
Jangan lupa untuk like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!
Happy reading, guys!!
***
Tuan wong sudah menerima kabar dari anak buahnya bahwa Alicia sudah sadar bahkan sebelum waktu yang diperkirakan oleh dokter tiba.
Tapi dia tampak santai karena tuan wong tahu pasti kemampuan dari anak buahnya untuk menahan Alicia di sana dan tidak bisa kabur. Tuan wong lebih memfokuskan untuk memperketat keamanan di Pulau pribadinya dia juga memasang beberapa titik CCTV di dalam lorong rahasia miliknya yang sempat diberi alat penyadap oleh Hunter Dead melalui perawat yang merawat anak dari Vallen.
Dia juga memantau tim pengembangan teknologi miliknya yang sedang melihat lewat satelit yang dia miliki kearah Pulau pribadi yang ditengarai sebagai tempat persembunyian dari Paman Bil.
Tapi memang tim pengembangan teknologi milik Tuan Wong itu juga belum mendapati keberadaan paman Bil di Pulau pribadi milik Hunter Dead. Mereka juga sedang mengkalkulasi berapa penjaga yang ada di sana dan juga mengintai perlengkapan yang ada di sana.
Sayangnya mereka tidak dapat mengetahui apakah Hunter Dead juga memakai cara-cara yang sama seperti yang digunakan oleh Tuan Wong yaitu menanam bom di areal tertentu supaya mereka juga bisa melakukan hal yang sama yaitu membunuh pasukan yang datang menelusup ke area Pulau pribadi itu.
Itulah mengapa Tuan Wong Masih belum mengizinkan pihak interpol dan juga pihak Kepolisian untuk mendatangi Pulau pribadi itu sampai dia benar-benar yakin kalau Pulau pribadi itu aman untuk disergap. Karena firasatnya mengatakan bisa jadi Hunter Dead melakukan jebakan.
Sebenarnya tim pengembangan teknologi milik Tuan Wong itu melihat adanya aktivitas yang seperti biasa yang ada di pulau tersebut.
Pulau itu dihuni oleh beberapa orang dan juga ada penjaga milik Hunter Dead yang berkeliaran di sana.
__ADS_1
Sedangkan Vallen dan juga Revan memantau Erik yang masih berada di rumah sakit. Mereka juga ingin tahu progres dari anak buah Alicia yang masih tertinggal disana. Para pengawal dari Erik dan juga Vallen mengabarkan bahwa anak buah dari Alicia mulai menyadari bahwa Bos besarnya itu hilang.
Pantauan CCTV di sana menangkap beberapa pergerakan yang mencurigakan dari perawat-perawat laki-laki yang bertubuh besar yang diduga adalah anak buah dari Alicia. mereka juga membiarkan anak buah dari Alicia itu memasuki ruangan CCTV di ruang publik untuk melihat kemanakah Alicia pergi karena mereka tahu bahwa terakhir Alicia itu ada di ruangan operasi dimana dia dipanggil sebagai perawat untuk menjadi asisten seorang dokter disana.
Mereka sengaja membiarkan anak buah dari Alicia itu menyelidiki CCTV yang ada karena mereka sudah menghapus rekaman CCTV di mana Alicia dibawa dari ruang operasi ke kamar mayat.
Bahkan CCTV yang menampilkan mobil ambulans yang pergi itu pun udah dihapus oleh Kepala pengawal Erik yang memiliki pantauan langsung ke CCTV besar di rumah sakit itu.
Karena sebenarnya CCTV yang ada yang dimasuki oleh anak buah Alicia itu merupakan replika dari ruangan CCTV besar yang terletak di dekat ruang VIP keluarga Weston. Jadi tentu saja apa yang dilihat oleh anak buah Alicia itu adalah hasil editan dari kepala pengawal dari Erik.
Vallen dan Revan terus-menerus meng-update apa yang sudah terjadi di rumah sakit, Bahkan mereka juga mendapatkan hasil CCTV terbaru dari anak buah milik Alicia yang rupanya frustasi karena kehilangan bosnya di rumah sakit itu.
Itulah informasi terakhir diberikan oleh pengawal Erik dan Vallen. Tapi sejurus kemudian Vallen Mengingat bahwa mereka bisa juga mendapatkan informasi dari anak buah dari Alicia, jadi Vallen memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti kemana anak buah Alicia ini pergi. Untung saja perintah itu belum terlambat diberikan karena mereka masih sempat untuk menyusul anak buah Alicia yang sudah pergi terlebih dahulu.
***
Sementara itu Alicia kebingungan tentang keberadaan dirinya saat ini. Dia bingung karena tadinya dia berada di rumah sakit dan menyamar menjadi seorang perawat tapi bagaimana sekarang dirinya malah sudah terpasung di sebuah tempat yang mirip seperti ruangan di rumah sakit jiwa di mana tembok temboknya tertutup dan tidak ada satupun ventilasi yang masuk di sana.
Dia curiga bahwa saat ini dirinya sudah tertangkap oleh salah satu dari antara musuh musuhnya yang lain atau Tuan Wong, dia tidak menyadari bahwa saat ini Tuan Wong lah yang sudah menangkapnya karena dia tidak pernah tahu dengan tempat ini.
Tentu saja Alicia tidak tahu karena dulu dia jabatannya adalah sebagai wanita pemuas nafsu dari tuan Wong, sehingga keberadaannya tentunya bukan ada di tempat ini, tetapi di hotel ataupun di tempat kerja Tuan Wong. Dia juga tidak pernah diajak ke rumah besar ini ataupun di tempat-tempat pribadi milik Tuan Wong.
__ADS_1
Alicia menunggu dengan berdebar sebenarnya siapa yang sudah menangkapnya saat ini. Dia juga tahu pasti kalau sampai Tuan Wong yang menangkapnya maka hidupnya akan berakhir sampai disini.
Karena tuan wong tidak pernah mentolerir sebuah penghianatan.
Tiba-tiba pintu dari ruangan itu terbuka masuklah beberapa laki-laki yang yang sudah dia kenali dengan baik.
" Tu..tu an ?" Alicia menyapa laki-laki yang dia kenali itu dengan nada terbata-bata dan ketakutan yang amat sangat.
" Oh jadi kamu masih mengenali Tuan kamu? Aku pikir setelah kamu memuaskan diri bersama laki-laki lain, kamu sudah tidak mengenali siapa Tuan kamu sebenarnya! Bagaimana ? Apakah kamu sudah puas dengan petualangan bersama laki-laki di luar sana? Kalau mungkin kamu masih belum puas anak buahku yang berjumlah puluhan orang di tempat ini bisa memberikan kamu servis yang memuaskan!" jelas laki-laki itu dengan senyuman nya yang miring. Tapi tentu saja senyumannya itu tidak pernah nyampai ke mata, karena mata laki-laki itu menatapnya dengan tajam, datar dan juga dingin.
Tentu saja benar seperti apa yang diungkapkan oleh Alicia tadi bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menerima sebuah pengkhianatan. Apalagi penghianatan ini hampir saja mencelakakan nyawanya dan.juga harga dirinya sebagai laki laki. Alicia hanya bisa menunduk dengan takut karena dia tahu bahwa usianya tidak bakal panjang.
.
.
.
TBC
Siapakah laki laki itu?
__ADS_1