Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Ngidam


__ADS_3

Mereka berdua segera pulang ke rumah keluarga Weston, itu semua karena Gustav tak sabar untuk menceritakan kepada mertuanya kalau ia bakal jadi ayah. Gustav tak memiliki keluarga lagi, keluarga Hadi Wijaya tak selalu ada di sini, lebih sering ikut tantenya Gustav, walau begitu kedua kakek neneknya itu selalu menghubunginya setiap waktu sehingga nanti Gustav akan berusaha menghubungi mereka kalu sudah sampai di rumah keluarga Weston.


"Makasih ya sayang, kamu lebih memikirkan mas daripada kuliah kamu. Atau kamu mau kalau kuliah kamu daring saja?Jadi saat nanti kamu bisa masuk kamu tinggal masuk saja." kata Gustav dengan nada santai, jangan lupakan kalau Gustav itu bisa mengurus semuanya dan juga ia bisa saja membuat tempat kuliah sendiri buat Baby, tapi nanti Baby pasti marah karena ia maunya kuliah sama temannya itu si Emma Watson.


"Mas, emang bisa kalau aku mau gak cuti tapi gak usah masuk, daring aja gitu? Apa titip absensi? " tanya Baby dengan wajah memanjang saking senangnya karena inilah benefit punya suami yang bisa memanjakan istrinya dengan semua fasilitas dan uang yang ia miliki. Apalgi baby emang type gak suka belajar. Walaupun diirnya pintar tapi ia paling tidak suka belajr, dan mudah bosan.


"Gampang nanti mas Gustav yang akan cari solusi dengan kepala yayasan tempat kamu berkuliah."


"Emang kamu kenal sama kepala Yayasan tepat aku kuliah, mas?" tanya baby dengan mata membulat.


"Ya kenal dong!" katanya singkat tanpa mau menjelaskan.


" Oke aku mau, daring bisa kan? Sistemnya apa? Titip absen gitu?" Maklumlah Baby sukanya titip absen sama si Emma.


"Pokoknya kamu santai saja, nikmati kehamilan kamu dan bersantai saja, nanti mas yang akan urus semuanya. Palingan nanti kamu akan test aja, kalau kamu gak mau datang bisa mas urus kamu ujian dari rumah."kata Gustav sambil mengusap kepala istrinya dengan sayang.


"Aaa makasih mas!Kalau nanti aku gak bisa ujiannya kamu harus tanggung jawab untuk bantuin aku loh mas!" katanya ngelunjak. Gustav langsung menyentil dahinya dengan pelan karena melihat reaksi istrinya yang semakin manja saja.


" Kamu ini ya, belum aja ujian udah minta bantuan. Ya kamu harus belajar dong."Kata Gustav memberi pengertian sama Baby.


"Ahhh belajar sama hamil kan gak enak, Mas!Nanti kasian babynya kalau harus mikir berat berat." kata Baby mencari alasan kepada Gustav dan seperti biasa, Gustav pun mengalah demi bayi yang ada di dalam kandungan itrinya itu. Apalgi istrinya itu sudah rela hamil di usianya yang masih 20 tahun, jadi Gustav merasa berterimakasih dengan istrinya itu dan memberikan hak istimewa untuk istrinya itu dalam menempuh kuliahnya dengan cara membantunya seperti ini.


"Ya udah, nanti mas akan bantu supaya kamu bisa ringan dalam menghadapi kehamilan dan juga kalau kamu ujian akan mas bantu." katanya dengan nada sayang membuat Baby jadi senang dan langsung saja mencium pipi suaminya sekalipun berada di dalam mobil, baby emang suka mengekspresikan bahagianya dengan langsung seperti saat ini.

__ADS_1


"Astaga sayang, kalu kamu itu mau cium mestinya di bibir dong, masa di pipi." kata Gustav yang bahgia melihat istrinya yang bahagia.


"Ish, nanti dong kalau mau yang di bibir atau yang dimana di dlam kamar saja, soalnya malulah kalau mesti ciuman di mobil kalau kelihatan orang bagaimana?" tanya baby dengan nada kesal, sambil menjebikan bibirnya membuat Gustav semakin senang melihat baby yang tampak manja dan bergantung dengannya.


"Janji y kalau nanti kamu bakal kasih yang enak enak buat mas?" kata Gusta dengan nada riang, ia senang kalau nanti Baby bakal kasih yang *** *** buat dirinya.


" Eh, mas aku kemarin di bilangin ama Emma kalau ada sofa yang khusus buat pengantin baru... emnag adaya?" tanya Baby dengan polosnya, membuat Gustav semakin gemas.


"Emang apa itu nama sofanya?Nanti mas akan belikan kamu kalau kamu kepingin." kata Gustav dengan santai, maklum Gustav ini setara sultyan jdi apapun yang istrinya minta selama ia sanggup beli maka ia akan usahakan.


"Gak tahu, kalau gak salah sih namanya sofa Tantra gitu, kita taruh di rumah kamu aja, mas!Kalau kamu taruh disini nanti yang ada kembar upin ipin bakal kepo dan nanya nanya." kata Baby dengan segera, ia tahu kalau suaminya bakal menuruti apa saja yang ia inginkan, apalagi cuman sekedar sofa saja, Itu mah kecil!


"Siap Ratuku sayang! Apa yang kamu minta, mas akan berusaha penuhi.Emang kamu gak kepingin apa gitu, buat bayi yang ada di dalam kandungan kamu itu." katanya sambil memfokuskan pandangannya ke depan karena ia masih menyetir. Emang Gustav lebih senang menyupir sendiri kayak begini karena bisa leluasa kalau mau ngapa ngapain sama istrinya, lagian selama baby bersama dirinya itu paasti aman dan gak mungkin ada yang isa menganggu kan?


" Kamu bener gak mau cari makan dulu sebelum sampai di rumah keluarga Weston?" tanya Gustav dengan nada sayang tapi mata dan pandangannya tetap fokus ke arah jalan yang mulai masuk jalanan yang cukup sepi, maklum rumah mertuanya adalah di kawasan elit yang memang banyak pepohonan.


"Enggak ah, aku malah kepingn makan masakan papa Gustav kok." kata Baby dengan santai namun sanggup membuat Gustav menjadi merinding. Dirinya kan juga gak bisa masak, beda dengan Baby yang memang walau dia adalah anak orang kaya namun Baby itu memang sellau dijari untuk menjadi mandiri dan bisa melakukan semua hal tanpa kecuali.


"Sayang, papa Gustav itu bianya makan dan gak bisa masak, gimana kalau kamu nanti malah gak suka atau malah meracuni anak kita, Gimana dong?" kata Gustav dengan nada melas.


"Eh, kok gitu sih, katanya kamu nanya aku mau apa?Pas dijawab kamu malah gak bisa menuhin... ya udah gak usah nanya deh lain kali." kata Baby sambil bersungut sungut.


"Ya, ya ya nanti mas Gustav akan masakin buat kamu.Emang kamu mau mas Gustav masak apa?" tanya Gustav dengan nada menyerah dan pasrah.

__ADS_1


"Gampang kok, mintanya cuman nasi goreng!" kata baby dengan nada senang karena Gustav mau menurutinya.


"Yaudah nanti mas Gustav akan minjem dapur ibu buat bikin nasi goreng buat kamu." katanya dengan nada pasrah.


"Horeee!!"


Astaga By, senang banget mau makan nasi gorengnya abang Gustav??


"Eh mas... awasssss!!'


Nah lo kenapa tuh??


.


.


.


TBC


hai readers


welcome back.. jangan lupa untuk terus kasih like dan juga komennya yaa, ditunggu ya hadiah dan juga votenya. Happy reading!!

__ADS_1


__ADS_2