
Saat ini, Gustav dan Baby sedang cuddling di kamar tempat rumah besar keluarga Weston, karena Vallen masih melarang mereka berdua untuk tinggal di rumahnya sendiri mengingat ancaman demi ancaman yang sudah diketahui oleh Vallen dan juga Gustav bahwa black Mask, Khalid dan juga Fely bergerak tersendiri untuk menghancurkan pasangan suami istri Gustav dan juga Baby.
"Mas, aku lapar loh." kata baby dengan nada manja dengan suaminya itu.
"Ya, mas akan langsung suruh Ken buat beliin kamu." kata Gustav sambil mengambil ponselnya.
Tok tok tok
"Babyyyy... ayo turun makan dulu!" rupanya Anin, ibu mertuanya yang datang sendiri dan menyuruh anak perempuan satu satunya itu untuk segera makan pagi, ia tak tega dengan kehamilan Baby yang harus terkekang di rumah karea Valen tak mengijinkan anak dan mantunya untuk berpergian dan tidur di rumah keluarga Dimitri.
"Ibuuuuu, baby mual kalau makan masakan rumah...."rengeknya sambil membuka pintu, Anin menatap anak perempuannya itu yang keluar dengan rambut acak acakan, piyama yang tipis serta wajah lesu karena baby itu lebih suka jajan dan delivery di beberapa tempat yang lagi hits untuk sekedar breakfast.
"Baby, kamu yang sedang hamil jadi kamu itu harus makan makanan yang sehat Bukan makan junk food seperti itu." kata Anin sambil mengelus anaknya dengan sayang, dirinya juga merasa takjub karena dia merasa baru saja melahirkan baby tapi sekarang malah anaknya itu sudah bisa menghasilkan bayi sendiri, time flies so fast dan ia merasa senang karena sebentar lagi ia akan mendapatkan cucu, di usianya yang belum terlalu tua.
" Ibu, soalnya aku kalau makan makanan rumah itu suka mual dan muntah, rasanya gak enak banget," katanya sambil menarik ibunya masuk ke dalam, namun tentu saja ibunya menolak karena bagaimana pun anaknya ini sudah memiliki suami jadi dirinya juga harus tahu diri bahwa di dalam kamar anaknya itu pasti ada suaminya juga.
"Oke paling tidak kamu minum susu hamil kamu dulu ya?" ibunya menganjurkan untuk selalu meminum susu hamilnya di pagi hari seperti ini, karena bagaimana pun ia harus mendapatkan asupn gizi yang bagus dari suplemen dan susu hamil.
"Memang siapa yang bikinin susu, bu?" tanya Gustav dengan nada menyelidik karena biasanya dirinyalah yang melakukannya, dan biasanya orang rumah di keluarga Weston itu tak pernah turut campur.
"Pembantu baru di rumah ini, makany kalian itu turun dan berbaur dong! Masa berdua duaan terus, sekarang ibu mau turun dulu, soalnya kan sebenernya ibu cuman mau mengajak kalian turun untuk makan.
"Yaudah kita akan segera turun, bu!" katanya dengan segera menutup pintu ruangan kamar Baby dan menggandeng istrinya untuk tuurn dan sarapan di ruang makan bersama Liam dan Lios serta ayah ibu mertuanya.
Anin langsung turun ke bawah dan diikuti oleh anak dan menantunya itu.
Sesampainya mereka di ruang makan, mereka langsung di goda oleh Lios yang memang jahil dan suka banget mengoda adeknya itu.
"Eh pengantin barunya kebetulan banget mau turun, apa hari ini matahari terbin dari sebelah barat.
__ADS_1
"Mataharinya ada di Rama**na." sahut baby sambil memutar bola matanya dengan kesal karena kode anderi kakak-kakaknya itu memang mengesalkan.
"Sudah baby! Sekarang kamu minum susunya dulu saja, mubazir kalau kamu gak minum." kata ibu yang tidk mau kalau anak perempuannya itu sampai kehilangan gizi karena kurang makan dan minum susu.
Baby kemudian dengan wajah manyun langsung mengikuti apa yang dikatakan oleh ibunya dan kemudian minum susu hamilnya.
Tapi kemudian ia mengernyitkan keningnya setelah meminum seteguk susu yang disediakan oleh ART nya itu.
"Mas, kok susunya gak enak ya? Huekk!" Baby langsung memutarkan susu yang baru diminumnya seteguk itu entah kenapa baby merasa bahwa susu yang diminumnya itu sangat tidak enak.
Semua yang ada di meja makan itu sontak kebingungan karena tidak pernah dalam sejarah baby makan di meja makan dan melakukan hal-hal yang seperti ini.
Ia kembali ke meja makan bersama dengan Gustav dengan wajah yang sangat pucat.
"Kalian panggil dokter kandungan keluarga yang biasa kita pakai, dan suruh segera datang ke tempat ini." kata ayah dengan wajah cemas. Makan pagi ini benar benar kacau dengan adanya insiden itu.
"Ken, akan menjemput dokter itu supaya cepat." kata Gustav dengan wajah cemas dan segera menelepon Ken untuk menjemput dokter itu.
"Lios, selidiki siapa yang menyiapkan susu?" perintah ayah Valen dan membubarkan orang yang berada di meja makan karena sudah tidak ada yang berseler makan saat ini.
Mereka dengan cepat menangkap ART baru yang membuat susu buat Baby dan membawanya ke markas bawah tempat Valen menyiksa musuhnya.
"Mas, sakit perutku." kata Baby dengan nada kesakitan membuat Anin menangis.
Anin mengikuti baby dan Gustav yang masuk ke kamar, sedangkan Valen menyuruh anak buahnya untuk menginterogasi pembantu baru yang menyiapkan susu buat anak perempuan satu-satunya itu.
"Yang tenang ya sayang, sebentar lagi dokter datang!" kata Gustav dengan nada sayang dan menguatkan, ia tahu kau musuh mereka mengincar bayi keluarga Dimitri, dan untung saja tadi Baby hanya minum 1 teguk dan sudah memuntahkan sisa yang ada di dalam tenggorokannya tadi.
" Baby sayang, ibu minta maaf karena..."
__ADS_1
"Bukan salah ibu, jangan menyalahkan diir sendiri, dan Gustav mau titip Baby dulu, soalnya Gustav mau menunggu Ken dan mengkoordinir pasukan." kata Gustav yang menahan geramnya dengan cara menggenggam kedua tangannya sehingga buku-buku jarinya memutih karena sangking eratnya kepalan tangannya itu.
"Mas, jangan tinggalin Baby.." katanya sambil menggenggam tangan suaminya itu dan memaksanya untuk tetap tinggal karena dirinya tidak mau ditinggalkan barang sedetikpun oleh suaminya itu.
"Gus, kamu temani istri kamu dulu biar Ibu nanti yang akan menunggu in Ken yang membawa dokter kandungan itu." katanya sambil beranjak dari tempat tidur anaknya. Sedangkan Gustav hanya bisa terdiam menahan amarah tapi dia juga sadar bahwa saat ini istrinya tidak bisa ditinggalkan begitu saja.
"Mas, tubuhku dingin." kata Baby dengan gigi yang bergemeletuk karena kedinginan.
Gustav semakin ketakutan dan dia sadar bahwa susu hamil yang tadi diminum oleh baby itu mengandung racun yang mungkin saat ini sudah menjalar di seluruh tubuh baby yang akan mengakibatkan bahaya untuk kehamilannya saat ini.
" Sayang, kamu harus tetap sadar, demi kita, demi bayi yang ada di dalam kandungan kamu." wajah istrinya yang terlihat pucat membuat sebagian dari hati Gustav seperti diremas orang yang tak kasat mata.
"Mas..."
Brakkk tiba tiba pintu ruangan baby dibuka dengan kasar oleh ayah Vallen dan dibelakangnya ada juga dokter yang sudah diperintahkan untuk menolong kondisi baby saat ini.
.
.
.
TBC
Siapa gerangan yang sudah berani mengusik keluarga Weston?
Jadi jangan lupa untuk hadiah, vote dan like yang banyak ya... Komennya juga ditunggu. Spam aja deh, biar banyak komennya, kayak nopel nopel yang terkenal itu loh... he he he
Dahlah!Happy Reading!!Jangan silent reader ya, langsung like dan komen ... hadiah dan juga Vote!!! Vote itu biasanya ada kalau kalian bacanya pakai Mangatoon atau Noveltoon biasa kalau pakai noveltoon lite ga akan keluar tulisan vote.
__ADS_1
Yang mau tahu tentang Vote dan Hadiah, biasanya Vote dan hadiah itu ada di depan tempat blurb cerita itu ada. Ditunggu yang mau kasih vote dan hadiah ya... Salam cinta dari Gustav dan juga Baby, muach!