
"Kami mau makan kayak biasa, di bawa ke kantor saja, kalau sudah kalian pergilah. Kami bakalan lama di dalam sini." katanya sambil mengerling manja sama Gustav.
"Baik nyonya Dimitri, segera akan saya lakukan. " kata Ken tanpa banyak bicara walau sebenarnya ia bingung.
" Oh ya, Untuk steaknya aku minta medium rare aja, dan jangan terlalu panas ya, ehm sekalian dipotong potong tipis. Mash potatonya extra chili.Jangan lama lama, kami sudah lapar." katanya sambil menarik Gustav untuk menunggu di sofa.
"Baik nyonya Dimitri!" kata Ken sambil menekan ponselnya agar anak kantin segera menyiapkan yang diinginkan oleh bos besarnya. Kayaknya Ken sudah menganggap kalau Baby adalah bosnya yang paling besar lalu setelahnya baru Gustav, soalnya Gustav kayak tidak berkutik.
Ya iyalah, masa Gustav berani mencela kehendak istrinya yang cantik itu, mau dikasi punggung nanti malam?
Tok tok tok
Ternyata makanan yang ada sudah diantar oleh Ken dan juga asisten chef nya langsung.
"Hmm sesuai pesanankah?" tanya Baby dengan nada datar. Lebih cepat suaminya itu mendapatkan hukuman akan lebih baik kan?
"Sesuai, nyonya Dimitri!" kata asisten chefnya yang terpesonamelihat kecantikan Baby yang seperti dewi yang jatuh dari khayangan, apalagi baby masih kelihatan muda dan anggun.
"Ehem ehem!" Gustav pura pura batuk karena melihat tatapan memuja dari asisten chef di kantornya itu.
"Kalian boleh pergi." kata Baby dengan anggun setelah melihat bahwa makana yang dibawakan sudah sesaui dengan standard. Soup cream ayam, steak dan juga mash potato, sedangkan minumannya adalah juice buah mix fruit yang terlihat segar dan menggoda.
Setelah mendengar perintah dari baby maka semua orang yang ada di tempat itu segera pergi. Gustav pun tampak berkeringat dingin karena dirinya berharap harap cemas apa yang dilakukan oleh baby sebagai hukuman kepadanya ya? Apakah mungkin dia disuruh makan semua makanan yang saat ini tersedia di meja ya?
" Sayang sekarang kamu bisa masuk ke dalam ruang rahasia kita berdua, dan tunggu aku di sana!" kata baby sambil Mengunci pintu ruangan dari Gustav dan menutup semua korden yang terbuka di sana.
Gustav semakin heran namun dia tidak menolak apa yang dikatakan oleh istrinya karena mungkin ini adalah bagian dari hukuman yang di lakukan oleh istrinya kepadanya.
Sesampainya di dalam ruangan rahasia dia menunggu di pinggir ranjang besar di mana dia biasa beristirahat di sana, Lalu setelah istrinya masuk dia tambah heran karena istrinya membawa makanan itu ke dalam ruangan rahasia sambil menaruhnya di atas nakas tempat biasa Gustav menaruh barang-barang pribadinya di sana.
"Oke mas Gustavku sayang, sekarang lepas seluruh baju kamu ya, dan jangan tinggalkan satupun menutupi tubuhmu yang keren dan menggoda itu." kata Baby sambil melirik tubuh suaminya yang kekar dan berotot.
"Hah?"
__ADS_1
"Lakukan aja dan jangan banyak bertanya. Mau ditambah hukumannya dengan tidur pisah ranjang?" ancam baby dengan nada ketus.
Gustav langsung melakukannya tanpa banyak berbicara lagi, toh istrinya sudah meihat semuanya juga kan? Asal bikin istrinya senang mah hayuk saja kalau Gustav itu.
Setelah tubuh suaminya sudah polos, baby langsung memerintahkan kembali Gustav untuk melakukan hal yang lain.
"Tiduran saja di ranjang kamu itu!" kata baby sambil mendekati tubuh suaminya sambil membetulkan letak baring suaminya. Gustav merasa sekujur tubuhnya panas membara karena memikirkan fantasi-fantasi liar yang bisa dia lakukan bersama istrinya saat kondisinya seperti ini.
"Baby.. apa yang kamu mau lakukan?" kata Gustav bertanya-tanya saat istrinya itu menarik kedua tangannya ke atas dan tiba-tiba terdengar suara klik dan dan seketika itu juga tangannya tidak bisa digerakkan kemana-mana, entah darimana istrinya mendapatkan ide dan barang itu semua.
"Baby...." Gustav sangat geli saat istrinya membelai tubuh polosnya tanpa ia bisa bergerak kemana mana, sontak adik Gustav ppun menegang maksimal terbawa ke pikiran liar yang ia tak bisa kendalikan.
"Apa mas?" tanyanya dengan nada polos menggoda, sedangkan Gustav hanya bisa menggeram kesal saat baby menaruh makanan itu di atas tubuhnya.
"Baby, mas minta maaf.. tapi ini hukuman bisa diskip langsung wik wik wik saja gak? Kasihan adik mas yang udah tegang nih!" mohon suaminya itu dengan nada memelas, karena tak tahan dengan tingkah baby yang polos dan menggoda.
"Maaf, tidak bisa!" katanya sambil menata makanan terutama steak dan juga mash potato di tubuh atas Gustav. Untung saja kuah steaknya tidak disiramkan di atas tubuh Gustav.
Baby lalu menyuap kan makanan itu ke dalam mulut suaminya juga karena ia tahu kalau suaminya juga lapar karena ini emang sudah jatahnya makan siang.
"Enak kalau wik wik dulu" sahutnya dengan mulut penuh. Baby yang kesal langsung menjepit ujung dada suaminya dengan sumpit yang ia pegang, membuat suaminya menggelinjang seperti terkena setrum tekanan tinggi.
"Aduh.. baby!" geram Gustav karena merasa kalau adiknya malah tambah tegang kan jadinya.
" Makanya jangan omes!" katanya dengan galak.
" Jadi hukuman aku begini? Jadi piring tempat kita makan?" tanya Gustav dengan remeh.
Baby mengangguk dan terus menikmati makanannya serta menyuapi suaminya juga. Gustav sudah terlintas pikiran untuk membalas istrinya itu dengan a little trik. Tapi biarlah istrinya kenyang dulu, toh nanti skornya bakalan 10:1, 10 untuk dirinya dan 1 buat baby.
Puasin dulu bermain main kamu, beb! Orang tua kayak aku mau kamu kadalin. Huh!
" Sayangku baby, aku kedinginan loh!" kata Gustav pura pura menggigil karena tubuhnya tanpa sehelai benang dan dadanya cukup berminyak karena dibuat alas makan oleh istrinya menirukan film jepang dimana wanita dijepang dijadikan alas sushi di banyak resto resto di jepang.
__ADS_1
" Oke.. aku lepaskan! Tapi janji kamu gak boleh dempet dempet sama wanita wanita kecentilan itu." kata Baby sambil membuka borgol kulit yang ga menyakitkan bagi tangan Gustav itu.
" Ehm jangan cemburu sayang. Ingat kalau hatiku hanya berdebar karena kamu." katanya sambil mengibaskan lengannya yang kaku gara gara di borgol sama istrinya.
" Gombal kamu itu loh mas mas!"kata baby sambil.membereskan tempat makannya tadi.danmembiarkan Gustav untuk mandi serta membersihkan badannya.
Baby gak tahu kalau Gustav sudah menyiapkan acara pembalasan dan matanya pun udah melirik istrinya yang memakai midi tanpa lengan berbahan karet yang melar karena kardigan yang ia pakai udah ia lepas saat masuk ke ruangan rahasia Gustav itu.
" Baby.."
" Kamu udah selesai mandi? Ehmmnnpph." tanpa bisa melawan kini bibirnya baby sudah dilumat paksa oleh Gustav, dan gaun midi yang ia pakai sudah teronggok jatuh di lantai. Jadi ia hanya pakai dalaman berenda yang seksi dan mengundang.
" Kamu tahu gak?Kelakuan kamu tadi menyiksa mas, adik mas sampe ngilu rasanya menahan rasa. Sekarang kamu harus merasakan hal yang sama." bisik Gustav lirih sambil menjilat leher Baby dengan seduktif.
" Ha ha ha iya ampun ... nanti Baby kasih service maksimal deh!" katanya sambil mengusap dada suaminya demgan sayang.
" Jangan banyak ngomong. Buktikan!" katanya sambil memeluk tubuh istrinya dan melepas apapun yang melekat di tubuhnya sehingga sama polosnya.
Dan... terjadilah percintaan panas antara Gustav dan Baby!
end
.
.
.
TBC
wk wk wk sudah malam.ayo.tidur, jangan lupa kasih like dan gift. Vote terus dinanti. Kasih koin.dong yang banyak!! Eh komen yang banyak.juga ya.. happy reading!
Like, Gift dan vote jangan lupa. Koin yang banyak juga bikin auto update ya!!Happy Reading!!
__ADS_1