Putri Zhu Qira Han

Putri Zhu Qira Han
Penjahat polos


__ADS_3

Qira tau pria didepannya ini hanyalah korban kejahatan membuat ia menjadi jahat, ia tau jika pria didepannya ini sama dengannya, penuh luka dan duri. Apa salahnya ia saling menyemangati bukan? “Dimana gurumu?”


“Dia sudah meninggal setahun yang lalu.” Suara itu terdengar sendu ditelinga Qira.” Dia orang satu-satunya yang tulus menerimaku, namun memintaku untuk menggantikan posisinya, aku dibuat boneka hidup olehnya. Apakah aku dilahirkan hanya untuk dicampakkan dan menjadi boneka?”


Qira menggeleng. "Didunia ini kita memang sudah memiliki tujuan hidup masing masing. Mungkin kau memang sudah diutus oleh Dewa untuk menjadi pelanjut titisan iblis. "


Pria itu terkekeh. "Kau benar."


” Berarti kau raja ibliskah sekarang?”


“Bukan. Lebih tepatnya raja kegelapan. Kami manusia, sama seperti kalian, hanya saja kami memiliki ilmu hitam dan hidup dalam kegelapan. Yaa, seperti iblis.” Jelasnya.


Qira tersenyum.” Benar dugaanku berarti. Aku sudah menduga jika wabah ini terbuat dari ilmu hitam.” Gumam Qira bangga. Ya bukan, ia sudah menduga hal itu sedrai awal.


karenanyalah mereka disini, pria itu menggunkaan ilmunya. Aah, bagaimana pula ada penjahat baik hati dan polos.


“Katanya gurumu raja iblis.” Tanya Qira....


Ia mengangguk.” Dia memang iblis, namun berbeda denganku yang manusia. Yaa, meskipun titisan iblias.”


qira mengangguk. Ia melentangkan tangannya yang terasa pegal lalu berputar kekanan dan kekiri membuat suara gertak tulang yang pegal.” Ku kira kita akan bertarung mati matian hanya untuk menghilang wabah itu, ehh, mala cerita masala lalu satu sama lain.” Qira terkekeh dengan pertemuan mereka. Ia pikirmereka akan cakar-cakaran, setidaknya mereka sedikit tertancap pisau lah setidaknya.


“Entahlah. Mungkin kau memiliki ilmu hitam sehinga membuat ku luluh untuk tidak mencabut nayawmu.” Jawabnya dengan sombong.

__ADS_1


“Kau tau apa yang bisa mengalahkan ilmu hitam itu apa?” Pria itu mengangkat satu alisnya dengan raut bertanya.” Ketulusan. Sebesar apapun ilmu hitam, sekuat apapun ilmu hitam, jika sudah bersangkutan dengan ketulusan dan kesucan yang murni. Maka ia tak akan mempan. “ Lanjut Qira.


“Dari mana kau tau?” Tanya pria itu mencibir.


“Kau tau dengan cerita raja Arlond and ratu Xavera? Raja penguasa terdahulu yang memimpin kerajaan Monrai? Sebuah cerita legenda yang masih terngiang sampai kini. dan itu bearada dikerajaan langit?” Tentu saja pria itu menggeleng.


Qira berdehem sebentar.” Dia adalah raja dari raja-raja kegelapan. Ia pemimpin dari segala pemimpin kegelapan dunia ini. ia hidup setara dengan Dewa yang mengatur muka bumi ini. ia kejam dan tak berperasaan membuat ia berdarah dingin dan tak disentuh. Sehingga suatu hari ia dikutuk oleh seorang penyihir yang memiliki umur yang sudah sangat tua. Karena sang raja mendoronya ketika nenek itu hanya ingin meminta berkah. Jadilah ia dipenuhi dengan ilmu hitam yang tak terobati dan terpatahkan.


Ilmu hitam itu membuat dirinya tak tersentu lagi, jika disentu maka orang yang menyentunya akan mati, semua orang menjahuinya, tak lagi ada yang memberkati dan mau mengenalinya, meskipun ia tampan sekalipun. Tak ada yabg memujahnya karena takut akan kematian.


Namun hanya satu orang yang masih ingin menyentunya meskipun ia tau resikonya mati, ia ingin memeluk sang raja ketika ia terpuruk, ia ingin menghapus air mata raja ketika sang raja merasa kesepian. Hidupnya yang dulu penuh pujian sekarang penuh cacian. Ahh, ia menjadi raja yang terasingkan. Hinga suatu hari ia diminta diturunkan dari tahtanya oleh rakyat langit. Karena sabg raja ternacam tak biaa memiliki ksturunan. siapa yang mau menikahi sang raja jika disentu saja mati?


Ia menolak, namun sayrat dari rakyat jika ia masih mau menjadi raja, ia harus menikahi perempuan, karena kerajaan butuh penerus. Tapi sang raja bahkan tak bis disentuh membuat sang raja memutuskan akan turun tahta karena tak bisa memenuhi syarat. Lagipula tak ada satupun perempuan yang mau menjadi istrinya pikirnya.


Tentu saja sang raja terharu membuat ia reflek memeluk sang gadis. Saat itupula ilmu hitam yang ada dipria itu keluar membuat asap mengepul disekitar mereka dan ilmu hitam itu terpatahkan hanya karena ketulusan gadis itu.


Gadis itu sudah menyukai sang raja semenjak ia masih kecil, sampai saat raja diasingkan dan turunkian tahtanya. Pada akhirnya mereka bersama dengan ketulusan dan kasih sayang.” Qira tersenyum menerawang jika diposisi Xavera itu adalah dirinya. Bolehkah? Tapi ia tak menykai siapapun sejak kecil. Aahh, Qira bahkan bekum taunia menyukai seseorang atau tidak.


Tak Qira sadari jika pria itu menatap kosong kedepan karena cerita Qira. apakah ia bisa seperti itu, yang bisa menerimanya dengan kekuarangannya, yang tak takut pada dirinya.”Apakah ceritamu nyata?”


Qira mengangguk” Kau juga ingin seperti itu? Tenang saja. Karena jodohmu sudah disiapkan oleh dewa ditakdirmu.”


“Benarkah?” Matanya penuh dengan keposlosan. Dasar penjahat polos.

__ADS_1


“Benar. Jadi bersabarlah, nanti jodoh mu akan datang kok.”


Pria itu tersenyum sembari membaringkan tubuhnya disamping Qira.” Ku harap dia segera datang.” Ia memejamkan matanya menikmati hatinya yang sudah lama tak tenang. Baru kali ini ia merasakan setenang ini, ahh, dendam membuat ia buta seama ini.


Qira mengangguk. Ia baru sadar jika sebenarnya pria dusampingnya ini adalah pria yang baik. Hanya saa kurang kaaih sayang dan perhatian. "Kau hanya butuh bersabar." Gumam Qira.


"Lalu apakah kau audah menemukan cintamu. " Ia menatap Qiea diampingnya.


"Aku sud mendaoatlan ketulusan. Ayah Wey yang menjadih ayah angkatku yang aangat biak. Kenzi yang sudah menjadi kakakku yang sangat ku sayangi. Wolf dan Leon yang menyayangiku dengan nyawa mereka. Belum lagi Choa san Chio. " qira merindukan mereka semua. Aah, biskah Qira pulang saja


"Kau banyak sekali yang tulus ya. " Gumam pria itu .


"Kau hanya perlu beri kasih aayng dn ketulusan kepada orang lain, maka kau akna mendapatlan ketulusan. Hidup itu indh jika kau mau mengindahkannya. Lihatlah tunggul, Ia akan menjadi mengganggu dan tak beguna jika dilihat dari sisinya. Tapi coba kau ukir menjadi patung, maka akan jadi bernilai seni. Tapi jika kau beri bunga diaskitarnya mka ia akan berubah menjdi indah. tergantung padamu. Au merubahnya menjadi apa." Benar bukan? "Hidup kita itu bagaikan kertas putih. Tergantung kita mau memberi warna apa. Hitam, atau merah. Bahkna tak memberi wrna sekalipun. ".


.


.


.


*Weell alhadulliah udh disini.


maaf author rada telat* mulu ya hehw. tapi tenang karena Author akantamtin ko ini cerita. Hanya 50 Eps lagi inayaalah selesai.

__ADS_1


Like komen nd vote yaa**


__ADS_2