaisar Zauhan, tapi semua ini hanya jebakan kaum bluerose. jadi mari hentikan perperangan ini..!!” Ujarnya pada seluru orang. Ia tersneyum karena bahagia bisa menghentikan perang.

__ADS_1


“Qira.!!” Gumam kaisar Alexon membuat Qira mendekati ayahnya lalu memeluknya, tanpa sadar kaisar Alexob menegang, ia tak menyangkah anaknya memeluknya seperti ini. hangat sekali rasanya. “Terimakasih ayah..!!”


“Tunggu.. Tunggu..!! Jika kau masih hidup, lalu mayat siapa yang sampai dikerajaan?” Tanya Juang Lii tak mengerti. Bukannya ia tak senang adiknya masih hidup, tapi ia hanya penasaran saja.


Qira menatap mereka.” Itu hanya jebakan. Sebenarnya aku memang sudah mati ditangan kaisar Zauhan!!” Ia melirik kaisar Zauhan yang sedari tadi diam dan menatapnya sedih. “Tapi itu karena ia dihasut. Semua ini hanya akal-akalan mereka karena ingin menghanguskan tanah kita,.!! kerajaan kita, jadi jangan sampai berperang lagi...!!!” Ujar Qira lantang bak pemimpin besar disana.


Namun setelahnya ada ributan anak panah berapi menyerang mereka..


“Jika kalian tak saling membunuh, maka aku akan membunuh kalian dengan tanganku sendiri.” Ujar Xavier sinis ia mengepalkan tanganya dan menatap nyalang didepanya.


“Kita harus saling melindungi satu sama lain, tidak lagi ada musuh selain kaum Bloerose. Kita harus bersatu dan saling melindungi.. aku mempercayai kalian.” Teriak Qira sembari menahan serangan itu dengann ilmu anginnya memhuat beberapa anak panah jatuh tanpa menyentu mereka.


Leon mengaung dengan gagahnya membuat Qira menaiki punngungnya “Qira..!!” Gumam kaisar Zauhan.


“Kita bicara nanti Zauhan..! Kita harus menang sekarang..!!” Ujar Qira menghalaukan tatapan kaisar Zauhan.


Kaisar Zauhan menganguk mengeryi lalu “ kita harus menang dan saling membantu. Mari kita berstau..!!” Teriak kaisar Zauhan.


“Hidup yang mulia.. Hidup kerajaan Barat.!!” Serentak mereka bermualog, padahal masih dalam keadaan genting membuat mereka sangat nampak kompak.

__ADS_1


Sedangkan Qira. Ia menatap sekitarnya dan meghitung lawan, ia dapat menghitung jika lawannya lebih dari lima ratus orang. Tiga ratus orang menggunakan panah, sedangkan dua ratus lebih menatap mereka dari jauh, entah karena ia baru bangun dari tidur panjangnya atau bagaimana, kepekaan Qira meningkat dua kali lebih pekat saat ini. karenanya, ia dapat merasakan jika orang disekitarnya dan paham mana aura jahat dan mana aura baik.


__ADS_2