
Hai readers, i am back!! Jangan lupa untuk like, gift dan Vote ya. Kalau bisa sih sekalian di share kan supaya ceritanya bisa di ketahui oleh yang lain. Wk wkw kw , makasih buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Happy reading!!
***
Erik berusaha menghubungi Valen dan Revan. Dia ingin segera memberi tahu mereka kalau ia sudah menemukan paman Bill.
Dia memang aengaja tidak membawa ponsel canggih miliknya. Dia hanya membawa ponsel butut yang sudah ia oprek, supaya tidak terlalu mencurigakan.
Tapi ia lupa dengan siapa ia berhadapan. Paman Bill adalah manusia licik yang tentunya juga memiliki banyak anak buah setia yang bertebaran di tempat prostitusi itu.
Erik tidak menyangka kalau Bill curiga dengannya tadi. Ia merasa de ja vu saat bertemu dengan Erik. Sehingga sewaktu di dalam tadi ia memberi perintah kepada anak buahnya untuk mengikuti Erik dan menyelidiki siapa sebenarnya orang itu.
Paman Bill juga sengaja berbuat yang menjijikan dan make out dihadapan Erik, karena tujuannya adalah membuat Erik keluar sehingga anak buahnya bisa memata matain pergerakan Erik.
Sayangnya Erik kali ini terlalu gegabah. Dia terlalu terburu-buru untuk segera menghubungi Vallen dan Revan. Ini yang nantinya menjadi di masalah awal di mana dia bisa ketahuan oleh anak buah anak buah milik Bill Weston.
flash back
" Dasar bandot!! Ngapain kamu bikin aku on didepan calon pengawal kamu?" tanya Alicia kepada paman Bill yang tiba-tiba menghentikan serangannya terhadap wanita muda itu, setelah mendengar langkah kaki Erik menjauh dan keluar dari ruangan itu.
" Aku hanya ingin mengetes pegawai baru kamu itu, rasa-rasanya aku pernah melihat orang itu tapi entah di mana aku lupa. Aku hanya hendak menguji apa dia benar-benar setia kepada kita atau dia adalah mata-mata yang dikirim oleh keponakanku untuk menghabisi aku. Jadi kita lihat saja apakah anak buah kita bisa menyelidiki pengawal yang kamu pilih dengan tepat atau tidak." kata paman Bill dengan santai serta dia tidak lagi melanjutkan apa yang telah kita mulai bersama dengan wanita muda itu.
" Sialan kamu pak tua!! ,Lalu bagaimana nasibku yang sudah kamu buat hype kayak gini." tanyanya dengan sengsara. Dia itu hyper, kalau dia tidak dipuaskan maka ia akan uring uringan sepanjang waktu.
__ADS_1
flash back end
" Halo.. bro! Ternyata si musang ada disini dan menjadi biang pemuas dari bos aku. Nanti kamu bisa langsung datang kemari bersama dengan tuan muda supaya kamu bisa segera meringkus musang yang licik itu. Dan jangan lupa kamu menghubungi anak buah ku yang sudah ku siapkan untuk membantu aku melakukan peringkusan di tempat ini." kata Erik memakai kode-kode tertentu kepada Revan, karena memang dia sudah sepakat dengan Revan dan Vallen untuk mengaktifkan terus ponsel nya supaya Vallen dan Revan bisa merekam semua kejadian yang ada di sana.
Ponsel butut itu emang sudah dimodifikasi supaya bisa merekam dan rekamannya bukan masuk ke dalam memori ponsel itu melainkan langsung ke markas besar mereka sehingga Vallen dan Revan bisa memiliki master dari rekaman pembicaraan Erik bersama Alicia.
Tapi sayangnya Erik tidak sadar bahwa pembicaraannya itu juga sedang di amati oleh anak buah dari Paman Bill.
Paman Birin tidak percaya begitu saja kepada pengawal yang hendak diberikan Alicia kepadanya. Niat awalnya memang dia ingin mengetes seberapa loyal kah Erik kepada dirinya nanti.
Erik yang sudah sejak lama mengejar Paman Bill merasa tidak sabar menantikan perlahan-lahan untuk membuka kedok Paman Bill.
Karena kecerobohannya itu mungkin akan ada sesuatu yang terjadi yang bisa mencelakakan dirinya sendiri.
***
" Cia sayang, ternyata anak buah kamu itu adalah penyusup yang sengaja masuk untuk mengganggu dan menangkapku. Bahkan kamu tadinya hendak menjadikan dia menjadi pengawalku! bisa-bisa Aku dikawal masuk ke dalam penjara!" Kata paman Billl dengan kesal. Alicia yang baru saja menikmati pergulatan panas bersama dengan paman Bill tidak terima begitu saja kalau dirinya tadi hampir saja di khianati oleh Erik.
Dia bahkan langsung menyuruh pengawalnya untuk segera menangkap Erik dan menghabisinya.
Tapi Paman bilang yang licik itu tidak mengizinkan Alicia untuk melakukan hal itu.
Paman Bill yang merupakan orang yang sudah berkecimpung di dunia hitam lebih lama merasa bahwa dirinya harus mengikuti dulu permainan dari Erik sehingga dia tahu seberapa besar kekuatan yang Erik miliki. Dan dengan mengikuti permainan Erik, Paman Bil juga bisa tahu siapakah sebenarnya Erik di sini.
__ADS_1
" Ringkus dia dan siksa perlahan! Supaya dia mengungkapkan Siapa dalang di balik orang yang akan mencelakai Bill." kata Alicia dengan nada kejam.
Dia menyuruh salah satu anak buah kepercayaannya peserta anak buah Setia milik Paman Bil untuk menangkap Erik dan menyiksanya di ruang bawah tanah di mana memang tempat itu disediakan kan untuk pembangkang pembangkang atau pemberontak dari tempat prostitusi milik Alicia. Tempat itu juga biasa digunakan oleh Fox gang untuk menangkap orang-orang yang dicurigai berkhianat di gangnya tersebut.
Mereka juga tidak tahu bahwa si Erik memakai ponsel buntutnya itu agar bisa terhubung dengan markas besar milik Vallen Dimana mereka sudah membuat master dari rekaman tersebut diberikan kepada Kepolisian.
Sesudah mereka meringkus keberadaan Erik di tempat prostitusi milik Alicia, mereka Langsung masuk ke ruang bawah tanah gimana para anak buah mereka menaruh Erik di ruang penyiksaan.
Dalam waktu singkat Erik sudah babak belur dihajar oleh massa milik Alicia dan Paman Bill, dan ini mampu Alicia merasa senang karena berarti anak buahnya itu loyal dan bisa diandalkan.
" Hey Rik.. aku nggak nyangka ya kalau kamu teman lamaku malah mau menusuk aku dari belakang dan ingin menjebloskan Bill dan ingin membunuhnya, Sebenarnya kamu bekerja untuk pihak siapa?" tanya Alicia dengan nada sadis, Erik yang sudah dalam kondisi babak belur wajahnya itu hanya melirik sinis ke arah Alicia beruntungnya mereka memang tidak menyita ponsel butut yang dimiliki oleh Erik Bahkan mereka menaruh ponsel butut itu di di di meja dekat tempat penyiksaan itu, Jadi apa yang terjadi kepada Erik itu semuanya terekam dengan baik di markas besar.
Tentunya Vallen dan juga Revan sudah mendengar secara jelas apa yang terjadi kepada Erik, mereka juga tidak mungkin tinggal diam. Lalu apa yang akan mereka lakukan??
Next episode ya....
.
.
.
TBC
__ADS_1
gantung lagi?
Engga dong! Langsung update nihh!!🤭🤭