Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 101.


__ADS_3

Hai readers tersayang.


Welcome back!!! Ini adalah update malam persembahan thor cantik. Dijamin pasti puas kan karena author hari ini updatenya banyak dan ceritanya makin mendelati ending. Eits!! Jangan lupa untuk tetap like, vote dan juga memberikan gift yang banyak, supaya autornya semakin bersemangat dalam mengupdate cerita. Oh ya sembari menunggu update-an cerita ini bisa cek karya-karya author yang lain.


Ditunggu like, share, vote dan giftnya. Happy reading!!


***


" Kenapa kamu gak bilang?"


" Belum ada waktu yang tepat sih! Tapi kita berhasil mendapatkan kejadian yang merujuk pada apa yang ia lakukan sama kamu."


" Oh ya? Apa?"


" Kalau kamu mau tahu, pulanglah dan cobalah cari tahu. Tahan jijikmu dan kerjakan bagianmu. Biar ia bisa cepat tertangkap basah!" Erik kesal dengan Valen. Tapi Valen juga melirik Erik dengan tatapan kesal, dia tahu pasti ada skema negatif yang bakal terjadi padanya. Perasaannya sudah tidak enak karena Erik mengatakan bahwa dia harus menahan rasa jijik nya berarti sang penggoda akan melakukan hal-hal yang membuat dirinya bertindak tidak setia.


Lalu kemudian akan menjebak dirinya di dalam sebuah tindakan pemerasan mungkin untuk mengalihkan hak milik yang atas namanya menjadi atas nama pamannya. Ini merupakan tebakan awal dirinya tentang apa yang akan dilakukan oleh Paman Bill kepadanya.


" Baiklah aku akan pulang malam hari ini! tapi aku tidak mau ya sampai Aku terjebak dalam permainan sang penggoda. kalau sampai Aku terjebak di sana dan kamu tidak segera menolongku Aku pastikan karirmu akan tamat besok!" geram Vallen dengan nada marah, tapi entah kenapa Erik malah tidak takut dan malah ketawa-ketawa saja.


Anin yang sedari tadi hanya diam juga cukup ketakutan kalau sampai suaminya terjebak oleh tindakan sang penggoda, istri mana yang rela kalau suaminya tercepat dengan permainan penggoda yang akan membuat suaminya tidak setia dengan dirinya.

__ADS_1


" Tenang saja, CCTV bergerak 24 jam, rekaman suara juga sudah kita siapkan. Jadi kali ini kita harus menangkap basah, paling tidak salah seorang dari mereka. Supaya kita bisa mengorek keterangan dari si pelaku, untuk menunjukkan siapa sebenarnya dalam dari semua kejadian-kejadian yang ada. Dan kalau kamu ingin tahu kemarin aku juga sudah melakukan tes DNA terhadap babysitter itu, kamu pasti tidak akan percaya akan hasilnya." jelas Erik dengan nada sombong, bahkan wajahnya pun dibuat se songong mungkin agar Vallen kesal kepadanya.


" Halah! Aku sudah tahu apa yang kamu ingin katakan. pasti kamu ingin bilang bahwa apa yang menjadi dugaan kamu kemarin adalah benar, ya kan?" kata Vallen sambil memalingkan wajahnya dari wajah Erik yang tampak menjengkelkan.


" Oh ya? Jadi siapa babysitter itu sebenarnya, kak Erik?" tanya Anin juga penasaran.


" Kemarin aku memberikan dugaan bahwa babysitter itu adalah sepupu kamu. Tapi Valen tidak percaya karena katanya wajahnya tambah cantik dan juga bodinya tambah seksi. Bahkan mungkin dia melakukan operasi plastik agar wajahnya mirip dengan kamu. Bukan itu saja bahkan potongan rambut serta warna rambutnya yang agak kecoklatan itu juga dibuat semirip mungkin dengan kamu. Walau ya secara postur tubuh kelihatannya dia juga melakukan permak di sana sini supaya dia jauh lebih seksi daripada kamu." jelas Erik dengan tendensi tertentu menaruh minyak di atas api, agar Anin cemburu dan marah marah sama Valen.


Benar saja Anin langsung menoleh kearah suaminya menanyakan dengan kode matanya, Apakah benar apa yang dikatakan oleh Erik itu bahwa Vallen sempat menganggap itu mirip dengan dirinya.


" Engga, sayang! Itu adalah fitnah! Aku bahkan tidak pernah menganggap dia itu lebih baik dari kamu. Jadi kamu jangan pernah berpikiran yang tidak-tidak. Itu hanya kelakuannya aja supaya kamu cemburu sama mas!" kata Vallen dengan sedikit salah tingkah, Emang Erik itu kurang ajar! dia sengaja menyiramkan bensin kedalam api yang bisa saja membuat api itu membesar dengan cepat.


" Iya aku percaya sama kamu." kata istrinya dengan suara lembut, pale menjadi lega karena ternyata Anin tidak terbawa emosi akibat ucapan-ucapan dari Erik yang tidak bertanggung jawab tadi.


" Eh sebentar, aku belum makan malam." teriak Valen.


" Ga usah makan disini. Justru kamu itu harus makan makanan yang akan disediakan oleh sang penggoda kepada kamu. Kalau kamu makan sekarang kamu tidak akan masuk di dalam jebakannya!" kata Erik tidak mau peduli tetap saja menyeret sahabat sekaligus Tuan mudanya itu ke dalam mobil yang sudah diparkirkan di depan pintu masuk.


Anin hanya bisa terdiam dan dia berdoa supaya apa yang menjadi jebakan dari sepupunya itu tidak akan kena kepada suaminya. Dia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya karena memikirkan tentang ulah sepupunya yang belum kapok juga mengganggu dan merusak Kebahagiaan rumah tangga dari Anindya.


***

__ADS_1


Sesampainya Vallen di rumah besar dia langsung menuju ke ruang makan, dan jujur dia Terkejut kalau tebakan dari Erik itu benar. Di sana sudah tersedia makanan besar yang lezat dan nikmat dan siap santap. Valen menjadi heran bagaimana sang penggoda ini tahu kalau hari ini dia akan pulang. Pasti ini ulang Erik yang menyebarkan desas-desus di antara para pegawainya dan mengatakan bahwa Vallen hari ini akan pulang. Maka dari itu Erik terus memaksa Vallen untuk pulang supaya bisa menyaksikan acara jebak menjebak ini.


" Ah tuan akhirnya pulang juga." sambut Anna yang saat ini berpakaian kurang bahan.


Mata Vallen melotot sampai ingin keluar dari rongganya karena melihat apa yang saat ini dipakai oleh babysitter anak kerabat Erik itu.


" Hah? Apa yang kamu pakai itu?" tanya Valen dengan nada heran, melihat Anna hanya membalut tubuhnya dengan pakaian semacam lingerie warna hitam dengan bahan yang seperti saringan tahu, sehingga membuat lekuk tubuh dan dadanya yang super montok itu seperti hendak tumpah dari tempatnya. Belum lagi dia benar benar tidak memakai pakaian dalam, sehingga dada dan bagian inti tubuhnya tercetak jelas disana.


Valen itu 100 persen laki laki normal ya. Dia bukannya tidak bisa melakukan layaknya hubungan suami istri. Sehingga saat melihat tubuh Anna yang memggoda, terus terang saja ia tergoda. Apalagi wajah dan rambutnya mirip .. eh bukan .. persis plek sama istrinya yang ia cintai.


Anna mendekat, tercium bau parfum menyengat yang membuat Valen jadi pusing seketika. Entah parfum apa yang dipakai oleh Anna. Baunya memabukan, Valen seperti dibuat melayang ke awan awan.


" Mas?.." bisik Anna sendu merayu sambil mendesah seduktif.


" Anindya?"


.


.


.

__ADS_1


TBC


wk wk wk ... gantung lagi... Author ini ngeselin!! Ah biar, hari ini author lagi badmood. Banyak revisi yng harus dibuat, belum lagi slek sama hidup nyata. Kesel ihhhh!! Bikin mood thor naik dengan vote, like dan gift donggg!!.


__ADS_2