Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 69.


__ADS_3

Ini up kedua ya, readers sayang. Meski kondisi masih sakit semua paska dikerokin tapi thor tetep update. Doain cepet Fit!! Jangan lupa gift, like dan vote itu bikin mood booster🤣. Happy Reading!!


***


Di dalam penjara There merasa kebingungan, bagaimana rencana yang sudah disusun dengan sedemikian rupa bisa mengalami kegagalan. Bahkan pihak kepolisian bisa mendapatkan rekaman percakapan dirinya bersama dengan si laki-laki yang memiliki bekas luka, dan baru dia tahu kalau namanya adalah Pratama. There juga belum mengetahui secara jelas bahwa Pratama itu adalah bagian dari masa lalu Anindya.


" Bagaimana aku bisa ketahuan? padahal aku sudah merancangkan hal ini dengan benar-benar. dan orang yang kupilih itu Bukankah dia sudah berkata bahwa dia akan bermain bersih sehingga tidak akan menyangkut pautkan diriku. tapi bagaimana Pak polisi itu bisa mendapatkan rekaman percakapan aku di cafe bersama dengan orang itu. Apakah dia yang berkhianat kepadaku?" terka Tere sambil menduga-duga beberapa kemungkinan yang lain.


" Tahanan There? Anda ada tamu!" kata sang sipir wanita dengan suara tegas.


Dengan malas-malasan There bangkit dan mengikuti sang sipir untuk bertemu dengan tamu yang tadi diinfokan kepadanya. SebetulnyaThere masih menduga-duga siapa yang siang ini datang kepadanya. Kemarin setelah dia masuk kedalam penjara ayah dan ibunya langsung datang ke situ untuk menjenguknya. Tentunya dia masih mengelak bahwa bukan dirinya yang melakukan kejahatan itu. Padahal bukti-bukti rekaman beserta percakapan There dengan Tama sudah ada di kepolisian bahkan ayah There juga sudah mendapatkan copy salinan bukti bukti yang memberatkan anaknya karena dianggap sebagai dalang penculikan dan percobaan pembunuhan terhadap Anindya Bagaskara.


There mengerutkan keningnya ketika melihat orang yang datang di sana, ayahnya datang beserta 1 orang laki-laki paruh baya yang berpenampilan sangat keren.


Ternyata ayahnya memperkenalkan bahwa orang yang dibawanya adalah pak Dimas, seorang pengacara terkenal yang dianggapnya bisa menolong anaknya keluar dari penjara.

__ADS_1


Lain halnya dengan ayahnya, sang pengacara paruh baya itu benar-benar meneliti kasus per kasus yang diberikan kepadanya. Dia melihat bahwa bukti-bukti yang di miliki oleh kepolisian Sangat memberatkan kliennya. Oleh karena itu dari awal dia sudah mengatakan kepada ada Dewa bahwa dia tidak bisa membuat si There bebas dari jeratan hukum. Kalau untuk memperingan masa hukuman dan juga sedikit tuntutan berkurang, mungkin masih bisa dia lakukan.


Ayah There pun pasrah dengan keadaan yang ada. Ini adalah pengacara kesekian yang sudah dihubungi terkait dengan masalah pembebasan There. Pengacara pengacara Kondang lainnya menolak untuk menjadi wakil dari anaknya itu, dikarenakan kasus yang dimiliki oleh There ini sangat berat. Penculikan dan pencobaan pembunuhan memiliki hukuman maksimal yaitu hukuman mati. Pak Dimas pun sifatnya hanya menolong karena Dewa adalah sahabatnya.


" Kamu sudah apa yang menjadi konsekuensi nya kan?" tanya Pak Dimas tanpa tedeng aling-aling.


" Konsekuensi apa? Ini fitnah Pak saya tidak melakukan itu ! Orang itulah yang melakukannya jadi saya tidak bisa dikaitkan dengan hal ini!" kata Tere masih menghindar dan mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dengan penculikan Anindya. Lagi lagi Tere menjatuhkan Tama yang menjadi eksekutor dalam drama penculikan Anindya.


Pak Dimas hanya bisa menghela nafasnya dengan kesal, dia sudah terbiasa kalau kliennya berbohong atau menghindari konsekuensi dari apa yang sudah mereka lakukan.


" Tapi pak aku benar-benar tidak ada hubungannya dengan Anindya si keparat itu. Dia itu hanya ingin membuat aku aku di penjara, karena dia iri dengan kecantikanku." kata Tere dengan nada sendu dibuat-buat. Jangan pikir Kalau Pak Dimas ini adalah orang yang bodoh, tentunya dia sudah tahu bahwa kliennya ini berbohong.


" Tolonglah Dim! Demi persahabatan kita. Anakku ini hanya korban dan aku tahu sendiri bahwa anakku itu tidak mungkin melakukan kejahatan seperti ini." kata Dewa sambil memohon kepada sahabatnya itu. Dimas hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar, mungkin inilah penyebab kenapa keluarga Bagaskara bisa bangkrut, karena anak-anak dari Arka Bagaskara semuanya hanya bisa berfoya-foya saja, sedangkan otaknya tidak pernah dipakai sama sekali.


" Maaf Wa!! Aku tidak bisa membantumu. Karena anakmu sendiri tidak bisa bekerjasama dengan aku. Sudah ku katakan bahwa bukti-bukti yang ada itu semuanya mengarah pada anakmu, bahkan sebelum aku menerima kamu sini aku sudah menyelidiki akan keaslian rekaman dan juga bukti percakapan antara anak kamu dan juga orang yang mengeksekusi rencana anak kamu. dan semuanya memang benar-benar asli. Jadi hanya ada satu kesimpulan di sini ya itu bahwa Anak kamu berbohong. kalau anak kamu bisa jujur kepada ku sebagai kuasa hukumnya aku bisa membantu memperingan hukumannya. As simple as that." jelas Dimas dengan nada kesal. Dalam hatinya, There marah. Karena aktingnya sama sekali tidak dipercayai oleh Pak Dimas sebagai Kuasa hukumnya. Padahal dirinya ingin mencitrakan bahwa dirinya adalah korban. Tapi ternyata pak Dimas tidak percaya dengan aktingnya itu.

__ADS_1


" Jadi menurut bapak, aku harus mengakui perbuatan yang tidak aku lakukan? Baiklah kalau memang itu yang harus dilakukan supaya aku bisa bebas!" kata Tere pura pura menyerah.


" Dengan semua bukti-bukti yang memberatkan dan mengarah kepadamu, aku tidak bisa menjamin kalau kamu bisa lepas begitu saja. Tapi aku akan mencoba untuk memperingan hukuman kamu saja."


" Emang sampai berapa lama sih hukumannya?" tanya Tere dengan nada malas.


" Maksimal seumur hidup karena tuduhannya berlapis. Dan mereka tidak menerima jalan perdamaian! Mereka hanya ingin kamu masuk ke dalam penjara! Itu aku ketahui karena sebenarnya aku sudah menyuruh anak buahku untuk menghubungi pengacara yang ditunjuk oleh keluarga korban." jelas pak Dimas dengan nada datar. Dia sebenarnya malas membantu There yang kesannya songong dan terlalu percaya diri padahal salah.


" Apa kita tidak bisa membayar ke pihak kepolisian saja supaya aku bisa keluar untuk sementara. Paling tidak aku mendapatkan tahanan kota juga tidak apa-apa. Aku sangat tidak nyaman berada di penjara seperti ini, mana kasurnya nggak ada di tempatnya kotor. Hih!" kata There bergidik jijik, membuat ayahnya menatap anaknya dengan iba. Ia masih berpikir anaknya adalah korban, padahal pak Dimas sudah memutar bola matanya dengan kesal karena gemas dengan akting There yang berlebihan.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2