
Tuan Victor masih dengan sabar meladeni pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh Gustav karena merasa Gustav memang perlu tahu apa yang menjadi alasan dari kakek untuk mengubah surat wasiat pada detik-detik terakhir.
Supaya tidak ada pemikiran bahwa dirinya lah yang mempengaruhi tuan besar Alexander noxa Dimitri untuk mengubah surat wasiat di detik-detik terakhir.
" Akan saya bacakan terlebih dahulu semua isi dari surat wasiat milik Tuan Alexander noxa Dimitri lalu kemudian setelah ditandatangani oleh semua pihak dan saksi-saksi, maka surat-surat itu semua akan menjadi milik anda, tuan muda! Oh ya semua kunci brankas, semua rekening-rekening yang dimiliki oleh tuan besar Alexander noxa Dimitri akan sah menjadi milik anda Karena tuan besar sudah mengurus semua surat-surat dan berkas penting menjadi atas nama Gustav Alexandro Dimitri." sahut Tuan Victor dengan suara tenang, padahal sedari tadi Gustav selalu menginterupsi perkataan dari Tuan viktor sehingga sampai sekarang pun Tuan viktor belum sempat membacakan surat wasiat milik kakek.
" Seperti biasa saya yang menjadi saksi dari penandatanganan surat wasiat dari tuan Alexander noxa Dimitri dan sebelum saya membacakannya, ada baiknya tuan muda melihat video yang di amanahkan oleh tuan besar Alexander noxa Dimitri kepada saya, Victor Hutabarat sebagai notaris sekaligus kuasa hukum dari tuan Alexander noxa Dimitri." katanya lagi sambil menyerahkan sebuah kepingan CD kepada Ken untuk diputar di sebuah TV layar datar yang memang terletak di dalam ruangan kerja milik kakek Dimitri.
" Bisa anda bantu saya untuk memutarkan video yang terdapat di dalam kepingan CD itu. Terima kasih sebelumnya!" katanya sambil tersenyum.
Kakeknya meninggalkan sebuah video?!? Hal ini yang membuatnya semakin menjadi bingung. Apa yang terdapat di dalam video tersebut? raut bingung jelas terletak di wajah tampan milik Gustav Alexandro Dimitri.
" Video?" tanyanya sambil mengerucutkan bibirnya seperti saat dia tidak setuju dengan apa yang dikehendaki oleh kakeknya. Secara jujur sebetulnya bukan warisan yang dia pikirkan akan tetapi dia takut kalau kalau dia akan mendapatkan permintaan terakhir yang mewajibkan dia harus menikah secepatnya. bagaimana dia bisa menikah secepatnya kalau jodoh saja dia belum menemukan.
Dan dia sendiri sebenarnya sudah berjanji dalam hati kalau dia tidak akan menikah sebelum menemukan orang yang benar-benar bisa menggetarkan hatinya.
__ADS_1
" Tenang saja tuan muda rasanya video itu akan menjelaskan semua yang mendasari berubahnya surat wasiat di hari-hari terakhir itu." kuasa hukum dari tuan Alexander noxa Dimitri sadar betul bahwa wajah dari tuan mudanya itu berubah keruh maka dia perlu menjelaskan bahwa sebenarnya inilah dasar dari pengubahan surat wasiat yang yang dibuat oleh kakeknya itu.
" Baiklah! Aku minta maaf!" sadar betul bahwa ekspresinya bisa dibaca dengan telak oleh Sang Kuasa hukum, maka Gustav pun memasang wajah datar agar ekspresinya tidak bisa terbaca langsung oleh Sang Kuasa hukum. Sambil menunggu Ken melakukan tugasnya untuk memutarkan video, Gustav pun mengetuk-ngetukkan jari ke meja kerja milik kakeknya itu.
Sang Kuasa hukum hanya bisa mengulum senyumnya karena dia bisa menangkap kegugupan dalam Gustav saat menantikan pembacaan surat wasiat dari kakeknya itu.
gustaven kaget saat dia melihat raut wajah kakeknya yang terpampang nyata di TV layar datar yang kebetulan berukuran cukup besar, di sana tampak Kakek sedang persiapan diri untuk melakukan rekaman. mungkin rekaman itu diambil oleh Sang Kuasa hukum yang memberinya kode untuk memulai bicara. kemudian kakek Dimitri pun tersenyum sambil menatap kamera, sehingga seakan-akan Gustav bisa berhadapan langsung dengan kakeknya itu. alih-alih merasa gugup saat ini justru Gustav merasa senang karena bisa memandang wajah kakeknya itu yang penuh kasih dan selalu sabar kepadanya. kakeknya berdeham cukup keras kemudian memulai kata demi kata yang memang ditujukan langsung kepada Gustav.
" Hai Gustav cucu kesayangan kakek, kalau kamu saat ini melihat kakek di dalam rekaman ini, itu berarti kakek sudah tidak ada lagi didunia ini. Tapi kamu tenang saja tapi setidaknya sudah menyiapkan 5 video lagi untuk memberikan kamu petunjuk-petunjuk apa yang harus kamu lakukan selanjutnya. Kakek tahu bahwa saat ini Kamu seorang diri di dunia ini, oleh karena itu itu kakek akan terus membantu kamu lewat lima video yang akan diberikan kepada kamu secara bertahap oleh kuasa hukum dari kakek yaitu tuan Victor. Video pertama ini adalah video untuk menjelaskan kenapa kakek mengubah surat wasiat yang sudah kakek Buat beberapa tahun yang lalu. Awalnya itu adalah saat kakek berusaha mengubah semua surat-surat penting milik kakek menjadi atas namamu, tiba-tiba kakek itu menemukan sebuah surat dari ibu mu kepada seorang laki-laki. Rupanya surat itu tidak akan pernah sampai Karena setelah kakek selidiki laki-laki yang dimaksud oleh ibu mu juga sudah meninggal. Nama laki-laki itu adalah Antonio Wijaya, yang berasal dari keluarga Widjaja Hadi. Dan ternyata itu adalah ayah kandung sebenarnya." kakek tampak menghela nafasnya dengan keras, dia tahu persis bahwa cucu kandung nya itu pasti merasa kecewa.
" Aku sudah mengkonfirmasi keluarga Wijaya Hadi, dan benar Antonio Wijaya adalah anak laki laki satu satunya yang meninggal karena kecelakaan mobil saat ingin bertemu kekasihnya, yaitu ibumu. Mereka juga terus terang kaget saat kakaek menkonfirm berita itu. Saat ini mereka di New Zealand karena ada acara keluarga besar disana, yaitu pernikahan putri satu satunya, yaitu tante kamu, dengan salah seorang pengusaha disana. Mungkin minggu depan mereka akan datang kemari, mudah mudahan usiaku masih cukup untuk menyaksikan semuanya itu." desahnya menyembunyikan rasa sedih disana.
Tak sadar air mata sendu menggenangi pelupuk mata Gustav. Ia sungguh merasa bahagia, dicintai begitu rupa oleh sang kakek. Bahkan di waktu waktu terakhirnya, ia masih memikirkan tentang dirinya dan kehidupannya.
" Kek..." sapanya dengan haru. Ia sadar kalau kakeknya tak lagi bisa berdiri disampingnya, tapi entah kenapa ia merasa kakeknya ada di sisinya saat ini.
__ADS_1
" Jangan menangis!! Karena saat kamu melihat video ini berarti kakek sudah tidak.ada disana untuk sekedar menghapus air mata kamu. Jadi tegarlah!!" kata kakek dengan senyum penuh wibawa terpancar di.wajahnya yang keriput.
Gustav hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia mengerti dengan apa yang dikatakan oleh kakeknya itu. dia mendongakkan kepalanya supaya air mata yang tadinya ada jatuh ke bawah akan tertahan di sana.
" Gustav, sekarang kamu sudah tahu bahwa kamu tidak mewarisi darah dari keluarga Weston. Jadi aku harap kamu tidak perlu membalas dendam dengan keluarga Weston lagi. Kakek juga sudah menyelidiki keluarga Weston, Apakah benar yang dikatakan oleh ayahmu itu. Tapi ternyata menurut detektif yang kakek sewa, semua yang dikatakan oleh ayah Billy itu salah. Itu semua dilakukan Ayah Billy karena dia merasa iri dengan kakaknya karena dia merasa tersisih dengan prestasi yang dimiliki oleh Willy Weston." kata Kakek Dimitri sambil.menatap layar kamera itu seakan dia menatap hangat cucunya.
Gustav tertegun dengan apa yang disampaikan oleh kakeknya itu, lalu ia merasa sadar bahwa apa yang yang dikatakan oleh kakeknya itu benar adanya. Tapi waktu dia mendapatkan amanah itu memang posisi Bill adalah sebagai ayahnya, jadi kalau ia merasa kesal dengan perlakuan keluarga Weston kepada ayahnya,emang wajar saja terjadi.
.
.
.
TBC
__ADS_1
Wasiatnya apa lagi ya? Jangan lupa vote dan juga like serta kasih gift yang banyak. Jadi thor langsung up lagi.