
Nana memegang ponselnya untuk bisa menghubungi sahabatnya yaitu Emma Watson. dari penjelasan Ema, Nana sudah tahu bahwa wa kakak kembarnya mengetahui keberadaan dirinya melalui Emma Watson. dia tidak bisa menyalahkan sahabatnya itu karena Nana tahu pasti Bagaimana cara Kakak kembarnya itu yang kejam menindas orang supaya mendapatkan informasi yang mereka inginkan.
" Maafkan aku, say! Aku tidak bisa memegang kepercayaan kamu untuk tidak membocorkan rahasia ini, kepada kedua Kakak kembar mu itu. Tapi apa daya aku terlalu takut kalau mereka akan membangkrutkan keluargaku. Tentu saja hal ini tidak bisa aku toleransi kalau sampai keluargaku menjadi susah akibat aku tidak mengatakan tentang informasi dirimu. Bahkan mereka memiliki laporan CCTV Jalan Raya yang memuat saat kamu naik ke dalam mobilku. Aku terdesak!!" curhat Emma Watson kepada Nana.
Nana yang saat itu masih ada di dalam ruangan kamar tidur milik tuan muda Gustav hanya bisa memegang keningnya tanda dia sudah tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan.
Sama saja bohong kalau seandainya jejaknya sudah diketahui oleh kedua Kakak kembarnya, pasti sebentar lagi dirinya akan dijemput paksa oleh Kakak kembarnya yang otoriter itu.
Nana mengacak-acak rambutnya dengan frustasi karena dia tambah semakin bingung apa yang harus dia lakukan sekarang. Di satu sisi sekarang dirinya juga masuk di dalam sebuah Sangkar Emas di mana dirinya juga tidak bisa kemana-mana dengan bebas. Dan lagi dia memiliki kontrak kerja yang denda pinaltinya bukan saja puluhan juta rupiah namun sudah mencapai ratusan juta rupiah.
Sebenarnya dia juga yakin kalau kedua Kakak kembarnya itu akan sanggup membayar denda penalti yang ditagihkan oleh Gustav tapi di satu sisi lain dia juga malu karena sudah bikin orang rumah kacau balau dengan membuat pengawal setianya meminum obat pencahar dan sakit perut, eh sekarang masa keluarganya harus membayar denda penalti yang jumlahnya tidak sedikit?
" Emma Watson, kalau begitu sekarang kamu harus mencarikan aku jalan keluar supaya aku bisa bebas dari permasalahan di Tuan Gustav dan juga permasalahanku di rumah!" katanya dengan memerintah kepada temannya itu. Padahal temannya sudah berbaik hati untuk memberitahukan tentang apa yang sudah dilakukan oleh kakak kembarnya supaya Nana bisa lebih waspada.
__ADS_1
" Mana aku tahu? Bisa-bisa kalau mereka tahu aku memberikan kamu jalan keluar lagi untuk melarikan diri, esoknya aku akan mendapatkan kabar bahwa keluarga aku sudah bangkrut gara-gara Ayah Vallen marah kepadaku. Belum lagi kedua Kakak kembar MU benar-benar menakutkan. Saranku sih lebih baik kamu pulang saja dan bayar denda penalti kamu itu kepada Tuan Gustav menggunakan uang pribadi yang sudah kamu kumpulkan selama ini" kata Ema menyarankan kepada sahabatnya itu.
" Hu hu hu , aku tak rela kehilangan uang ratusan juta rupiah hanya untuk membayar denda kepada si gustaf gustaf itu. Kamu kan tahu bahkan aku belum mendapatkan bayaran sama sekali selama di sini." rajuk Nana dengan nada manja.
" Ya ampun Na!! Helloooo!! Emangnya kamu berpikir sudah kerja Berapa lama dengan Gustav? Baru saja kerja 2 hari sudah sombong! Palingan kamu juga dapat gaji berapa coba? Enggak cukup buat bayar pinalti kontrak kerja di tempat Gustav itu!" teriak Ema dengan nada marah. Sahabatnya ini memang sedikit aneh, kekayaan nya begitu berlimpah tapi dia selalu low-profile seperti ini. Sebetulnya dia ini low profile apa bodoh? batin Ema dengan kesal.
" Justru itu! Kenapa aku begitu bodoh mau-mau saja bekerja menjadi asisten pribadi dari Gustav ini. Sayangnya statusku sebagai pelarian tidak memungkinkan aku bisa pergi jalan-jalan ke luar negeri bahkan ke kota-kota yang harus mengharuskan aku naik pesawat atau kendaraan umum karena pasti mereka bisa melacak kepergianku dari catatan itu. Aku belum segitu gilanya bisa mengubah data pribadi ku, bisa-bisa bukannya aku melarikan diri dari keluarga malah aku juga harus melarikan diri dari kejaran polisi gara-gara memalsukan surat identitas." keluh Nana dengan putus asa.
Emma Watson pun semakin bingung dengan apa yang hendak dilakukan oleh sahabatnya ini, karena Kakak Kembar dari sahabatnya ini juga sudah pergi dan tidak memberitahukan langkah apa yang akan diambil oleh kedua Kakak kembarnya itu menyangkut kepergian Nana yang secara tiba-tiba dan mengejutkan seluruh keluarga Weston.
" Aku tetap menyarankan kamu untuk kembali secepatnya daripada kamu akan dihabisi oleh kedua Kakak kembar mu. Nampaknya mereka sangat dendam soalnya kamu kan paling disayang oleh kedua orang tuamu terutama oleh ayah Vallen. Jadi kamu mesti berhati-hati dengan kedua Kakak kabarmu ini. Sudahlah kali ini kamu menurut lah sama aku, pergi lah dari tempat Gustav, bayar dendanya dan balik ke rumah Weston. Daripada kalau kamu memperpanjang pelarianmu bakalan lebih sulit lagi kamu memohon ampun sama kedua Kakak kembar kamu yang keji itu." desak Emma Watson karena dia masih teringat cara ke-2 Kakak kembar sahabatnya itu menginterogasi dirinya.
" Baiklah ... akan aku ku kabari secepatnya tentang hal ini karena bagaimanapun juga aku harus membayar dulu denda penalti kepada Gustav serta mencari alibi yang tepat untuk aku bisa kembali ke rumah keluarga Weston." Kata Nana dengan suara menyerah tanda dia kemungkinan besar akan mengikuti rencana dari Emma Watson.
__ADS_1
" Kali ini saja, please kamu turutin apa mau- ku. Yakinlah dengan apa yang aku katakan,kamu pasti bisa selamat paling tidak ayahmu hanya marah sebentar saja. Palingan kamu juga dapat hukuman yang ringan! Tapi kalau kamu nanti di ketemu kan ayah Vallen berada di rumah Gustav. bukan hanya kamu dihukum, namun kemungkinan besar kamu bakal dinikahkan sama gustaf secepatnya. Dan dengan begitu kamu akan kehilangan masa mudamu untuk bersenang-senang dengan teman-temanmu karena kamu harus menikah muda!" ancam Emma Watson dengan nada pura-pura seram.
Walaupun Nana tahu pasti kalau emang sedang bercanda tapi tak urung ancamannya membuat Nana menjadi sedikit ketakutan dengan fakta dia harus menikah muda.
Walaupun Gustav itu sangat tampan tapi bukan itu permasalahannya, Nana itu masih kekanak-kanakan. Kemanjaan terhadap orang-orang yang ada disekitarnya membuat dirinya itu belum memikirkan masalah pacaran atau menikah. Tentu saja pilihan untuk menikah muda bukanlah pilihan yang akan dia pilih saat ini. Jadi dia lebih baik meminta maaf kepada ayahnya dan menerima hukuman yang mungkin akan bisa diperingan daripada dirinya harus menikah muda dengan orang yang baru saja dikenal.
.
.
.
TBC
__ADS_1
cihuy, apa ya yang terjadi besok? Jangan lupa untuk tetap like, vote dan gift yaaa... makasih! Happy reading!!