Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Guang Lii


__ADS_3

“Kalian dari keluarga mana? Kenapa bisa sekolah disini?"Tanya putri Dam polos.


Cih.. masih kecil saja melihat jabatan. Bagaimana besarnya nanti?’ Itulah yang dipikirkan tiga saudara itu..


Memang sii yang bisa sekolah itu hanya dikalangan atas, tapi tak mesti bukan menanyakan kenapa mereka bisa sekolah disini, apa karena mereka yang tak terkenal dikalangan masyarakat? Kaisar Zauhan memang tak mengenali anak-anaknya dikalangan masyarakat. Kenapa? Karena kaisar Zauhan mau anaknya mendapatkan orang-orang yang tulus mau menerima mereka, bukan mau berteman hanya karena jabatan dan harta dari keluarga. Cukup ia saja dulu menjadi kaisar dan dihormati hanya untuk jabatan belaka.


Qeqe menarik sudut bibirnya kesamping. “ Kami hanya anak pedagang rempah-rempah dari balik Gunung Cehying.” Ujar datar. Sedangkan Heqi memutar bola mata malas, itu bukan alamat rumahnya dan bukan pula kebohongan. Karena memang ayahnya pedagang, lebih parahnya mereka memang tinggal didekat gunung. Tepatnya dekat gunung hutan malam yang dikatakan oleh orang jika disana angker, dekat dengan kerajaan serigala dan kerajaan iblis. Padahal disana sangat menyenangkan aslinya.


“Heyy kalian tinggal disana? Kalian berarti orang miskin?” Cicit putra mahkota Shiang terkejut. Ia pikir mereka anak dari pangeran atau perdana menari. Tapi nyatanya? “Tapi bagaimana bisa kalian sekolah disini? Apa kalian mendapatkan Berkat raja?” Tanyanya lagi.


“Iya.. kami sekolah gratis. Jadi pergilah jauh-jauh Hus hus.. Kami ukan orang kaya dan anak raja seperti kau. Dasar pengila tahta..!!” Lingling yang mau tidur terganggu membuat ia bicara. Sekali bicara bagaikan cabe rawit saja. Pedas sekali bukan? Namun inilah LingLing. Tak suka bicara dengan orang yang tak ia kenali.


“Hais... Ayo kita pergi Dam Memei..!!” Ujar putra mahkota Shang sinis menatap mereka lalu menarik sang adik. Ia terasa tak dihormati. Sebenarnya ia juga takut saat melihat mata Qeqe yang sangat tajam dan seram. Belum lagi Heqi yang hanya menarik satu alisnya membuat nyalinya menciut. Bagaimana bisa ia seorang anak raja kalah dengan mereka yang bukan siapa-siapa.


“Sudah... Kau jangan marah-marah, biar kan saja mereka..!” Ujar Qeqe pada sanga adik membuat Lingling menghela nafas malas. Ia malas sekali orang-orang seperti putra mahkota Shang itu. Sekarang saja ia tak mau berteman, jika ia tau jika mereka adalah cucu raja terdahulu atau ponakan raja. Pastilah satu sekolah ini akan tunduk ketika mereka berjalan, mereka akan tersenyum lembut meskipun hati mereka busuk. Mendingan hidup tanpa penghormatan supaya bisa mendapatkan kemurnian.


Bisik-bisik terdengar jika mereka anak orang tak punya membuat mereka tak memiliki banyak teman, banyak pula yang terang-terangan menatap mereka sinis. Apa lagi dengan Lingling yang dirumorkan penyakitan dan penyebar wabah penyakit. Mereka dijauhi. Tapi bagi para gadis kecil, Qeqe dan Heqi tak bisa dan tak akan dijauhkan. Karena muka mereka terlalu disayangkan untuk dibuang-buang. Akh masih kecil saja mereka sudah genit bukan?


Tapi tak masalah. Tiga anak itu menikmati kehidupan mereka. Tanpa perhatian dan pujian orang lain. mereka cukup seperti ini saja, tak boleh lebih dan tak boleh kurang, jika boleh ditambah, maka mereka akan meminta tambah perhatian ibu mereka.Yaitu Qira. hanya itu, tak ada yang lain.


******


Lain tempat lain cerita, sebagaimana Wolf dan Leon. Wolf dan Leon sekarang berada dikerajaan Langit. karena pangeran Guang Li akan menikah dengan putri Suyin Yu Fang. Putri ketiga dari kerajaan Timur, gadis cantik dan juga lembut, bukan karena cinta melainkan dekrikat raja. Raja dari kerajaan Timur meminta perhodohan ini karena putri Su menyukainya semenjak pandanagn pertama. Guang Lii tak memiliki alasan untuk menolak, karenanyalah mereka akan menikah seminggu lagi.


Leon? Ia juga sudah menikah dan dikaruniakan dua orang anak. satu anak nya bukan anak kandungnya, melainkan anak dari klan Xavier, klan manusia bermata Biru. Kalian ingatkan? Yapp... Leon menikah dengan Via karena kasihan. Via hamil dikalah itu, Via kan saat itu diperkosa membuat ia hampir bunuh diri. Ia gila dan ia kehilangan akal. Karenanyalah Leon menikahinya supaya ia tak depresi dan bisa melanjutkan hidupnya.


Tapi syukurnya Via memang sehat dan mau hidup kembali dikalah Leon sang pemilik hatinya mau menikahinya dan mencintainya. Ia merasakan jika anaknya adalah kurnia Dewa tiada tara. Dulu ia mengejar Leon sepenuh hati tapi Leon sama sekali tak meliriknya. Namun ketika adanya anak ini Leon datang dan mau mencintainya. Bahkan menikahinya.


Sebenarnya Leon melakukan itu juga karena rasa bersalahnya. Via hamil dan diperkosa itu karena ingin menyelamatkan Qira sahabatnya. Karenanya juga Via ngotot membantu mereka melawan klan manusia bermata biru. Banyak yang ia pertimbangkan dan ia pikirkan dikalah itu.

__ADS_1


Wolf? Ia sudah menikah juga dengan putri Tea. Iya,kalian ingatkan putri Tea adik dari kaisar Zauhan dan Zoulan? Wolf mendapatkan kasus sehingga membuat ia harus menikahi putri Tea. Dlu saat ia depresi dikalah Qira meningalkannya, ia selalu mabuk dan tak sadarkan diri. Setiap harinya ia lakukan untuk menghancurkan diri.


Suatu tragedi putri Tea yang membantunya dikalah ia mabuk berat. Putri Tea kehilangan mahkotanya, mahkota kehormatanya. Wolf tak sadar melakukan itu. Saat sudah pagi ia melohat putri Tea duduk disampingnya dengan menangis membuat ia mengingat apa yang ia lakukan semalam, karena ia laki-laki yang baik, yang ta akan lepas dari tangung jawab, ia menikahi putri Tea dan membawa putri Tea hidup dikerajaan serigala. Hanya saja sekarang ia dikerajaan Langit untuk memenuhi undangan dari kaisar Alexon. Ia belum punya anak. Hanya saja putri Tea sedang mengandung anaknya. Putri Tea hamil lima bulan saat ini.


...


Guang Li menatap kediaman Qira sendu. Ia memang suka kesini untuk menghilangkan rasa rindunya pada sang adik. Ia tersenyum miris dikalah ingat disetiap sudutnya Qira disiksa. Wajar saja Qira pergi dari sini. Karena memang setiap sudut kerajaan ini memiliki kenangan buruk tentang dirinya dan keluarganya. Tak ada tempat yang indah untuk ia kenang. semuanya terlalu buram dan terlalu hitam.


“Guang Lii. Kau tak mau tidur? sekarang sudah malam nak,,, “ Ujar kaisar Alexon yang ternyata ia tertidur dikediaman itu. Kaisar Alexon sudah tidak lagi menjabat sebagai raja. Ia lepas tahta dikalah Xian Lii sudah beranjak dewasa. Xian Lii belum menikah meskipun umurnya sudah memasuki 27, ia menjadi raja muda saat ini. sikapnya dingin dan tak tersentu. Ia bahkan tak pernah tertawa lagi


“Ayah. Kenapa yaah disini?” Tanya Guang Li dikalah melihat ayahnya memegang boneka kain yang dibuat oleh Qira, ya.. disana banyak boneka, pedang dan bahkan pistol buatan Qira. namun tak bisa berfungsi akibat tak ada pelatuknya. Disana tak ada alat untuk mencairkan tima panas dan sebagainya. tak bisa digunakan. Entahlah Qira dlu juga bigung. Bagaimana orang-orang dinovel lagian yang juga mengalami perpindahan dimenisi namun mampu membuat pistol dan bom. Sedangkan alat dan teknologinya tidak ada. Jikapun mereka bisa membuat, mereka harus menghabiskan waktu tiga bulan lebih.


“Ini sangat kucu..!”! Ujar kaisar Aleexon memegang benda itu tanpa menjawab pertanyaan anaknya. Matanya sudah sembab karena memang tadi ia menangis. Sungguh ia sedih dan ia rapuh. Ia menjadi ayah yang gagal untuk Qira... Ia menghapus air matanya karena tak mau dianggap cengeng.


Guang Lii tau perasaan ayahnya membuat ia mengelus pundak ayahnya. “ Apa Qira bahagia melihatku akan menikah besok ayah?” apa ia bahagia melihat kita bahagia..!” Gumamnya pelan lalu mendesah.


Guang Li terkekeh mendengarnya. "Benar adanya, Qira itu mengutamakan kebahagiaan mereka, bukan kebahagiannya sendiri. Dia wanita yang hebat ayah...”


Kaisar Alexon menghela nafas.” Aku jadi merindukan ketiga cucuku. Apalagi Heqi.. apakah mereka kesini untuk melihatmu nanti? Kenapa mereka belum datang keisini? Ingin sekali rasanya aku mencium seluruh wajah Lingling yang mengemaskan itu..” Ujarnya gemes. Tadinya ia sedih sekarang ia bahagia. ya.. bahagia dikalah mengingat tiga kembaran itu. Akh mereka memang pembawa kebahagiaan.


Guang Li terkekeh.” Masa sii mereka tidak datang kepernikahan pamannya. Ku rasa mereka pasti datang. Tapi aku tak tau itu kapan..!” Ujarnya memiringkan kepalanya beberapa kali.


Kaisar Alexon menghela nafas.” Jika mereka tak datang. Akan aku pastikan untuk menyeretnya kesini dan menyuruh mereka tinggal ditengah-tengah kita. aku sangat menyayangi cucu-cucuku itu.. “ jarnya kesal. Megingat jarak antara kerajaa Langit dan kerajaan Barat membuat ia jarang sekali bertemu sang cucu. Paling hanya tiga kali dalam satu tahun. Ia bahkan bisa menghitung jari berapa kali ia bertemu dengan cucunya itu. “Apa aku harus tinggal bersama mereka saja ya?” Gumamnya sendiri.


Guang Lii terkekeh. “ Ayah bisa saja. Aku yakin mereka pasti akan datang. Jika mereka tak datang aku akan membantu ayah menculiknya. Yakinlah padaku..!!” Ujarnya tertawa membuat kaisar Alexon juga tertawa.


Kaisar Alexon memang berniat untuk tinggal dengan mereka dulu. Hanya saja ia harus membimbing anaknya menjadi pemimpin, meskipun jabatan itu sudah diserahkan pada Xian Lii tapi ia masih harus menghendelnya. Dan sekarang ia mau kesana tapi ia juga harus pikir lagi. Sebab masih ada 7anak yang harus ia hendel dalam memimpin. Ia berminat untuk membuat Mansion saja dikerajaan Langit untuk dirinya. Selir Mei dan juga Selir Dong. Kalian tidak lupa bukan selir Dong? Ibunya dari Zian Li dan Zain Li?


Selir Mei memang sudah dimaafkan oleh kaisar Zauhan. namun ia masih saja dingin dan membencinya. Hanya saja selir Mei sudah berubah sekarang. Ia tak lagi jahat dan tak lagi suka sombong. Begitu juga dengan dua putri kaisar Alexon. Mereka sekarang sudah baik. Putri Kenderli sudah menikah dengan putra mahkota kerajaan Timur, sedangkan Putri Liang Lii juga sudah menikah dengan jendral Zing dari kerajaan Iblis. Kalian tidak lupa bukan jendral Zing? Ya.. mereka sudah hidup bahagia semua sekarang..

__ADS_1


“Lihat saja nanti.. Kita harus beri hukuman pada mereka karena sudah terlambat menyambut pernikahanmu..!” Ujar kaisar Alexon mengompori Guang lii membuat Guang Lii terkekeh geli. Ia harus memberi hukuman pada ponakannya itu nanti, harus bukan?


Gelak tawa pecah disana. Kesedihan dan kerinduan terobati dikalah tiga bocah itu diungkit. Tigabocah itu memang dibuat khusus oleh Qira mungkin supaya bisa mengobati rasa sakit mereka. Anak yang memang membawa suatu obat penawatr rindu untuk dirinya penawar sakit ketika ia meninggalkan mereka. Jadi berterimakasihlah pada tiga anak kecil itu.


..


Lain sisi lagi kaisar Long Wey mendatangi kediaman Zauhan. ia mau bermain dengan tiga bocah itu membuat Zauhan menerima saja. Rumah Zauhan tak besar. Hanya saja sangat bagus dan nyaman. Disana juga ada rumah pohon dimana Qira inginkan dulu. Tepat dimana Qira utarakan dulu. Disana tempat bermainnya kanak-kanak. Semua yang mengunjungi mereka pasti akan berat untuk pulang. Karena memang tempat ini sangatlah bagus dan damai.


“ Ayah.. kenapa ayah tak bilang jika ingin berkunjung? Kan bisa ku jemput diperbatasan desa.. disini sangat berbahaya lo ayah..!” Ujar kaisar Zauhan pada kaisar Long Wey. Zauhan memang memanggil Long Wey sesuai keinginan Long Wey sendiri. Katanya supaya ia merasakan Qira disisinya.


Kaisar Long Wey sudah tak menjabat lagi menjadi raja. Tahta sudah diambil oleh Kenzi karena Keblnzi sudah menikah. Ia menikah dengan putri Maoxi dari kerajaan Dewa. Tepatnya tunangannya dahulu adiknya putra mahkota Xiolenyei. Mereka sudah mempunyai anak seusia Qira. dan Kenzi hanya memiliki satu istri saja karena memang ia menikah hanya untuk mendapatkan keturunan belaka, bukan karena nafsu ataupun cinta. Tapi lagi ni ya... putri Maoxi mampu membuat kenzi membuka hatinya, ia mampu membuat Kenzi mencintainya meskipun tak sebesar cintanya pada Qira.


“Aku merindukan cucu-cucuku. Apa aku tak boleh menjenguknya hm?” Sengit Long Wey. Jangan pikir ia sudah menghilangkan dendamnya pada kaisar Zauhan ya.. ia tetap membenci Zauhan.


“Yang mulia... Jangan begitu, nanti Zauhannya takut ih..!!” Ujar permaisuri Feng kepada sang suami. Ia mengelus dada bidang kaisar Long Wey pelan membuat amarah itu sedikit mereda.


Disana juga ada selir Xia ibu angkatnya Qira dan Putra Mahkota Guing Kenzu Wey. Dipanggil Kenzu. Ia mengunakan mahkota yang nampak kebesaran. Sangat lucu. Pangeran Kenzu memang lebih dekat dengan selir Xia karena selir ClXia sangat menyayanginya bagai anaknya sendiri. Kan selir Xia tak bisa memiliki anak membuat Kenzi membiarkannya saja. Oh iya... Kenzi memiliki dua anak juga. Mereka kembar ya.. satunya lagi Guing Kenzo Wey. Bedanya hanya dipipi mereka Kenzo lebih cubby dari Kenzu. Dan sekarang Kenzo hanya diam dibelakang selir Xia.


Zauhan tersenyum miris.” Mari duduk ayah. Mereka sedang sekolah, mungkin sebentar lagi akan pulang, kita tunggu saja..” Ujarnya mempersilahkan duduk dikursi kayu disana. Dengan angkuh pula kaisar Long Wey duduk. Permaisuri Feng hanya mengeleng samar dan selir Xia terkekeh geli.


“Lingling sudah sekolah?” Tanya Zuzu yang memang usianya pada tiga kembar itu terpaut tiga bulan. Tidak lebih. “ Gege Qeqe dan gege Heqi juga sekolah berarti?” Tanya Kenzo gemas membuat pipinya sedikit membulat.


Zauhan mengangguk.” Iya.. mereka sudah sekolah sekarang. Merekakan sudah besar..” Ujarnya biasa saja.


Kenzu menarik nafas dalam diikuti oleh Kebzo.” Kakek. Kami juga mau sekolah ditempatnya Lingling sekolah.. sekarang..!!!” Teriaknya serentak membuat semua orang menutup telingah sakit. kaisar Zauhan terkekeh melihatnya.


Memang dua kembar ini suka sekali main dengan anak-anaknya. Jadilah merek seperti gembar 5saja. “Pokoknya kami mau seolah, kamikan sudah besar..!” bentaknya Kenzu yang sikapnya memang seperti Kenzi. Pemaksa.


Kaisar Long Wey menatap kaisar Zauhan sengit. Bagaimana bisa dia mempengaruhi otak dari cucu cucunya yang ini?

__ADS_1


__ADS_2