
Semua orang tak menyangka jika putri Qira Sekarang menjadi sangat mengerikan.
'*K*adang mengerikan harus dilakukan didepan orang orang munafik' Gumam Qira.
"Kalian tahu? Jika kamu ingin menjadi orang baik ditengah-tengah orang munafik. Maka kau hanya akan jadi orang yang paling bodoh didunia ini..." kata Qira.
Siang itu dilalui dengan suasana mencekam bagi siapapun!.
tapi tidak dikediaman selir Mei yang tetawa puas " Bagus bagus. Kau sudah berkerja yang terbaik..." Ujarnya.
Tabib Xuali sudah melakukan hal yang diperintahkan Qira. Qira sekarang lebih mengerikan dari pada serir Mei ' Batin Tabib Xuali.
Hingga malam tiba....
Seorang pelayan datang membawa makanan ke kediaman Qira... "Hormat kepada tuan putri. Ini makan malam untuk tuan putri. " Ujarnya sambil memberi makanan itu kepada Qira.
Qira menatap makanan itu lalu menatap pelayan itu. Kilatan marah terpancar jelas di mata nya.
Crangg...
Seluruh makanan itu tumpa kelantai. Seluruh orang didalam terkejut mendengar suara yang memekakkan telinga itu.
"Kau pikir aku anjing!. Bahkan anjing tak mau makan makanan basi!. Apa kerajaan ini begitu miskin sampai sampai memberiku bubur cair yang basi ha? " Teriak Qira.
"Maa maaf tuan putri !. Ham hamba ti tidak tau itu basi. Ham hamba hanya di suruh oleh kaisar untuk memberi makan Putri dengan Bubur ini..." Jawabnya sambil berlutut, Badannya bergetar hebat, seakan akan menemui malaikat mautnya sendiri.
"Kaisar?. Dimana dia berada sekarang?" Tanya Qira.
" Yang mulia kaisar sekarang sedang berada diruang makan tuan putri".
"Antarkan aku kesana...!" Ucap Qira.
Anaknya ia beri makan seperti ini. Tapi ia malah enak enakan makan disana'batin Qira.
"Tapi tuan putri. Putri dilarang kesana, putri Juga masih sakit..." Sahut Shu Jin. Ia tahu dari kecil Qira tak pernah diperbolehkan oleh kaisar untuk makan satu meja.
Dengan langka pasti ia meninggalkan mereka berteriak Namanya. Ia berjalan menyelusuri istana menuju ruang makan. Sebenarnya ia sama sekali tak tahu, tapi dia ingat jika Dulu Qira sering mengintip ayahnya makan bersama keluarganya dengan bahagia. Ia berharap bahwa ia ada disana, Tapi nyatanya ia hanya mampu memandang dari kejahuan dengan ditemani tangisan.
__ADS_1
Sampainya ia dipintu terbuka tempat ruang makan ia di tahan oleh dua pengawal.
"Maaf putri. Putri dilarang masuk..." Ucapnya sama sekali tidak sopan. bahkan ia tidak memberi hormat.
Dengan santai Qira menendang prajurit itu sampai terjungkur jauh kedalam tepat didekat meja makan.
Kaisar melihat prajurit itu terkejut
'siapa yang berani membuat kekacauan ini' Batinnya
Ia menatap kedepan. betapa terkejutnya dia. Melihat bahwa itu ulah Qira
Prajurit satunya lagi melihat itu ingin menahan Qira, tapi tangannya sudah di tahan Qira.
Krakkk.....
Arhghhh...
Suara tangan itu patah. Tapi mata Qira menatap tepat dimata Kaisar. Kaisar pun menatapnya. Qira melepaskam tangan prajurit itu dengan santai, wajah dingin, sorot mata tajam ia menuju meja makan.
Disana ada selir Mei dan selir Dong. ada ibu suri agung, nenek nya Qira, Qira mempunyai 6 saudara laki laki dan 3 perempuan tapi disana hanya ada pangeran ke 4 dan 5 serta putri ke 1 dan 2.
Sedangkan selir Mei memiliki 2 putra. pangeran ke2 . Guang Lii Yuan, berumur 21 tahun dan Pangeran ke 5 bernama Juang Lii Yuan, umur 17tahun. ia juga memiliki dua putri, yaitu putri pertama bernama Zhu Kenderli Yuan, berumur 17 Tahun. dan putri kedua Zhu Liang lii Yuan. Berumur 16 tahun.
sedangkan selir Dong Mei memiliki 2putra
pangeran ke 3 yang bernama Zean Lii Yuan berumur 19 tahun dan pangeran ke 4 bernama. Zein Lii Yuan berumur 17 tahun.
Kalian tahu. Mereka semua menggunakan marga ayahnya. Hanya Qira yang tidak menggunakannya, Kaisar tak sudi memberi namanya, Ia menggunakan marga Ibunya yaitu Zhu Han, itupun dibenci oleh kaisar, dianggap tidak pantas.
Semua orang menatap Qira dengan keterkejutan tarutama kaisar Alex Yuan.
"Apa apan ini?. Mengapa kau membuat kekacauan! , Dan siapa kamu?!" Ucap ibu suri dengan amarah.
"Kalian makan dengan makanan yang lezat, sedangkan saya kalian beri makanan Anjing, bahkan anjing tak sudi makan makanan itu. Cxcxcx sungguh menjijikan hidup kalian..." Ucap Qira, ia menekan kan kata 'anjing' saat ia bicara.
"Siapa yang kau bilang menjijikan..." Amarah Ibu suri sudah meledak.
__ADS_1
"Kau sunggu tidak tau sopan santun Putri Qira, beraninya kau berbicara seperti itu kepada keluargamu" Suara lembut selir Mei, sangat menjijikan, Mencari perhatian orang lain dengan pura pura lembut. apa yang lebih menjijikan dari pada orang bermuka dua?.
Dengan santai Qira melangkah dan mengambil 2 apel. Ia menggigitnya sebelum menjawab " Apa kau lupa?. Jika aku kecil tak ada yang mau mengajarkanku?. Dan ah aku juga sudah tinggal di hutan selama 2 tahun, ibuku sudah meninggal sejak lahir, sudah jelas tak ada yang mengajariku kasih sayang, kelembutan dan kehangatan. Ayah?. Aku tak yakin aku punya Ayah. apa itu ayah? " Ujarnya santai.
Kaisar menatapnya dengan sedih. Saat ini Qira duduk di atas meja dengan tidak sopannya ia memakan apel didepan semua orang.
.'*M*engapa ia menjadi seperti ini?. mengapa hatiku sakit ketika ia tak tahu apa itu ayah dan tak menganggap aku ayah' Batin Kaisar.
"Alexon Bisa kau jawab apa itu ayah?" Tanya Qira sambil menatap kaisar.
Dug...
'*B*ahkan ia hanya menyebut namaku. Bukan sebutan ayah? Dimana putri ku dulu yang selalu menatapnya dari semak semak sambil berharap jika aku bisa melihatnya. Dimana Qira yang dulu selalu berperilaku lembut dan mencari perhatiannya' Fikir kaisar.
"Apa kau bilang? Lancang kau menyebut nama kaisar seperti itu. Kau mau dihukum gantung..." Teriak Selir Mei. Sedangkan yang lain hanya mengaga melihat keberanian Qira.
"Jawab saja pertanyaanku Alexon..." Suara datar Qira.
" Bisakah kau berbuat sopan santun kepada ayahmu!. Mengapa kau memanggil Zhen seperti itu?" Bentak kaisar.
"Kau tahu Alex. Definisi Ayah itu adalah orang yang berbagi darah kepada anaknya memberi kasih sayang, menyurahkan setengah nyawanya untuk keselamatan anaknya, menciumnya, memeluknya, menggendongnya, aku sering melihat bahwa Ayah akan membunuh siapapun yang menyakiti anaknya. Tanpa mempedulikan nyawanya sendiri. Tapi kau malah membunuh anakmu. Dari mananya kau pantas ku sebut ayah?. Bahkan jika aku hanya memanggil namamu saja kau harus bersyukur!. Kau tau nama apa yang pantas ku sebut untukmu? " Ucap Qira panjang lebar dan menatap Kaisar dengan tatapan datar dan melanjutkan ucapannya " Pembunuh...! " Ucap Qira dengan penekanan dalam kalimat itu.
"Bahkan pembunuh keji tak akan mau membunuh anaknya...! Ah bahkan sebutan pembunuh tak pantas untuk mu!. Lalu apa yang lebih pantas untukmu?. "Ucap Qira dengan sinis. ia selalu menekan ucapan saat berkata 'pembunuh '
Duarrr.....
Hati kaisar bagaikan terhampit gunung. Hatinya bagai di remas hingga remuk. '*A*pa ia sejahat itu? bagaimana mungkin aku merasa bersalah setelah 2 tahun?. Apa aku lebih renda dari pembunuh? ' Fikiran Kaisar melayang mendengar Ucapan Qira entah tapi pikirannya Kosong saat ini.
"Kau bicara apa?. Kau ini sunggu tidak pantas menjadi seorang putri. Apa perasaan Permaisuri Zhi Zhi jika melihat mu seperti ini?. Ia mati karena kau. Tapi kau mempermalukannya seperti ini..! " Teriak ibu suri.
"Kau tau Tua bangka..! Putrinya permaisuri Zhizhi Sudah mati dibunuh suaminya sendiri...! Jadi kau salahkan saja suami permaisuri ZhiZhi. Permaisuri mempertaruhkan buah cintanya dengan Suaminya. Tapi buah cintanya dibunuh oleh suaminya cxcxcx sunggu cerita yang malang..."Jawab Qira dengan ekspresi menyedihkan. Ia hanya mengatakan yang sejujurnya. Zhu Qira Han memang sudah mati, yang sekarang adalah Qirana, yang bersikap acu tak acuh, serta tak akan mau menerima hidup yang dikekang.
Kaisar Semakin sesak mendangar itu semua. Ia tak tau berbuat apapun.. Pikirannya dipenuhi oleh ucapan Qira, Apa itu benar?. bagimana ia menjelaskan kepada orang yang sangat ia cintai? Fikirannya melayang ...
..
..
__ADS_1
..