Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
kenzi


__ADS_3

"Putri ayo makan putri. Mengapa kau dari tadi diam terus..." ujar Chao


Qira yang melamun kembali ke alam sadarnya saat mendengar Chao. Ia masih berfikir siapa laki laki tadi...


"Apa kau ingin aku suapin? " Tanya Wolf


"tidak..." Ujar Qira sambil memakan makanannya.


Ia menggelengkan kepalanya untuk menyadarkan fikirannya...


Seusai mereka makan, mereka melanjuti perjalanannya sampai dikerajaan awan. Para penjaga sudah sangat mengenal Qira, jadi Qira dibolehkan masuk Sesuka hatinya.


"Hay paman bibi apa kabar? " Tanya Qira sama kaisar Long Wey beserta permaisuri Xiau yang ada dalam ruang aula.


"Baik. kau apa kabar? "Tanya kaisar sambil mengelus kepala Qira dengan lembut.


"Selalu baik dan bahagia.." Jawab Qira dengan manja.


"Kau sunggu manis..." Sahut Permaisuri dengan Qira.


Kaisar Long Wey memiliki 3 istri. 1 permaisuri pastinya dan 2 selir, Qira memiliki hubungan baik kepada seluru keluarga kerajaan. semenjak Qira ada disini. keluarga kekaisaran Kerajaan langit sangat hangat dan akur. Kaisar Long Wey memiliki 1 putra dari permaisuri Xiau. 2putra dari selir ke 3. selir ke 2 tidak memiliki anak. kaisar Long Wey tak memiliki seorang putri. Karena itu ia bahagia dengan kehangatan Qira, sehingga menganggap Qira adalah anaknya sendiri.


"Qiqi... " Teriak selir ke 2 sambil berlari kearah Qira dan memeluknya dengan Erat, Qira yang mendapatkan pelukan erat pun memeluknya tak kalah erat.


"Kau dari mana? Kenapa tak memberi kabar kepada bunda selama ini?, apa kau tak merindukan bunda?. Kau taukan bunda---" Tak sempat dilanjutkan Qira sudah memotong "Bunda, Qira sudah berada disini, jadi jangan khawatir" Ucap Qira lembut.


Cup


Cup


Qira mencium Pipi kanan dan kiri Selir kedua yang bernama Xiauli Bei feng yang dipanggil selir Xia.


"Kau ini selalu seperti itu..." Ujar Selir Xia lembut.


Mau tau kenapa Qira memanggil Selir Xia dengan sebutan bunda?


On Flashback....


Tringg...


Ttringgg....


Suara pedang bergesek keras menggema di lapangan prajurit latihan. Disana terdapat jendral Zhau Lii dan prajurit lainnya tercengang melihat pertarungan antara Qira dan Kenzi. Qira hanya mengandalkan ilmu pedang dasar saja untuk mengajar Kenzi, Itu saja sudah membuat orang tercengang apa lagi ilmu pedang sebenarnya?


"Kau kalah lagi hahahhahah..." Ujar Qira sambil tertawa terbahak bahak.


Dengan pedang Qira yang mengarah ke arahnya ia hanya menggeritu kesal " Bagaimana bisa kau selalu menang?, kau itu curang! "


"Mana mungkin aku curang!. kau tanya saja sama paman Zhau Lii..." sambil melirik jendral Zhau Lii

__ADS_1


"Kau pasti curang!" Ujarnya lagi


"Apa kau mau bertarung lagi? " Tanya Qira sombong.


"Siapa takut.! ayo! " Semangat Kenzi


"Tapi kau harus memenuhi janji mu dulu. jika aku menang kau akan mengendongku keliling kerajaan. Tadi kan aku sudah menang jadi kau harus melakukannya..! " Ucap Qira tegas.


"Tidak mau! " Jawab Kenzi dengan menajamkan matanya.


"Ya sudah aku tinggal bilang saja pada seluru keluarga kerajaan bahwa putra mahkota Kenzi Wey adalah orang yang ingkar janji..."Ucap santai Qira.


"Kau mengancamku lagi..!. Lagian juga kau pasti curang!" Jawab Kenzi tak mau kalah.


"Satu...." Ucap Qira sambil melangkah kedepan.


"Duuuuaa"


"Ti-"


"Baiklah cepat naik...m" Ujarnya malas sambil berjongkok.


Qira dengan senang hati melompat ke arah Kenzi, Kenzi yang saat itu terkejut hampir terjatuh kebelakang,..


"Gooooo" Dambil mengajukan tangan kedepan dengan tersenyum cerah.


Merek mengelilingi Kerajaan Awan. mereka melewati kediaman Naga, Kediaman bulan. dan lainnya sampai pada tempat dekat dengan kediaman teratai putih. Disana ada kolam yang di hiasi banyak bunga Teratai putih yang mengembang sempurna, di sekitar kolam itu ada banyak bunga mawar putih dengan senang ia mengajak Kenzi yang masih menggendongnya.


"Kau lihat? Aku sudah capek. Kau itu sungguh berat, Dasar tak tahu diri...." Ujarnya sambil ngos ngosan.


"Cepat lari...! Aku ingin melihat lebih dekat" Ucap Qira tak sabaran.


Dengan tenaga yang ada Kenzi berlari kearah kolam itu dan mengelilinginya...


Qira melentangkan tangannya sambil tersenyum dan tertawa....


"Inii sangat indah! " Ujar Qira.


"Iya kau benar! " Sahut Kenzi "Apa kau masih betah dipunggungku?" Tanya Kenzi. Tapi entah mengapa Kenzi sangat senang saat beada didekat Qira.


"Yaa... Kau masih berhutang, jadi ini tempat ternyamanku..." Ujar Qira....


Kenzi mendengar itu menjadi malu tapi mengubah lagi wajahnya dengan wajah sombong, tanpa disangka ia memijak Bunga mawar putih.


."Aawkkk" Teriak Kenzi. Ia tak berniat menuruni Qira, Tapi Qira mendengar teriakan Kenzi terkejut dan membantunya.


"Kau tak apa? " Ujar Qira


"Kau punya mata bukan! " Jawab Kenzi meringis.

__ADS_1


Dengan cepat Qira membantu Kenzi membersikan lukanya dengan air kolam dan mengikat luka itu dengan menyobek bajunya sendiri.


Hiks hiks hiks


Tiba tiba mereka mendengar ada auara tangisan."Siapa yang mengis itu? " Tanya Qira


"Aku tak tau!. Coba kita lihat..." Jawab Kenzi.


Dengan langka hati hati mereka mengikuti suara tangisan itu. Dapat dilihat dari salah satu pohon besar di sana, didahan pohon taman itu ada pondok kecil tapi indah terbuat dari kayu, ada seorang wanita yang menangis. Dengan langka pasti Qira berjalan mendekat.


."Qiqi jangan" Ucap Kenzi, Tapi diabaikan oleh Qira. Kenzi pun mengikuti dari belakang, Saat sampai di atas, Ia menyapa Wanita itu.


wanita itu tak menyadari Qira yang di belakangnya. ia menggunakan baju biru muda, dengan hiasan kepala cukup indah, ia memiliki wajah yang indah kulit mulus.


"Hay...! " Sambil melambai tangan.


"Siapa kau? Beraninya kau kasini! " Ucap Wanita itu sedikit serak.


"Aku Qira,kau mau apel?" Qira sambil memberi apel ia mengambil dari nampan Disampingnya. "Itu memang punya ku..! " Ucap Wanita itu.


"Hehe iya aku tau!. Lalu mengapa kau tak makan?. Kau lebih memilih menangis dari pada makan? " Tanya Qira polos.


."Qiqi kau tak apa?" Sahut Kenzi sambil melirik Qira, ia baru sampai di dahan itu.


"Ah Ibunda Xia. salam kepada bunda..." Kenzi melirik Selir Xia. Ya wanita itu selir Xia.


"Ah putra mahkota, siapa dia? apakah temanmu?" Selir Xia menatap Kenzi dengan penuh tanda tanya.


"Ya dia Teman sekaligus pengacau...." Jawab Kenzi satai.


Plak... "Mengapa kau memukulku..?" Ucap Kenzi yang mendapat pukulan dikepalanya, ia mengelus kepala tepat pada tempat pukulan.


"Sudah sudah..! " Ujar Selir Xia menatap mereka.


Qira mendekat dan melihat wajah selir Feng sendu. Ia menghapus sisa air mata selir feng dan ia membaca fikiran Selir feng.


Selir Feng tak dapat memiliki anak karena kelainannya (mandul) . ia terpukul. Apa lagi permaisuri dan Selir ke3 sudah memiliki anak. sedangkan dia tak bisa dikaruniakan anak. Ia dicemoohkan orang banyak. Termasuk kaisar, kaisar selalu mengabaikan dia karena tau bahwa selir ke2 tak bisa mengandung anak dan menikah lagi dengan selir k3 yaitu sudaranya sendiri, adiknya! .


saat ia sudah paham apa yang ia sedihkan ia tersenyum.


."Jangan bersedih!. Kau tau bibi, Aku dilahirkan oleh ibuku.!. Tapi ibuku meninggal saat aku lahir!. Aku dibenci dan dibilang aku adalah penyebab kematian ibu. Aku dibenci dan dibuang,. Kau tau? mungkin jika ibuku memilih tak melahirkan anaknya maka ia akan hidup saat ini, bahagia bersama ayah dan tertawa bahagia" Ujar Qira " Jangan bersedih. Apa yang kau miliki saat ini adalah hal yang terbaik dari Dewa...!" Lanjut Qira dengan lembut.


Selir Xia mendengar itu, ia memeluk Qira erat dan menangis tersedu sedu.


"Apa kau mau jadi ibuku? " Tanya Qira lembut. Ia membalas pelukan selir Xia


" Yaa aku mau. Aku akan jadi ibumu. Ibu yang tak kau dapatkan sejak kecil" Jawabnya dengan tersenyum lembut.


Selir Xia sangat bahagia memiliki anak, Apa lagi saat dia tahu bahwa Qira adalah orang yang menyelamatkan Kaisar Long Wey, dan orang yang sangat baik. Dia juga menjadi sangat dicintai oleh kaisar.

__ADS_1


Of flashback*


__ADS_2