Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 41.


__ADS_3

Berita tentang kejadian yang terjadi di Bagaskara grup sampai juga ke telinga nenek. Nenek yang sedang beristirahat karena baru saja keluar dari rumah sakit terpaksa harus mendengarkan hal-hal yang membuat dirinya menjadi down kembali.


Nenek hanya bisa memegang dadanya dengan kencang karena nyeri itu kembali datang. Nenek masih teringat dengan apa yang menjadi sumber permasalahan yang menyebabkan Bagaskara grup diambang kehancuran.


" Arga... " tangan nenek mengepal dengan kencang dia masih mengingat hal-hal yang membuat dirinya sekarang membenci wajah laki-laki tampan yang pernah mengisi hatinya.


Nenek membenci ketika dia mengingat bahwa Arga dan Arka lah yang membuat dirinya tidak lagi mempercayai kata cinta di dalam hidupnya. dirinya ingat saat itu dia sedang menjalin hubungan dengan Arga, ya dengan laki-laki tampan yang bernama Arga Bagaskara. janji Arga waktu itu adalah menikahinya. jadi dia sangat berharap dengan hubungan dirinya bersama Arga Bagaskara, tapi dirinya tidak tahu menahu Mengapa kemudian ayah Arka Bagaskara melamarnya dan menjadikan dia istri dari Arka Bagaskara, laki-laki yang tidak pernah dia sukai. Dan yang membuat dirinya semakin marah adalah karena Arga, kekasihnya sendiri malah tidak mempertahankan dirinya, malah kemudian menikahi sahabatnya sendiri.


Sakit hati serta dendam yang membuncah di dalam hatinya membuat nenek sama sekali tidak berpikir panjang, nenek mau tidak mau harus menerima dengan lapang dada dengan pernikahannya karena ia terlampau sakit memikirkan tentang penghianatan Arga Bagaskara dengan temannya sendiri. nenek menerima Arka sebagai suaminya yang sah dan satu-satunya. Arka pun memperlakukan dirinya dengan sangat baik, menghormati serta mencintainya setulus hati.


Nenek berusaha menerima apa yang menjadi Jalan takdirnya sampai di suatu waktu ketika perusahaan Bagaskara mengalami sedikit goncangan Arga datang sebagai penolong. Arga yang waktu itu statusnya sudah sendiri karena istrinya meninggal dan dia tidak memiliki keturunan, membuat nenek seperti kembali di masa lalu saat dia memadu kasih dengan Arga Bagaskara, sebetulnya kejadian di mana Arka memergoki dirinya bermesraan dengan sepupunya itu bukan merupakan hal yang disengaja oleh nenek, tapi itu murni karena kecelakaan. Jadi saat itu tubuh nenek limbung sehingga dia hampir jatuh dan ditolong oleh Arga, tapi mungkin saat itu dengan pikiran-pikiran negatif yang ada di benak kakek Arka, membuat sisi posesif kakek Arka timbul. Mungkin dia berpikir negatif menganggap bahwa nenek ingin kembali dengan Arga sepupunya itu, begitupun dengan sebaliknya. Padahal kalau ditelisik sejujurnya nenek masih menyimpan dendam, juga rasa benci dengan Arga karena nenek menganggap bahwa Arga mempermainkan hatinya.


hari ini saat nenek mendengar bahwa harga mengatakan Bagaskara grup dan menimbulkan kekacauan yang sangat sehingga Bagaskara grup di ujung tanduk, dia pun hendak ke kantor Bagaskara grup dan ingin menyelesaikan segalanya. dia tahu bahwa dirinya salah, salah telah memilih Tere sebagai wakil dirinya di Bagaskara grup. dia tahu bahwa cucu kesayangannya itu terlalu bodoh dan tidak bisa melakukan apa-apa.


Dada nenek semakin berdebar kencang dan ada rasa menyakitkan serta menyesakkan yang mengganggu pernafasannya saat ini. Nenek buru-buru mengambil obat yang biasa nenek konsumsi ketika jantungnya meremas pernafasannya.

__ADS_1


Aldi yang saat itu ada di sana bersama dengan Adityo, langsung merasa panik karena raut wajah nenek sangat pucat dan nafasnya tersengal-sengal.


" Nyonya..."


" Antar ah.. ahku ke.. h ... rumah sakit." perintah nenek dengan nafas yang terputus-putus, kedua orang itu segera memampang dan membopong nenek untuk dibawa masuk ke dalam mobil agar dapat segera dibawa ke rumah sakit.


Rasanya nenek sudah tahu apa yang akan terjadi sehingga dia menyuruh Aldi untuk segera menghubungi Anin dan suaminya. Kenapa pada hari itu nenek tidak ingin memanggil orang lain selain mereka berdua.


Adityo yang merupakan sopir yang biasa dipakai oleh Aldi langsung Melarikan mobil pribadi Aldi seperti setan jalanan. Beruntungnya situasi jalan saat membawa nenek tidak terlalu macet sehingga mereka dapat membawa nenek ke rumah sakit dengan cepat.


Sesampainya mereka di rumah sakit nenek langsung disambut dengan brankar rumah sakit, kondisi Nenek sekalipun sudah sangat lemas tapi dia masih sadar. Dia tahu bahwa dia tidak boleh meninggal duluan sebelum dia menyerahkan semuanya dan menceritakan semua rahasia yang dia miliki kepada Anin sebagai cucu kesayangan Arka Bagaskara.


Anin yang tadinya sudah pulang bersama dengan suaminya ke apartemen, langsung berangkat ke rumah sakit. Beruntungnya lokasi rumah sakit yang dipakai oleh nenek itu memang sangat dekat dengan apartemen yang dimiliki oleh Vallen. Apartemen Vallen yang terletak di bilangan Jakarta Pusat membuatnya sangat mudah untuk kemana-mana.


Anin dan Vallen yang mendapatkan kabar bahwa nenek masuk kedalam Rumah Sakit bergegas berangkat, sepertinya Vallen sendiri sudah mendapatkan firasat bahwa kali ini nenek akan menyerahkan semuanya kepada Anindya. sehingga membuat Vallen mempercepat perjalanannya ke rumah sakit.

__ADS_1


Sedangkan Aldi sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga nenek langsung dimasukkan ke UGD untuk pertolongan pertama, Aldi dan Adityo yang mengantar nenek berjaga di depan pintu ruangan UGD yang masih berlampu merah yang tandanya belum boleh ada seorangpun yang masuk ke dalam sebelum dokter keluar dari ruangan itu. tak selang Berapa lama mungkin sekitar 30 menitan, Anin dan Vallen sampai di depan ruang UGD itu. Aldi yang mereka temui hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan lemah karena dia juga masih belum tahu bagaimana kondisi nenek yang ada di dalam ruangan UGD itu.


" Kenapa bisa terjadi seperti ini? nenek baru saja keluar dari rumah sakit." kata Anin dengan suara cemas, sedangkan Vallen hanya diam dan masih setia memasang wajah datarnya.


" Nenek sudah mendapatkan kabar tentang apa yang terjadi di Bagaskara grup tadi, There sepupumu juga tidak bisa melakukan apa-apa untuk memperbaiki kondisi yang ada di sana." kata Aldi sambil melirik kearah Vallen yang hanya menatapnya dengan wajah datar.


" Aku kan tadi sudah bilang kepadamu bahwa aku akan membantu kamu untuk menyelesaikan masalah yang ada di Bagaskara grup, pastinya kamu tidak usah langsung menyampaikan berita buruk itu kepada nenek." kata Vallen dengan nada yang sangat datar dia bahkan memandang lawan bicaranya dengan raut dingin. Entah apa yang sedang ada di dalam pikiran Vallen saat ini sehingga dia kelihatan sangat kesal dengan apa yang Aldy dilakukan.


" Sebenarnya aku tidak melakukan apa-apa untuk memberitahu nenek, dia rasanya mendengarnya dari berita. Bukankah kamu tahu bahwa masalah yang ada di Bagaskara grup sudah masuk ke ke berita online juga di media tv?" sahut Aldy dengan nada kesal. Kesannya dia yang dipersalahkn sehingga nenek bisa masuk ke rumah sakit.


.


.


.

__ADS_1


TBC


hai readers, sorry ya kalau saat saat ini thor baru bisa up 1 episode 1 hari, akan diusahakan kalau bisa Thor akan up 2 kali kalau kerjaan di dunia nyata thor selesai lebih cepat. Oh ya kalau ada yang berpikir ini sama dengan cerita di sebelah atau dimanapun,aku bisa bilang kalian salah total. Ini adalah tema yang diberikan dari editor mangatoon pusat, trus kita harus mengembangkannya dengan ide orisinil kita sendiri. Jadi kalau kalian baca semuanya, kalian bakal tahu kalau dugaan kalian salah. Klau secara tema bisa jadi sama, karena tema yang diminta adalah kisah menantu yang teraniaya. Sama kalau kalian lihat banyak sekali novel dengan tema romance tentang duda yang menikah dengan gadis yang selisih usianya banyak itu disebut dengan tema age gap. Mudah mudahan bisa menjawab keingintahuan kalian ya... happy reading!!


__ADS_2