Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Seseorang


__ADS_3

bugh...


Qira menabrak dada bidang seseorang. Qira memejamkan matanya karena kesal. “Bisakah kau tak mengejutkanku Zou...!” Qira mendongak seraya melihat sang empu.


Matanya membelalak. Ini bukan kaisar Zauhan yang ia kira. Biasanyakan ia menabrak dada bidnag kaisar Zauhan yang tiba-tiba muncull dihadapannya. Atau kaisar Zauhan yang tiba-tiba berhenti dn menyebabkannya menabrak punggung kokohnya. Ini seseorang yang ia kenal, dan seseorang itu sudah lama tak Qira ketahui lagi.


“Hallo manis... Kau masih mengingatkanku bukan?” seseorang itu memeluk pinggang Qira erat. Dengan seringaian tampan diwajahn ya. Sangat tampan bahkan. Wajah bak Dewa.


Mata Qira kmbali dibuatnya datar. Ia menahan dada bidang seseorang itu. Sudut bibirnya tertarik menatap sang empu. “ Lepas...!”


Seseorang itu masih tetap memeluk pinggang Qira erat. Lalu meraup tubuh Qira erat ketubuh kokohnya. Ia menghirup aroma yang membuatnya masuk beberapa bulan ini, wajah wajah gadis yang ia incar selama ini.


Bugh..


Argh..


Dengan keras Qirra menendang sel*ngkangan seseorang itu membuat sang empu menjerit histeris sembari memegang sang junior. Wajahnya memerah padam. Dengan tangan yang menangkup dipermukaan sang junior. Matanya terpejam sembari membungkuk, meresapi kesakitan dititik inti hidupnya. “Kau masih lemah ternyata..” Qira sedikit tertawa mengejek.


Seseorang itu menatap Qira tajam. Tangannya mengepal sembari mengelus sang dedek *****. “Ternyata kau masih sangat menarik dimataku.” Suaranya parau akibat rasa sakit yang teramat sangat, ditambah marah yang menggelora.


Qira terkikik.” Pasti... Putri Zhu Qira Han memang menarik dan hebat bukan? Kau bahkan kalah terhadapku.” Ia melipatkan tangan didadanya.


Seseorang itu mendekat dengan satu serangan.


Bugh...


Ia menendang tepat diarea inti Qira. namun sayangnya Qira terlebih dahulu menangkap kaki kekar itu dengan erat. Dan.


Slap..

__ADS_1


Bugh..


Arghh.


Lagi lagi Qira menarik kaki itu lalu meremas junior itu. Bukan karena nafsu, tapi karena Qira sangat ingin mematikan junior itu. Namun dengan cepat kaki seseorang itu menendang dada Qira membuat ia terhuyung kebelakang.


“Kau agresif arrrgg. Ssttt. Sekali manis. Aku suka.” Ucapnya sembari meringis perih.


Qira memegang dadanya yang tak terasa apa-apa. Hanya saja dada masih aset seseorang bukan? Masih ada sedikit rasa nyilu dihai dan dijiwanya. Matanya memerah marah, namun masih berfikir jerni dan tersenyum sinis.” Sedang apa kau putra mahkota Xioolenyei?”


“Wah. wah. Kau masih mengenaliku ternyata.” Ucapnya. Ya, dia putra mahkota Xiolenyei sang putra mahkota kerajaan Dewa yang memiliki rambut perak. Sang pria tampan bak Dewa dan membuat siapa saja mimisan ketika melihatnya. Sayangnya dia tak memiliki hati yang bersih. Entah lah, padahal ia didik diistana Dewa katanya.


“Apa yang kau mau dariku? Dan sedang apa kau kemari?” Qira menatapnya tajam.


Xiolenyei menghela nafas yang merinti kesakitan. Ia tak boleh lemah bukan?” Sedag mencari tuananganku. Tunanganku sedikit nakal.” Ia mengedipkan satu matanya.


Qira meludah tanah disis kirinya. “Mimpi..!”


Sudut bibir Qira terangkat saat Xiolenyei pergi dengan angin. Seprtinya ia sedikit takut kepada dirinya. Atau karena sakit dijuniornya membuat ia mengalah terlebih dahulu. Ahh, entahlah. Tapi yang pasti ia datang memang untuk Qira. Qira tau akan hal itu, karena jelas dimata Xiolenyei penuh dengan binar kebahagian karena menemukan dirinya. Bukan kepedean. Hanya saja Qira bisa melihat kebenaran itu.


“Qiqi..” Qira Tersentak saat seseorang memeluknya dari belakang begitu erat.


Wangi ini Familiar dorongga hidungnya. Wangi yang menenangkan dirinya akhir-akgir ini. dia kaisar Zauhan.


Jantung kaisar Zauhan shampir jatuh saat Yuan mengatan jika Qira hilang. Dengan cepat ia menyusuri seluru desa dan hutan. Ia menemukan Qira membuat dirinya lega. Entah mengapa ia selebay ini. namun rasa kehilangan yang kedua kali itu membuatnya sesak dada. Yaa, dia tak ingin kehilangan seseorang yang kedua kalinya.


Kaisar Zauhan diam dan menghirup wangi khas Qira yaitu bunga Lvender yang menenangkan. Mungkin sedikit menyengat, tapi sangat pas jika ditubuh Qira..


“Lepas...!” Ucap Qira. jantungnya bergemuruh saat nafas kaisar Zauhan menerpa bebas leher jenjangnya. Karena rambutnya yang diikat kuda. Ia meneguk saliva kering. Entahlah, padahal Xiolenyei memeluknya tadi tak membuat efek seperti ini.

__ADS_1


Kaisar Zauhan membalikan tubuh Qira. ia membolah-baliknya bagaikan menggoreng ikan asin.” Kau tidak apa-apakan? Kau tak terlukakan? Kata Yuan kau mengejar seseorang yang penyrang kau. Dimana orangnya?”


Qira menghela nafas. Bahunya merosot. Inilah kaisar Zauhan yang ia kenal. Sangat cerewet. Tapi yang membuatnya benci karena kecerewetannya itu hanya untuk dirinya. Jika kepada orang lain, dia akan menjadi tembok es, datar dan dingin. Bicara irit dan juga tak tersentu. Jika dengan dirinya kaisar Zauhan bagaikan lintah saja. Nempel terus.


Qira mengarahkan dagunya pada mayat yang matanya tertancap pisaunya. Kaisar Zauhan menatap arah yang Qira arahkan. Matanya mengerjap seram. Gadis yang ia syaangi ini memang kejam, tak berperasaan dan takut apapun. Ahh, ia menjadi menyesal mengkhawatirkannya. Apa yang dikhawatirkan. Justru yang dikhawatirkan itu lawannya. Karena selalu berakhir dengan mengenaskan. Apakah ada yang tidak mati jika berhubungan dengan Qira? hukuman paling mudah itu adalah tebas kepala. Ya. Sekali tebas langsung tewas.


“Apa kau mengkhawatirkanku Zau?” Tanya Qira tersenyum menggoda.


Kaisar Zauhan menadakan dadanya tinggi.” Tentu aku mengkhawatirkanmu. Aku mencintaimu Qira. “ Ucap kaisar Zauhan dengan mudahnya.


Qira terkekeh geli. “Kau tau Zau? Perasaan mencintai itu ada tiga macam.” Qira menunjukan tiga jadi kanannya dan meneylip jempol dan jari kelingking kebawah. Ia mengangkatnya diatas dada.” satu rasa suka. Dua rasa obsesi, dan yang ketiga rasa cinta.” Ucanya.


Qira mengelus pipi kaisar Zauhan yang tampan, ia perempuan. Tak bisa ia pungkiri atau bohongi akan ketampanan kaisar Zauhan. “Rasa suka yang pertama itu hanya sebatas suka. Yaa, biasanya suka itu hanya bertahan sebatas empat buan dan akan merasa bosan dibulan berikutnya. Saat sudah mendapatkannya ia akan bosan dan membuangnya kekotak sampah dan mencari mainan baru. Ataupun akan meninggalkan hal yang ia sukai jika mendapatkan hal yang lebih menarik darinya” Ucap Qira.


Kaisar Zauhan menatap Qira diam. ia mendenar perkataan Qira secara rinci. Ia pun tek mengerti tentang perasaan. Apakah ia mencintai Qira? tapi yang pasti ini adalah rasa yang baru ia jumpai sesudah 23tahun dahulu. Saat ia takit kehilangan dan sekarang ia merasakannya. Dimana rasa khawati yang melebihi apapun. Atau senang hanya karena tawanya mereka. Rasa bangga saat merasakan jika tawa itu karena dirinya. Obsesi nya yang ingin jika gadis didepannya ini selalu tersenyum karena dirinya. Ingin gadis ini selalu ada didekatnya meskipun ia memaksa dan menentang kehendak Dewa sekalipun.


.


.


.


.


.


.


Come Back dong.

__ADS_1


Tenang author masih lanjut sampek tamat kok tenang aja. ini udah proses kepuncak akwk. author lagi ngumpulin konflik dan teka teki nanti


Jangan lua Voe lika dan komen y.....


__ADS_2