Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Pertanyaan ini


__ADS_3

Sedangkan ditempat lain Qira menatap anak-anaknya yang selalu ribut meminta tidur dipangkaanya membuat ia mengelus kepala sakit.


"Ini giliran aku kak.. Ih kalian mah." Desus dari Heqi keras. padahal dia sellau memonopoli Qira.


"Tidak... Aku.. aku.. kamukn sudah siang tadi..." Desus Qeqe.


"Kami jua dong.. Kn kami juga mau sama ibu..." Desus Kenzu dam diangguki Kenzo...


"Kamukan bukan anak ibu... Jadi minta saja dengan ibu kalian...!"


"Tidak mau.. kami mau ibu Qira.. Kan ibu kalian ibu kami juga...." Ujar Kenzo pada Heqi.


"Tetap tidak boleh.. Ini ibu kami... jadi Kalian tidak boleh ikut ikutan..! "


Qira memijit pelipisnya ” kalian bisakah diam? kepalaku sakit melihat kalian ribut terus..” Ujar Qira dengan sedikit gemas melihat anak-anaknya. Bukan hanya anak-anaknya saja tapi juga Kenzu dan Kenzo. Anak anak itu menyusahkan saja.


Anaknya tiga atau lima sii?


Heqi menatap ibunya malas.” Ibu-kakak tidak boleh galak...” Ia mencubit pipi ibunya dengan gemes membuat Qira membulatkan matanya. “Ibu itu cantik jadi jangan marah-marah. Tidak cocok..” Ujarnya dengan gemes.


Qira yang duperlakukan sperti itupun gemes. Bagaimana bisq anakanya mengemaskan dia? Diakan ibunya seharusnya dia yang gemas” ibu lucu sekali sii haha..” Heqi dan lain malah tertawa gemas saat ini.


"Dari mana kamu belajar merayu Heqi? " Tanya Qira pada anaknya dengan tatapan menyelidiki.


"Dari hati ibu... " Dan mereka tergelak tertawa bersama


Qira menaikkan satu alisnya.” Berhenti tertawa.. kalian menyebalkan ternyata..!” Ujar Qira malas dengan apa yang ia lihat. Ia dianggap apa oleh anak-anaknya ini si? Kenapa dia lelah, ingin rasanya dia tengelamkan saja mereka kerawa-rawa. Tapi ia sayang.. bagaimana coba?


Qeqe mendekati ibunya lalu mengecup pipi ibunya. “Ibu jangan jangan galak-galak. Nanti kita suka..” Ia mulai bergombal layaknya anak dewasa saja. Ia bahkan merapikan rabut Qira membuat Qira blushing. Mohon maaf. tidak akan terjadi ya., masa dengan anak sendiri blusiing wkwk.


“Berhenti menganggu ibu kalian... kalian selalu ganggu ibu kalian, dia juga lelah jika kalian ikuti kemanapun itu. Kalian bagaikan ekornya saja.” Ia mendelik anak-anaknya itu tak suka. Baru kali ini Zauhan tak menyukai kehadiran anak-anaknya.


Heqi mentap ayahnya sombong. “ kan dia ibu kami. ayah cemburu ya..” Ia terkekeh lalu mendekatkan diri dengan ibunya lalu mengecup bibir ibunya membuat Qira membelalakkan mata. Bagaimana bisa anaknya bersikap kurang ajar.” Um...Ibu-kakak sangat ludcu..” Heqi malah terkekeh.


"Heqi...! " Peringat dari Zauhan dan Qira serentak.


Zauha kebakaran jenggot membuat ia menarik Qira menjauh dan. menyembunyikan istrinya itu dipunggungnua.


Sedangkan Heqi jangan tanya, dia terkulai dilantai dengan ketidak berdayaan dia. “ Kau beraninya.. kau berani mencium ibu kalian seperti itu, siapa yang mengajarimu ha? Katakan pada ayah..tak... tak..” Ia menjitak kepala Heqi dnega kesal. Ia saja belum mencium Qira hari ini.


Heqi menatap ayahnya sengit.” Aku suka melihat kakek Long Wey mencium nenek Feng dan nenek Xia seprti itu. Aku bertanya pada mereka katanya itu bentuk rasa sayangnya pada mereka. Jadi apa salahku mencium ibu-kakak seperti itu ayah?” Tanyanya dengan ganasnya.” Ibu sakit kepalaku..” Ia menatap Qira dengan mata yang dibuat-buat.


Qira menatap anaknya dengan dengusan kecil.” Kau ini... Heqi lain kali jangan lakukan itu pada orang kan ya.. it tidak baik.” Peringatannya dengan tegas. Ia tak suka cara Heqi seerti ini.


Zauhan menatap Long Wey yang tak jauh disana tajam. Sedangkan Long Wey yang menjadi tersangkah membuat dirinya sedikit sibuk dengan makanannya dan berpura-pura tak dengar. “ Awas jika kalian berani sperti itu lagi ya..” Desisnya tajam membuat yang lain hanya mengangkat bahu acuh. Heqi mengelus kepalanya sakit saja. Ia tak habis pikir, hanya cium bibir saja ayahnya marah, memang kenapa dengan cium bibir?” Apa lagi yang kau dapat dari kakekmu itu ha?


“Aku juga pernah liat kakek Long Wey mencium lehernya nenek Xia. Dan aku juga pernah liat kakek Wey menindi nenek Xia. Katanya itu juga bentuk kasih sayangnya.. “ Heqi mulai mengaduh dengan Zauhan. ia bahan memberikan wajah yang sangat imut saat ini.


Zauhan menatap Long Wey yang mulia gelagapan dan permiasuri Feng dan selir Xi ayang gugup. Muka mereka merona malu saat ini.”Ah. sepertinya malam ini sangat dingin.. aku mau tidur saja, sepertinya enak dingin dingin tidur bukan?” Ia tersenyum paksa pada istri istrnya itu.


Sedangkan mereka menganguk masam. Long Wey memilih mencicit pergi dari sana.” Ayah.. jangan lari..!!” Teraik Qira keras lalu mengejar Long Wey dengan cepat. “ Aku belum kasih ayah kesempatan buat lari ya...” Ia terak membuat selir Xia dan Feng terkekeh. Long Wey emang keterlaluan. Tapi ia bisa apa ketika menjelaskan pada anak kecil? Masa di bilang yang sejunurnya? Memang yang dewasa selalu salah. Salah dikit saja.

__ADS_1


“Maafkan ayah Qiqi.. maafkan ayah..!!” cicit Kaisar Long Wey kabur dengan ngebirit membuat anak anak terkekeh. kakek mereka yang kejam takut dengan ibu mereka. Dan itu rekor dan juga pengalaman yang WOW Menurut mereka.


Zauhan mendengus. “kalian jangan dengarkan kakek kalian itu.. jangan sekali kali kalian lakukan hal semacam iu lagi.. kalian masih kecil melakukan hal itu. Nanti jika sudah besar saja. Ya..” Jelasnya pada mereka. Anak-anak memang harus diajarkan supaya paham, jika tidak anak-anaknya nanti enggak bakal paham dan akan menyebabkan masalah berkepanjangan.


“Memangnya kenapa kalo cium bibir ayah?” Tanya Qeqe kepo. Namanya juga anak-anak. Apa lagi dia melihat ayahnya tadi sangat marah melihat heqi mencium bibir ibunya. Bagaikan melalukan hal yang fatal saja.


Zauhan diam sejenak. Ia harus memilih kata-kata yang bisa dimengerti anaknya.” Tidak boleh.. kan bibir itu untuk makan. Memang kalian mau cium bibir ibu kalian padahal ibu kalian baru saja makan apa begitu? Enak jika bergizi jika tidaklah bagaimana?Apa lagi ada bakterinya kalian mau sakit?” Tanyanya dengan nada lembutnya.


Heqi mengedikkan bahunya. “ Oh jadi aku bakteri seperti itu ha? Aku itu kuman yang bisa bikin sakit?” Zauhan meneguk saliva kering dikalah telinganya dijewer oleh Qira yang baru datang. Ia merasakan panas dikupingnya.


“Aduh. Bukan begitu sayang.. Hais jangan dijewer.. sakit tau, nanti aku nggak punya kuping lagi gimana? nggak tampan lagi aku.. tampan aja kamu enggak cinta apa lagi jelek ya Dewa,.” Zauhan meriulcau tak jelas membuat anak-anaknya terkekeh.


“Tapi kalo tidur di atas orang lain tu kenapa yah.” Tanya Heqi lagi dengan kepo.. dan pertanyaan itu membuat Qira melepaskan jewerannya dan Zauhan menatap anaknya dengan tatapan sulit diartikan.


Qira menatap Zauhan dengan gerlingan matanya meminta jawaban. Zauhan menghela nafas.” Itu karena mereka mau bikin dedek bayi ..” Ujarnya keceplosan karena takut akan matanya Qira lalu menutup mulutnya sendiri karena merasa bodoh. ia pasti mendapatkan hukumannya nanti. Haduh.. mati aku.. batinnya.


Heqi membulatkan bibirnya dnegan mata yang membesar. “ jadi kenapa bisa jadi bayi ayah? Apa kami bisa lakukan juga supaya bisa dapat bayi?” tanyanya dengan nada antusiasnya ia memang menyukai anak kecil.


“No.. Tidak..” Teriak Qira dan Zauhan serentak.. Qira menatap Zauhan tajam lalu mencubit perut Zauhan keras dan memilinnya membuat Zauhan menahan nafas dan menahan sakitnya. “ Itu bukan.. kalian akan mengetahuinya nanti jika sudah besar ya,... “ Qira mengeraskan cubitanya kepada Zuahan karena salah bicara lagi dan Zauhan memiringkan tubuhnya karena sakitnya membuat ia sesak nafas.


“ Kalian tidak boleh melaukan itu ya.. awas jika kalian melakukannya..” ancam Zauhan tak bisa bicara apa-apa lagi.


“Memamng gimana bisa yah bisa hamil itu? Gimana bisa ada dedek bayi didalam perut? Gimana cara masukinnya?” Tanya Linglng gemes.


"Bener tu.. soalnya kata ayah ku ibu ku sedang hamil dan bentar lagi kami akan punya adek.. kan aku bingung, gimana caranya ayah masukin bayi dalam perut ibu..” Ujar kenzu kepada yang lain.


Qira mengerjab sedangkan Zauhan masih menahan nafas karena sakitnya cubian Qira.. Bukan main memang rasanya. “ Itu caranya kayak kita nanam sesuatu sayang..” jelasnya Qira menurut terorinya. “ Kayak kita nanam biji buah jeruk. Tanah ditanah jadi tumbuh de. Nah kalo manusia kita tanamnya diperut ibunya supaya bisa tumbuh adeknya.” Ujar Qira negan jelas,” dan semakin lama semakin membesar de adiknya.. na begitulah manusia sampai dia dilahirkan.”


Qira menahan nafas. Ia tak bisa jawab.. ada yang bisa jawab woy? Yaalloh gini amat ya punya anak pintar.. nanyanya bisa jauh banget.. ada yang bisa bantu Qira woy” Kita liat kolong komentar saja yan Kenzo. Soalnya ibu tak bisa jawab” Jawa Qira dengan desah. soalnya dia kagak paha, bener da, takut salah bicara agi..


.


.


.


.


Hari ini adalah hari dimana Kenzi dan istrinya menjenguk Qira. Bukan menjenguk tapi menemui Qira. mereka sepakat malam tadi jika akan pergi kemari sekaligus menjemput Kenzi dan Kenzo sebagai anak mereka. Ya harus dijemput lah.. masa mau ngabisin berasnya Qira terus. Ya ngak ?


Sedangkan sedari tadi Kenzi tak henti-henetinya tersenyum bahagia. ia mengingat Qira yang selalu membuat ia terkekeh dulunya. Saat Qira yang mengajarinya berpedang dan juga berpanaj..


“Kenzi.. kamu ini laki-laki. Masa tidak bisa berpedang dengan baik dan benar? Ini sudah satu jam tapi kau belum bisa juga...” Ujar Qira dengan malas. Ia sudah lelah padahal ia sudah mengajari Kenzi selama dua jam tapi Kenzi belum juga bisa. Kenzi selalu saja malas dan tak bertenaga.


Kezi menatap Qira dengan malas.” Kan aku sudah bilang.. jangan belajar sekarang Qira.. aku sudah lelah dan juga malas.. ini sangat panas..” Ia menggerlingkan mata dikalah menintip matahari yang memag sangat panas saat ini. ia benci panas.


Qira memutar bola mata malas lalu berkacak pingang.” Dasar lemah.. bilang sama jika kau lemah Wluee....” Qira mengejek Kenzi yang malas ini dengan jurusnya.


Kenzi. kenatap Qira tajam "Aku bisa. memangnya kau berani bertaruh padaku?" Tanyanya sombong.


Qira mengangguk " Baiklahm. Jika begitu mari bertaruh padaku... " Ajunya santai lalu mentap langit. ada beberapa ekor burung disana membuat ia punya akal. " Jika kau bis. kemanah salah satu burung itu aku akan menjadi pelayanmu selama satu minggu bagaimana? " Tawarnya.

__ADS_1


Kenzi ragu saat ini. Karena memang burung itu cukup tinggi " Dan jika kau kalah kau harus menjadi pelayanku selama satu minggu bagaimana?" Qira menaik turunkan alisnya beberapa kali


Kenzi mengangguk " Siapa takut...! " Tentangnya


Qira menyeringai dan memulai. permainannya. menurut Qira ini sangat mudah, bahkan tanpa melihat saja ia bisa ia dapatkan burung itu...


Sedangkan Krnzi sedikit takut dab merinding akan Qira. " Mulai...! " Ujar Qira dengan santay...


Cap...


Cap....


Satu tembakan Kenzi tak. mengenai tapi satu tembakan Qira mampu mendapatkan dua ekor sekaligus membuat Kenzi kehilangan muka dan malu.....


"Kau pasri curang...! " Teriak Kenzi tak terima...


Qira menatap kenzi datar lalu memgambil anak panahnya ia. membak arah lain tanpa melihay arah itu. Al hasil Qira menembak seekor capung dan itu membuat Kenzi menelan sakiva kering. Ini capung lo...!


"Jadi? " Qira menaikkan satu alisnya menatap Kenzi yang mau lari diri kesepakatan. ia menahan Kenzi yang berlari dan membuat Kenzi diam di tempat.


" Iya sudah.. Aku mau tanya stau hal. jika kau bisa menjawab maka aku akan menjadi pelayanmu selama satu bulan bagaimana? "


"Katakan...! "


Kenzi menueringai. setidkanya ia punya kesempatan untuk lolos bukan? "Jatuh... Jatuh apa yang tak sakit..." Ujar Kenzi.


Qira menayap kenzi dengan sinis. " Kata orang si jatuh cinta... tapi menurutku tak ada yang tak sakit jika bersangkutan dengan jatuh. "


" Kenapa begitu? Jatuh cinta itu indah..! " Bamtah Kenzi


Qira mencebik " Iya indah jika diterima dan saling jatuh cintam Tapi kalo jatuh cinta sebela pihak? Sam aja boong. Bakal sakit tulah... talaling...! apa lagi jatuhnya karena audah dibawah melayang. bahkan ada yang bunuh diri karena putus asa lo..! "


" Lah benar juga 'Gumam Kenzi menatap Qira... " Tapi...! Tapikan jatuh cinta enggak sakit Qiqi... "


Qira mengusap wajah kasar. " Terserah kau saja Ken... Tapi jatuh itu nggak ada yang enak. mau jatuh dari tangga, jatuh cinta. Jatuh kekali dan sebagainya.. Kalo enak mungkin satu hal.. yaitu jatuh cinta ditempat yang tepat.. "


"Dan sekarang jika kau punya jawaban lain katkan padaku "


" Jawabanmu benar... "


" Dan mukai detik ini kau jadi pekayanku.. " Kekeh Qira lalu mendekat. ia melpmpat kepunggung Kenzi " Ayo gendong aku kekediaman bunda Xia. "


" Tap....


" Laki laki dilihat dari kata katanya. Jika kata katanya tak bisa dipegang. maka dia tak pantas menjadi lakilaki..! kau yang berjanji dan kau harus lakukan itu...! "


Kenzi menghela nafas" Cium aku dulu supaya semangat....


Cup.. Qira menciym pipinya " Zepi...


Go...! " Ia meniru sereal upin dan ipin tapi Kenzi tak tau arti Zepi.. andai tau. ia tak akan tersenyum mesem seperti saat ini..

__ADS_1


__ADS_2