Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 94.


__ADS_3

Hai readers, welcome back. Aku up lagi ini, ada yang penisirin? wkw kw kwk. Tapi jangan khawatir thor berusaha untuk up sebanyaknya hari ini. Semangatin thor dengan like, gift dan vote yang banyak dong...


Thor ingatkan sekali lagi tombol like harus di pencet langsung ya sehabis baca dan gift itu ngasihnya yang banyak, ha ha ha ... vote juga buat thor lohhh!! Happy reading.


***


" Dan kamu tahu siapa yang kita curigai sebagai dalang dari semua kecelakaan dan teror ini?" Valen hanya bisa gemas ketika melihat istrinya itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena memang dia tidak tahu bahwa salah satu dari orang-orang yang ada di dekatnya itu adalah orang yang berpotensi untuk mencelakakan dirinya dan juga keluarganya.


" There dan pamanku!" kata Valen dengan nada tegas.


" Kata paman Dewa anaknya sudah meninggal karena kebakaran yang melanda di rutan Blok B tempat There berada?" tanya Anindya dengan raut wajah heran, tidak mungkin kan kalau There kembali dari kubur karena seingat Anindya There itu sudah dikuburkan di pemakaman keluarga milik keluarga Bagaskara.


" Siapa yang memberikan informasi itu kepada kamu?" lagi ngapalin dengan nada menyelidik.


" Mama! Kayaknya kalau nggak salah beberapa hari yang lalu om Dewa mengatakan hal ini kepada papa dan mama terus mereka juga datang ke pemakaman dari There jadi kupikir There meninggal dalam kondisi kebakaran parah sehingga jasadnya tidak bisa dikenali." sahut Anindya dengan nada yang lebih heran karena dia melihat bahwa suaminya bahkan tidak percaya kalau sepupunya itu sudah meninggal di dalam kebakaran padahal papa dan Mamanya melihat sendiri ketika jasad yang sudah hitam itu di dikuburkan di pemakaman keluarga Bagaskara.


" Pada kenyataannya bukan seperti itu, sayang! Kita sudah melakukan penyelidikan, bahkan kita sudah menemukan siapa sebenarnya yang sudah membakar Rutan itu dan sekaligus membunuh supir yang menabrak mobil Ayah sehingga Ayah tidak sadarkan diri sampai sekarang." sahut Vallen menjelaskan kepada istrinya dengan perlahan.


" Jadi ada orang lain yang menggantikan tubuh There dengan tubuh orang lain sehingga kita itu sekarang menguburkan orang yang salah? Begitu maksud kamu Mas?" tanya Anin menegaskan.


Anindya semakin heran ketika melihat suaminya itu mengangguk-anggukkan kepalanya tanda dia mengiyakan apa yang dipertanyakan oleh Anindya.


" Siapa yang melakukan?" tanya Anin dengan cemas, saya tidak bisa membayangkan betapa gilanya orang yang melakukan hal tersebut, jangan-jangan orang itu mengalami gangguan jiwa. Karena hanya orang gila lah yang memikirkan skenario seperti itu.

__ADS_1


" Paman aku, dia juga yang sudah berusaha membunuh aku dengan kecelakaan konyol yang membuat aku tidak bisa mengingat masa laluku. Paman juga lah yang sudah membunuh ibuku. Dan dia juga orang yang sama yang menjadi dalang dari kecelakaan yang terjadi pada ayahku." jelas Vallen dengan nada tegas.


Anin berusaha telentang dengan posisi tidur yang saat ini karena dia ingin memandang wajah suaminya. Dia ingin melihat bahwa suaminya tersenyum dan mengatakan bahwa apa yang dia katakan itu hanya bercanda saja, tapi ketika dia menoleh ke arah suaminya dia menjadi sadar bahwa suaminya tidak bercanda dengan perkataannya. Berarti memang Paman dari suaminya itu yang telah merancang kan semua rancangan-rancangan kecelakaan kepada seluruh keluarga Weston.


" Jahat sekali paman kamu, mas!" sergah Anin sedikit meradang. Valen heran kenapa istrinya itu mendadak jadi singa betina.


" Huum.. jadi kita punya sedikit rancangan untuk menangkap basah kelakuan bejat nya itu. Selama ini kami tidak memiliki bukti yang benar-benar konkrit tentang hal ini. Ini sebenarnya juga bukan sebuah dugaan kosong karena Mas mengingat dengan jelas ketika Mas didorong dari mobil yang sedang melaju dengan kencang membuat tubuh mas itu terasa remuk redam dan terjatuh di jurang di mana kakek Arka menemukan Mas di sana." jelas Valen dengan mata yang menerawang jauh.


" Apa itu?"


" Saat ini mereka mengincar kedua anak kita, jadi Mas merancangkan hanya mengakui salah satu dari anak kita, bukan untuk seterusnya ya ini hanya sampai mereka memperlihatkan rencana Apa yang sedang mereka lakukan. dan juga masih ingin meminta tolong kepada kamu untuk tidak ada saat melahirkan anak ini."


" Maksudnya meninggal?"


" Ishhh, hanya tidak ada saja, bukan meninggal."


" Jangan bilang begitu, mas gak rela melakukan hal ini. Ini semua karena mas terpaksa. Mas harus melindungi kalian." kata Valen sambil.memeluk lebih kencang istrinya itu.


" Iya iya .. aku juga tahu.. terus skenarionya aku dan salah satu bayi kita akan kamu asingkan di sebuah tempat yang tersembunyi sehingga mereka tidak bisa menemukan kita begitu kan maksudmu Mas?" tebak Anin dengan segera. Ia yakin itu yang bakal suaminya katakan. Tetapi dia lagi-lagi merasa heran melihat bahwa suaminya menggeleng-gelengkan kepalanya tanda apa yang dia tebak tadi salah!


" Lalu?"


" Aku akan membawa kamu dan kedua anak kita ke sebuah Panti Asuhan yang memang ada di bawah pimpinan Weston Group, tempatnya tidak jauh dari sini. Ayah pun akan aku taruh di tempat yang sama dengan kamu dengan segala peralatan medis yang canggih yang sudah kita siapkan untuk menopang kesehatan Ayah di sana. Dan kita juga sudah merancangkan akan meminjam bayi dari kerabat jauh Erik beserta seorang babysitter ia akan menjaga bayi itu di rumah besar kita." kata Valen sambil menjentikan jari di wajah Anin, karena istrinya itu terbengong dengan skenario yang di ceritakan kepadanya barusan.

__ADS_1


" Hei, Kamu kenapa sih kok malah bengong seperti sapi ompong begitu! Aku sudah tahu lah kalau wajahku itu benar-benar tampan dan mengalahkan bintang-bintang iklan yang bertebaran di tv tapi kamu nggak usah terpesona pada aku seperti itu lah!" kata Valen dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi.


" Ge er! Siapa yang terpesona dengan kamu seperti itu? Lagian kan rancangan ini katamu yang bikin adalah Erik. Jadi kalau misalkan rancanganmu ini membuat aku terpesona mestinya aku terpesonanya pada Erik bukan kepada kamu Mas!" sanggah Anin kesal.


" Tidak akan aku biarkan kamu sedetikpun terpesona dengan laki-laki lain selain diriku! Memang gagasan utama yang bikin rancangan adalah Erik, tapi aku memodifikasinya agar tidak persis seperti itu. Jangan lupa kalau aku ini orangnya out-of-the-box, jadi nggak mungkin menjiplak begitu saja. Aku selalu menjadi penganut sistem ATM, yang berarti amati tirukan dan modifikasi." jelas Vallen dengan nada jumawa. Bola mata Anindya berputar karena dia kesal dengan ungkapan-ungkapan yang dikatakan oleh suaminya itu, apa yang dikatakan oleh suaminya itu tidak salah tapi karena suaminya itu mengatakan dengan nada menjengkelkan membuat Anindya menjadi kesal.


" Sukamulah mas!"


" Jadi gimana? Kamu ikut berdrama? Aku hanya ingin kalian aman." rengek Valen dengan nada manja. Nada yang hanya keluar saat bersama Anin.


" Hmmm..."


.


.


.


TBC


wk.wkw kw sorry ya gengs, Anin manyun. Jadi 1 episode lagi ya biar jelas!!!🤭🤭🤭


Anin: Ya manyunlah! Dibelain begadang tapi ga dikasi gift sama like kok...apalagi vote

__ADS_1


Thor: Yang begadang kan author, kenapa kamu yang manyun??


Anin: Habis kasihan sih, authornya sampai ngantuk ngantuk he he he ...


__ADS_2