
Liam dan Lios merasa kagum dengan kecerdasan adik perempuannya itu. Mereka sadar pasti adik perempuannya itu sudah meninggalkan semua benda yang dimiliki olehnya yang diberikan oleh keluarga Weston. Pasti itu dilakukannya karena dia tidak ingin terlatak dengan benda-benda yang dimiliki yang diberikan oleh ayah Vallen. Semua benda-benda yang melekat di tubuh adik perempuannya itu memang berisi alat-alat pelacak sehingga kemanapun dia pergi mestinya dapat terlacak dengan mudah melalui alat yang dimiliki oleh om Erik.
Namun dengan tidak dibawanya ATM serta kartu kredit milik Nana membuat kedua Kakak kembar ini merasa bahwa pasti Nana tidak membawa apa-apa yang bersangkut paut dengan keluarga Weston.
" Ayah rasanya adik perempuan kita itu memang tidak membawa barang-barang yang dia miliki sebelumnya, yang diberikan oleh keluarga Weston. adik perempuan kita itu pasti sudah sadar bahwa di dalam benda-benda yang ayah berikan itu pasti terdapat alat pelacak." kata Liam dengan nada dingin. Ayah Vallen langsung menengok ke belakang karena posisi mereka masih ada di dalam mobil menunggu om eric datang agar bisa melakukan pelacakan bersama-sama.
" Apa yang kamu maksudkan? Ayah tidak mengerti!" kata Vallen dengan nada yang sama seperti anak laki-lakinya tadi. memang tingkah laku Vallen dan juga anak kembarnya itu tidak jauh berbeda. sama-sama dingin dan juga datar, namun sebenarnya mereka itu sangat memperhatikan satu dengan yang lainnya.
" Ayah kan pasti juga tahu bahwa adik perempuan kita itu selalu membawa ATM dan juga credit card di dompetnya, semuanya itu kan pemberian dari ayah. Tadi saat Liam dan Lios mau melacak history transaksi dari kartu kredit maupun atm-nya, kami tidak mendapatkan apa-apa. Bahkan terakhir pengambilan uang di ATM itu terjadi 3 hari sebelum kejadian ini. Liam rasa pasti adik perempuan kita itu sudah mempersiapkan uang tunai sehingga ketika ada masalah keuangan dia akan mengambilnya secara tunai atau memang dia sudah mempersiapkan rekening lain yang tidak kita ketahui. Itu tandanya dia memang sudah melepaskan semua atribut yang berkaitan dengan keluarga Weston agar kepergiannya tidak bisa terlacak oleh kita." Kata Liam menjelaskan apa yang tadi sudah mereka lakukan untuk melacak kepergian adik perempuannya yang bandel itu.
Ayah Valen semakin geram dengan kelakuan anak perempuannya itu. Dia heran kenapa anak perempuannya itu menjadi seorang yang memberontak pada hal apa saja yang diinginkan oleh anak perempuannya itu selalu ayah Vallen berikan karena saking sayangnya Ayah Vallen itu kepada anak perempuan satu-satunya itu.
__ADS_1
" laLalu saran kalian apa? Tentu saja Ayah tidak bisa membiarkan anak perempuan ayah pergi begitu saja. Delain ayah memang terlalu menyayangi adik perempuan kalian itu juga karena Ayah tidak mau kalau terjadi apa-apa dengan baby Ly." kata ayah Vallen dengan nada tegas.
" Tentu saja bukan maksud kami untuk kemudian tidak mencari adik perempuan kami dong! Tapi kami hanya mengingatkan kepada ayah bahwa ini mungkin akan membutuhkan waktu yang sedikit lama karena seperti ayah ketahui baby Ly itu bukan anak yang bodoh. Buktinya dia sudah mengantisipasi kepergiannya dengan meninggalkan seluruh barang yang mungkin akan bisa membuat dia cepat ketahuan. Tapi jangan khawatir, ayah bisa percaya sama kita bahwa kita akan bisa mencari mereka dengan cepat." kata Liam dengan nada meyakinkan.
" Mereka? Maksud kamu apa?" tanya ayah Vallen menelisik kepada kedua anaknya itu karena dia sadar pasti mereka berdua itu sudah mengetahui sesuatu yang mungkin tidak dia ketahui.
Lios segera menatap tajam Kakak kembarnya yang sudah keceplosan itu. Lios takut kalau kalau si ayahnya itu akan bertindak kejam kepada keluarga Ema.
" Jadi begini, yah. Kita berpikir bahwa adik perempuan kita tidak mungkin pergi seorang diri atau sendirian. Pasti ada yang membantu pelariannya. Namun kita juga tahu bahwa orang yang membantu ini pasti dipaksa oleh adik perempuan kita agar menuruti keinginannya. Awalnya aku dan juga Liam akan berusaha mengorek keterangan dari orang tersebut dengan cara yang halus dan lembut karena seperti kita tahu bahwa kalau dia diberi kekerasan pasti tidak akan mungkin mau mengungkapkan dimana sebenarnya Wilhelmina Chalyondra Weston berada. Nah, kalau Ayah percaya sama kita, Sekarang kita akan berusaha mencari orang ini. kemudian kita akan membuat sedikit skenario supaya baby Ly datang kembali ke kita tanpa kita harus mencarinya susah-susah." jelas Lios dengan mendetil, agar ayahnya ini tidak emosi terlebih dahulu namun mau mengikuti cara mereka yang dianggapnya lebih meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
Ayah Vallen hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia mulai mengerti kira-kira apa yang akan dilakukan oleh anaknya itu. Dan Ayah Valen merasa bahwa kedua anak kembarnya ini memang benar-benar luar biasa, mampu menahan emosi, berpikir secara dingin dan bertindak secara bijaksana.
__ADS_1
" Oke kalau begitu ayah akan menyerahkan masalah ini kepada kalian. Tapi tentu saja Om Eric akan tetap bekerja untuk mencari kira-kira dimana Adik kalian berada, namun Ayah juga akan menekankan kepada om eric agar bertindak lebih hati-hati dan tidak mengedepankan emosi seperti saran kalian tadi. Dan kalian kan juga tahu, kalau ibu kalian itu sangat sensitif dengan perkara seperti ini, jadi ayah rasa kalian juga harus bisa menenangkan Ibu kalian supaya tidak terlalu terbawa perasaan, sehingga membuat dirinya kepikiran dan jatuh sakit. Juga mesti pikirkan alasan apa yang kita harus katakan kepada ibu kamu." kata ayah Vallen yang kelihatan lebih tenang daripada waktu pertama kali mengetahui anak perempuannya lari dari rumah.
" Baiklah, sekarang kita tunggu dulu Om Erik sampai datang menjemput ayah di sini lalu kita akan memakai mobil ini untuk bisa menemui orang yang kami duga sudah menolong baby Ly untuk melarikan diri dari rumah. Kita bilang saja dengan ibu kalau baby Ly sudah izin sama kita untuk pergi sementara waktu karena ada keperluan yang harus diurus menyangkut dengan jalur pendidikan yang harus ditempuh. Nah, untuk urusan pesta perayaan ulang tahun kita bisa memundurkan saja sampai waktu yang tidak bisa kita tentukan di awal karena urusan baby Ly ini sangat mendesak adanya." kata Liam dengan nada santai karena dia melihat ayahnya sudah menyetujui apa yang hendak mereka lakukan.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC