
"Gustav, ayah menunggu kamu di bawah ..." kata ayah yang tiba tiba muncul dengan wajah yang terlihat keruh.
Gustav yang mengerti bahwa ayah tak ingin ibu tahu langsung berpamitan sama ibu dan istrinya, lalu segera mengikuti ayah mertuanya dengan langkah besar.
Sesampainya di ruang bawh tanah dimana orang orang tadi dibawa, tiba tiba Gustav melihat kalau mereka sudah menjadi mayat semuanya.
"Loh ayah? Kenapa semuanya seperti ini?" tanya Gustav yang masuk juga bersama anak buahnya.
"Bos, mungkin mereka melakukan misi bunuh diri supaya tak seorangpun yang bisa tahu tentang siapa yang menyuruh mereka." kata Ken yang ikut urun bicara saat melihat mayat yang menghitam krena pengaruh racun yang mereka minum.
"Bos, lihat yang satu ini belum mati..." kata Ken yang langsung melakukan pertolongan pertama kepada orang yang terkena racun.
Ia menyayat leher orang itu sebesar bolpen dan menaruh sedotan bobba yang baru saja ia minum tadi sembari menunggu bosnya di dalam rumah.
"Tapi ia sudah sekarat," sanggah Valen yang merasa hopeless melihat kejadian itu. Ia juga kaget karena ketika ia membawa mereka masih tak apa. Dan ketika mereka sedang berbincang dulu, dan memikirkan strategi apa yang akan mereka gunakan untuk menghajar mereka agar membuka mulut dan 'Menyanyi" siapa dalang di balik penyerangan Gustav dan juga Baby. Kalau Valen jelas memikiirkan kalau Baby diserang, baginya Baby adalah anak kesayangannya, berbeda dengan kembar, yang berjenis kelamin laki laki. Valen sangat melindungi anak perempuannya itu bak permata.
"Tenang tuan bos besar, ini bisa membuat nyawanya paling tidak selamat. Kita kan butuh info siapa yang ada di balik penyerangan tadi, karena mereka juga menyerang kami yang akan menolong tuan muda, jadi saya yakin mereka itu sudah mempelajari tentang kita." kata Ken dengan nada tenang, ia adalah anak dari seorang shinshe yang memiliki kekuatan untuk menyembuhkan orang dengan obat obatan herbal.
__ADS_1
"Butuh berapa lama untuk memulihkan keadaan dia?" tanya Gustav kepada Ken, ia sudah tahu tentang kemampuan Ken untuk menyembuhkan dan juga memakai obat obatan herbal untuk menyelamatkan orang.
"3 jam, beri aku waktu 3 jam, mungkin juga bisa lebih tergantung dari kemauan nya untuk betahan hidup." katanya dengan nada tenang sambil tangannya terus bekerja untuk mensterilkan lubang di leher orang itu dengan plester dan alkohol yang ada di kotak P3k yang diserahkan oleh anak buah Valen yang ada di sana.
"Oke aku tunggu di rumah besar, kalian yang ada di sini bisa beristirahat dan membantu Ken, nanti pengawal dari ayah mertuaku akan menunjukan dimana tempatnya. Kita bicara di dalam rumah saja, Yah!" kata Gustav sambil menggandeng ayah mertuanya itu dan mengajaknya untuk masuk ke dalam rumah besar, karena ada sesuatu yang penting yang hendak Gustav katakan sama ayah mertuanya itu. Ini menyangkut istrinya dan masa depan anak anaknya, karena Baby saat ini mengandung keturunan Dimitri.
Gustav harus ektra keras untuk melindungi wanita kesayangannya itu, jadi ia harus bisa bekerja sama dengan ayah Valen yang mengenal seluk beluk dunia hitam semacam ini.
Ayah Valen yang melihat gelagat dari mantunya itu langsung membawa menantu nya itu ke kamar kerjanya tanpa diketahui oleh Anin dan juga Baby, ia sadar pasti apa yang hendak dikatakan oleh Gustav itu sangat private dan penting.
"Ada apa kamu kok ingin berbicara dengan ayah?" tanya ayah Valen yang penasaran dengan apa yang ingin dikatakan oleh menantunya itu. Sedangkan Gustav memang harus segera mengatur strategi tentang apa yang harus ia lakukan secepatnya agar melindungi istri dan anaknya.
"Jadi...?"
"Iya, ayah akan menjadi seorang kakek segera, jadi itu yang sebenernya ingin Gustav dan Baby katakan ketika kita berniat mampir ke tempat ini dan di serang oleh Black mask tadi." jelas Gustav dengan nada tenang. Ia tidak takut dengan cecunguk dan dalang dari semua yang menyudutkannya tadi tapi ia kesal dan harus segera mencari jalan supaya Baby aman namun tanpa membuat dia menjadi terkungkung karena itu juga bisa membuat istrinya akan merasa stress dan itu bisa berpengaruh sama perkembangan bayinya.
"Ahhh, kamu memang luar bisa, Gus!! Cucu dari kalian emang sedang kami nanti nantikan!Kalian sudah memeriksakan itu ke rumah sakit?" tanya Valen dengan nada senang yang tak biasa, bahkan wajahnya pun ada ekspresinya soalnya Gustav jarang melihat mertuanya dalam versi yang ini. Kebanyakan mertuanya itu berwajah datar dan tanpa ekspresi.
__ADS_1
Tentu ini karena Valen sangat bahagia dengan berita kalau ia akan segera mendapatkan cucu.
"Kami justru baru saja dari rumah sakit tadi dan memeriksakan kondisi Baby yang akhir akhir ini moodyan dan juga terlihat sensi banget. Jadi akhirnya Gustav berpikir ini mesti karena kehamilan Baby apalagi Baby memang belum datang bulan. Saat ini dia sedang hamil kira kira 5 minggu, jadi Gustav ingin mengatur strategi karena penyerangan ini pasti ada hubungannya dengan Baby atau Gustav kan ?" jelas Gustav kepada ayah mertuanya itu.
"Iya, memang ini sasarannya kurang lebihnya karena mereka menginginkan kamu atau baby, atau mungkin juga kalian, jadi laki laki yang diobati oleh asisten kamu itu adalah saksi kunci terkahir karena tak ada yang tersisa." kata Valen yang sadar ini akan ada 3 korban disana kalau dirinya tak cepat bertindak.
Valen mulai ngeri dnegan kenyataan ini, ia mesti bisa segera mengatur strategi dan mencari tahu dengan siapakah Black mask bertindak?
"Oke ayah!Aku mengerti kalau kita mesti harus menunggu saksi kunci itu, tapi apakah tidak ada database di Underground Site mengenai Black mask serta kemungkinan menyelidiki dalang di balik penyerangan ini tanpa menunggu saksi kunci itu?" tanya Gustav dengan nada emosi, karena ia harus cepat dan berkejaran dengan waktu. Ia tak mau lagi kecolongan dan mumpung mertuanya itu memiliki jaringan dengan mafia mafia yang sekarang banyak yang sudah tidak lagi melakukan kejahatan dan sekarang mereka menjadi semacam informan karena pengalamannya di dunia hitam, maka ia bisa manfaatin itu untuk cari info.
"Ada! Tapi ada syaratnya..."
.
.
TBC
__ADS_1
Wah apa syaratnya?Uang? Saksikan besok ya... akan semakin tight dan akan banyak adegan kekerasan disini.
Akan up terus mulai besok 1 hari 1 secara teratur, kalau bisa 2 akan di up sama thor 2 x sehari, kala ada konten vulgar akan di up di maam hari, wk wk dengan sinyal 21++ kalau ada tulisan kayak gitu lebih baik di skip aja ya. Jangan lupa like, komen, dan juga hadiah serta vote ya. Happy reading!!