
Kemudian Tuan Wong yang merasa paling tua di antara semua orang yang ada di ruangan itu itu segera mengambil alih kondisi yang canggung diantara Gustav dan Vallen.
" maaf, karena saya merasa lebih tua dan lebih senior dibandingkan dengan orang-orang yang ada di tempat ini. pertama-tama Saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, saya adalah tuan Wong, pemilik situs Underground yang dipakai oleh Gustav mencari informasi tentang Wilhelmina Weston. dan kemudian Kami bertiga, yaitu Tuan Vallen, Tuan Erik, dan saya sendiri, datang kemari untuk menelusuri informasi yang diberikan oleh Gustav bahwa anak perempuan satu-satunya dari tuan Vallen berada di tempat ini. dan terus terang saja saya tidak tahu kemudian apa yang terjadi sehingga ada keributan semacam ini. tapi saya mewakili dari keluarga Weston meminta maaf kalau tadi Tuan Vallen sebagai ayah dari Wilhelmina, membuat sedikit kericuhan dan salah paham..." tiba-tiba perkataan dari tuan Wong, dipotong langsung dengan Tuan Vallen.
" Kesalahpahaman bagaimana? Tadi itu aku melihat sendiri kalau orang ini tengah berbuat asusila kepada baby Ly, Tentu saja aku sebagai seorang ayah tidak terima dia memperlakukan anakku seperti itu, Ya tentu saja aku memukulnya. Mana tahu kalau ternyata anak perempuan aku satu-satunya orang malah membela laki-laki itu, yang berarti dia rela diperlakukan seperti itu oleh si Gustav ini." jelas Vallen dengan nada kesal bercampur sedih.
Dia otomatis kesal karena anak perempuannya malah membela orang lain sedangkan dia sedih karena permintaan Gustav tadi berarti dirinya harus juga bisa merelakan anak perempuan yang sangat ia sayangi padahal Ia belum puas menyayangi anak perempuannya ini.
" Maafkan baby Ly, ayah! " kata baby Ly dengan nada lesu, sedangkan gustaf tersenyum sedikit kamar karena dia kok merasa yakin bahwa sebentar lagi Tuan Vallen akan menyetujui permintaannya untuk menikahi anak perempuannya itu. Yang berarti sebentar lagi Ayah Valen akan menjadi Ayah mertuanya.
" Maafkan saya juga tuan karena tadi saya sedikit kelepasan. Tapi percayalah saya akan tetap menjaga kehormatan dari baby Ly sampai anak perempuan Tuan Vallen satu-satunya itu sudah saya lamar dan saya nikahi dengan sah." kata Gustav dengan nada mantap. Valen menatap ke sekeliling tempat di mana Gustav tinggal itu dengan tatapan mata ingin tahu. Sebenarnya dia belum benar-benar mengerti tentang keluarga Dimitri. dulu sewaktu kakek Dimitri masih hidup, Vallen pernah mengajukan proposal kerjasama dengan keluarga Dimitri. proposal kerjasama itu menyangkut tentang sebuah pulau yang dimiliki oleh keluarga Dimitri yang sampai saat ini masih dipakainya untuk usaha pemolesan batu mulia. dan rencananya Vallen akan mengembangkan sebuah Resort di tempat yang sama. tapi niatan itu ditolak mentah-mentah oleh keluarga Dimitri terutama kakek Alexander noxa Dimitri, karena waktu itu Dimitri family tidak mau berhubungan dengan Weston family. sebenarnya Vallen merasa curiga apa yang menjadi dasar dari penolakan keluarga Dimitri terhadap proposal yang diberikan waktu itu. padahal dengan jelas Vallen merasa bahwa proposal yang akan diberikan kepada keluarga Dimitri itu merupakan proposal yang sangat menguntungkan bagi keluarga Dimitri. namun sampai dengan kematian kakek Alexander noxa Dimitri, keingintahuan Vallen itu itu tidak pernah tersampaikan. jadi ini juga melandasi ketidaksukaannya Vallen terhadap keluarga Dimitri karena perasaan yang menggantung atas penolakan proposal yang sebetulnya dianggap Vallen sangat menguntungkan keluarga Dimitri. Vallen ingin memberi sedikit pelajaran kepada Gustav bahwa tidak semua keinginannya bisa tercapai dengan mudah terutama untuk masalah anak perempuan satu-satunya yang ia miliki. yang terpenting saat ini adalah Valent bisa membawa pulang anak perempuannya itu tanpa adanya pertengkaran lebih lanjut.
" Huh! Tidak semudah itu Ferguso! Saya masih belum rela untuk menyerahkan anak perempuan ku satu-satunya kepada kamu. jalan yang harus kamu tempuh untuk mendapatkan Wilhelmina Weston sangat panjang!" kata Vallen dengan nada ketus. Sekali lagi untuk permasalahan anak perempuan satu-satunya itu dirinya tidak akan membuat segala sesuatunya akan menjadi mudah bagi Gustav untuk memiliki Wilhelmina Weston.
" Ayah.." sebenarnya Nana pun merasa lega karena dirinya tidak usah menikah muda, namun dirinya juga tahu bahwa kalau Gustav tidak bersamanya berarti lepaslah keinginannya untuk bisa jadi bebas.
Apalagi dia juga merasa nyaman tadi dengan perlakuan Gustav yang intim bahkan dirinya merasa kecanduan untuk melakukannya lagi.
__ADS_1
Nana langsung memukul keningnya dengan sedikit malu karena pikirannya justru terarah kepada kejadian intim yang tadi dia lakukan bersama dengan Gustav, Dia merasa bahwa otaknya sudah terkontaminasi hal-hal mesum yang dilakukan oleh Gustav namun juga ingin dia ulang lagi.
Ini memang baru pertama kalinya dia berinteraksi secara intim dengan lawan jenis, bahkan bibirnya pun baru pertama kali menyentuh benda kenyal yaitu bibir lawan jenis, dalam hal ini adalah bibir seksi dari Gustav yang tampan. Namun apa daya, kalau Ayahnya sudah bersabda, mana mungkin dirinya bisa keluar dari rumah lagi sehabis ini.
Nana mendesah sendu, ekspresinya yang sedih ditangkap dengan baik oleh Gustav. Dia tidak tega kepada gadis cantik yang udah mencuri hatinya itu, namun mungkin kalau dirinya ditempatkan sebagai seorang ayah, tentu dia juga tidak akan dengan mudah memberikan anak gadis satu-satunya untuk dipinang tanpa ada kesungguhan hati dari si peminang.
Maka Gustav bertekad akan membuktikan kepada tuan Vallen, calon Ayah mertuanya itu, kalau dia akan sanggup meraih anak gadis satu-satunya Tuan Vallen untuk dijadikan istri dengan izin yang full dari ayah mertuanya itu.
" Kita pulang dulu saja dan membicarakan hal ini kepada ibumu. Kamu tidak lupakan kalau kamu memiliki Ibu yang belum tahu kalau kamu melarikan diri dari rumah! Aetahu ibumu kamu itu pergi dengan teman-temanmu seijin ayah dan kakak kakakmu. Jadi sekarang kamu pulang lah dulu untuk mengurus hal-hal yang sudah kamu rusak kemarin, termasuk memberi obat pencahar kepada pengawal-pengawal setia ayah sampai mereka sakit perut." ujar Vallen dengan nada kesal ketika mengingat hal-hal yang sudah dibuat oleh Baby Ly terhadap orang-orang yang ada di rumahnya.
Gustav yang mengerti kondisi segera mengkode calon istrinya itu dengan perintah agar calon istrinya itu menurut kepada calon Ayah mertuanya.
Jangan lupa kalau Gustav Alexandro Dimitri, adalah orang yang sangat cerdas dan pembuat strategi terpintar dalam dunia bisnis.
" Baiklah ayah!" kata baby Ly sambil melirik bibir tipis Gustav yang tadi membuatnya kehilangan kendali. Ya ampun, apa sih!! Kok mikirnya ngeres!
" Pulanglah dulu, Nana! Nanti aku akan mencari jalan lain ke Roma!" kata Gustav sambil memeluk Nana untuk yang terakhir karena sebentar lagi Nana akan dibawa pulang oleh ayahnya kemudian dengan berani mencium kening anak perempuan satu-satunya dari tuan Vallen dihadapan Tuan Vallen sendiri.
__ADS_1
" Jalan ke Roma lagi dibikin jadi belum bisa dilewatin!" kata Tuan Vallen dengan tegas melihat anak perempuan satu-satunya dan juga laki-laki yang melamarnya begitu berani melakukan hal-hal intim dihadapannya.
Sedangkan yang lainnya hanya bisa tertawa sembunyi-sembunyi karena takut kalau Tuan Vallen bakal meledak emosinya kembali, sedangkan yang namanya Gustav dan juga Nana hanya santai saja setelah melakukan hal-hal yang membuat Tuan Vallen tambah kesal.
Tuan Vallen sendiri juga masih ragu di dalam dilema apakah dia akan menyerahkan anak perempuan satu-satunya kepada pewaris kaya keluarga Dimitri itu atau tidak? Karena rasanya melihat perkembangan yang saat ini terjadi susah memisahkan kedua sejoli yang belum tahu perasaannya secara jelas!
Kalau sampai terjadi hal-hal yang diinginkan oleh mereka berdua tapi belum diinginkan oleh Tuan Vallen gimana dong?
.
.
.
TBC
Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan Nana dan juga Gustav? apakah mereka bisa bersatu di tengah-tengah halangan yang begitu kuat dari tuan Vallen sebagai calon ayah mertua dari Gustav?
__ADS_1
Seperti perjanjian kita semula ya guys! Kalau hadiah juga votenya banyak, Thor bakal kasih update lagi. Jangan lupakan likenya juga! Apalagi lagi spam komentar yang positif! ditunggu ya! Happy reading!