
Tidak seorangpun yang ingin berada di dalam sebuah Sangkar Emas, begitu pula dengan anak bungsu dari Vallen yang selalu tidak bisa melakukan apa-apa selain berdiam di rumah dan dikelilingi oleh banyak Bodyguard.
Dikala Semua orang bercita-cita menjadi dokter, menjadi astronot, menjadi pilot, bahkan menjadi pramugari atau bisnisman yang terkenal, cita-cita baby Ly hanya sederhana.
Dia hanya ingin bisa berpergian tanpa apa adanya seorang Bodyguard yang mengikuti dirinya. Dia merasa bahwa ayah ibunya bahkan kakak-kakaknya itu hanya terlalu over protektif kepada dirinya.
Padahal kalau dia sendiri menyadari bahwa ia memiliki kemampuan beladiri yang mumpuni.
Pernah di suatu kali ketika teman laki-lakinya itu berniat menggoda dirinya, Baby Ly langsung membuat teman laki-lakinya itu terjatuh diaspal dan wajah nya langsung mencium aspal gara-gara kena tendangan maut milik baby Ly.
Ini kan sebenarnya membuktikan bahwa dirinya itu jauh bisa membela diri.
Tolong jangan dibandingkan dengan ibunya, Anindya yang memang benar benar tidak bisa beladiri.
Baby Ly terlalu sebal, karena selalu dikaitkan dengan Penculikan yang dialami oleh ibunya itu sehingga melatarbelakangi semua keluarganya menjadi overprotektif kepadanya Walaupun dia wanita tapi dia benar-benar memiliki kemampuan bela diri jadi jangan anggap remeh dirinya.
Sehingga pada suatu hari apa yang menjadi pemikirannya berkali-kali hanyalah Bagaimana cara melarikan diri dari para Bodyguard yang mengepung setiap hari.
Itu semua terjadi karena dia merasa bosan dengan pengaturan yang dilakukan oleh ayah ibunya dan juga kakak-kakaknya.
Terakhir kali saat dia meminta izin kepada kakaknya untuk berpergian di akhir tahun bersama dengan teman-teman sekolahnya.
Namun jangankan izin yang didapatkan, malah baby Li mendapatkan tambahan satu bodyguard wanita yang bernama Sisil.
__ADS_1
Tujuan Liam mengirim seorang bodyguard wanita adalah saat baby Li masuk ke dalam kamar mandi, dia akan mendapatkan pengawalan ekstra sehingga bisa masuk ke dalam kamar mandi bersama dengan bodyguard-nya itu dan menghindarkan adanya orang-orang yang hendak mengganggu baby Ly di kamar mandi.
Otomatis baby Ly semakin kesal dengan pengaturan keluarganya itu. Rasanya diri baby Ly yaitu ingin melarikan diri dari rumah saja.
Karena merasa kesal dengan keluarganya maka gadis ini memutuskan untuk melarikan diri di saat yang tepat, dan diwaktu yang tepat, serta dengan perbekalan yang komplit sehingga dia bisa melarikan diri dengan tenang.
Hal pertama yang dirinya lakukan adalah menghindari pemakaian kartu-kartu milik keluarga Weston. Dirinya tahu kalau seringkali Dia memakai kartu kredit, kartu debit, atau ATM dalam mendapatkan uang, maka saat ini dia harus mengumpulkan uang dalam bentuk tunai supaya tidak ada seorangpun yang bisa melacak keberadaannya.
Yang kedua dia harus mengumpulkan uang untuk membeli 1 smartphone baru agar tidak bisa keberadaannya dilacak oleh orang-orang di rumah. Dia tahu bahwa semua ponsel milik keluarga Weston itu dibekali dengan Smart chip yang bisa melacak keberadaan orang yang membawa ponsel tersebut dalam keadaan hidup.
Yang ketiga dirinya juga harus membeli semua pakaian yang baru namun yang terlihat biasa-biasa saja supaya orang-orang tidak akan Curiga dengan keberadaan dirinya.
Yang keempat dirinya juga harus memiliki tempat tinggal yang baru, anak ini bener-bener berusaha keras supaya orang-orang di rumahnya tidak ada yang tahu tentang keberadaannya. dia ingin sekali-sekali lepas dari nama besar keluarga Weston juga bebas dari semua aktivitas yang harus dilakukan bersama-sama dengan Bodyguard Bodyguard yang serasa mengikat kehidupannya bagaikan burung yang tinggal di Dalam Sangkar Emas.
Bahkan dia rencana melakukan itu pada ulang tahunnya yang ke-18. Baby Ly tidak tahu bahwa itu adalah awal mula dari titik balik kehidupannya.
***
Sementara Gustav memacu kehidupannya dengan bekerja dan bekerja untuk melupakan kehidupan menyedihkan yang saat ini ada di dalam hidupnya.
Dengan kepergian kakeknya, membuat dirinya itu benar-benar hanya bisa memfokuskan kehidupannya dengan bekerja. Karena dengan bekerja dia melupakan bahwa dia hidup sendirian di dunia ini.
Keluarga ayah kandungnya juga masih ada di Australia, karena masih harus mengurus tantenya yang baru saja menikah di sana.
__ADS_1
Dirinya yang tidak pernah bertemu dengan keluarga Ayah kandungnya itu, membuat Gustav tidak pernah memikirkan tentang keluarga yang ada di Australia itu.
Baginya keluarga adalah Ayah Ibu dan juga kakeknya itu.
Sebenarnya orang-orang yang terdekat dengan dirinya seperti Ken dan juga Ryu merasa khawatir dengan kondisi yang dialami oleh Gustav ini. Tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena Gustav mengalihkan seluruh kesedihannya di ranah yang masih positifnya dan bukannya bermabuk-mabukan atau mencari One Night stand.
" Tuan muda, sebaiknya Anda beristirahat terlebih dahulu. para pelayan juga sedang menyiapkan makanan yang enak untuk Anda santap. Bukankah hari ini sudah malam Lebih Baik tuan muda mengistirahatkan tubuh supaya besok bisa beraktifitas lagi dengan lebih bersemangat. "kata dengan nada hormat.
" Hmm, Sebenarnya aku tidak lapar. saat ini yang aku rasakan adalah kesepian yang begitu dalam. rumah sebesar ini dan hanya aku yang ada di sini membuat rasa-rasanya hidupku seperti di dalam sebuah Sangkar Emas." keluh Gustav dengan nada sendu.
" Apa tujuan mau saya haturkan untuk berlibur di sebuah tempat terlebih dahulu, ya itung-itung mencari pertemanan baru juga mencari suasana yang baru?" tanya Ken lagi dengan nada mendesak. dia tahu inilah saatnya Tuan Muda gustaf Harus beristirahat supaya tubuhnya tidak rusak gara-gara diforsir bekerja begitu rupa.
" Sebenarnya kita akan memiliki pekerjaan yang menumpuk dan sangat banyak kalau aku tinggal liburan Lalu bagaimana dengan kantor dan pekerjaan kita?" tanya Gustav dengan nada memelas.
" Tuan muda tidak usah khawatir Nanti aku dan Ryu yang akan mengaturnya. Tuan muda hanya perlu beristirahat di tempat yang indah juga nyaman supaya istirahat kan pikiran tuan muda yang sudah terlalu capek." paksa Kenn lagi dengan nada tegas.
" Oke, Baiklah! Aku akan menuruti kata kata kamu. Tapi satu hari saja dan aku akan tinggal di Villa kakek di Lembang, rasa-rasanya Aku ingin menengok ke perkebunan kakek yang ada di sana juga." kata Gustav dengan nada lelah. Gustav akhirnya menerima apa yang diatur kan oleh asistennya itu karena pikirannya memang benar-benar lelah Bahkan dia sering tidak dapat tidur karena memikirkan hal-hal yang dia tidak mengerti apa yang sebenarnya dia pikirkan.
.
.
.
__ADS_1
TBC