Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Hari bahagia part 3


__ADS_3

Lalu mereka bertiga turun kebawah dan menuju ke ruang tamu.


Tiba tiba Baby Ly terkejut karena ia melihat barang barang seserahan yang seperti dibawa Gustav kemarin. Perasaan baby Ly tidak enak, ia merasa kalau ada yang melamarnya. Ia berjalan mundur ingin melarikan diri.


Tapi tangannya dicekal oleh Kakak kembarnya dan ditarik masuk ke dalam ruangan di mana Gustav dan juga keluarganya sudah menunggu.


Kakak kembarnya rupanya sudah menyadari bahwa kemungkinan besar adik perempuannya itu akan melarikan diri karena takut kalau dijodohkan dengan orang lain selain Gustav.


" Lepasin ah kak! Kalian ini kayak mau bawa baby ke dalam tahanan."


" Iya tahanan cinta dari seorang laki-laki yang semi bule!" sahut Lios dengan nada menggoda dan langsung di geplak oleh Kakak kembar nya Liam, karena takut didengar oleh keluarga Gustav dan dianggap tidak sopan.


" Kakak!!"


" Lios!!" baik Baby maupun Liam sama sama geram dengan Lios karena jahilnya super.


" Tenang, kamu pasti suka dengan orang yang dikenalkan oleh ayah dan ibu ini jadi kamu nggak usah marah-marah seperti itu." kata Liam dengan nada tenang.


Tapi karena sudah terpengaruh oleh Kakak kembarnya yang tadi menjahili dirinya baby sudah bad mood duluan. Dirinya sudah super kesal akan dijodohkan dengan orang yang tidak dikenal kemudian masih juga di oleh Kakak kembarnya membuat baby ingin menangis rasanya. Tadi bahkan dia sudah sempat berpikir untuk melarikan diri secepat-cepatnya dari tempat ini karena baginya rumah keluarga Weston sudah menjadi neraka.


Ketika ketiga orang itu masuk ke ruangan tamu, mereka masuk dengan ekspresi yang berbeda-beda kalau kakak kembarnya berekspresi riang gembira, dan juga ramah serta sopan, kalau Baby Ly menampilkan wajah yang kesel, marah dan juga jutek. Baby berjanji untuk menampilkan performa yang paling buruk agar orang yang melamar dirinya membatalkan keinginannya. Kan sudah dibilang kalau dirinya itu hanya menyukaiku staf tapi ayah dan ibunya malah ngeyel dan menginginkan dirinya untuk berkenalan dengan orang yang sama sekali dirinya tidak pernah kenal.


" Baby, kamu kok nunduk aja? Kamu gak mau menyapa tamu kamu?" tanya ibu dengan wajah heran.

__ADS_1


Bukankah semestinya baby senang karena saat ini dilamar kembali oleh Gustav? Namun Anindya tidak pernah tahu bahwa kedua Kakak kembarnya sudah membuat berita bohong kepada baby yang membuat baby kini ilfeel dengan tamu yang datang.


" Baby ga mau nikah!" katanya dengan suara keras. Biar saja dianggap tidak sopan oleh mereka tapi dirinya sudah terlanjur jatuh hati dengan Gustav dan tidak mau berpaling kepada yang lain.


Gustav dan keluarganya saling berpandangan dan mengkode dengan tatapan heran. Bukankah tadinya Gustav dan Wilhelmina sudah berikrar untuk sehidup semati dan Wilhelmina juga menyetujui Gustav untuk menikahinya, tapi kenapa kali ini kenyataannya jadi berbeda ya?


" Sayang, apa yang kamu katakan? " tanya ibu Anindya dengan raut wajah yang sudah berubah karena dirinya malu akan perubahan yang dilakukan baby di tengah-tengah lamaran Gustav dan juga kedua kakek neneknya.


Vallen memandang tajam kepada kedua anak kembarnya karena dirinya ingin menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan baby karena sebelumnya baby baik-baik saja dengan Gustav namun sekarang ketika Gustav datang membawa nenek dan kakeknya malah kejadiannya seperti ini.


" Liam, lios!! Apa yang kalian katakan kepada adik perempuan satu-satunya yang kalian miliki itu? Kalian tidak mengerjain baby kan?" tanya Vallen dengan nada keras karena dirinya tahu rupa-rupanya Kakak kembarnya ini yang sudah melakukan kejahilan kepada baby. Bahkan sampai detik dimana Vallen berkata-kata dengan suara keras pun baby sama sekali tidak mau menoleh kepada ada orang yang hendak melamarnya.


Kedua Kakak gambarnya hanya mengedikkan bahu, tersenyum simpul, dan menoleh kearah yang lain agar tidak terlalu terintimidasi dengan tatapan tajam dari ayah Vallen.


" Baby, sini lihat ibu!" kata Anindya dengan tegas namun dengan suara lembut dan anggun sekali dengan kepribadian seorang Anindya Weston.


" Gak mau, baby cuman maunya sama mas Gustav!" kata baby sambil mengerucutkan bibirnya tanda dia dia tidak mau menuruti keinginan ibunya untuk menatap orang yang melamarnya itu.


Gustav akhirnya mengerti bahwa terjadi kesalahpahaman antara Kakak Kembar dari baby dan juga baby sendiri. Gustav menatap kepada kakek neneknya yang tersenyum dikulum karena melihat baby yang lucu dan juga menggemaskan saat melakukan kemanjaan seperti itu di hadapan mereka.


Akhirnya dengan perkataan baby yang terakhir membuat kakek dan neneknya itu sadar bahwa tadi pasti baby dikerjain oleh Kakak kembarnya yang mengatakan bahwa dirinya akan dilamar oleh orang lain.


" Aduh cantiknya calon istri dari cucu Oma Helen!" Kata Oma Helen dengan nada lembut serta Anggun membuat mau tidak mau baby melirik ke arah suara lembut yang menggoda penglihatannya itu.

__ADS_1


Kemudian tatapan dari baby bergeser kepada Opa Hadi yang ada di samping Oma Helen, kemudian bergeser lagi ke samping mereka yaitu seorang pemuda tampan yang tersenyum lebar melihat wajah baby yang tampak Salah Tingkah gara-gara dia menyadari bahwa dirinya sudah kena jebakan kedua Kakak kembarnya yang selalu usil dan jahil kepada dirinya.


" Ibuuu, kak Lios dan Liam nakalllll! Mereka bilang ayah mau jodohin baby sama orang bule! Dan kalau baby gak mau,bakal ditambah hukumannya..." rajuk baby yang sudah dalam pose ingin menangis, gara gara malu dihadapan Gustav dan kedua orang yang ada di samping Gustav itu. Entah siapa? Baby ga kenal.


" Liam, Lios!! Kalian itu udah gede. Apa gak malu dilihatin sama keluarganya Gustav, sama kakek dan neneknya Gistav, kalau ternyata kalian itu masih kekanakan seperti ini? " kata Anin.sambil menghela nafasnya dengan berat, Tadi masalah baby yang tiba tiba ngambek ga mau nikah,sekarang ternyata biang keroknya adalah kedua kakak kembarnya. Anin hanya bisa mengelus dada dan melirik ke arah Valen agar ayah Valen membantunya untuk meminta maaf atas kejadian ini. Ayah langsung ngerti dan mengambil alih keadaan.


" Maafkan keluarga kami ya opa Hadi dan juga oma Hellen. maafkan kejahilan dan keusilan dari kedua anak kembar kami ini. Mereka memang senang memggoda adiknya. Maklumlah karena baby itu adalah anak perempuan satu-satunya. Kalian juga harus minta maaf karena sudah pembuat ulah seperti ini" kata Valen sambil menunjuk kearah kedua anak kembarnya yang bukannya takut malah tersenyum senyum saja.


Anindya hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar lihat kelakuan dari anak kembarnya itu kepada baby, sedangkan baby sendiri sekarang wajahnya udah merona merah karena apa yang sudah dia lakukan itu benar-benar sangat memalukan.


" Astaga, mereka itu manis manis dan.lucu. Bukankah begitu Gustav?" kata oma sambil tertawa manis.


" Sudahlah oma Hellen, kejadian tadi gak usah dibahas lagi. lebih baik kita bahas masalah pernikahan antara Gustav dan Wilhelmina saja. Jadi Gustav akan menikahi baby Ly minggu depan?" tanya Valen dengan nada datar.


" Apa?" jerit baby yang shock mendengarnya.


.


.


.


TBC

__ADS_1


Halah baby ini loh, malu malu mau. Gaswat kira kira baby lebih hot daripada Gustav ini...apa sebaliknya ya?


Jangan lupa like, gift dan.votenya yaaa...Happy reading!!


__ADS_2