
Nana semakin takjub melihat Villa yang begitu indah yang terpampang nyata di depan mata. Dia langsung memberitahukan kepada sahabatnya Ema Bahwa saat ini dia dipindahkan di di sebuah vila sebagai asisten pribadi Tuan mudanya dengan gaji 10 kali lipat lebih tinggi dari gajinya di cafe hits.
Matanya yang indah sudah terbiasa melihat Villa yang mewah namun Villa yang satu ini benar-benar memanjakan mata. selain karena taman yang begitu apik tertata, bilang itu juga dibangun dengan Contour semi modern dan klasik. Perpaduan nya sangat luar biasa orang-orang mungkin akan terkejut melihat Villa yang indah seperti ini. Padahal lokasi vila itu berada di pegunungan yang berapi tidak ada lautan di sana tapi konsep villa ini hampir mirip dengan konsep villa yang terdapat di pinggir laut.
Nana sampai lupa bahwa dirinya masih tersambung dengan sambungan telepon bersama sahabatnya itu, saking terpesonanya dengan Villa yang saat ini ada di hadapannya.
" Eh aku sudah sampai ke Villa nya tuan muda itu dan kamu tahu enggak ini sangat luar biasa bahkan orang tuaku saja tidak pernah membangun Villa amazing ini. Ya aku tahu mereka juga kaya tapi mereka yang membangun Villa seperti istana biasa saja tapi ini bener-bener bagus banget tau! Artistiknya itu ada!" Kata Nana kepada sahabatnya itu dengan suara menggebu-gebu, dia tidak tahu kalau sebenarnya ada Sepasang Mata Yang Melihat tingkah lakunya yang lucu saat ini.
Bahkan sepasang mata Ini sudah menanti-nanti kan kehadirannya semenjak tadi. Ya sepasang mata itu adalah milik Gustav Alexandro Dimitri. Laki-laki tampan itu tampak terpesona dengan gadis cantik yang saat ini sedang terbengong-bengong dan terpesona menikmati pemandangan Villa yang dia miliki. Berbanding terbalik dengan Gustav yang sangat terpesona dengan gadis yang menurutnya jauh lebih indah daripada pemandangan apapun, gadis cantik itu masih terpesona dan memandang pemandangan taman dan juga Villa yang menyejukkan hati nya. Seketika gadis itu melupakan apa yang sudah terjadi di dalam kehidupannya, bukannya tidak bersyukur karena dia kaya raya tapi orang yang bebas pasti tidak akan mau bertukar kehidupan dengan Nana.
Tiba-tiba mata Nana yang indah itu menangkap sepasang mata yang menatapnya dengan tajam. Kondisi saat ini di mana dirinya bertatap mata dengan pemilik Villa membuatnya merasa canggung.
Sambungan telepon yang saat ini masih berlangsung bersama dengan sahabatnya itu segera diakhirinya dengan cepat. Dia takut kalau kinerja nya dianggap tidak baik gara-gara teleponan bersama dengan sahabatnya. Dia kemudian menundukkan kepalanya dan tersenyum agak sedikit canggung kepada tuan muda yang baru saja menatapnya dengan tatapan tajam.
Gadis itu merasa seperti pernah bertemu dengan wajah orang yang saat ini menatapnya. Namun gadis ini tidak berani menatap terlalu lama Tuan mudanya karena takut kalau Tuan mudanya marah ditatap seperti itu rupa olehnya.
" Nana Yondra!" panggilnya dengan suaranya yang berat dan seksi di pendengaran Nana. Padahal Nana masih setia menunduk karena dia takut untuk menatap wajah Tuan mudanya itu.
__ADS_1
" Nana, kenapa kamu menunduk? Emangnya ada uang jatuh disana?" goda Gustav dengan nada yang masih sama.
" Maaf tuan saya masih mau bekerja di sini. Saya Tadi hanya menelepon saudara saya untuk mengabarkan bahwa saya sekarang sudah pindah kerja di Villa ini dan bukan Cafe hits lagi." kata Nana dengan sedikit salah tingkah karena dia sadar bahwa baru saja dia melakukan kesalahan dengan menelepon disaat dirinya bekerja.
Padahal ya dia itu belum bekerja karena kan belum bertemu dengan tuan muda sehingga dia tidak tahu job description apa saja yang harus dilakukannya di villa ini.
Karena tampaknya Villa ini sudah begitu terawat dan bersih. Jadi menurutnya pasti sudah ada pelayan-pelayan yang bekerjasama untuk membersihkan tempat ini sehingga tempat ini begitu terawat dan tampak menarik.
" Kamu tidak mengenali saya?" kata Gustav dengan nada sangat kecewa. Padahal biasanya gadis-gadis itu mengejar dirinya begitu rupa dan begitu melihat wajahnya mereka langsung nempel seperti perangko.
Tapi mengecewakan nya gadis cantik ini malah melupakan wajahnya? Astaga! Gustav semakin penasaran dengan gadis cantik di depannya ini apakah mungkin gadis cantik ini tidak memiliki televisi sehingga tidak mengenali dirinya yang begitu terkenal sebagai pimpinan dari Dimitri's grup yang memiliki kekayaan yang mencapai triliunan bahkan dirinya di masukkan ke dalam majalah Forbes sebagai pimpinan termuda dengan kekayaan yang fantastis dan ketampanan yang luar biasa membuatnya menjadi the top number one menantu idaman.
" Tatap wajah saya, dan lihat baik baik." perintah tuan muda itu dengan suara berat. Terbesit rasa aneh ketika Nana ini malah berkata seperti itu, seakan-akan dirinya memiliki dua kepribadian.
Nana mengangkat wajahnya dan menatap tuan muda yang terlihat tampan dengan mata yang menatap dirinya dengan tajam.
Nana mengernyitkan keningnya tanda Dia sedang berpikir keras karena tampaknya wajah orang ini tidak asing baginya. Tapi dia masih belum mendapatkan petunjuk yang tepat tentang siapakah sebenarnya orang yang ada di hadapannya ini.
Kayaknya tuan muda ini juga mengenali dirinya tapi di mana? Nana tetap menggeleng-gelengkan kepalanya tanda dia tidak bisa menemukan petunjuk tentang siapa sebenarnya orang yang mengatakan bahwa dirinya kenal dengan Nana.
__ADS_1
Gustav kembali mendesah dengan kecewa karena gadis cantik ini bahkan tidak tahu dirinya. Padahal baru beberapa jam yang lalu mereka tuh bertemu di jalan. Bagaimana sih? Apakah orang ini benar-benar tidak tahu ? Atau apa dia hanya ingin mempermainkan dirinya?
" Kamu masa tidak ingat kalau baru saja aku menabrak mobil kamu atau mobil teman kamu itu? Terus ketika ingin mempertanggungjawabkan semuanya, eh kamunya malah kabur! Apa jangan-jangan kamu ini seorang buronan yang dicari-cari oleh kepolisian!" tanya Gustav dengan nada curiga, apalagi saat ini dia melihat wajah Nana yang pucat pias gara-gara dikatakan sebagai buronan yang dicari oleh Polisi.
" Bukan .. jelas bukan lah tuan. Saya kan cantik begini. Masa jadi buronan sihhh?" kata Nana sambil sedikit salah tingkah dan suaranya pun sedikit bergetar karena gugup.
Tapi tentu saja gustaf tidak langsung percaya apalagi melihat wajah dan ekspresi Nana yang berubah dari yang pertamanya percaya diri dan begitu mantap sekarang terlihat begitu ketakutan dan sedikit salah tingkah.
Tapi untuk menuduhnya sekarang Dia tidak memiliki bukti yang cukup kuat. Jadi yang lebih baik menerima dulu apa yang yang dikatakan oleh Nana kemudian baru dia akan menyelidikinya setelah ini. tapi yang pasti dia tidak akan melepaskan gadis cantik ini, bahkan Gustav berencana untuk menjebak gadis ini supaya gadis ini akan jatuh di dalam genggamannya. Sangat jarang mendapatkan gadis yang begitu polos seperti gadis di hadapannya itu, apalagi wajahnya yang cantik dan menggemaskan membuat Gustav selalu ingin memandang wajah ini ketika dia bangun tidur.
.
.
.
TBC
Jangan lupa like, gift dan votenya dong. Biar author semangat untuk update lebih cepat. Kalau perlu crazy up.. Yang minta crazy up bisa request di komen, tapi kasi gift ya🤭🤭🤭
__ADS_1