Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Belum Malam Pertama


__ADS_3

Sesampainya Gustav dan juga baby ke rumah keluarga Weston langsung disambut oleh ayah Vallen dan juga Ibu Anindya sebenarnya mereka hanya ingin tahu tentang perjalanan mereka ke Catatan Sipil dan sahnya surat mereka Jadi sekarang mereka sudah dapat dipanggil suami dan istri.


" Baby? Gimana dengan baju kamu?" tanya ibu dengan nada ingin tahu. Belum juga Baby menjawab, ternuata ayahnya juga tak mau kalah langsung menanyai menantunya dengan segera.


" Gus, gimana tadi di pencatatan sipil? Gak ada masalah kan?" tanya Ayah Valen dengan nada datar seperti biasa.


" Sudah ayah, nanti setelah urusannya beres nanti asisten pribadi ku akan kemari untuk memberikan surat-surat dan Berkas berkas pernikahan tadi kepadaku." kata Gustav sambil melangkah masuk ke ruang keluarga dan duduk di sofa besar bersama ayah dan juga ibu.


" Bajuku juga sudah ready buat akhir pekan ini. Gaunnya bener bener indah dan terbuat dari batu permata, bu! " kata baby dengan nada hembira, membuat Gustav yang ada di sampingnya hanya bisa mengusap rambut isyrinya dengan sayang. Reaksi Gustav ini diperhatikan betul oleh Vallen sebagai ayahnya dan juga Anindia sebagai ibu dari baby. Mereka berdua sangat bahagia walau tidak ditunjukkan dengan perbuatan dan kata-kata namun ketika melihat Gustav memperlakukan anak perempuan satu-satunya itu dengan rasa sayang tentunya kedua orang tua dari baby merasa bahagia juga.


" Tenang saja Bu dan ayah semuanya sudah di-handle oleh wedding organizer untuk acara pesta pernikahannya. Bahkan Opa Hadi dan Oma Helen juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya, untuk kemeriahan acara dari pesta pernikahan Gustav dan juga baby. Nah, mulai besok ayah dan ibu bisa menyerahkan daftar undangan yang akan dipanggil pada acara pesta tersebut dan serahkan langsung kepada wedding organizer karena mereka yang akan menuliskan menyebarkan undangan itu dengan segera. Jadi kalian tidak usah khawatir, cukup duduk diam, fitting baju aja, semuanya sudah diurus beres." kata Gustav dengan segera.


Kabar rencana pernikahan akbar dari Gustav dan juga baby pun sudah tersebar luas.


Karena bagaimanapun keluarga Dimitri, keluarga Widjaja, dan juga keluarga Weston, semuanya adalah orang-orang yang terpandang juga terkenal jadi pe warta berita selalu akan mencari berita berita hangat seperti ini.


Dan karena Gustav Alexander Dimitri belum pernah memiliki gosip apapun dengan wanita manapun jadi menurut mereka ini adalah berita yang sangat spektakuler karena tiba-tiba Gustav ingin menikahi baby anak dari keluarga Weston yang terkenal cantik dan masih muda lagi.


" Gus, Ayah juga mendengar beberapa selentingan yang tidak enak mengenai berita pernikahan ini yang mengatakan bahwa baby hamil duluan, jadi Saya rasa kamu mesti menyampaikan konferensi pers sebelum pernikahan itu terjadi karena kasihan baby kalau dirinya harus menghadapi berita-berita yang tidak enak sebelum acara pesta pernikahan itu berjalan."kata Ayah Valen yang kemudian diamini oleh Gustav dan juga Ibu Anindya sedangkan baby hanya merasa hal tersebut merupakan hal yang tidak terlalu penting.


Gustav yang belum mendengar berita tentang itu langsung mengkonfirmasi kepada asistennya melalui dial cepat yang biasa dilakukan ketika membutuhkan bantuan dari asisten pribadinya itu dan kemudian dari pihak asisten pribadinya membenarkan bahwa ada selentingan lalu isu yang menyudutkan baby sebagai penggoda bagi Gustav.


" Baiklah Ayah nanti Gustav langsung mengatur acara konferensi pers yang akan dilakukan besok pagi. Ayah Vallen Pokoknya tenang saja Besok tinggal menghadiri konferensi pers itu selain itu Gustav juga akan mendatangkan Opa supaya bisa menjadi penengah diantara berita-berita yang sudah terlanjur keluar di sana bahwa baby kenapa-kenapa tapi Gustav pastikan kalau Gustav akan membersihkan semua masalah dan berita-berita buruk itu." lanjut Gustav sambil menggenggam Tangan Mungil istrinya yang terlihat sedikit terpengaruh dengan berita yang disebutkan tadi.


" Jangan kuatir sayang, mas pasti akan mengurus segala sesuatunya dengan baik, supaya kamu bisa tenang menghadapi pesta pernikahan kita di akhir minggu nanti!" lanjut Gustav.


" Ya udah kalau begitu lebih baik kalian bersiap-siap dulu saja di kamar baby kalau mau ke istirahat dulu juga nggak apa-apa toh makan malam masih jam 8!" kata ibu dengan nada santai karena ia percaya menantunya pasti bisa mengurus segala sesuatunya dengan baik.

__ADS_1


" Lho emangnya Gustav mau istirahat di kamar siapa?" tanya ayah Valen.


" Kan mereka juga sudah sah jadi suami-istri. Ya bolehlah kalau Gustav numpang beristirahat di kamarnya baby, toh kamarnya baby besar dan ranjangnya juga muat untuk 2 orang!" sahut Ibu Anindya dengan nada enteng tapi tidak dengan ayah Vallen yang kemudian sedikit Ketus karena masih saja tidak terima kalau Gustav saat ini sudah memiliki anak perempuan nya itu.


" Tapi mereka kan belum sah di mata orang orang." kata ayah Valen merajuk.


" Astaga ayah! Mereka sudah sah di mata pemerintah. Tinggal perayaan saja yang belum." kata Anin sambil menjeda perkataannya.


" Jangan membuat omong kosong yang tidak penting! sekarang anak perempuan kamu itu memang sudah ada yang punya jadi kamu harus Belajar mengikhlaskan Kalau Gustav sekarang sudah menjadi suami dari anak perempuan kamu satu-satunya yang paling kamu sayangi itu." lanjut Anindya dengan memberikan pengertian kepada suaminya yang memang sangat menyayangi anak perempuan satu-satunya ini sampai memanjakannya begitu rupa.


" Ayah, baby kan Tetap Menjadi anak perempuan kesayangan Ayah jadi ayah nggak perlu sampai segitunya juga!" kata baby memberikan pengertian kepada ayahnya, tetapi rupanya ayahnya lagi dalam mode mengambek jadi ayah Vallen pergi begitu saja dan masuk ke dalam kamarnya sendiri.


Lalu Anindya memutuskan untuk mengikuti ayah Valen untuk masuk ke dalam kamarnya sambil memberikan kode pada baby untuk segera mengajak Gustav masuk ke dalam kamar baby.


Gustav Tahu betul dengan keposesifan Ayah Valen Itulah kenapa Baby tidak pernah bisa tenang ada di rumah maupun keluar rumah, ya karena banyak sekali peraturan yang ditetapkan oleh ayah Vallen kalau menyangkut anak perempuan satu-satunya yang bernama Wilhelmina chalyondra Weston itu.


Tapi Gustaf tahu kalau ayahVallen itu itu pasti akan luluh pada waktunya Karena Ibu Anindya sebagai pawangnya sudah kasih ACC kalau dirinya menjadi mantu di keluarga Weston.


Emang bukan kamar pengantin sih, karena memang tidak didekor seperti itu. Nantinya kamar pengantin mereka akan ada di hotel tempat berlangsungnya pesta perayaan pernikahan mereka yang besar-besaran.


Sesampainya di kamar baby, Gustav langsung membuka jas dan juga kemejanya serta celana panjangnya. Jujur tindakan dari Gustav itu membuat pikiran baby jadi sedikit error.


" Eh mas! Loh loh kok udah buka buka saja? " kata baby dengan sedikit gugup karena dirinya sudah dua kali ini melihat tubuh bagian atas dari Gustav yang ber telanjang dada sampai memperlihatkan otot-otot kencang serta roti sobek yang benar-benar memukau.


" Kamu kan katanya gerah. Mas juga lah!" sahut Gustav sambil menaik turunkan alisnya, karena selain gerah dirinya memang ingin menggoda baby dengan tubuhnya.


Dirinya tahu bahwa banyak wanita yang mengincar tubuhnya yang benar-benar macho, dan dia yakin kalau baby juga merasakan hal yang sama ketika melihat tubuhnya yang atletis dan terawat ini.

__ADS_1


" Eh eh, emang mas punya ganti bajunya?" tanya baby dengan gugup. Tapi baru saja Gustav ingin menjawab tiba-tiba ada ketukan pintu di kamar baby ini.


Tok Tok.Tok.


baby tidak mungkin menyuruh Gustav membuka pintu kamarnya Yang ada nanti dirinya bakal dicerca dan dimarahi habis-habisan oleh keluarganya jadi terpaksa dia menyuruh Gustav bersembunyi di balik pintu sedangkan dirinya membuka pintu kamar.


Ternyata yang datang adalah asisten rumah tangga dari keluarga Weston, asisten rumah tangga itu membawakan sebuah paper bag, serta tas koper kecil, dan tas yang berisi berkas-berkas serta laptop yang biasa dibawa oleh Gustav.


" Nona muda, tadi asisten dari tuan muda Gustav membawakan barang-barang ini untuk tuan muda Gustav." kata asisten rumah tangga dari keluarga Weston itu dengan nada hormat sambil menundukkan kepalanya.


" Oh ya sudah, biar saya bawa saja. Makasih!!" kata baby dengan cepat lalu menutup pintu kamarnya juga dengan cepat membuat asisten rumah tangganya itu menjadi kebingungan karena biasanya asisten rumah tangganya itu yang akan membawa dan menata barang-barang milik Nona mudanya itu.


Tapi tidak mungkin kan kalau baby memperlihatkan bentuk tubuh suaminya yang atletis itu kepada seorang asisten rumah tangga wanita?


Bisa-bisa asisten rumah tangganya itu akan mimisan gara-gara melihat tubuh atletis dari suaminya itu. Lagian mana rela baby berbagi penampakan tubuh elemen seperti ini.


.


.


.


TBc


Ha ha ha .. Baru 1 orang aja yang jawab! Malam pertama sekarang apa nanti habis pesta... ?? Ditunggu komennya yang banyak.


Author berterimakasih karena buku baru yang sudah author bikin yaitu Rebirth: Pembalasan Dendam Tuan Muda masuk di beranda. Ini berkat kalian...Trus pencet like, fav, gift, vote dan juga komen yang banyak... thank you!! Happy reading!!

__ADS_1



Plis tolongin thor, itu cerita lagi dalam pantauan para editor, jadi tolong bantuannya ya....untuk memfavoritkan. mengelike dan juga memberikan vote serta memberi hadiah.


__ADS_2