Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2.Menggantikan Gustav


__ADS_3

Drrtt drrtt


Ponsel milik Gustav bergetar kencang, padahal Gustav dan juga baby baru saja tertidur setelah pertandingan panas yang melelahkan karena Gustav benar-benar meraih 10 skor sehingga baby kalah telak dengan hanya meraih satu skor.


Gustav yang membelit tubuh istrinya itu sama sekali tidak bergeming mendengar jeritan ponselnya yang berbunyi berkali-kali, sedangkan baby yang Light Sleeper cenderung lebih mudah untuk terbangun dibandingkan dengan Gustav yang benar-benar ngebo.


Baby menyingkirkan tubuh suaminya yang seperti ular dan memperlakukan tubuh istrinya yang mungil itu seperti guling hidup yang benar-benar direngkuh secara posesif oleh Gustav.


" Ish dasar laki laki omes! Tertipu dengan penampilannya yang sok cool dan datar, gak tahunya ganas juga di tempat tidur. Aouch!! " gunam baby dengan sangat lirih. Tapi pergerakannya sama sekali tidak membangunkan sang singa jantan yang asik mendengkur setelah mengalahkan baby dan menggempur istri kecilnya itu sampai pingsan.


Baby melirik ke arah ponsel milik suaminya itu dan melihat bahwa asisten pribadinya menelepon berkali-kali, ada kalau 10 kali panggilan tak terjawab! Lalu karena baby takut ada yang penting maka baby langsung mengangkat panggilan telepon dari asisten pribadi suaminya itu supaya asisten pribadi suaminya Itu menjelaskan kepadanya Apa yang dibutuhkan oleh mereka dengan Gustav.


" Halo..."


" Maaf nyonya Dimitri, apakah tuan ada?" tanya Ken hati hati.


" Gustav masih tidur, Ken!" katanya sambil menguap. Dirinya pun tak luput dari rasa lelah yang mendera gara gara ajang pembalasan dendam yang di lakukan oleh Gustav tadi.


" Maaf nyonya, tapi bakal ada meeting dengan Frans and Co. Nyonya tau kan pemilik pasar perhiasan terbesar se Asia itu bakal memakai batu permata hitam yang seperti pernah diberikan sama ibu Anindya Bagaskara, sebagai icon Asia's best Jewel. " kata Ken dengan keringat dingin yang mengucur deras karena dia jelas tidak bisa membatalkan pertemuan sore hari ini dengan Frans and co, selain bakal dituntut karena membatalkan meeting sepihak, perusahaan ini juga tak mudah dalam membuat janji mengingat susahnya membuat janji dengan perusahaan internasional ini.


" Baiklah, aku akan mencoba membangunkan suamiku yang benar-benar seperti kebo itu tidurnya. Kalau sampai dirinya tidak bangun maka dengan terpaksa aku akan mewakili Gustav di sana. Jadi kamu tenang saja!" apa baby sedikit menenangkan asisten pribadi dari suaminya itu karena dia yakin bahwa istri dari tuan mudanya itu pasti bisa mengatasi petinggi-petinggi dari perusahaan internasional itu karena asisten pribadi dari Gustav bisa menilai bahwa istri dari tuannya itu benar-benar hebat dalam bidang bernegosiasi. Lagipula level dari baby paling tidak bisa membuat perusahaan itu itu sedikit dihargai karena ditemui langsung oleh nyonya dari tuan mudanya langsung.

__ADS_1


" Terimakasih nyonya."


" Jangan lupa untuk mengantarkan mereka di ruangan suamiku, Ken! Aku masih disini." katanya yang membuat Ken tahu kalau Gustav dan baby berarti menggunakan Ruang Rahasia itu untuk mereka berbagi hasrat dan juga beristirahat setelah menunaikan pertempuran di atas ranjang panas milik Gustav dan juga baby.


" Apakah anda memerlukan sesuatu?" tanya Ken dengan suara hormat.


" Baju formal! Tidak mungkin aku akan memakai baju suamiku kan? Oh ya! jangan lupa mengisi wardrobe di sini dengan pakaian pakaian formal, pakaian kasual, dan juga dalaman wanita yang nanti size-nya akan aku berikan kepadamu melalui pesan singkat." kata baby langsung memerintahkan kepada asisten pribadi dari Gustav untuk berbelanja kebutuhan wanita yang bisa didapatkan di mall sebelah tempat Gustav membangun kantornya ini.


" Tenang saja Nyonya karena kami sudah membeli beberapa pakaian formal untuk mengisi wardrobe disana atas perintah tuan muda kemarin, jadi orang butik akan mengantarkan langsung ke atas supaya bisa ditata oleh mereka.


" Eh ga usah!" baby tidak mungkin memperlihatkan tubuh suaminya yang saat ini benar-benar polos untuk dilihat oleh baik oleh asisten pribadi Gustav maupun orang dari butik.


"Taruh saja di sofa kantor dan tinggalkan saja disana,jangan lupa kunci pintu juga setelah kamu taruh barang itu. Mengerti?" lanjut perintah Baby kepada asisten pribadi Gustav agar segera melaksanakan apa yang sedang dia perintahkan.


" Baik nyonya, sekarang saya segera naikan baju itu agar nyonya bisa langsunh bersiap." kata Ken dengan nada hormat sambil menutup panggilan teleponnya setelah mengatakan semuanya kepada baby.


Baby segera mandi dan menggunakan bath robe untuk membungkus tubuhnya yang sudah tidak memakai apa-apa di dalamnya.


Saat ini Baby berusaha untuk membangunkan suaminya yang masih saja Setia mendengkur mungkin karena kelelahan sudah menggempur 10 kali baby tadi.


Karena tidak bisa membangunkan suaminya maka baby segera bersiap-siap memake up wajah nya dengan liptint dan merapikan bedak mahal yang menempel di wajah istri Gustav Alexandro Dimitri ini. Wajahnya yang sudah cantik membuat dirinya tidak perlu memakai make up yang tebal dan hanya memoleskan bedak tipis-tipis dan juga liptint agar bibirnya bercahaya saja.

__ADS_1


Baby langsung keluar dari ruang rahasia itu masih memakai bath robe yang melilit tubuhnya dan dan melihat kearah sofa di mana Di sana banyak sekali paperbag yang berisi barang-barang yang ia butuhkan.


Baby mengambil paper bag yang ditaruh di atas sofa kantor dan membawanya masuk ke ruang rahasia milik Gustav serta segera memilih salah satu baju formal yang dia dianggap pantas untuk menemui seorang pimpinan dari perusahaan internasional yang akan bekerjasama dengan dimitris grup.


" Nah, selesai juga!" katanya sambil memutar-mutar tubuhnya memperhatikan apakah bajunya ini sudah cocok untuk menemui seorang pemimpin dari perusahaan internasional yang akan bekerjasama dengan perusahaan nya Gustav.


Baby masih melirik ke arah suaminya yang tidak bergeming walaupun tadi dirinya sudah menimbulkan bunyi-bunyian yang cukup nyaring saat memasukkan baju-baju yang dibeli oleh asisten Gustav dan memasukkannya ke wardrobe besar yang juga berisi baju-baju dari Gustav.


" Ya sudahlah, aku akan segera bersiap di kursi kebesaran dan meminta Ken untuk menyiapkan bahan-bahan presentasi dan juga apa-apa saja yang harus ku tahu terlebih dahulu sebelum melakukan rapat bersama pemimpin perusahaan internasional yang seharusnya ditemui oleh Gustav itu!"


.


.


.


TBC


Hai readers,maaf kemarin belum up konsist ya, soalnya banyak masalah di real life,mudah mudahan hari ini bisa crazy up, doakan saja.


Jangan lupa untuk kasih like, gift dan vote. Spam komen yang banyak! Biar aku semangat update. Eh aku like semua komen kalian loh... so happy reading!!

__ADS_1


__ADS_2