Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Kabar Leon dan Wolf


__ADS_3

Semilir angin begitu damai menyejukkan kalbu bagi penikmatnya, tapi tida disini, dikerajaan Awan. Tangan kaisar We7 gemetar melihat surat yang dikirim oleh kerajaan Langit. Kabar bahwa gadis kecilnya meningal dunia, kabar bahwa sang pemberi warna telah pergi. Ia kira ini adalah surat ini adalah surat berita akan rapat kembali untuk perperangan.


“Ampun yang mulia. Ada apa? Kenapa yang mulia bersedih?” Tanya abdi yang berstatus hanya penasehat itu kepada kaisar Wey. Ia melihat kaisar Wey yang tadinya melihat surat dengan serius sekarang gemetar dengan surat yang jatuh kelantai.


“Panggil seluruh keluarga istana Awan... Kita akan pergi kekerajaan Langis sekarang jug...!” Perintanya dengan dada yang sangat sesak, sesak bagaikan dihimpit batu besar. Ia bahkan sudah kehilangan akal saat ini.


Abdi itupun menatap para mentri dan lainnya yang sudah berkumpul diaula untuk membahas tentang perperangan, mereka tak tau apa yang terjadi.” Baik yang mulia...” Ucap abdi negara.


Disana ada Kenzi yang sebagai calon raja mengerutkan keningnya. Ia yang sedari tadi diam tak bisa membendung kekhawatiran dan juga kebingungan. Kenapa ayaynya nyang sombong bisa menangis. Satu orang yang bisa membuatnya menangis. Yaitu Qira. apakah ini bersangkutan dengan Qira?


Kaisar Long Wey membenamkan wajahnya dikedua tangannya yang jkekar, tak sanggup ia mengatakan kabar duka ini pada sang anak dan sitrinya. Terlebih dengan selir Xia sebagai ibu angkat Qira. Aapa yang akan dilakukan oleh selir Xia jika tau sang anak angkat meningal? Anak yang memberinya harapan sekarang tiada?


“Kita berangkat kekerajaan Langit sekarang juga. Siapkan seluruh bahan dan juga keperluan kita. kita harus sampoai 4jam sebelum terlambat.” Ucapnya tak mau memberi tahu sebelum merka sampai disana saja. Biarlah ereka tau nanti, ia tak mau jika merka khawatir saat ini.


“Ada apa ini ayah? Kenapa mendadak?” Tanya Kenzi penuh curiga. Ada apa? Kenapa harus seperti itu? Perjalanan antara kerajaan Langit dan juga Awanitu mencapai 8jam dan sekarang harus 4jam. Bagaimana bisa? Apakah tal bisa istirahat ataupun sedikit santai. Berarti merka harus membawa kuda diatas rata-rata. Apakah itu tidak bahaya.


Kaisar Long Wey tak menjawab. Ia memilih bungkam dan diam, tak tau harus mengatakan apa pada anaknya ataupun istrinya. Ia tak mau kenyataaan menyakitkan ini membuat istri dan anaknyasakit ataupun khawatir. Birlah nanti mereka melihat jasat Qira. mengapa ia mau datang empat jam mulai dari sekraang? Ia mau melihat pemakaman Qira. ia mau melihat Qirea terakhir kalinya. Betapa sakit hatinya saat melihat surat yang ininya.


*Dari Kerajaan Langit


Kabar duka dari kami. putri termuda dari keluarga kerajaan Langit sudah menutup matanya dan menghadap sang Dewa maha agung. Jika berkenan, mari datang dan lihat acara pemakaman untuk adinda kamu, anak kami untuk yang terakhir kalinya. Salam dari kamu.


Kaisar Alexon*


Satuhal yang kaisar Long Wey tak paham. Bagaimana bisa kaisar Alexon masih sempat membuat surat, sedangkan ia masih berduka. Ia tak yakin jika kaisar Alexon yang membuat surat itu, ia tak yakin seratus persen. Tapi ia ingin berfikir jika memang surat itu diutus oleh kaisarAlexon tapi yang menulisnya saja yang berbeda. Iya seperti itu..


...


Lain disatu tempat. Leon mengamuk dengan buasnya dihutan. Ia mengubah bentuk tubuhnya menjadi singa besar sesediakalah. Ia mengaung dan menghancur apapun yang ada disekitarnya. Ia bahkan membanting tubuhnya dipepohonan dan emngutuk dirinya. Wolf? Ia bagakan orang mati tanpa jiwa. Tangan gemetar dan juga otak yang tak berfungsi lagi. Kabatr datang daro kakek Lue. Betapa menyesalnya merka yang tak menemani Qira yang mau kepasar. Betapa menyeslnya merka saat membiarkan Qira pergi sendirian.


“Hikshiks...” Wolf memeluk dirinya sendiri lalu mengelus pipinya yang Qira kecup pagi kemarin. Ia tak tau jika itu adalah pelukan terakhir dari Qira., andai ia tau, ia pasti akan memeluk Qira tanpa mau mandi. Bairlah Qira marah, bairlah Qira mengomelinya sepanjang hari. ia bahkan tak akan membiarkan Qira pergi saat itu.


Putri Via yang melihat kekacauan itu tenjadi tak tega. Andai saat itu ia tak menahan kedua sahabatnya ini untuk mengikuti Qira dihutan. Kakek Liu pun tak tau dirinya hanya menangis disana, tak bisa berbuat apa-apa.


“BERHENTI LEON...! JANGAN SAKITI DIRIMU LAGI...!” Tahan Via pada Leon. Ia memeluk Leon dari belakang.


Bugh...

__ADS_1


Leon tak mendengarkan ucaapan Via. Ia memberontak lalu menghancurkan lagi pohon didepannya. Via terpental karena tenaga Leon yang sangat besar. “Goarr... Goarr...” Percayalah jika auman Leon adalah auman kehancuran. ia mendekati Via lalu merubah wujudnya menjadi manusia.


Ia terkulai dengan tubuh yang terluka. Ia memukul tanah karena sakit yang mendalam.”Aku gagal menolong Qira. aku gagal.. Padahal Qira tak pernah gagal untuk melindungiku. Aku gagal...!” Aungnya memiluhkan. Matanya memerah dengan air yang mengalir dengan derasnya.


Via memeluk Leon tak ditepisnya oleh Leon.” Tak ada yang bisa memelukku kecuali Qira...! Jangan pernah berfikir jika kau bisa menjadi Qiqiku... Aku bodoh.. Aku bodoh.” Teriaknya.


“Kita gagal Leon... Padahal Qira tak pernah gagal berjuang demi kita... Hikshiks..” Wolf menangis meringsut dan memeluk dirinya sendiri.


Via yang tak diangap merasakan sakit dihatinya. Ia tau jika ia tak ada artinya dihadapan Leon dan Wolf. Ia berdiri lalu menatap Wolf dan Leon nyalang.” Kita belum gagal. Kita hanya gagal dalam menyelamatkan Qira. tapi belum gagal dalam menyelamatkan dunia. Bangkit Wolf. Bangkit Leon... Bagaimana Jika Qira melihat kalian seperti ini, ia pasti terluka. Jangan menjadi lembek. Ayoo bangun...!” Ucapnya menyemanagati.


“Kita gagal... Jangan sok tau kau Via.. Bagaimana bisa kami menyelamatkan dunia, sedangkan Qira saja tak mampu kami jaga. “ Teriak Leon.


Via mendesis menatap Leon. “Kita kalah saat ini. mari buat Qira bangga dan tersenyum, jangan biarkan dia mati sia-sia dan membuat si tua bangka itu bahagia. jangan biarkan dunia menjadi miliknya. Apakah kalian tak mau membalaskan dendam kemarian Qira?” Tanya Via.


Leon dan Wolf diam dalam sesegukan. “Kaisar Zauhan menjadi kambing hitam antara kalian semua.” Via melangkah kedepan menatap langit penuh bindang, bulan tak nampak karena purnama telah berlalu. “ Perang sebentar lagi, mengakibatkan kehanacuran kerajaan kekerajaan lainnya. Yang paling hancur nanti adalah kerajaan keluarganya Qira. kakak-kakaknya akan dibunubunuh oleh kaisar Zauhan. itu ada diramalannya bukan? Apakah kalian lupakan, apa kalian diam saja jika apa yang disayang Qira akan lenyap dan juga mati?” Tanyanya sinis.


“Kalian menjadi kuat untuk melindungi Qira. mari lihatkan pada Qira. Bahwa kalian membangakanya. Mari kita membantu orang-rang berperang. Jangan melemah....” Ucapnya menyemangati mereka.


“Dimana jasatnya Qira?” Tanya Wolf pada Via. Ia baru ingat akan jasat Qira.


“Jasadnya pada kakak mu Wolf..” Ucap kakek Liu yang sedari tadi diam.


Kakek Lue menatap merka dengan iba.


“Maafkan saya. Saya yang salah... Maafkan saya jika ini bukanlah setingan belaka. “ ujarnya berat.” Kaisar Zauhan menusuk Qira tepat dijantungnya, menembus ketanah, bayangkan saya bagaimana hancurnya jantung dan juga hati Qira. apa lagi kaisar Zauhan membunuh Qira menggunakan pedang neraka. Jika pedang biasa mungkin hanya hancur. Tapi karena ia menggunakan pedang neraka, maka dapat dipastikan jika jantung Qira sudah hangus, begitu juga hati Qira. tak ada harapan untuk Qira selamat..” Ujarnya lagi dengan berat.


“Bagaimana bisa kalian menghidupkan Qira dulu? Apakah itu tidak bisa lagi? Apakah tidak bisa lagi menghidupkannya kek? Kami akan melakukan apapun untuk Qira. meskipun nyawaku taruhanya.” Ucap Leon penuh harap.


Via yang melihat Leon menyumbangkan nyawanya hanya diam, sakit sekali hatinya melihat sang pujaan hati sangat menyayangi orang lain. Leon sangat menyayangi Qira, sedangkan ia disini untuk Leon.


Via tak tau jika Leon itu menjadikan Qira hidupnya... karena Qira yang bisa merubah wujud jadi manusia, karena Qira ia masih disini, apalagi Qira hampir mati hanya untuk menjemputnya dikerajaan singa saat itu. Ia masih ingat sekali bagaimana Qira menyelamatkanya seorang diri., Melawan pasukan singa bahkan membunuh sang raja serigala untuk dirinya. Qira adalah satu-satunya yang paling berharga dihidup Leon. Semenjak ada Qira, Leon merasakan ada yang paling berharga, adanya Qira membuat ia menjadikan hidup lbeih berarti., karena Qira ia bisa merasakan punya keluarga, sayang, cinta dan juga takut kehilangan. Via hanya orang baru yang hanya membawa cinta, Via orang baru yang belum tentu memahami Leon.. Ia hanya perempuan yang terlalu mengobsesikan wajahnya yang tampan, tak seperti Qira. menerimanya meskipun dalam wujud singa. Salahkah jika Leon lebih menyayangi Qira dari pada Via?


Cinta? Leon belum merasakan cinta selain cintanya pada Qira. via? Ia suka Via, tapi tak ada rasa yang terlalu manis, hanya mengaggap teman saja. Hanya itu. Qira? adalah kata yang lebih dari kata cinta? Maka Leon akan berikan untuknya, Leon akan membuat kata lain selain kata Cinta.


Kakek Liu mengeleng.” Tidak bisa. Kami membangkitkan Qira menggunakan raja iblis, dan sekarangan raja iblis sudah tiada, kami juga melakukan ilmu bintang 5biru yang artinya aku, Wouncu, Tuan kami, raja iblis dan juga Zim. Kamu melakukanya berlima memanggil Qira baru. Bukan Qira lama, Qira kami ambil dari dunia lain, dunia masa depan bukan Qira yang sudah mati. kami tak bisa membangkitkan orang mati, kami masih manusia biasa, bukan dewa.” Ujarnya gemetar..


Leon dan Wolf terdiam, tak tau harus mengatakan apapun lagi, semua terlalu mengejutkan dan juga menyakitkan”Aku akan membunuh kaisar Zauhan...” Gumam Wolf dengan kejihnya.

__ADS_1


Kakek Liu mengeleng.” Kita sudah telat. Perperangan pasti akan berlanjut dan jika kerajaan Awan, langit, iblis dan dewa belum tentu bisa mengalahkan kerajaan Barat. Yang perlu kita lakukan saat ini berpura-pura masuk dalam perangkap dan juga melakukan rencana yang lebih matang. Kita harus membantu Qira dan memenangkan peperangan ini..” Ucap kakek Liu.


(Maaf ya. Kesalahan author itu lupa namanya kakek. Kemarenkan Lue, seharusnya Liu, maaf kyun beneran, namanya manusia yang tak luntur dari masalahkan hehe nanti aku revisi yang dibelakang oke.)


“Kakek Liu benar. Kita harus merencanakan suaru hal untuk memenangkan peperangan ini, kalian bisa bayangkan bagaimana hancurnya kerajaan ini jika dipipimpin oleh orang jahat seperti mereka? Aku yakin, jika Qira kalian tau kalian tak berguna seprti ini, ia akan malu melihat kalian.” Ucap Via.


Leon dan Wolf masih dalam keadaan diam, ta tau harus mengatakan apapun , Faktanya hati merka masih hancurm tak ada kata-kata yang ada dibenak mereka, tak ada yang mereka bisa bicarakan dalam pikiran yang jerni, saat ini satu yabg mereka fikirkan, dimana jasat Qira?


...


Hahahah.... gelak tawa sang Tuan Bluerose mengelegar diistananya mendengar berita itu, berita yang paling bagus sepanjang masa yang ia dengar. Tanganya yang di tusuk Qira dulu sekarang sudah lumpuh dan tak dapat digerakkan, hanya tidak busuk saja sialnya.


Andai saja busuk, pasti Qira lebih senang saat ini. “Bagaimana ekspresi keluarga Qira saat melihat jasat anak dan adik tercinta mereka ?” Tanyanya pada sang pelayan.


Pelayan itu tersenyum sembari membungkuk.” Sangat menyedihkan tuan, merka bagaikan mayat hidup, bahkan kembaran Qira pingsan dipelukannya Qira..” Ujarnya jujur.


“Cek. Cek.. Cekk” Tuan merka menggeleng bagaikan kasihan dan juga mengejek.” Drama sekali murka, andai saja aku sudah sehat, aku pasti mendapatkan tontonan gratis. Tangisan pilu merka itu adalah nyanyian paling merdu sepanjang masa tapi aku melewatinya,,” Ujarnya seperti berekspresi menyedihkan.


Sang pelayan itupun sedikit terkekeh.” Benar yang mulia. Sang penulis saja menangis saat membuatnya.”


“Dasar penulis bodh...” Gumam sang tuan ....


“Lalu... dimana mayat Qira yang asli berada? Apakah ia selamat? Apakah Kim masih merawatnya?” Tanyanya pasa sang pelayan.


Mayat Qira yang asli ada pada kakak Kim, sedangkan mayat ditangan keluarganya hanyalah akal-akalan dari kaum bluerose untuk menghancurkan kerajaan Langit, supaya mereka lebih percaya. Jika mereka hanya memberi tau tanpa bukti pasti merka tidak akan percaya bukan? Karenanya mereka mencari mangsa barus upaya merka percaya dengan muda, dengan mengirim mayat palsu, mereka pasti percaya jika Qira sudah tiada....


“Mayatnya Qira yang asli sudah kami ikuti yang mulia, tapi mereka memasuki klan serigala membuat kami tak bisa mengikutinya lagii sampai kedalam tapi tenang saja, karena Qira memang sudah dipastikan mati. karena kaisar Zauhan membunuh Qira dan menusuknya tepat dijantungnya, bagaimana bisa Qira sehat dan kembali hidup jika jantungnya sudah hancur?” Jelasnya akan kondisi Qira.


Sang Tuan pun menganguk.” Jika ada kesalahan, kepala kaulah yang jadi taruhanya Jim.” Ucapnya pada pelayan itu tajam. Ia menajamkan matanya supaya pelayannya ini takut, dan benar saja, ia takut dan gugup.


“Sekarang aju bisa menguasai seluruh kerajaan disini tanpa mengotorkan tanganku. Hahaha... bisa kau bayangkan Jim? Bagaimana besarnya peperangan ditanah Kerajaan Barat? “ Ia mengangguk bangga.” Pastikan jika kerajaan Dewa dan Timur juga akan membantu kerajaan Langit membalaskan dendamnya, setelahnya mereka akan saling berperang dan membunuh. Barulah kita keluar dan membunuh sisanya, hmm. Sangat menyenangkan untuk dibayangkan..” Ujarnya terkekeh geli ahh, muda sekali menjadi raja dan juga penguasa. Ia tak perlu turun tangan dan mengotori tanganya megandalkan amarah satu sama lain dan mengadu dombah, ahh senang skeali ia hanya menunggu hasil saja bukan?


‘Kau harus mati Qira, sebab kau adalah satu-satunya ancamanku menjadi raja, kau bahkan sangat cerdas, tapi untungnya kau sudah mati dan mempermudah semuanya, jika kau belum mati, aku sudah pastikan jika kematianmu didepan akan menjadi lebih menyakitkan. Yaitu melihat semua orang yang kau sayangi mati karena mu. Iya karenamu Qira...” Gumamnya dalam hati.


....


Awan begitu cerah, tapi tidak dengan hati yang sekarang sangat menduka. Lapangan begitu banyak terisi manusia, lautan nyawa menangis dengan jasat tak bertuan itu harus dimakankan dengan cara dibakar. Kaisar Alexon tak kuasa membendung air matanya bolehkah seorang raja menangis?

__ADS_1


Kaisar Alexon menangis karena telah menganiaya Qira kecil. Ia menyesal sudah mempercayai suatuhal yang tak harus ia percayai. Qira sedari kecil tak bahagia, dan ia belum sempat memperbaiki apa yang harus ia perbaiki. Bagaimana ini?


__ADS_2